RANCANGAN AKTUALISASI
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE
DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA
KELAS IV SDN 11 KELAWIK
DISUSUN OLEH :
Nama : Paskalia Aprianti
NIP : 19930418 202012 2 00 9 Nomor Absen : 25
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
ii
PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
Jalan Danau Luar No.05 Putussibau 78711(0567) 21027 Fax. (0567) 21764
PUTUSSIBAU – KALIMANTAN BARAT 78711
BERITA ACARA
EVALUASI RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III ANGKATAN LXXI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
TAHUN 2021
Pada hari ini Senin tanggal Dua Puluh Dua bulan Maret tahun 2021 bertempat di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu ( Jl. Danau Luar No. 05 Putussibau), telah dilaksanakan Evaluasi Rancangan Aktualisasi bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021, sebagai berikut :
N a m a : Paskalia Aprianti Pangkat / Gol. Ruang : Penata Muda (III/a) NIP : 19930418 202012 2 009 Jabatan : Guru
Unit kerja/Instansi : Sekolah Dasar Negeri 11 Kelawik Mentor : Abdul Halim, S.Pd. SD.
Coach : Sagitarisman Penguji : Didih Abidin
Judul : Efektivitas Model Pembelajaran Picture And Picture dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SDN 11 Kelawik
iv
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur atas anugerah Tuhan Yesus Kristus, karena atas kasih dan karunia-Nya Rancangan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXI Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021, berjudul “Efektivitas Model Pembelajaran Picture And Picture dalam
Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SDN 11 Kelawik” dapat diselesaikan.
Penulisan Rancangan Aktualisasi ini dapat diselesaikan atas motivasi dan bimbingan dari berbagai pihak, maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Fransiskus Diaan, S.H., selaku Bupati Kapuas Hulu;
2. Bapak H. Sarbani, S.E., M.A.P., Selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kapuas Hulu;
3. Bapak Petrus Kusnadi, S.Sos.,M.Si., Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu;
4. Bapak Krisantus Jayamada, S.Pd., selaku Plt. Kepala Sekolah Dasar Negeri 11 Kelawik Kecamatan Batang Lupar;
5. Bapak Abdul Halim, S.Pd. SD., selaku Mentor yang telah memberikan bimbingan dan motivasi;
6. Bapak Sagistarisman, S.I.P, selaku Coach yang telah dengan rela memberikan waktunya untuk membimbing, mengajar, memberi saran serta nasehat kepada penulis;
7. Bapak Didih Abidin, selaku Penguji dalam penyusunan rancangan aktualisasi.
8. Rekan Peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXI Tahun 2021 Kabupaten Kapuas Hulu yang telah memberikan bantuan dan motivasi.
Penulisan Rancangan Aktualisasi ini tentunya masih belum sempurna. Untuk itu saran dan kritikan yang membangun diharapkan demi
v
kesempurnaan penulisan ini. Semoga Rancangan Aktualisasi ini dapat bermanfaat.
Putussibau, 21 Maret 2021
vi DAFTAR ISI
HALAMAN PERSETUJUAN ... i
BERITA ACARA ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR TABEL ... vii
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan ... 2
C. Tempat dan Waktu Kegiatan ... 2
BAB II GAMBARAN UMUM ORGANISASI A. Profil Organisasi ... 3
B. Visi, Misi Dan Tujuan SDN 11 Kelawik... 4
BAB III NILAI –NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN A. Identifikasi Nilai-Nilai Dasar ASN ... 9
B. Peran dan Kedudukan ASN ... 12
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI A. Identifikasi Isu dan Gagasan Pemecahan ... 15
B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan ... 21
C. Rancangan Jadwal Kegiatan ... 27
D. Jadwal Bimbingan ... 28
E. Jadwal Konsultasi ke Mentor ... 30
DAFTAR PUSTAKA ... 31
vii
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Profil Kepala Sekolah dan Guru SDN 11 Kelawik ... 3
Tabel 2.2 Data Siswa SDN 11 Kelawik tahun ajaran 2020/2021 ... 4
Tabel 2.3 Keadaan Gedung di SDN 11 Kelawik ... 4
Tabel 4.1 Nilai Kemampuan Membaca Siswa SDN 11 Kelawik ... 15
Tabel 4.2 Isu Aktual di SDN 11 Kelawik ... 17
1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kepribadian yang berkarakter sangat penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan fungsinya seperti yang tertuang di dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik, dan sebagai perekat pemersatu bangsa. Sebagai salah satu bagian dari ASN, Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan profesi yang diangkat secara tetap untuk menduduki jabatan pemerintahan.
Sesuai dengan PerLAN No. 1 Tahun 2021, sebelum diangkat secara tetap sebagai pegawai pemerintahan, PNS akan menjalani masa sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan melalui Masa Prajabatan atau masa percobaan selama 1 (satu) tahun yang wajib dijalani oleh CPNS melalui proses pendidikan dan pelatihan. Pelatihan Dasar bagi CPNS dilaksanakan secara terintegrasi yaitu secara Klasikal dan Nonklasikal dengan maksud agar dapat mengembangkan kompetensi CPNS. Dalam pelaksanaannya, Pelatihan Dasar bagi CPNS diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Materi Pelatihan Dasar yang diberikan kepada CPNS disesuaikan dengan profesi yang akan dijalani. Salah satu profesi yang turut mengikuti Pelatihan Dasar CPNS adalah guru. Mengikuti Pelatihan Dasar bagi profesi guru dapat dijadikan sebagai suatu langkah untuk meningkatkan kualitasnya agar menjadi lebih professional dalam menjalankan tugasnya, sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2005 yang menyatakan bahwa, guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Setelah mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar, maka akan dilakukan kegiatan habituasi di unit kerja masing-masing. Habituasi adalah proses pembiasaan atau proses penerapan nilai-nilai dasar yang telah didapatkan selama mengikuti Pelatihan Dasar, yaitu nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dan nilai-nilai dasar sebagai ASN yaitu Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), Whole
of Government (WoG) dan pelayanan publik.
Kegiatan habituasi akan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 11 Kelawik, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama Kegiatan-kegiatan habituasi, akan dituangkan dalam rancangan aktualisasi yang berjudul “Efektivitas Model
2
Pembelajaran Picture and Picture dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SDN 11 Kelawik”.
B. Tujuan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan aktualisasi adalah agar peserta Pelatihan Dasar mampu menerapkan nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam menjalankan tugas dan fungsinya di unit kerja masing-masing. Peserta Pelatihan Dasar juga diharapkan mampu memanfaat kegiatan habituasi untuk dapat mewujudkan visi, misi, dan tujuan sekolah serta menanamkan penguatan nilai-nilai organisasi sekolah.
C. Tempat dan Waktu Kegiatan
Tempat pelaksanaan kegiatan ini adalah di SDN 11 Kelawik, alamat sekolah di Dusun Kelawik, Desa Mensiau, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan dilaksanakan pada saat off class Pelatihan Dasar CPNS golongan III Angkatan 71 dari tanggal 24 Maret 2021 sampai dengan tanggal 1 Mei 2021.
3 BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI
A. PROFIL ORGANISASI
1. Profil SDN 11 Kelawik
Berikut ini adalah profil organisasi sekolah yang terdapat di SDN 11 Kelawik, Kecamatan Batang Lupar Kabupaten Kapuas Hulu:
Nama Sekolah : Sekolah Dasar Negeri 11 Kelawik Alamat : Jl. Lingkar Kelawik, Desa Mensiau,
Kecamatan Batang Lupar, Kode Pos 78766 Kabupaten : Kapuas Hulu
Nomor Pokok : 30102873 Sekolah Nasional
2. Kondisi Geografi, Demografi, Dan Tenaga Pengajar
SDN 11 Kelawik berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu. SDN 11 Kelawik berada di jalan Lingkar Kelawik, Desa Mensiau, Kecamatan Batang Lupar. Berikut ini adalah Profil Kepala Sekolah dan Guru di SDN 11 Kelawik:
Tabel 2.1 Profil Kepala Sekolah dan Guru SDN 11 Kelawik
No Nama NIP Jabatan Pangkat Golongan 1 Krisantus Jayamada, S.Pd 1791117 200801 1 005 Plt. Kepala Sekolah III/a/ Penata Muda 2 Yustina Novia Santa, S.Pd 19941130 201903 2 008 GU/Guru Kelas III/a/Penata Muda 3 Paskalia Aprianti, S.Pd 19930418 202012 2 009 GU/Guru Kelas III/a/Penata Muda
4
Adapun data siswa di SDN 11 Kelawik adalah sebagai berikut:
Tabel 2.2 Data Siswa SDN 11 Kelawik tahun ajaran 2020/2021
Kelas Siswa Laki-laki Siswa
Perempuan Jumlah II 1 - 1 III 2 1 3 IV - 6 6 V 4 - 4 VI 4 1 5 Jumlah 11 8 19
Keadaan Gedung SDN 11 Kelawik adalah sebagai berikut:
Tabel 2.3 Keadaan Gedung di SDN 11 Kelawik Nama Ruangan Jumlah
Ruang Kelas 3 Ruang Ruang Guru 1 Ruang Perpustakaan 1 Ruang WC Guru 1 Ruang WC Siswa 1 Ruang
B. Visi, Misi Dan Tujuan SDN 11 Kelawik
1. Visi SDN 11 Kelawik
VISI
“Terwujudnya Peserta Didik yang Berakhlak Mulia, Cerdas, Terampil Berprestasi, dan Sadar Lingkungan Hidup”
2. Misi SDN 11 Kelawik
MISI
a. Menanamkan Keimanan dan Ketakwaan melalui pengamalan agama.
b. Menerapkan 5 S + 1 D (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun, dan Disiplin).
5
d. Meningkatkan prestasi peserta didik baik secara akademis maupun non akademis.
e. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sejuk, indah, dan nyaman.
f. Mewujudkan kerjasama yang harmonis, baik di dalam maupun di luar sekolah.
3. Tujuan Umum Pendidikan SDN 11 Kelawik
a. Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan.
b. Semua kelas melaksanakan Pembelajaran PAIKEM pada semua mata pelajaran.
c. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan karakter bangsa.
d. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter bangsa.
e. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas yang mendukung proses pembelajaran berbasis TIK.
f. Menjalin kerjasama dengan lembaga lain dalam merealisasikan program sekolah.
4. Nilai-Nilai Organisasi di SDN 11 Kelawik
Nilai nilai organisasi yang ada di SDN 11 Kelawik adalah sebagai berikut: 1. Religius 2. Jujur 3. Peduli 4. Kerja keras 5. Kreatif 6. Kesopanan 7. Kerjasama 8. Tanggung jawab 9. Disiplin 10. Berani
6
11. Mandiri
5. Struktur Organisasi, Tugas, Dan Fungsi a. Struktur Organisasi
b. Tugas Dan Fungsi Kepala Sekolah
Berdasarkan pasal 15 Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 yang mengatur tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah ialah sebagai berikut:
1) Beban kerja Kepala Sekolah seluruhnya untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan.
STRUKTUR ORGANISASI SDN 11 KELAWIK KEPALA SEKOLAH KRISANTUS JAYAMADA, S.Pd NIP: 1791117 200801 1 005
BENDAHARA
YUSTINA NOVIA SANTA, S.Pd NIP: 19941130 201903 2 008
WALI KELAS
KETUA KOMITE
F. NGINDAANG
Kelas 3 dan 5
YUSTINA NOVIA SANTA, S.Pd NIP: 19941130 201903 2 008 Kelas 2 dan 4 PASKALIA APRIANTI, S.Pd NIP: 19930418 202012 2 009 Kelas 6 KRISANTUS JAYAMADA, S.Pd NIP: 1791117 200801 1 005
7
2) Beban kerja Kepala Sekolah bertujuan untuk mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan.
3) Saat terjadi kekurangan guru dalam satuan pendidikan tertentu, maka Kepala Sekolah bisa melaksanakan tugas pembelajaran maupun pembimbingan agar proses pembelajaran maupun pembimbingan tetap berlangsung dalam satuan pendidikan yang bersangkutan tersebut.
4) Kepala Sekolah yang melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan, tugas pembelajaran atau pembimbingan tersebut merupakan tugas tambahan di luar tugas pokoknya. 5) Beban kerja bagi kepala sekolah yang ditempatkan di SILN
selain melaksanakan beban kerja juga melaksanakan promosi kebudayaan Indonesia.
c. Tugas Pokok Dan Fungsi Guru
Tugas pokok dan fungsi guru telah diatur dalam Permendiknas No. 35 Tahun 2010 mengenai petunjuk teknis pelaksanaan jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
6. Uraian Tugas Guru
Secara lebih mendetail, tugas guru sesuai dengan jabatannya telah tertuang dalam Permendiknas Nomor 35 tahun 2010 yang mengatur tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya, sebagai berikut:
a. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan b. Menyusun silabus pembelajaran
c. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran d. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
8
f. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran di kelasnya
g. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran
h. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi
i. Melaksanakan bimbingan dan konseling di kelas yang menjadi tanggung jawabnya (khusus guru kelas)
j. Menjadi pengawas penilaian dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah/madrasah dan nasional
k. Membimbing guru pemula dalam program induksi
l. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran
m. Melaksanakan pengembangan diri
n. Melaksanakan publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif o. Presentasi ilmiah
9 BAB III
NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN
A. Identifikasi Nilai-Nilai Dasar ASN
Nilai-nilai dasar ASN merupakan nilai-nilai yang menjadi dasar dalam melaksanakan tugas sebagai ASN sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 yaitu ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik, dan sebagai perekat pemersatu bangsa. Adapun nilai-nilai dasar tersebut adalah:
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas merupakan kewajiban setiap individu, kelompok atau instansi kepada pihak yang mempunyai wewenang terkait dengan hasil kerja atau untuk mempertanggungjawabkan hasil pekerjaannya sesuai dengan tugas yang dijalankannya. Adapun nilai indikator dalam akuntabilitas diantaranya adalah:
a. Tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga dapat berarti berbuat atau melaksanakan suatu tindakan sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. b. Kejelasan target
Kejelasan target adalah menerapkan dalam menjelaskan cara, tindakan ataupun proses kegiatan untuk mencapai suatu tujuan. Sikap yang taat asas, tidak berubah-ubah dan berpegang teguh pada suatu prinsip atau pendirian.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah suatu paham yang menanamkan semangat dan rasa cinta terhadap tanah air yang dapat dibuktikan dengan tingkah laku dan sikap masyarakat terhadap Negara. Indikator nasionalisme diantaranya adalah:
a. Religius
10
b. Jujur
Jujur artinya berkata sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. c. Amanah
Amanah artinya dapat dipercaya. d. Musyawarah
Pengertian Musyawarah merupakan suatu upaya bersama dengan sikap rendah hati untuk dapat memecahkan persoalan (mencari jalan keluar) untuk bisa mengambil keputusan bersama dalam penyelesaian atau juga pemecahan yang menyangkut urusan keduniawian.
e. Tanggung jawab
Tanggung jawab adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu sehingga kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatu yang menjadi akibat.
f. Menghargai karya orang lain
Menghargai karya orang lain adalah memberikan apresiasi (penghargaan) atas hasil usaha dan jerih payah orang lain. Sebab, jerih payah atau karya termasuk harta kepemilikan yang wajib dilindungi.
3. Etika Publik
a. Sopan adalah sikap seseorang terhadap apa yang dia lihat, ia rasakan dan dalam situasi, kondisi apapun
b. Cermat adalah sikap hati-hati, teliti, sungguh-sungguh, ikhlas, rajin dan ulet dalam melakukan pekerjaan
c. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingklah laku atau perbuatan baik yang disengaja atau tidak disengaja.
d. Taat perintah adalah mengikuti dan menuruti keinginan atau perintah dari luar diri kita
4. Komitmen Mutu
Indikator nilai dasar komitmen mutu adalah sebagai berikut :
a. Efisiensi adalah jumlah sumber daya yang di gunakan untuk mencapai tujuan organisasi.
11
b. Inovasi adalah kemampuan untuk menciptakan atau melakukan sesuatu yang baru
c. Berorientasi mutu adalah apa yang kita berikan di terima oleh pihak lain dengan baik, sehingga mereka merasa puas.
5. Anti Korupsi
Korupsi berasal dari bahasa latin coruptio dan corruptus yang berarti perbuatan yang tidak baik, buruk, dapat disuap dan tidak bermoral. Sedangkan tidak pidana korupsi berarti tindakan melanggar hukum yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja oleh seseorang atau sekelompok orang yang dapat dipertanggungjawabkan oleh peraturan perundang-undangan. Berdasarkan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, bahwa korupsi adalah tindakan melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Sedangkan pada UU No. 20 Tahun 2001, terdapat 7 kelompok tindak pidana korupsi antara lain: (1) Kerugian Keuangan Negara, (2) suap-menyuap, (3) pemerasan, (4) perbuatan curang, (5) penggelapan dalam jabatan, (6) benturan kepentingan dalam pengadaan, dan (7) gratifikasi.
Nilai-nilai Anti korupsi diantaranya yaitu: a. Jujur
Kejujuran berasal dari kata jujur yang dapat didefinisikan sebagai sebuah tindakan maupun ucapan yang lurus, tidak berbohong dan tidak curang.
b. Mandiri
Kemandirian berarti dapat berdiri di atas kaki sendiri, artinya tidak banyak bergantung kepada orang lain dalam berbagai hal.
Untuk menjadi ASN yang professional, hendaknya kita memiliki karakter ANEKA dan implementasikan nilai-nilai ANEKA dalam kehidupan kita sehari-hari.
12 B. PERAN DAN KEDUDUKAN ASN
1. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawai sehingga diharapkan agar selalu tersedia sumber daya aparatur sipil Negara yang berkarakter, unggul dan selaras dengan perkembangan jaman. Adapun indikator manajemen ASN, antara lain:
a. Profesionalitas
Yang dimaksud dengan “asas profesionalitas” adalah mengutamakan keahlian yang berlandaskan kode etik dan ketentuan peraturan perundang-undangan
b. Keterbukaan
Yang dimaksud dengan “asas keterbukaan” adalah bahwa dalam penyelenggaraan Manajemen ASN bersifat terbuka untuk publik. c. Non diskriminatif
Yang dimaksud dengan “asas non diskriminatif” adalah bahwa dalam penyelenggaraan Manajemen ASN, KASN tidak membedakan perlakuan berdasarkan jender, suku, agama, ras, dan golongan.
2. Whole Of Government
Whole of Government (WoG) adalah sebuah pendekatan
penyelenggaraan pemerintah yang menyatukan upaya-upaya kolaboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan-tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program dan pelayanan publik (LAN-RI, 2017:6).
Karakteristik pendekatan WoG dapat dirumuskan dalam prinsip-prinsip kolaborasi, kebersamaan, kesatuan, tujuan bersama, dan mencakup keseluruhan aktor dari seluruh sektor dalam pemerintahan.
13
Terdapat beberapa nilai indikator dalam WoG, yaitu: a. Koordinasi
Secara umum koordinasi adalah ialah menyelaraskan atau menyeimbangkan kegiatan kerja dari satu pihak dengan pihak yang lain demi mencapai tujuan masing-masing pihak dan berakhir dengan tujuan bersama.
b. Partisipasi
Partisipasi adalah peningkatan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan dengan memperhatikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan masyarakat.
c. Komunikasi
Komunikasi dipahami sebagai proses penyampaian informasi atau pesan oleh seorang komunikator kepada komunikan melalui Berkesinambungan
Berkesinambungan dapat diartikan sebagai suatu hal atau peristiwa yang merupakan suatu rangkaian yang berkelanjutan. 3. Pelayanan Publik
Pelayan publik adalah sebagai segala bentuk kegiatan pelayanan umum yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah di pusat dan daerah dan di lingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk barang atau jasa, baik dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Sedangkan defenisi pelayan Publik menurut undang-undang no 25 tahun 2009 dijelaskan bahwa pelayan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan aturan perundang-undangan bagi setiap warga dan penduduk atas barang, jasa, dan pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Prinsip pelayanan publik yang baik untuk mewujudkan pelayan prima diantaranya adalah :
a. Partisipatif
Partisipatif artinya dalam pelayanan harus melibatkan masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasilnya.
14
b. Transparan
Transparan artinya masyarakat diberikan akses sebesar-besarnya untuk mempertanyakan dan mneyampaikan pengaduan apabila mereka merasa tidak puas dengan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah/instansi.
c. Akuntabel
Semua bentuk penyelenggaraan pelayanan publik harus dapat dipertanggung-jawabkan.
15 BAB IV
RANCANGAN AKTUALISASI
A. IDENTIFIKASI ISU DAN GAGASAN PEMECAHAN
Berdasarkan diskusi dengan rekan-rekan guru yang ada di SDN 11 Kelawik, isu-isu yang ditemukan di SDN 11 Kelawik Kecamatan Batang Lupar adalah sebagai berikut:
1. Sebagian besar siswa masih belum memenuhi KKM pada kegiatan membaca.
Membaca merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa. Dengan memiliki kemampuan membaca, maka siswa akan lebih mudah memahami materi pembelajaran dan siswa juga dapat memperoleh berbagai informasi serta dapat menggali potensi yang dimilikinya. Akan tetapi pada kenyataannya siswa masih belum memiliki kemampuan membaca yang baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai sebagian besar siswa yang belum mampu memenuhi KKM pada pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada penilaian kemampuan membaca. KKM yang ditentukan untuk menilai kemampuan membaca siswa adalah 60. Berdasarkan diskusi dengan rekan guru dengan membandingkan nilai kemampuan membaca khususnya untuk siswa kelas tinggi, kemampuan membaca siswa kelas IV adalah yang paling rendah dibandingkan dengan kelas lainnya. Data nilai siswa kelas IV ditampilkan sebagai berikut:
Tabel 4.1 Nilai Kemampuan Membaca Siswa kelas IV SDN 11 Kelawik No Nama Siswa Nilai
1 Agustina Mika 50
2 Kiki 50
3 Laura Amelia Nui 20 4 Theresia Natala 20 5 Tiara 80 6 Winania Satiya 20
16
Sumber data : Nilai harian siswa kelas IV semester 2 tahun ajaran 2020/2021
Berdasarkan nilai tersebut, diketahui 5 dari 6 siswa belum mampu mencapai KKM yang telah ditetapkan.
2. Sebagian besar siswa masih belum bisa menyalurkan kreativitasnya dalam proses pembelajaran.
Kreativitas siswa diperlukan agar siswa lebih memiliki motivasi yang tinggi untuk bisa berhasil dalam proses pembelajaran. Pada kenyataannya, sebagian besar siswa masih belum bisa menyalurkan kreativitasnya pada saat mengikuti pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu siswa belum dapat mengembangkan sendiri ide atau gagasannya dalam menjawab pertanyaan atau mengerjakan tugas. Siswa hanya mengikuti contoh yang diberikan oleh guru.
3. Sebagian besar siswa masih belum mempunyai motivasi dalam mengerjakan PR.
Tugas atau PR yang diberikan kepada siswa untuk dikerjakan di rumah bertujuan untuk melatih siswa bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan kepadanya. Selain itu bertujuan agar siswa bisa mengingat kembali serta memahami materi pembelajaran yang telah dipelajari di sekolah. Pada kenyataannya, ketika diberikan PR, 4 dari 6 siswa tidak mengerjakan PR sampai tuntas.
Dalam menyikapi isu-isu yang ditemukan, maka isu tersebut akan dianalisis dan ditentukan skala prioritas permasalahan yang akan ditangani. Penentuan isu aktual dilakukan dengan menggunakan skala dengan rentang angka dari 1-5 yang menyatakan bahwa isu tersebut: (1) = Tidak Penting; (2) = Kurang Penting; (3) = Cukup Penting; (4) = Penting dan (5) = Sangat Penting. Skala penilaian ini berpedoman pada 4 (empat) kriteria isu yaitu isu bersifat Aktual, Problematik, Khalayak dan Layak atau biasa di singkat APKL sebagai berikut:
17
Tabel 4.2 Isu Aktual di SDN 11 Kelawik
No Isu Aktual Kriteria ∑ Rank A P K L
1 Sebagian besar siswa masih belum memenuhi KKM pada kegiatan membaca
5 4 3 4 16 1
2 Sebagian besar siswa masih belum
aktif dalam proses pembelajaran 4 4 3 4 15 2 3 Sebagian besar siswa masih belum
disiplin dalam berpakaian 3 3 2 2 11 3
Setelah dilakukan analisis terhadap isu-isu tersebut, maka isu yang menjadi prioritas adalah “Sebagian besar siswa masih belum memenuhi KKM pada kegiatan membaca”. Dasar pertimbangan diangkatnya isu tersebut adalah karena sebagian besar siswa masih belum lancar membaca sehingga berpengaruh terhadap belum tercapainya KKM yang ditetapkan yaitu 60.
Setelah menetapkan isu yang menjadi prioritas, maka dilakukan analisis terhadap faktor yang menjadi penyebab isu tersebut. Beberapa faktor tersebut yaitu:
1. Belum efektifnya model pembelajaran yang digunakan
Model pembelajaran yang digunakan sebelumnya kurang bervariasi. Dalam proses pembelajaran guru menjelaskan materi pelajaran setelah itu langsung memberikan tugas kepada siswa. Berdasarkan pengamatan penulis ketika mengajar di kelas tersebut, siswa sangat tertarik ketika dalam proses pembelajaran turut menggunakan media gambar.
2. Belum optimalnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran masih belum optimal dilihat dari sikap siswa yang masih belum aktif dalam proses pembelajaran. Ketika diminta untuk menjawab pertanyaan, hanya dua dari enam orang siswa yang terlihat aktif menjawab pertanyaan. 3. Belum optimalnya motivasi siswa untuk belajar
Motivasi atau dorongan dari dalam diri siswa untuk belajar merupakan hal yang seharusnya dimiliki siswa untuk dapat
18
bersemangat mengikuti pembelajaran. Sehingga dengan sendirinya siswa akan lebih melibatkan diri dalam proses pembelajaran tanpa harus diminta oleh guru. Kurangnya motivasi siswa terlihat dari cara siswa mengerjakan tugas yang diberikan, siswa tidak peduli jika jawaban yang dituliskan salah. Siswa hanya sebatas mengerjakan tugas tanpa membaca uraian materi yang sesuai dengan tugas yang diberikan. Siswa juga tidak bertanya ketika ada materi pembelajaran yang tidak dimengerti. Sehingga pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran sangat kurang.
Untuk menentukan faktor utama penyebab isu, maka faktor-faktor penyebab isu tersebut akan dianalisis menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) dengan skala penilaian 1 sampai 5, sebagai berikut:
Tabel 4.3 Masalah Pokok di SDN 11 Kelawik
No Masalah Pokok Prioritas Total Perin gkat U S G
1
Belum efek
tifnya model pembelajaran yang digunakan
4 5 5 14 1
2 Belum optimalnya partisipasi siswa
dalam proses pembelajaran 4 4 3 11 3 3 Belum optimalnya motivasi siswa
untuk belajar 5 4 4 13 2
Berdasarkan hasil analisis masalah yang dilakukan dapat diketahui bahwa faktor utama yang menjadi masalah pokok adalah “Belum efektifnya model pembelajaran yang digunakan”. Dengan mengetahui masalah pokok tersebut, maka gagasan yang tepat untuk penulisan rancangan aktualisasi ini adalah “Efektivitas Model Pembelajaran
Picture and Picture dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca
Siswa Kelas IV SDN 11 Kelawik”.
Penulis menggunakan model pembelajaran Picture and Picture berlandaskan kepada masalah yang timbul pada proses pembelajaran. Dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture siswa diharapkan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat mencapai nilai KKM yang telah ditentukan.
19
Model pembelajaran Picture and Picture adalah model pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media untuk menyampaikan materi pembelajaran. Model pembelajaran Picture and Picture dapat digunakan dalam berbagai mata pelajaran, dan guru dituntut untuk kreatif dalam menerapkannya pada proses pembelajaran.
Sesuai dengan namanya, tipe ini menggunakan media gambar dalam proses pembelajaran yaitu dengan cara memasang / mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis. Langkah-langkah Pembelajaran Picture and Picture adalah sebagai berikut:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
Di langkah ini guru diharapkan untuk menyampaikan apakah yang menjadi Kompetensi Dasar mata pelajaran yang bersangkutan. Dengan demikian maka siswa dapat mengukur sampai sejauh mana yang harus dikuasainya. disamping itu guru juga harus menyampaikan indikator-indikator ketercapaian KD, sehingga sampai dimana KKM yang telah ditetapkan dapat dicapai oleh peserta didik.
2. Menyajikan materi sebagai pengantar
Penyajian materi sebagai pengantar sesuatu yang sangat penting, dari sini guru memberikan momentum permulaan pembelajaran. Kesuksesan dalam proses pembelajaran dapat dimulai dari sini. Karena guru dapat memberikan motivasi yang menarik perhatian siswa yang selama ini belum siap. Dengan motivasi dan teknik yang baik dalam pemberian materi akan menarik minat siswa untuk belajar lebih jauh tentang materi yang dipelajari.
3. Guru menunjukan / memperlihatkan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi.
4. Dalam proses penyajian materi, guru mengajar siswa ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukan oleh guru atau oleh temannya. Dengan Picture atau gambar kita akan menghemat energi kita dan siswa akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Dalam perkembangakan
20
selanjutnya sebagai guru dapat memodifikasikan gambar atau mengganti gambar dengan video atau demontrasi yang kegiatan tertentu.
5. Guru menunjuk / memanggil siswa secara bergantian memasang / mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
6. Guru menanyakan alasan / dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
7. Jika gambar-gambar yang sudah berurutan maka siswa diminta membacakan teks yang ada pada gambar.
21
B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan
Tabel 4.4 Rancangan Aktualisasi
Unit Kerja : SDN 11 Kelawik
Isu yang diangkat : Sebagian besar siswa masih belum memenuhi KKM pada kegiatan membaca
Masalah yang diangkat : Belum efektifnya model pembelajaran yang digunakan
Gagasan Pemecahan : Efektifitas Model Picture and Picture dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SDN 11 Kelawik
No
Kegiatan dan Output/Hasil
Kegiatan
Tahapan Kegiatan Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai-Nilai Dasar PNS
Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi dan Nilai-Nilai
Organisasi 1 2 3 4 5 1 Kegiatan : Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Output/Hasil Kegiatan: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1. Berkomunikasi dengan Mentor dan Kepala Sekolah 2. Menyiapkan silabus mata
pelajaran
3. Menentukan Bahan dan materi ajar
4. Membuat RPP 5. Mencetak RPP
6. Menyerahkan RPP kepada Kepala Sekolah
Saya akan berkonsultasi dengan Mentor dan Kepala Sekolah dalam pembuatan RPP (WoG:
Koordinasi). Saya akan berkonsultasi dengan
menggunakan bahasa yang baik (Etika Publik:
Sopan).
Setelah berkonsultasi dengan Mentor dan Kepala Sekolah (Nasionalisme: Musyawarah), saya akan menyiapkan silabus dan menentukan Standar Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang akan saya gunakan dalam membuat RPP
(Akuntabilitas: Tanggungjawab).
Dalam menyiapkan materi dan bahan ajar, saya akan menyesuaikan dengan buku paket yang digunakan dalam proses pembelajaran (Anti
Korupsi: Jujur).
Saya akan membuat RPP sesuai dengan aturan yang berlaku (Manajemen ASN: Profesionalitas).
Kontribusi terhadap Visi-Misi:
Dengan tersedianya RPP, maka saya akan mendukung
pencapaian Visi dan misi organisasi yaitu Mewujudkan
kerjasama yang harmonis, baik di dalam maupun di luar sekolah.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi:
Tersedianya RPP akan membuat proses pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta menguatkan nilai-nilai
22
Saya akan membuat RPP menyesuaikan dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
(Komitmen Mutu: Berorientasi Mutu).
Setelah RPP selesai dibuat, maka saya akan mencetak RPP tersebut (Pelayanan Publik:
Akuntabel).
Setelah RPP selesai dicetak, saya akan menyerahkan RPP kepada Kepala Sekolah untuk ditandatangani (Pelayanan publik: Partisipatif).
organisasi yaitu Tanggung Jawab. 2 Kegiatan : Menyiapkan media pembelajaran Output/Hasil Kegiatan: Tersedianya media pembelajaran
1. Menyiapkan alat dan bahan 2. Membuat media
pembelajaran 3. Menunjukkan media
pembelajaran
Saya akan menggunakan laptop untuk mencari gambar di internet, saya juga akan menyiapkan kertas untuk mencetak gambar serta menyiapkan proyektor untuk menayangkan gambar
(Komitmen mutu: Efisiensi).
Saya akan mencari sendiri bahan untuk media pembelajaran yang akan saya gunakan dalam proses pembelajaran (Anti Korupsi: Mandiri)
(Manajemen ASN: Profesionalitas).
Saya akan memilih gambar yang akan diunduh sesuai dengan materi pelajaran (Etika publik:
Cermat). Setelah saya mendapatkan gambar yang
akan digunakan, gambar tersebut akan saya tampilkan dalam bentuk presentasi power point yang akan ditayangkan menggunakan proyektor. Saat menggunakan gambar, saya akan mencantumkan sumber gambar yang saya unduh
(Nasionalisme: Menghargai hasil karya orang lain).
Saya akan membuat teks bacaan yang akan
Kontribusi terhadap Visi-Misi:
Dengan tersedianya media pembelajaran, maka saya akan mendukung pencapaian Visi dan misi organisasi yaitu
Meningkatkan prestasi peserta didik baik secara akademis maupun non akademis
Penguatan Nilai-nilai Organisasi:
Tersedianya media pembelajaran akan membuat proses pembelajaran berlangsung dengan baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta menguatkan nilai-nilai
23
digunakan untuk melengkapi media gambar yang akan dicetak. (Akuntabilitas: tanggung jawab). Saya akan mencetak gambar untuk dibagikan kepada siswa sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan, yaitu ukuran 10 cm x 15 cm
(Pelayanan Publik: Akuntabel). Setelah media
selesai dibuat, saya akan menunjukkan media pembelajaran kepada Mentor dan Kepala Sekolah bahwa media yang saya buat sudah sesuai dengan media yang ada di RPP (Nasionalisme:
Amanah) (WoG: Komunikasi).
organisasi yaitu Kreatif.
3 Kegiatan : Membuat instrumen penilaian Output/Hasil Kegiatan: Tersedianya instrumen penilaian
1. Membuat kisi-kisi soal evaluasi
2. Membuat soal evaluasi 3. Membuat pedoman
penilaian
Saya akan membuat kisi-kisi soal yang akan digunakan dalam tahap evaluasi pembelajaran
(Etika publik: Cermat). Dalam membuat kisi-kisi
soal saya akan memperhatikan kesesuaian kisi-kisi soal dengan materi pembelajaran yang disampaikan (Nasionalisme: Jujur) (Pelayanan
publik: Akuntabel).
Saya akan membuat soal evaluasi sesuai dengan kisi-kisi yang telah dibuat (Akuntabilitas:
Kejelasan target). Dalam membuat soal
evaluasi, saya akan menyesuaikan soal dengan materi yang telah disampaikan (Nasionalisme:
bertanggungjawab).
Saya akan membuat pedoman penilaian untuk soal evaluasi pada akhir pembelajaran
(Komitmen mutu: Berorientasi mutu) (Manajemen ASN: Keterbukaan).
Saya akan membuat pedoman penilaian yang
Kontribusi terhadap Visi-Misi:
Dengan tersedianya instrumen penilaian, maka saya akan mendukung pencapaian Visi dan misi organisasi yaitu
Meningkatkan prestasi peserta didik baik secara akademis maupun non akademis.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi:
Tersedianya instrumen penilaian akan membuat proses pembelajaran berlangsung dengan baik serta dapat menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu
24
sesuai dengan soal evaluasi (Anti korupsi: Jujur)
(WoG: berkesinambungan). 4 Kegiatan: Melaksanakan kegiatan pembelajaran Output/Hasil Kegiatan: Terlaksananya kegiatan pembelajaran
1. Melaksanakan kegiatan awal 2. Melaksanakan kegiatan Inti 3. Melaksanakan kegiatan
penutup
Sebelum memasuki kelas saya akan mengajak siswa untuk menerapkan protokol kesehatan 3M (Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) (Etika publik: taat perintah). Saya akan membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, mengajak siswa berdoa dan mengabsen siswa (Nasionalisme: Religius). Saya akan menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa agar mereka mengetahui tujuan pembelajaran yang harus dicapai (Akuntabilitas :
kejelasan target).
Saya akan menerapkan model pembelajaran
Picture and Picture pada proses pembelajaran
dengan sebaik-baiknya agar memperoleh hasil yang diharapkan (Komitmen mutu: inovasi)
(Pelayanan publik: Akuntabel).
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Saya akan menjelaskan secara singkat langkah-langkah model Picture and Picture untuk mengkondisikan siswa agar siswa memahami apa yang harus dilakukan.
Saya akan menampilkan gambar-gambar yang susunannya belum sesuai urutan dengan menggunakan proyektor.
Saya akan melibatkan siswa untuk turut aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati
Kontribusi terhadap Visi-Misi:
Dengan terlaksananya kegiatan pembelajaran, maka
saya akan mendukung
pencapaian Visi dan misi organisasi yaitu Melaksanakan
Pembelajaran PAIKEM.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi:
Terlaksananya kegiatan pembelajaran akan membuat proses pembelajaran berlangsung dengan baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu Kreatif.
25
setiap gambar yang ditunjukan.
Saya akan menunjuk siswa secara bergantian untuk mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
Jika gambar-gambar sudah berurutan maka saya akan meminta siswa secara bergantian untuk membacakan teks yang ada pada gambar.
Saya akan melibatkan siswa untuk menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan
(WoG: Partisipasi).
Saya akan mengadakan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang telah disampaikan dan setelah siswa menyelesaikan evaluasi, saya akan memeriksa hasil evaluasi yang telah dilakukan kemudian melakukan penilaian berdasarkan kriteria penilaian yang telah dibuat (Manajemen
ASN: Non diskriminatif). Saya akan mengakhiri
kegiatan pembelajaran tepat waktu dan tidak mengambil waktu istirahat atau waktu pulang siswa tanpa alasan yang jelas atau untuk kepentingan pribadi saya (Anti korupsi: Jujur). Saya akan kembali mengingatkan siswa untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan 3M. Sebelum mengakhiri kegiatan pembelajaran, saya akan mengajak siswa untuk berdoa bersama.
5 Kegiatan:
Menyampaikan hasil evaluasi
1. Memasukkan nilai hasil evaluasi ke daftar nilai 2. Menyampaikan hasil
Setelah saya selesai melakukan penilaian terhadap hasil evaluasi siswa, maka saya akan memasukkan nilai siswa kedalam daftar nilai
Kontribusi terhadap Visi-Misi:
Dengan menyampaikan hasil evaluasi, maka saya akan
26
Output/Hasil Kegiatan:
Adanya Nilai hasil evaluasi siswa
kegiatan evaluasi kepada siswa
3. Menyampaikan hasil evaluasi pembelajaran kepada Kepala Sekolah
(Akuntabilitas: Tanggung jawab).
Saya akan menyampaikan nilai hasil evaluasi pembelajaran kepada siswa (Nasionalisme:
amanah). Saya akan menyampaikan nilai hasil
evaluasi siswa sesuai dengan perolehan nilai murni dari kegiatan evaluasi (Anti korupsi: jujur)
(WoG: tidak diskriminatif) Saya akan menyampaikan nilai hasil evaluasi kepada siswa dengan tujuan agar siswa dapat termotivasi untuk lebih rajin belajar (Etika publik:
Bertanggungjawab) (Pelayanan publik: Transparan).
Saya akan menyampaikan nilai hasil evaluasi siswa kepada Kepala Sekolah dalam bentuk daftar nilai (Komitmen mutu: berorientasi mutu)
(Manajemen ASN: Keterbukaan).
mendukung pencapaian Visi dan misi organisasi yaitu
Mewujudkan kerjasama yang harmonis, baik di dalam maupun di luar sekolah.
Penguatan Nilai-nilai Organisasi:
Adanya Nilai hasil evaluasi akan memudahkan guru untuk mengetahui bahwa proses pembelajaran telah berlangsung sesuai dengan tujuan pembelajaran dan turut serta menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu tanggung jawab.
27 C. Rancangan Jadwal Kegiatan
Tabel 4.5 Rancangan Jadwal Implementasi Aktualisasi
Nama Peserta Paskalia Aprianti
Instansi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kapuas Hulu Tempat Aktualisasi SDN 11 Kelawik No Kegiatan Tanggal Pelaksanaan Output 1. Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 29 Maret 2021 – 5 April 2021 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 2. Menyiapkan Media Pembelajaran 6 April 2021 – 11 April 2021 Media Pembelajaran
Picture and Picture
3. Membuat instrumen penilaian 12 April 2021 – 14 April 2021
Tersedianya tabel kriteria penilaian membaca 4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran 15 April 2021 - 21 April 2021 Terlaksananya kegiatan pembelajaran 5. Menyampaikan Hasil Evaluasi 22 April 2021 – 24 April 2021 Terlaksananya kegiatan evaluasi
28 D. Jadwal Bimbingan
1. Jadwal Konsultasi
Tabel 4.6 menggambarkan jadwal kegiatan konsultasi bersama coach.
Tabel 4.6 Jadwal Konsultasi dengan Coach
Nama Peserta : Paskalia Aprianti No.Daftar Hadir : 25
Satuan Kerja : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu
Tempat Aktualisasi : SDN 11 Kelawik
No Tanggal/ Waktu Kegiatan Catatan Bimbingan Media Komuni kasi Paraf Coach 1 12/3/2021 19.00 Wib
Diskusi awal terkait penyususnan RA Mencari isu-isu yang ada di sekolah Tatap Muka 2 15/3/2021 19.30 Wib Konsultasi isu-isu yang akan diangkat
Membuat catatan isu-isu yang ada di sekolah Tatap Muka 3 16/3/2021 19.30 Wib
Bimbingan isu yang akan diangkat Memilih isu yang aktual Tatap Muka 4 18/3/2021 19.30 Wib Menyusun
rancangan dari Bab 1 sampai Bab 3 Perhatikan Langkah-langkah dalam penyusunan Tatap Muka 5 18/3/2021 19.30 Wib Mencari indikator Aneka dan Kedudukan ASN Mempelajari maksud dan tujuan masing-masing Indikator Tatap Muka 6 21/3/21 19.30 Wib Mengaitkan Nilai-nilai ANEKA dan kedudukan ASN dengan Langkah-Menyesuaik an indikator dengan langkah-Tatap Muka
29
langkah kegiatan. langkah kegiatan pembelajara n
7 22/3/2021 17.00 Wib
Revisi hasil seminar rancangan aktualisasi Perbaiki catatan rancangan seminar aktualisasi Tatap Muka 8 24/3/2021 09.00 Wib Bimbingan Laporan Aktualisasi dan revisi hasil seminar
Revisi penulisan Rancangan Aktualisasi berdasarkan catatan Seminar Tatap Muka
30 E. Jadwal Konsultasi ke Mentor
Tabel 4.7 menerangkan jadwal kegiatan konsultasi bersama mentor.
Tabel 4.7 Jadwal Konsultasi dengan Mentor
Nama Peserta : Paskalia Aprianti No. Daftar Hadir : 25
Satuan Kerja : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tempat Aktualisasi : SDN 11 Kelawik N o Tanggal/W aktu Kegiatan Catatan Bimbingan Media Komunikasi Paraf Mentor 1 14/03/2021 Bimbingan isu dan Masalah RA
Bisa dilanjutkan Via WA
2 20/03/2021 Bimbingan Rancangan RA
31
DAFTAR PUSTAKA
Erwan, Damayani. 2017. Pelayanan Publik: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Fatimah, E, & Erna Irawati. 2017. Manajemen Aparatur Sipil Negara: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Kumorotomo, dkk. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Etika Publik.Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Kusumasari, dkk. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Akuntabilitas. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Latif, dkk. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Nasionalisme. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Suwarno, Y, & Sejati, T. A. . 2017. Whole Of Government: Modul Pelatihan Dasar Calon PNS. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Tim Penulis Komisi Pemberantasan Korupsi. 2015. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Anti Korupsi. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
Yuniarsih, T, & Taufiq, M. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Komitmen Mutu. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
32 BIODATA
1. Nama : Paskalia Aprianti 2. Jenis kelamin : Perempuan
3. Tempat/Tanggal Lahir : Putussibau/18 April 1993 4. NIP : 19930418 202012 2 009 5. Pangkat / Gol. Ruang : Penata Muda III/a 6. Status : Belum Menikah 7. Agama : Katholik
8. Pendidikan : S1- PGSD 9. Jabatan : Guru Kelas 10. Unit kerja : SDN 11 Kelawik
11. Alamat Unit Kerja : Jl. Lingkar Kelawik, Dusun Kelawik, Desa Mensiau Kecamatan Batang Lupar
12. Nomor Telpon : 081348744530
13. Alamat Rumah : Jl. Sungai Raya Dalam, Komplek Asabri Permai, No. B2
14. Motto : Everything will be OK in the end. If it’s not OK,
it’s not the end (John Lennon).