Erfina Maryati Sihombing*, Elfi Susanti VH, dan Ashadi. Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada siklus II, prestasi belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata kelas mencapai 82,31, pada siklus II siswa yang melampaui batas
prestasi belajar siswa materi larutan elektrolit dan non-elektrolit pada aspek kognitif, dan ada perbedaan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa materi larutan
Berdasarkan analisis dan hasil tindakan diperoleh bahwa penerapan model problem solving dilengkapi games quizizz telah meningkatkan kemampuan berpikir analisis peserta
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan (1) kreativitas siswa pada materi termokimia dengan
prestasi belajar siswa materi larutan elektrolit dan non-elektrolit pada aspek kognitif, dan ada perbedaan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa materi larutan
Melalui data kemampuan siswa yang dihasilkan dari output pemodelan Rasch, dapat dilihat kecenderungan capaian Higher Order Thinking Skills (HOTS) lebih mudah
mencoba berkomunikasi dengan guru untuk menanyakan terkait materi redoks. Siswa juga bersedia bila diminta untuk memecahkan masalah bersama walau harus ada salah satu
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Prestasi belajar aspek kognitif pada siswa yang diajar menggunaan metode TAI didukung kegiatan