Peran TNI AD dalam Program
Peran TNI AD dalam Program
Ketahanan Pangan
Ketahanan Pangan
Posted onPosted on March 6, 2015March 6, 2015|| 1 Comment1 Comment
Oleh : Al Ikhlasniati* Oleh : Al Ikhlasniati*
Beberapa waktu yang lalu Presden !epublk "ndonesa #oko $dodo menyatakan salah satu Beberapa waktu yang lalu Presden !epublk "ndonesa #oko $dodo menyatakan salah satu program ker%a
program ker%a dalam pedalam pemerntahannya yamerntahannya yatu membangun tu membangun ketahanan ketahanan pangan pangan "ndonesa& "ndonesa& ProgramProgram n tdak hanya melbatkan kementran pertanan, akan tetap %uga menggandeng '(" khususnya n tdak hanya melbatkan kementran pertanan, akan tetap %uga menggandeng '(" khususnya )ngkatan *arat&
)ngkatan *arat&
Program membangun ketahanan pangan "ndonesa dtargetkan dapat tercapa selama + tahun& Program membangun ketahanan pangan "ndonesa dtargetkan dapat tercapa selama + tahun& *engan demka
*engan demkan n dhardharapkan + apkan + tahun yang tahun yang akan datang "ndonesa telah mencapa swasembadaakan datang "ndonesa telah mencapa swasembada pangan
pangan atau memlk atau memlk ketahanan ketahanan pangan pangan yang yang kuat& )kan kuat& )kan tetap mash tetap mash ada hal ada hal yang yang menggan%almenggan%al dalam men%alank
dalam men%alankan an progrprogram am n yatu n yatu keterketerlbatlbatan an '(" )*& Mengapa '(" )*& Mengapa harus melbatkharus melbatkan an tentartentaraa dalam hal menngkatkan ketahanan pangan "ndonesa "tu sebuah tanda tanya besar&
dalam hal menngkatkan ketahanan pangan "ndonesa "tu sebuah tanda tanya besar& #k
#ka a ktkta a memmemperperhathatkakan n bebebeberaprapa a tahtahun un belbelakanakangan gan n n memmemang ang krkrsss s perpertantanan an semsemakaknn men
menngngkatkat& & -al -al n n dapdapat at dldlhahat t bagabagamamana na harharga ga berberas as loklokal al semsemakn akn mahmahal al dan dan semsemakaknn langka& .ehngga untuk memenuh kebutuhan pangan masyarakat "ndonesa maka dmporlah langka& .ehngga untuk memenuh kebutuhan pangan masyarakat "ndonesa maka dmporlah beras dar negara tetangga&
beras dar negara tetangga&
"mpor beras dalam %umlah besar dan harga berasnya yang lebh murah membuat kta cenderung "mpor beras dalam %umlah besar dan harga berasnya yang lebh murah membuat kta cenderung lebh memlh beras tersebut dbandngkan yang lokal& Pola sepert n terlhat sepert lngkaran lebh memlh beras tersebut dbandngkan yang lokal& Pola sepert n terlhat sepert lngkaran setan yang tdak ada u%ungnya& /leh karena tu untuk memutus ranta lngkaran setan tersebut setan yang tdak ada u%ungnya& /leh karena tu untuk memutus ranta lngkaran setan tersebut maka kta harus memula membangun kembal swasembada pangan sepert yang dulu pernah maka kta harus memula membangun kembal swasembada pangan sepert yang dulu pernah dlakukan pada aman pemerntahan .oeharto&
dlakukan pada aman pemerntahan .oeharto& Pro
Progragram m pempemererntantah h daldalam am memmembanbangun gun ketketahaahanan nan panpangan gan mermerupaupakan kan proprogragram m yanyang g patpatutut dacung %empol& #ka program n d%alankan sesua aturan dan sungguh3sungguh tanpa adanya dacung %empol& #ka program n d%alankan sesua aturan dan sungguh3sungguh tanpa adanya permanan ataupun
permanan ataupun kepentngan3kepentngan kelompok kepentngan3kepentngan kelompok atau nd4du atau nd4du tertentu maka swasembadatertentu maka swasembada pangan
pangan akan akan terwu%ud daterwu%ud dalam waktu lam waktu + + tahun tahun mendatang& )kan mendatang& )kan tetap tetap melbatkan '(" melbatkan '(" )* dalam)* dalam men%al
men%alankan ankan program n program n menmmenmbulkan bulkan pertanypertanyaan3peraan3pertanyaatanyaan n terkaterkat t dengan dengan keberkeberungsaungsann tentara tu sendr&
tentara tu sendr&
* antara pertanyaan3pertanyaan yang mungkn tmbul adalah apakah tentara dlath untuk * antara pertanyaan3pertanyaan yang mungkn tmbul adalah apakah tentara dlath untuk bercocok
bercocok tanam apakah tanam apakah para pra%urt para pra%urt tersebut tdak tersebut tdak mempunya kemempunya kegatan yang gatan yang lan bukankahlan bukankah tugas pra%urt '(" adalah men%aga keutuhan (7!", tetap kenapa malah dsuruh menanam pad, tugas pra%urt '(" adalah men%aga keutuhan (7!", tetap kenapa malah dsuruh menanam pad, %agung,
%agung, tebu, tebu, dsb dsb sementara sementara mash mash banyak banyak daerah daerah d d "ndonesa "ndonesa n n yang yang sedang sedang mengalammengalam konlk yang dapat mengganggu kedaulatan (7!" sepert d Papua atau daerah perbatasan konlk yang dapat mengganggu kedaulatan (7!" sepert d Papua atau daerah perbatasan lannya
Perta
Pertanyaan3pnyaan3pertanyertanyaan aan n n serserngkal ngkal muncul terutama muncul terutama dpkdpkran ran masyarmasyarakat akat awam& Mungknawam& Mungkn memang pada aman sekarang d "ndonesa sudah tdak ada lag perang terbuka melawan phak memang pada aman sekarang d "ndonesa sudah tdak ada lag perang terbuka melawan phak as
asng ng yanyang g menmenggagganggu nggu kedakedaulaulatan tan bangbangsa sa nn& & )k)kan an tettetap ap usausaha3ha3usausaha ha sepseparaaratts s ataataupunupun masalah3masalah d perbatasan wlayah dengan negara lan mash tetap ada&
masalah3masalah d perbatasan wlayah dengan negara lan mash tetap ada&
-al tersebut seharusnya men%ad perhatan atau okus utama '(" )* sebaga komponen utama -al tersebut seharusnya men%ad perhatan atau okus utama '(" )* sebaga komponen utama dalam men%aga keutuhan (7!"& (amun %ustru yang dlakukan sekarang oleh '(" )* malah dalam men%aga keutuhan (7!"& (amun %ustru yang dlakukan sekarang oleh '(" )* malah berokus
berokus pada pada membangun membangun ketahanan ketahanan pangan& pangan& Pengerahan Pengerahan pra%urt pra%urt terutama terutama d d wlayah wlayah desadesa untuk men%ad penyuluh, pengawas dan
untuk men%ad penyuluh, pengawas dan %uga pelaku %uga pelaku dar program n dar program n seolaseolah3olah menun%ukkh3olah menun%ukkanan bahwa
bahwa selama selama n n kementran kementran pertanan pertanan tdak tdak mampu mampu untuk untuk mengatas mengatas masalah masalah pertanan pertanan yangyang ada d "ndonesa& -al n %uga mengsyaratkan bahwa para pra%urt d daerah atau d desa tdak ada d "ndonesa& -al n %uga mengsyaratkan bahwa para pra%urt d daerah atau d desa tdak punya
punya kegatan kegatan yang yang produkt produkt selan selan lathan& lathan& .elan .elan tu tu muncul muncul pemkran pemkran bahwa bahwa petan petan tdak tdak mampu untuk bertan makanya dbantu oleh '("&
mampu untuk bertan makanya dbantu oleh '("&
'ugas '(" memang melndung rakyat, tetap apakah kut bercocok tanam %uga termasuk tugas 'ugas '(" memang melndung rakyat, tetap apakah kut bercocok tanam %uga termasuk tugas utama mereka #ka '(" )* bercocok tanam lalu petan melakukan apa, men%aga keutuhan utama mereka #ka '(" )* bercocok tanam lalu petan melakukan apa, men%aga keutuhan (7!" #ka
(7!" #ka sekarang '(" sekarang '(" )* memegang )* memegang peralatan peralatan pertanan sepert pertanan sepert traktor, lalu traktor, lalu apakah apakah petanpetan yang harus memegang sen%ata Mungk
yang harus memegang sen%ata Mungkn n n hanya ter%ad selama + n hanya ter%ad selama + tahun, lalu apa tahun, lalu apa yang ter%adyang ter%ad setelah + tahun tersebut berlalu )pakah '(" )* akan lepas tangan begtu sa%a dan membarkan setelah + tahun tersebut berlalu )pakah '(" )* akan lepas tangan begtu sa%a dan membarkan petan melan%utkan apa
petan melan%utkan apa yang mereka lakuyang mereka lakukan setelah petan kan setelah petan dbuat terbua oleh dbuat terbua oleh bantuan dar '("bantuan dar '(" )*
)* Perta
Pertanyaan3pnyaan3pertanyertanyaan aan terstersebut tdak ebut tdak akan ada akan ada habsnhabsnya& -al ya& -al n dsebabkan karena kta n dsebabkan karena kta semuasemua mengetahu tugas pokok dar masng3masng proes& Petan tugasnya adalah bertan dan pra%urt mengetahu tugas pokok dar masng3masng proes& Petan tugasnya adalah bertan dan pra%urt '(" adalah men%aga kedaulatan bangsa dan keutuhan (7!"& (amun apa yang ter%ad sekarang '(" adalah men%aga kedaulatan bangsa dan keutuhan (7!"& (amun apa yang ter%ad sekarang menun%ukkan bahwa para pra%urt '(" )* tdak sepenuhnya melakukan hal tersebut& Petan pun menun%ukkan bahwa para pra%urt '(" )* tdak sepenuhnya melakukan hal tersebut& Petan pun secara tdak langsung dragukan kredbltasnya dan danggap tdak mampu dalam mencapa secara tdak langsung dragukan kredbltasnya dan danggap tdak mampu dalam mencapa swasembada pangan&
swasembada pangan&
Padahal yang dperlukan oleh mereka adalah dukungan yang kuat dar pemerntah, keb%akan Padahal yang dperlukan oleh mereka adalah dukungan yang kuat dar pemerntah, keb%akan yang pro pada petan dan akses yang mudah dalam mendapatkan pupuk, bbt, dsb dan %uga yang pro pada petan dan akses yang mudah dalam mendapatkan pupuk, bbt, dsb dan %uga dalam men%ual hasl panennya& #ka hal tersebut dapat dpenuh kemungknan besar petan d dalam men%ual hasl panennya& #ka hal tersebut dapat dpenuh kemungknan besar petan d "ndonesa dapat menu%u swasembada pangan
"ndonesa dapat menu%u swasembada pangan tanpa turun tangan langsung tanpa turun tangan langsung dar '(" )dar '(" )*&*&
Beker%a sama antar nsttus adalah suatu hal yang bak, akan tetap tentu semua memlk tugas Beker%a sama antar nsttus adalah suatu hal yang bak, akan tetap tentu semua memlk tugas pokok
pokok yang yang harus harus dutamakan& dutamakan& )kan )kan lebh lebh bak bak %ka %ka '(" '(" )* )* hanya hanya melakukan melakukan pengawasanpengawasan terhadap program tersebut, dan kementran pertanan tetap men%ad pelaku utama&
terhadap program tersebut, dan kementran pertanan tetap men%ad pelaku utama&
Men%adkan tentara sebaga penyuluh mungkn dapat dgunakan namun manaatnya akan lebh Men%adkan tentara sebaga penyuluh mungkn dapat dgunakan namun manaatnya akan lebh terlhat %ka perwaklan dar setap kelompok tan yang ada dberdayakan sebaga penyuluh& -al terlhat %ka perwaklan dar setap kelompok tan yang ada dberdayakan sebaga penyuluh& -al n dsebabkan mereka lebh mengetahu karakterstk daerah mereka masng3masng dan mereka n dsebabkan mereka lebh mengetahu karakterstk daerah mereka masng3masng dan mereka telah memlk pemahaman yang lebh bak terkat melakukan pertanan&
telah memlk pemahaman yang lebh bak terkat melakukan pertanan& .ebaga saran sa%a,
.ebaga saran sa%a, %ka memang %ka memang kementkementran pertanan kekurangaran pertanan kekurangan n personpersonl dalam l dalam membermemberkankan penyuluhan
penyuluhan dan dan pengawasan pengawasan serta serta pelaku pelaku pertanan, pertanan, kenapa kenapa tdak tdak memanaatkan memanaatkan dandan memberdayakan para mahasswa dan sar%ana pertanan untuk melakukan hal tersebut&
'entunya n akan memberkan lapangan peker%aan bag para sar%ana pertanan karena selama n yang kta lhat banyak sar%ana pertanan yang tdak beker%a sesua dengan bdang kelmuannya akbat sedktnya lapangan peker%aan yang sesua& .ementara tu bag para personl '(" )*, %ka memang mereka memlk banyak waktu luang yang kurang produkt selan lathan, akan lebh bermanaat mereka dberkan kursus bahasa asng ataupun penggunaan komputer&
*engan demkan mereka akan lebh memlk keteramplan yang dapat dgunakan dalam usaha pertahanan negara, terutama terkat dengan urusan luar neger& Mereka akan memlk nla tawar
yang tngg nantnya dalam duna nternasonal yang tentunya dapat menngkatkan ctra post bangsa "ndonesa&
.emua n hanya sebaga renungan sa%a, karena program n sedang ber%alan& 7ta hanya menunggu haslnya + tahun yang akan datang sementara tetap mengawas perkembangannya& 'entunya kta berharap program n sukses dan mencapa tu%uan yang dharapkan yatu membangun swasembada pangan "ndonesa& "ndonesa terbukt kuat ketka program swasembada pangan yang dlakukan selama pemerntahan .oeharto&
-al nlah yang men%ad landasan untuk mecoba kembal membangun swasembada pangan "ndonesa sehngga "ndonesa dapat men%ad negara yang kuat& "ndonesa adalah negara besar dan kta pantas untuk men%ad negara yang kuat& Mudah3mudahan program n dapat men%ad langkah awal untuk menu%u kebangktan "ndonesa yang lebh bak&888
9nhan, 2: ;ebruar 2015 *Penulis adalah mahasiswa Manajemen Bencana Cohort 5 Universitas Pertahanan Indonesiam
KOMPASIANA
Robohnya Profesionalisme TNI-AD : Babinsa Jadi
Penyuluh Pertanian
by Kurnia Trisno YudhonegoroOPINI | 0 !ebruary "0#$ | #%:" Diba&a: 196 'omentar: 12 "
Ketika Kompas mengangkat berita tentang 55000 babinsa (Bintara Pembina Desa) akan direkrut pemerintah untuk menjadi penyuluh pertanian. Maka penulis segera menyiapkan tulisan ini, karena tindakan pemerintah ini dikhaatirkan akan berdampak buruk bukan hanya terhadap se!tor pertanian kita, melainkan juga merusak pro"esionalisme #$%&'D sampai ke jantungnya.
Penulis kebetulan adalah arjana Pertanian dari salah satu P#$ terkemuka di %ndonesia. 'dalah sebuah "akta baha se!tor pertanian merupakan se!tor yang paling
seksi ketika kampanye tetapi yang mendapat perhatian paling ke!il ketika (siapapun) berkuasa. adi ketika pemerintahan yang sekarang berusaha untuk men!apai kedaulatan pangan, maka patut didukung. alah satu !aranya adalah dengan menerjunkan lebih banyak penyuluh pertanian untuk mengajarkan kepada petani !ara bertani yang baik dan benar.
*saha #ani bisa diklasi"ikasikan kedalam tiga kegiatan utama, Pra&tanam, tanam dan pas!a&panen. Pra tanam termasuk persiapan lahan (penelitian lahan, pen!angkulan, penggaruan, pemupukan aal, dan pengapuran bila perlu), pemilihan benih (benih+ biji), dan pembuatan persemaian (benih ditumbuhkan hingga siap dipindahkan ke lahan). #ermasuk di dalam komponen tanam adalah transplanting (pindah tanam), pemupukan, peraatan (insektisida, "ungisida, rodentisida, bakterisida, P#, penyiangan, Pen!angkulan ulang), dan irigasi serta akhirnya, panen. etelah panen maka petani juga harus paham penyimpanan, pengeringan, pengolahan, pengepakan dan
penjualan.
Pada saat penulis masih menjadi mahasisa pertanian, penulis beberapa kali terjun ke lapangan dan sejujurnya, petani sangat memandang rendah apa yang mereka sebut sebagai -Manusia #eori, mereka&mereka yang dianggap masih -bau ken!ur alias belum pernah praktek. Memang kita harus memahami, baha para petani rata&rata sudah berke!impung selama beberapa dekade. baha umur dan pengalaman tidak menjamin seseorang itu benar juga iya, namun itu juga menyebabkan mereka menjadi sangat konser/ati" dan anti perubahan.
ehingga untuk memberikan mereka aasan baru dan pemahaman, membutuhkan sosok penyuluh yang paham mengenai semua aspek usaha tani diatas. Dan paham disini bukan sekadar paham, melainkan juga pernah menanam. Karena petani sangat aas akan hal&hal ke!il seperti bagaimana !ara transplanting (umur semaian, aktu semaian, !ara semaian, jumlah semaian), irigasi yang baik (teknik penyiraman, aktu penyiraman), pembuatan guludan (searah kontur atau melaan kontur), pembuatan saluran air, perbedaan serangan !endaan dan gejala de"isiensi pupuk. ehingga, usaha penyuluhan yang baik biasanya berlangsung sangat intensi" selama hampir 1 masa tanam, atau kira&kira delapan bulan, sehingga bisa benar&benar mengikuti dari aal hingga akhir.
Disinilah masalah mun!ul, seorang bintara (sersan dua, sersan satu, sersan kepala) yang dilatih untuk memimpin suatu regu atau peleton (dalam kondisi darurat) bisakah memahami semua yang disebutkan diatas2 ejujurnya, penulis yang menempuh lima tahun pendidikan arjana Pertanian saja masih belum berani memberi penyuluhan tanpa ditemani buku panduan. 'palagi seorang bintara yang hanya mengikuti orientasi singkat selama 50 jam kelas. 3ang ditakutkan adalah Bintaranya sendiri tidak yakin
ketika memberi penyuluhan sehingga hanya menjadi buang&buang aktu belaka baik bagi sang sersan maupun para petani. #erlebih apabila sang bintara sendiri tidak sanggup untuk terus menerus mendampingi para petani.
%tu baru dari segi kesiapan para penyuluhnya, dari segi so!ial budaya, beberapa petani senior yang saya temui seaktu masih mahasisa masih mengingat bagaimana orde baru dengan pemaksaan penggunaan intensi"ikasi pertanian, melakukan tindakan koersi" yang berlebihan. Penerjunan babinsa dikhaatirkan bisa menyebabkan trauma lama itu mun!ul kembali. Di le/el kalangan urban tentu hal ini tidak terasa, tapi !oba bayangkan getaran di le/el pedesaan.
Dari segi pro"esionalisme #$%, penerjunan Babinsa sebagai penyuluh pertanian jelas merupakan strategi pelemahan #$%&'D yang luar biasa e"ekti". Menurut data dari %% Military Balan!e 04, jumlah personil akti" dari KD'M adalah 450.000 orang. Dengan logika baha ada 6 sersan per regu, maka perbandingan antara total pasukan dengan sersan adalah sekitar 4+6 atau 4+7. $ah, bila kita masukkan permintaan dari pemerintah, yaitu 55.000 babinsa, ini berarti setiap sersan di kesatuan KD'M akan berubah menjadi penyuluh pertanian. 3ang patut diingat, keberadaan sersan (atau $8 dalam * 'rmy) adalah sentral bagi pelatihan prajurit. Ketidake"ekti"an tentara o/iet (dan 9usia pada aal pe!ah) beraal dari ketiadaan ersan yang pro"essional dan "ull& time, sehingga sebagian tugas seperti pelatihan dan pembinaan menumpuk ke pundak perira pertama (letnan dua dan satu). Di *ni o/iet, de"isiensi ini begitu kentara sampai&sampai dibentuk suatu kepangkatan baru yaitu praporschnik untuk memastikan baha pelatihan dan pembinaan suatu regu bisa berjalan dengan maksimal tanpa membebani perira yang sudah pusing dengan taktik dan super/isi medan pertempuran. ehingga tidak dapat dibayangkan apabila para sersan, yang disebut sebagai -tulang punggung tentara oleh Kepala sta" gabungan %nggris enderal Mike a!kson, disibukkan oleh hal lain selain pro"esi mereka sebagai prajurit.
ehingga jelaslah apabila pemerintah memaksakan untuk menerjunkan praktis semua bintara di KD'M untuk menjadi penyuluh pertanian, hasilnya adalah terjadinya kemandekan pelatihan di tingkat regu. Berikutnya adalah anjloknya pro"esionalisme #$%, karena pasti akan mun!ul pertanyaan, kami dilatih untuk berperang atau bertani2 Kemudian, berhubung yang digerakkan adalah dari KD'M, akan terjadi perbedaan kesiapan tempur dengan unit K#9'D dan KP'* yang semakin tajam.
emangat untuk men!apai kedaulatan pangan melalui penambahan penyuluh memang patut diapresiasi. namun, setelah ditilik dari segi manapun, terlihat baha alaupun teknik ini bisa menghemat pengeluaran $egara, namun negati"nya lebih kentara. 'langkah baiknya jika penyuluhan dilakukan oleh penyuluh yang terlatih atau setidaknya, anggaran dan kegiatan seperti sekolah lapang pertanian kembali digiatkan
ketimbang dianggarkan untuk melatih silang para sersan yang notabene berpro"esi sebagai prajurit.
Tags: profesionalisme tni usaha tani kementerian pertanian nawacita pertanian jokowi tni-ad tni sersan babinsa penyuluhan kodam penyuluh kementan
Kompasiana
Putra Wiwoho (Pengamat sosial )
Profesionalisme Pra(urit TNI AD dan 'etahanan
Pan)an
OPINI | 0% *ar&h "0#$ | #$:"% Diba&a: 31 'omentar: 0 0
Kurnia #risno 3udhonegoro dalam opininya di media online Kompasiana pada tanggal 7 :ebruari 045 dengan judul 9obohnya Pro"esionalisme #$%&'D + Babinsa adi Penyuluh Pertanian dalam kesimpulannya menyatakan, akan dapat berdampak buruk bukan hanya terhadap sektor pertanian melainkan juga merusak pro"esionalisme #$% 'D. aya tidak akan menanggapi tulisan sdr Kurnia #risno 3udhonegoro tentang dampak buruk terhadap pro"esionalitas prajurit #$% 'D dengan diterjunkannya Babinsa menjadi pendamping penyuluh pertanian, sebab saya tahu persis dari tulisan tersebut, penulis tidak paham tentang struktur organisasi, gelar kekuatan dan sistem pembinaan yang dilakukan #$% 'D sehingga beliau menyimpulkan seperti itu.
aya sangat berterima kasih kepada penulis yang kebetulan adalah seorang arjana Pertanian dari salah satu P#$ terkemuka di %ndonesia dan sekaligus bersyukur karena dengan tulisan tersebut saya menilai penulis benar&benar masih berjia petani, yang merasa terusik dan merasa -diambil alih perannya oleh Babinsa, ini merupakan pertanda baik dan mudah&mudahan masih banyak Kurnia&Kurnia lain yang merasa terusik dengan terjunnya Babinsa yang notabene tidak dididik dan dilatih untuk menjadi penyuluh pertanian, namun dengan pengetahuan pertanian yang terbatas dan hanya dilandasi semangat pengabdian mereka bergelut setiap hari dengan para petani untuk mendorong mereka tetap dapat bekerja sebagai petani dan meningkatkan kesejahteraannya. Keberadaan Babinsa ditengah&tengah petani adalah sekaligus menanamkan nasionalisme para petani agar mereka tetap dapat berperan serta dalam mendukung terujudnya ketahanan nasional di bidang pangan. Dari opini sdr Kurnia #risno 3udhonegoro tersebut saya melihat masih ada harapan besar para sarjana pertanian untuk dapat bersama&sama para petani yang hampir semua berpendidikan
rendah untuk meningkatkan produkti"itas pertanian yang tentunya akan meningkatkan tara" hidup mereka dan mendukung ter!apainya sasembada pangan bahkan sampai ketahanan $asional dibidang pangan.
ebagaimana kita ketahui bersama baha saat ini sedikit sekali sarjana pertanian yang terjun didunia pertanian, mereka lebih senang terjun di dunia bisnis, perbankan dan pro"esi&pro"esi lain - yang lebih menjanjikan”. ebagian ke!il yang terjun didunia pertanian kalaupun ada mereka hampir tidak ada yang bergelut dengan lumpur bersama petani, padahal petani, masyarakat, bangsa dan negara kita yang menyatakan diri sebagai negara agraris sangat membutuhkan para sarjana pertanian itu. eiring dengan pertumbuhan populasi penduduk dunia yang semakin besar, maka setiap negara menyiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduknya, terutama dari negara&negara kaya, berpenduduk besar tetapi miskin sumberdaya alam karena kondisi geogra"inya yang sangat terbatas. Dengan segala daya dan upaya mereka akan berusaha menguasai se!ara langsung maupun tidak langsung ilayah& ilayah yang mempunyai potensi sumber daya alam khususnya pangan yaitu di ilayah Khatulistia termasuk %ndonesia. Dengan demikian saat ini dan kedepan an!aman nyata terhadap %ndonesia sebagai negara yang mempunyai potensi sumber daya alam yang sangat besar akan semakin beragam dan kon"lik kedepan hampir pasti selalu akan dilatar belakangi masalah energi, pangan dan air yang semuanya ada di %ndonesia.
Dari gambaran di atas maka ketahanan nasional di bidang pangan menjadi hal yang sangat penting untuk di!apai dan seharusnya menjadi perhatian dari semua komponen bangsa. Kondisi saat ini kita semua merasakan baha hampir semua komoditas pangan yang kita butuhkan masih impor, bahkan untuk pemenuhan kebutuhan pokok penduduk %ndonesia pada umumnya seperti beras, jagung, kedelai,bahkan baang merah;putih pun semua dipenuhi dari $egara&negara tetangga. Kita juga melihat "akta baha selama lebih kurang 60 tahun terakhir ini pemerintah sangat sedikit membangun aduk dan bendungan serta membiarkan saluran irigasi rusak dan tidak ber"ungsi. Masalah lain seperti pengadaan bibit padi yang selalu bermasalah, penyeleengan pupuk bersubsidi, alih "ungsi lahan yang tidak terkendali dan yang paling perlu mendapat perhatian bagi kita semua adalah makin berkurangnya minat untuk menjadi petani. Dari kondisi ini apabila tidak ditangani dengan !epat dan benar maka ketergantungan masalah pangan terhadap luar negeri menjadi semakin besar dan inilah yang dikehendaki oleh $egara&negara luar terhadap %ndonesia.
#$% 'D sangat berkepentingan untuk men!iptakan ketahanan nasional di bidang pangan. ebagaimana kita ketahui bersama, baha pangan merupakan salah satu komoditas yang sangat penting dan strategis bagi keberadaan sebuah negara. Pengalaman menunjukan baha permasalahan yang terkait dengan pangan dapat
menjadi pemi!u bagi krisis yang berujung pada kehan!uran sebuah negara, bisa dibayangkan apabila kita tergantung dari $egara lain dan suatu saat kita bermasalah dan diembargo pasti akan sulit sekali mengatasi, rakyat kelaparan, unjuk rasa dimana& mana maka pasti %ndonesia akan terjadi keka!auan yang luar biasa dan akan sangat membahayakan keutuhan $K9%. Program pemerintah di bidang pertanian yang antara lain adalah ter!apainya ketahanan pangan dalam 6 tahun kedepan dipandang sebagai program yang sangat baik dan sejalan dengan pandangan #$% 'D dalam upaya pen!apaian ketahanan nasional di bidang pangan. Dari hal itulah #$% 'D merespon dengan mendukung penuh kebijakan pemerintah tersebut. Didahului dengan Mo* antara Kepala ta" 'ngkatan Darat dengan Menteri Pertanian yang diikuti dengan penyiapan satuan&satuan jajaran #$% 'D khususnya Kodam untuk mendukung program tersebut.
Keberadaan Babinsa bukan untuk mengambil alih peran para penyuluh pertanian apalagi arjana Pertanian, namun mereka hanya sebagai pendamping kelompok& kelompok tani dalam upaya meningkatkan produkti"itas pertanian tentunya sekaligus untuk menutupi kekurangan tenaga penyuluh pertanian dari kementerian yang masih kekurangan !ukup banyak. #$% 'D khususnya para Babinsa tentunya akan sangat senang apabila para petani sudah mampu menjadi petani yang baik dan meningkat
TNI Dipertaruhan untu Ketahanan Pangan
*in))u+ 0, *aret "0#$ 0,:"0:"0 | "%# .ie/sPe/arta: lamet A)us udarmo(o
Do& : antara(atim1&om
Keterlibatan #$% dalam ketahanan pangan, mengingatkan kita semua di era rde Baru. Di era rde Baru, untuk pengembangan bidang pertanian dengan pen!apaian prestasi sasembada beras diyakini berbagai pihak tidak lepas dari strategi yang dibangun Presiden oeharto, se!ara militer.
Berdasarkan !atatan di <ikipedia, mulai 4=>? hingga 4==, produksi hasil pertanian di %ndonesia meningkat tajam.
Pada tahun 4=>, misalnya, produksi padi hanya men!apai [email protected]> ribu ton, yang kemudian meningkat tiga kali lipat menjadi 7@.=6 ribu ton, pada 4==, yang berarti produksi beras meningkat dari =5,= kg;jia, menjadi 457,0 kg per jia.
Prestasi pengembangan bidang pertanian di era rde Baru menjadi luar biasa,
mengingat %ndonesia pernah menjadi salah satu negara pengimpor beras terbesar di dunia pada tahun 4=@0&an, yang kemudian berbalik menjadi $egara pengekspor beras. Bahkan, %ndonesia mampu men!apai sasembada pangan pada 4=?0 dan di bidang pertanian bisa mengantongi medali "rom ri!e importer to sel" su""i!ien!y dari :ood and 'gri!ulture rganiAation (:').
Prestasi %ndonesia di bidang pangan berangsur&angsur memudar, setelah era
re"ormasi, yang kemudian gagasan melibatkan #$% dalam ketahanan pangan mun!ul di era kepemimpinan Presiden oko <idodo.
Keterlibatan #$% dalam ketahanan pangan sekarang ini berbeda dengan rde Baru, karena kepemimpinan nasional di tangan sipil, tapi menjadi strategis, dengan
mempertimbangkan sumber daya #$%.
umber daya #$% yang ada dimana&mana, tidak hanya di perkotaan, tapi sampai
pedesaan, bisa menjadi unjung tombak dalam mengamankan berbagai permasalahan pertanian.
Kalau #$% sudah memperoleh perintah dari Presiden (oko <idodo), ya harus berhasil. Kalau tidak berhasil taruhannya jabatan saya bisa di!opot, u!ap Kepala ta" #$%
'ngkatan Darat enderal #$% Catot $urmantyo, dalam kunjungan kerja di Bojonegoro, 4 anuari lalu.
Pada kesempatan itu, ia menginstruksikan kepada seluruh jajarannya sampai tingkat desa (Babinsa) terlibat dalam meningkatkan produksi pangan, di antaranya, ikut melakukan pengaasan pendistribusian pupuk.
Bahkan, ia juga berjanji akan mengkoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan
*mum (P*) menyangkut per!epatan ketersediaan air untuk men!ukupi kebutuhan areal pertanian.
#arget $asional
esuai yang disampaikan Menteri Pertanian 'mran ulaiman, pemerintah menargetkan produksi padi se!ara $asional 045, men!apai @6 juta ton gabah kering giling (CKC), meningkat dibandingkan produksi tahun lalu yang hanya @0 juta ton CKC.
Pro/insi aa #imur pada 045 memperoleh target untuk meningkatkan produksi
tanaman padi menjadi 47 juta ton gabah kering giling (CKC), yang tahun lalu hanya 4 juta ton CKC.
Keterlibatan #$% dalam usaha ikutg meningkatkan produksi pangan terutama tanaman padi, dengan ikut mengamankan pendistribusian pupuk belumlah !ukup.
Berbagai "aktor lainnya yang menunjang peningkatan produksi pangan, yang masih menjadi permasalahan, antara lain, ketersediaan pupuk se!ara penuh, air, benih unggul, ketersediaan lahan, juga berbagai kebutuhan lainnya.
Data dari P# Petrokimia Cresik, sesuai Permentan $o. 460 tahun 047 tentang
Kebutuhan dan arga E!eran #ertinggi (E#) Pupuk Bersubsidi *ntuk ektor Pertanian #ahun 'nggaran 045, alokasi pupuk bersisidi se!ara nasional men!apai =,5 juta ton. Dari alokasi jatah pupuk itu, P# Petrokimia memperoleh alokasi pupuk sebesar
5.4=.@?5 ton, sedangkan lainnya dibagi untuk P# Pupuk riijaya (Pusri), P# Pupuk Kalimantan #imur (PK#), P# Pupuk %skandar Muda (P%M) dan P# Pupuk Kujang
8ikampek (PK8). 'lokasi pupuk
'lokasi anggaran yang disiapkan Pemerintah untuk pupuk bersubsidi 045 men!apai 9p65,@ triliun tersebut, di antaranya, untuk membayar hutang pupuk bersubsidi di tahun&tahun sebelumnya.
esuai data di 9DKK kebutuhan pupuk 045 berkisar 4&46 juta ton, jelas Manajer umas P# Petrokimia Cresik 3usu" <ibisono di Bojonegoro
Bagi #$% dengan sumber daya yang dimiliki untuk mengamankan pendistribusian pupuk bersibsidi =,5 juta ton bisa tepat sasaran tidaklah sulit.
#api permasalahan mun!ul ketika alokasi pupuk bersubsidi yang tersedia itu, masih belum men!ukupi untuk memenuhi kebutuhan pupuk areal pertanian sesuai yang
masuk dalam ren!ana de"initi" kebutuhan kelompok (9DKK).
Belum lagi adanya pengembangan kaasan hutan yang menjadi areal pertanian, tapi belum masuk dalam 9DKK, yang juga membutuhkan pupuk bersubsidi.
#idak terlalu berlebihan kelemahan soal pupuk bersubsidi membuka peluang pihak lain meman"aatkan untuk kepentingan pribadi.
ebagaimana disampaikan Menteri Pertanian 'mran ulaiman, 0 ma"ia pupuk
bersubsidi di beberapa daerah sudah ditangkap, di antaranya, aa #imur enam ma"ia, aa #engah enam ma"ia, dan lainnya di '!eh, umatera *tara, ambi, dan ulaesi elatan.
Mereka mengoplos pupuk bersubsidi dengan pupuk biasa dan kemudian menjual dengan harga mahal, ujarnya.
Permasalahan klasik lainnya yaitu ketersediaan air yang masih menjadi momok bagi petani juga berbagai pihak lainnya terutama di musim kemarau.
eperti Bupati Bojonegoro uyoto, dengan jajarannya, beberapa aktu lalu, datang langsung ke <aduk <onogiri, aa #engah, untuk memastikan kebutuhan air areal pertanian di daerahnya dari air Bengaan olo di musim kemarau bisa ter!ukupi. Keterlibatan #$% di bidang ketahanan pangan memang masih terbatas dalam pendampingan untuk meningkatkan produksi tanaman padi, jagung dan kedelai.
Meski demikian, keterlibatan #$%, dalam pendampingan ketahanan pangan tetap harus disambut positi".
Kehadiran #$% ke depan bisa dikembangkan untuk ketahanan pangan dalam arti luas, apalagi dengan teknologi pertanian yang ada sangat memungkinkan ketahanan pangan menjadi sesuatu yang pasti. (F)
Wu!u"an Ketahanan Pangan# TNI Teen $o% "engan
Kementerian Pertanian
'amis+ , Januari "0#$ | #2:", 3IB
&'K'T'# K$P'*+,om - 'e4ala taf TNI An)5atan Darat Jenderal TNI 6atot Nurmantyo men)ata5an+ TNI mendu5un) 4ro)ram 4emerintah untu5 memban)un s/asembada 4an)an dalam ti)a tahun 5e de4an1
Oleh 5arena itu+ TNI dan 'ementerian Pertanian menandatan)ani nota
5ese4ahaman demi men&a4ai tar)et 4emerintah tersebut1 7Penandatan)anan dila5u5an 5arena 4erintah 4residen tentan) s/asembada 4an)an ti)a tahun 5e de4an1 TNI AD mendu5un) a)ar s/asembada 4an)an ini ter&a4ai+7 u(ar 6atot di Balai 'artini+ Ja5arta+ 'amis 8,9#9"0#1
Penandatan)anan nota 5ese4ahaman tersebut dihadiri oleh Pan)lima 'odam
seluruh Pro;insi dan 'e4ala Dinas Pertanian tin)5at I1 6atot men)ata5an+ 4eran TNI untu5 mendu5un) 4ro)ram s/asembada 4an)an ti)a tahun yaitu mela5u5an
4enyuluhan 5e4ada 4ara 4etani dan menun(an) sarana 4ertanian se4erti 4en)adaan tra5tor+ subsidi 4u4u5+ dan 4en)adaan bibit1
6atot men)ata5an+ se5itar dua min))u lalu se(umlah 4ersonil TNI AD mela5u5an 4enin(auan di se5tor 4ertanian 5e ula/esi elatan1 *enurut dia+ se(a5 "00, hasil 4rodu5si 4an)an di sana terus menin)5at 5arena adanya 5er(asama antara
6ubernur ula/esi elatan den)an 'odam setem4at1
'eberhasilan tersebut+ 5ata 6atot+ yan) a5an ditera45an TNI dan 'ementerian Pertanian dalam me/u(ud5an s/asembada 4an)an dalam ti)a tahun1 7*enteri Pertanian lalu memberi 5e4utusan+ bera4a yan) mau dibantu 5ami sia45an 4ersonil untu5 mendam4in)i nanti+7 u(arnya1
Dalam 5esem4atan yan) sama+ *enteri Pertanian Amran ulaiman men)ata5an+ seluruh 4eman)5u 5e4entin)an a5an dilibat5an dalam 5er(asama tersebut1
Termasu5 4ara 4etani+ 4erusahaan 4en)hasil 4u4u5+ dan 4eman)5u di se5tor 4er5ebunan1 7'husus TNI mela5u5an binaan 5e ba/ah (a(arannya se4erti yan) di ulsel 5e masyara5at+7 5ata Amran1
Penulis : Ambaranie Nadia 'emala *o;anita <ditor : Bamban) Priyo Jatmi5o
Tentara Diminta *enteri Jadi Penyuluh Pertanian
'-raham %tama+ =NN Indonesia
'amis+ 0,90#9"0#$ #>:2 3IB
*enteri Pertanian Amran ulaiman 8ten)ah menyusuri 4ematan) sa/ah di Desa
'aran)tinoto+ Ren)el+ Tuban+ Ja/a Timur+ elasa 8#,9##1 8Antara9A)u5 udarmo(o
&aarta# .NN In"onesia -- 'ementerian Pertanian melibat5an bintara 4embina desa 8Babinsa TNI An)5atan Darat men(adi 4enyuluh 4ertanian a5ibat 5e5uran)an tena)a 4enyuluh1 Tambahan tena)a 4enyuluh dari unsur tentara dihara45an da4at mendu5un) u4aya s/asembada 4an)an yan) di&anan)5an 4emerintah1
Butuh siner)i semua 4iha5 untu5 men&a4ai tar)et s/asembada 4an)an1 7?arus bersiner)i dan men)hilan)5an e)o se5toral+7 5ata *enteri Pertanian Amran
ulaiman di Balai 'artini+ Ja5arta elatan1 iner)i itu+ menurutnya+ termasu5 den)an mener(un5an TNI AD untu5 me/u(ud5an s/asembada 4an)an1
'ontribusi tentara bisa le/at 4embinaan 5e masyara5at tani di daerah1 *enurut Amran+ $0 ribu Babinsa TNI AD yan) tersebar di seluruh Indonesia adalah (umlah yan) si)ni@5an untu5 diberdaya5an1
'ementerian Pertanian saat ini 5e5uran)an "0 ribu tena)a 4enyuluh1 *a5a
tambahan $0 ribu Babinsa hin))a tin)5at 5e&amatan itu a5an san)at membantu menutu4i 5e5uran)an tena)a 4enyuluh1
Amran menyata5an 4enyuluhan adalah satu dari lima 4ersolan besar yan)
men)hambat 5ema(uan di bidan) 4ertanian1 <m4at masalah lainnya adalah sarana iri)asi+ benih+ 4u4u5+ dan 4eralatan mesin 4ertanian1
'eterlibatan Babinsa tersebut bera/al dari 5eberhasilan 4enyuluhan Babinsa di Bone+ ula/esi elatan+ hin))a mam4u menin)5at5an 4rodu5si 4ertanian hin))a % (uta ton 4adi 4ada sa/ah seluas "1000 he5tare
untu5 meninda5lan(uti 5er(asama ini+ bebera4a 4ersonel TNI AD sudah mela5u5an 5un(un)an 5e Bone1 7Pen)etahuan 4enyuluhan yan) dida4at di sana nanti a5an di5emban)5an di 'odam masin)-masin)+7 5ata dia1
6atot membantah 5eterlibatan TNI dalam se5tor 4ertanian ini a5an men))an))u tu)as utama mere5a dalam men(a)a 4ertahanan ne)ara1 *enurutnya+ se5tor 4ertahanan men&a5u4 dua sisi+ ya5ni 5e5uatan 4ersen(ataan dan 5e5uatan sosial1 7ndan)-ndan) men)atur ada o4erasi militer 4eran) dan non-4eran)1 *a5a esatuan masyara5at den)an TNI tida5 bisa di4isah5an+7 5atanya1 6atot
men)ibarat5an+ (i5a ra5yat adalah ra)a+ ma5a TNI adalah (i/a dari badan tersebut1
(sur/ag)
7epala .ta )ngkatan *arat <7.)*=, #enderal '(" >atot (urmantyo, menegaskan akan mundur dar %abatannya %ka tga tahun mendatang "ndonesa gagal dalam swasembada pangan&
"tu tak lan karena a mendapat target dar Presden !" #oko $dodo agar '(" membantu mewu%udkan swasembada pangan dalam kurun tga tahun& Mandat tu ddapatkan >atot d #akarta belum lama n dalam rapat bersama seluruh kepala dnas se3"ndonesa yang terkat dengan pangan&
?7arena tu <target swasembada pangan dalam tga tahun= dmnta oleh Presden, apabla dalam tga tahun tdak swasembada pangan, berart saya tdak bsa melaksanakan perntah Presden dan past saya akan mengundurkan dr,? kata >atot usa slaturahm dengan ;orkomnda #awa Barat
d Bandung, .elasa <1+@1@2015=&
*engan target yang dberkan Presden, a menun%ukkan optmsmenya& ?7ta akan berusaha semaksmal mungkn dan saya punya keyaknan past bsa,? tegasnya&
9ntuk mewu%udkan target, anggota '(" )ngkatan *arat akan ter%un langsung ke lapangan membantu para petan& 'erlebh '(" )* sudah berpengalaman membantu petan dalam menngkatkan produks pangan d 7abupaten Bone, .ulawes .elatan&
7eterlbatan '(" d Bone mampu men%aga produks pangan& *alam kurun waktu 200: hngga 201A, produks pangan d sana stabl d ksaran 2 %uta ton per tahun, bahkan cenderung menngkat&
Menurut da, presden !" sudah memerntahkan seluruh '(" angkatan darat untuk membantu mewu%udkan swasembada pangan& "a ber%an% akan busaha semaksmal mungkn agar swasembada pangan tu bsa terealsas&
*obile Trainin) Team 8*TT 'etahanan Pan)an an)5ah A/al 'orem #29AT3 3u(ud5an /asembada Pan)an
#anuary 2, 2015 n 7odam D""@Cenderawash
7orem 1A@)'$ melaksanakan kegatan Moble 'ranng 'eam <M''= beker%asama dengan *nas 'anaman Pangan dan -ortkultura, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanan Perkanan dan Perkebunan serta Badan Pengka%an dan 'eknolog Pertanan guna melath kader ketahanan pangan d%a%aran 7orem 1A@)'$ untuk mewu%udkan ketahanan swasembada pangan d wlayah
Papua& .elasa, 2@1&
*alam amanatnya *anrem 1A@)nm ' $annggap Brg%en '(" .upartod, .&E, M.& menyampakan bahwa serng dengan berkembangnya kema%uan pembangunan dsegala sektor telah membawa konsekuens, dantaranya semakn terbatasnya lahan3lahan pertanan yang ada, dmana lahan pertanan tersebut telah banyak berubah ungs men%ad kompleks perumahan serta perkantoran sebaga akbat dar pengembangan wlayah dan la%u pertumbuhan penduduk yang
semakn menngkat& -al tersebut tentunya membawa dampak kepada semakn berkurangnya tngkat produkttas pangan dan bertambahnya kebutuhan masyarakat& Menyadar hal tersebut, Pmpnan '(" )* senantasa berupaya untuk berperan akt dalam mendukung dan membantu program ketahanan pangan& salah satu kegatan yang dlaksanakan adalah program pelathan kader ketahanan pangan bag seluruh 7otama d %a%aran '(" )*& 7egatan n dlaksanakan guna mendorong .wasembada Pangan (asonal&
.ebaga langkah awal dalam mewu%udkan swasembada pangan, ker%a sama n %uga dwu%udkan dalam bentuk kegatan .nkronsas tugas penyuluh, Babnsa dengan melaksanakan Moble 'ranng 'eam <M''= yatu pelathan kader ketahanan pangan yang d kut oleh para Babnsa dan Petugas Penyuluh Fapangan <PPF= serta ketua >apoktan yang ada dwlayah 7ab Merauke guna mendukung program utama pemerntah dalam rangka mencptakan ketersedaan pangan nasonal& *engan memanaatkan lahan yang ada untuk dtanam dengan tanaman produkt dalam rangka menngkatkan hasl pertanan melalu peran para Babnsa, Petugas Penyuluhan Pertanan d lapangan dan petan dharapkan akan mampu mewu%udkan swasembada pangan nasonal&
Melalu kegatan M'' yang dlaksanakan selama A har n yang rencananya akan dakhr dengan penanaman raya oleh Pangdam D""@Cenderawash May%en '(" ;ransen >& .ahaan pada tanggal +0 #anuar 2015 bertempat d 7ampung $asur *strk Merauke& *harapkan dengan adanya kader ketahanan pangan kta mampu mendukung program pemerntah untuk menngkatkan produks pangan serta menngkatkan pengetahuan dan keteramplan para pra%urt khususnya para Babnsa dan Masyarakat dbdang pertanan sebaga pelaku utama dalam ketahanan pangan&
'urut hadr dalam acara tersebut 7asrem 1A@)'$ 7olonel "n )rdher, para 7as 7orem 1A@)'$, *ansat@7abalak *s%an %a%aran 7orem 1A@)'$ serta 7epala *nas 'anaman Pangan dan -ortkultura, 7epala BPA7 7ab& Merauke serta 7epala Badan Pengka%an dan 'eknolog Pertanan wlayah Merauke& <Cen@"7.=
7omandan 7omando !esort Mlter 12@P$G 7olonel "n 'r Gunarto, .&)P, M&. membuka Pelathan Babnsa 7ader Pertanan dalam rangka mendukung Program (asonal 7etahanan Pangan dan -emat Energ satuan %a%aran 7orem 12@P$G ')& 2015 yang dlaksanakan d !ndam D""@Cenderawash, .elasa <2@1=&
*alam sambutannya *anrem 12@P$G menyampakan tugas utama '(" sesua 99 (o& +A tahun 200A selan perang %uga membantu tugas pemerntahan d daerah melalu ungs utama pembnaan tertoral yang secara luas termasuk d dalamnya mencakup penyapan potens sumber daya alam khususnya logstk wlayah guna membantu pemenuhan kebutuhan pokok
masyarakat d bdang pangan&
'u%uan dlaksanakannya pelathan kader ketahanan pangan '(" )* dan perancangan swasembada pangan nasonal untuk menngkatkan ketersedaan pangan dan penngkatan produks pangan nasonal khususnya pad, serta memberkan mot4as kepada masyarakat untuk
mengembangkan komodt pad yang berbass teknolog modern&
Berbaga upaya telah dlakukan oleh 7odam D""@Cenderawash bersama3sama Pempro4 Papua selama n dan kedepan dengan berbaga keterbatasan yang dhadap, dharapkan mampu mendukung secara maksmal program + tahun swasembada pangan nasonal yang dcanangkan oleh pemerntah pusat saat n& *alam kegatan n %uga, para kader akan mendapat sosalsas tentang program hemat energy yang men%ad program 7).)* yatu Famtera <Fampu -emat Energ 'entara !akyat=, 7ombara <7ompor Babnsa !akyat= dan Morgantara <Motor >as 'entara !akyat=&
*harapkan kepada para Peserta Pelathan menyapkan dr dengan bak agar mampu menyelesakan Pelathan n dengan penuh rasa tanggung %awab dan dengan adanya Pelathan n dapat memberkan kontrbus post bag upaya penngkatan Program 7etahanan Pangan d wlayah masng3masng&
7egatan n dkut oleh seluruh perwaklan satuan %a%aran 7orem 12@P$G dengan 'm Penyuluh dar 7odam D""@Cenderawash dan 7orem %a%aran 7odam D""@Cenderawash& <Cen@"7.=
Pengawalan "an Pen"ampingan Penuluh# a-insa "an
$ahasiswa
#0:$# 3IB | Rabu+ ## *aret "0#$
UPSUS Peningkatan Produksi Jagung
#agung merupakan komodt tanaman pangan yang memlk peranan pokok sebaga pemenuh kebutuhan pangan, pakan dan ndustr dalam neger yang setap tahunnya cenderung menngkat serng dengan pertambahan %umlah penduduk dan berkembangnya ndustr pangan dan pakan sehngga dar ss 7etahanan Pangan (asonal ungsnya men%ad amat pentng dan strategs& .ebaga upaya untuk memenuh kebutuhan %agung yang terus menngkat, pemerntah telah menetapkan Pencapaan .wasembada Berkelan%utan %agung yang harus dcapa dalam waktu + <tga= tahun& .asaran tahun 2015 awalnya sebesar 20,+1 %uta ton ppl kerng, namun adanya percepatan men%ad 25,0+ %uta ton ppl kerng& 9ntuk pencapaan swasembada berkelan%utan
tersebut dperlukan upaya penngkatan produks yang luar basa& /leh karena tu dperlukan perhatan dar berbaga phak, mengngat banyak kendala harus datas dan berbaga tantangan
harus dantspas sepert Masyarakat Ekonom ).E)( yang merupakan sebuah wlayah kesatuan pasar dan bass produks menuntut agar barang, %asa dan .*M "ndonesa mampu bersang dengan negara lan otonom daerah perubahan pola konsums dan dnamka pasar pangan&
Banyak aktor yang dapat mempengaruh produks, salah satu d antaranya pendampngan dan pengawalan& Pengawalan dan pendampngan men%ad unsur pentng dalam menggerakk an para petan untuk dapat menyapkan teknolog& Penyuluh, Babnsa dan mahasswa merupakan salah
satu penggerak bag para petan <pelaku utama=& Penyuluh, Babnsa dan mahasswa dapat berperan sebaga komunkator, asltator, ad4sor, mot4ator, edukator, organsator dan
dnamsator melalu pengawalan dan pendampngan kegatan 9P.9. <9paya 7husus= penngkatan produks %agung dalam pencapaan swasembada berkelan%utan&
)dapun strateg yang akan dtempuh antara lanH
#1 *en))era55an BP' seba)ai Pos im4ul 'oordinasi Pen)a/alan dan Pendam4in)an P Penin)5atan Produ5si salah satunya (a)un)1
Dihara45an siner)itas 4en)a/alan dan 4endam4in)an di la4an)an da4at dila5u5an antar 5elemba)aan 4enyuluhan+ bai5 se&ara ;erti5al+ horiContal+ mau4un lintas se5toral melalui 5e)iatan: a1 'oordinasi 4ela5sanaan 5e)iatan P di tin)5at 5e&amatan b1 Penin)5atan 5a4asitas 4enyuluh PN dan T?-TBPP melalui 4ela5sanaan atihan dan 'un(un)an 8A' dan &1
Pen)emban)an metode 4enyuluhan melalui 4ela5sanaan demfarm1 "1 *ela5sana5an Di5lat Te5nis dan *etodolo)i Penyuluhan ba)i Penyuluh
Pertanian dan Bintara Pembina Desa 8Babinsa1 1 *ela5sana5an Bimbin)an Te5nis ba)i *ahasis/a1
1 *ela5sana5an Pen)a/alan dan Pendam4in)an Ter4adu Penyuluh+ *ahasis/a dan Bintara Pembina Desa 8Babinsa1
Apa yang Perlu Dilakukan Penyuluh/THLT!PP"
#1 $engiuti "an atau melauan sosialisasi untu5 menyama5an 4erse4si ba)i 4ara 4ela5u dan 4eman)5u 5e4entin)an tentan) 4en)a/alan dan
4endam4in)an ter4adu 4enyuluh+ mahasis/a dan Babinsa1
"1 $engiuti Dilat tenis 8(i5a da4at 4enu)asan bertu(uan untu5 menin)5at5an 5emam4uan dalam memfasilitasi 4en)a/alan dan
4endam4in)an 5e4ada 4etani94enerima manfaat a)ar mam4u menera45an te5nolo)i yan) dire5omendasi5an1 elain 4enyuluh dan T?-TBPP+ 4enyuluh s/adaya dan Babinsa (u)a a5an menda4at 4elatihan+ tentunya den)an 5uri5ulum yan) berbeda1 edan)5an mahasis/a a5an menda4at bimbin)an te5nis1
1 $eningatan Koor"inasi Pelasanaan Pengawalan "an
Pen"ampingan "i setiap tingatan+ 'e)iatan 'oordinasi Pela5sanaan Pen)a/alan dan Pendam4in)an dima5sud5an untu5 memban)un 4ersamaan 4erse4si+ menin)5at5an 5oordinasi+ inte)rasi+ dan siner)itas antar
lemba)a9instansi yan) terlibat dalam 4ela5sanaan 5e)iatan 4en&a4aian s/asembada ber5elan(utan (a)un)1
1 $eniapan .alon Petani .alon oasi (.P/.)+ 'e)iatan ini dila5u5an se&ara ter4adu oleh 4enyuluh+ mantri tani9PTD dan Babinsa den)an ruan) Iin)5u4 5e)iatan di antaranya: a1 *en)e&e5 ulan) 4ersyaratan 5elom4o5 4enerima manfaat 84otensi 5enai5an IP+ luas lahan dan berada dalam daerah iri)asi+ b1 4ember5asan administrasi bantuan di tin)5at 5elom4o5 8R''+ &1 Penyusunan ren&ana 4ela5sanaan 5e)iatan1
$1 $emasilitasi Penusunan# DK/DKK+ !ormat dan taha4an 4ela5sanaan 4enyusunan RD'9RD'' men)a&u 4ada Peraturan *enteri Pertanian Nomor
,"9Permentan9OT1#09,9"0# tentan) Pedoman Pembinaan 'elom4o5tani dan 6abun)an 'elom4o5tani1
#1 $elauan *istem Ker!a atihan Kun!ungan "an *uper4isi (aususi)+ atihan di BP' dila5u5an se&ara rutin setia4 dua min))u1 *ateri latihan disesuai5an den)an to4i5 dan masalah yan) dihada4i oleh 4enyuluh selama mela5u5an 4en)a/alan dan 4endam4in)an 5e4ada 4enerima manfaat
5e)iatan 4enin)5atan 4rodu5si1
Kun#ungan penyuluh dlakukan dalam rangka pengawalan dan pendampngan untuk
menngkatkan pengetahuan dan keteramplan petan dalam menerapkan teknolog penngkatan produks %agung agar sesua rekomendas serta mengumpulkan dan memperbaru data& 7husus
untuk kun%ungan dalam rangka persapan dan pelaksanaan demarm penyuluh dbantu oleh mahasswa untuk mendampng penerapan no4as tekno log hasl perguruan tngg&
Super$isi dlakukan oleh 7epala BP+7 bersama dengan 7omandan 7oraml, Mantr 'an@9P'* kepada penyuluh, Babnsa dan kelompoktan@P+)@>apoktan@>P+) penerma manaat bak
secara ter%adwal maupun sewaktu ada ha"3ha" yang memerlukan penanganan khusus d lapangan& 7epala BP+7 melaporkan hasl super4s secara ber%en%ang u ntuk dapat dtndak lan%ut&
#1 Pengawalan "an pengamanan penaluran -enih# pupu "an aIsintan+
Pen)a/alan dan 4en)amanan 4enyaluran benih+ 4u4u5 dan alsintan
di5oordinasi5an oleh Babinsa bersama mantri tani95e4ala PTD dan 4enyuluh 4ertanian+ den)an 5e)iatan+ yaitu: a1 .alidasi ulan) 4enerima manfaat 8nama Po5tan9PA96a4o5tan96PA+ alamat dan (enis bantuan yan) dialo5asi5an b 'oordinasi den)an dinas yan) menan)ani 4ertanian di 5abu4aten tentan) (enis+ (umlah dan /a5tu 4enyaluran benih+ 4u4u5 dan alsintan & *en)a/asi
4ela5sanaan 4enyaluran di lo5asi titi5 ba)i d *eneliti 5ebenaran berita a&ara 4enyaluran benih+ 4u4u5 dan alsintan1
"1 $enggeraan Tanam *erenta+ 'e)iatan ini bertu(uan untu5: a1
*em4ermudah 4emberantasan hama b1 *en)uran)i resi5o 5ehilan)an hasil a5ibat seran)an Or)anisme Pen))an))u Tanaman 8OPT &1 *emutus si5lus or)anisme 4en))an))u tanaman dan men)hemat 4en))unaan air1
1 $enggeraan pengamanan# per-aian !aringan irigasi+ Babinsa men)5oordinasi5an 4ela5sanaan )era5an 4erbai5an (arin)an iri)asi tersier dibantu oleh penuluh dan mahasis/a1
1 $enggeraan Pengamanan Pertanaman "ari seranganPT+ 6era5an Pen)amanan Pertanaman dari eran)an OPT se&ara te5nis di5oordinasi5an oleh Petu)as Pen)endali Or)anisme Pen))an))u Tanaman 8POPT dan
4enyuluh1 'husus untu5 )era5an yan) melibat5an masyara5at ma5a 5e)iatan mobilisasi di5oordinasi5an oleh Babinsa yan) dibantu oleh mahasis/a1
$1 $en"iseminasi Inormasi "an Tenologi Pertanian+ Pela5sanaan diseminasi informasi dan te5nolo)i 4ertanian disiner)i5an den)an 5e)iatan
latihan di BP'+ 5un(un)an 4enyuluh di 5elom4o5tani+ rembu) tani+ 5ursus tani+ demfarm dan hari temu la4an)an /farm eld day.
%1 $elasanaan Kursus tani+ 'e)iatan 5ursus tani di5oordinasi5an oleh 4enyuluh 4ertanian dibantu 4enyuluh s/adaya+ Babinsa dan mahasis/a1 3a5tu 4ela5sanaan 5ursus tani disesuai5an den)an (ad/al dan materi yan) telah dise4a5ati dan disiner)i5an den)an 5un(un)an 4enyuluh 5e
5elom4o5tani9PA9)a4o5tan96PA1
21 $elasanaan Demarm+ Demfarm seba)ai sarana 4embela(aran 4etani bertu(uan: a *em4er&e4at 4roses diseminasi te5nolo)i 4adi 5e4ada 4etani b *enin)5at5an 4en)etahuan+ 5eteram4ilan dan si5a4 4etani dalam
4enera4an te5nolo)i 4adi & *enera45an berba)ai metode 4enyuluhan d *enumbuh5emban)5an 5elemba)aan 4etani dan 4enyuluh s/adaya1
Pela5sanaan demfarm dila5u5an oleh Penyuluh Pertanian dan Per)uruan Tin))i 8Dosen dan *ahasis/a1 Demfarm yan) dila5sana5an oleh Penyuluh
Pertanian di5oordinasi5an oleh BP' dibantu oleh Babinsa1
,1 $elasanaan 5ari Temu apangan Petani (Farmer Field Day /D)+
'e)iatan !!D di5oordinasi5an oleh 4enyuluh 4ertanian bersama den)an
Babinsa dan mahasis/a1 'husus untu5 !!D yan) ter5ait den)an 4ela5sanaan demfarm introdu5si te5nolo)i un))ulan hasil 4er)uruan tin))i+ 5e)iatan !!D di5oordinasi5an bersama den)an dosen 4er)uruan tin))i1
>1 $enggeraan Panen "an Pengamanan 5asil+ 6era5an 4anen dan 4en)amanan hasil se&ara te5nis di5oordinasi5an oleh 4enyuluh 4ertanian yan) men&a5u4: a1 Peneta4an lo5asi dan luasan 4anen+ b1 Te5ni5 4anen yan) a5an dila5sana5an+ &1 Persia4an lo5asi ubinan+ d1 Persia4an 4en))unaan
mesin 4anen a4abila a5an men)ada5an demonstrasi den)an men))una5an mesin combine harvester, e1 Penyia4an 4en)an)5utan+ 4eronto5an+
4en(emuran dan 4enyim4anan1 'husus untu5 4en)amanan hasil 4anen yaitu 5eamanan dalam 4enyim4anan+ trans4ortasi dari sa/ah menu(u rumah
4etani9)udan) di5oordinasi5an oleh Babinsa1
#01$engem-angan &e!aring "an Kemitraan %saha+ Pen)emban)an (e(arin) dan 5emitraan usaha di5oordinasi5an oleh 4enyuluh 4ertanian
dibantu oleh mahasis/a den)an 4ela5u usaha yan) memili5i tu(uan untu5 men)emban)5an usaha bersama 4ara 4etani den)an 4rinsi4 5esetaraan dan salin) men)untun)5an1
##1$elaporan egiatan pen"ampingan epa"a Kepala alai
Penuluhan Ke,amatan/K.D (untu penuluh ang mengawal "i "esa)+
*ar apa yang telah dlakukan oleh penyuluh, tentunya ada "ndkator 7ner%a yang dapat dukur antara lanH
#1 Tersedianya air yan) &u5u4 ba)i luasan areal 4ersa/ahan melalui 4en)emban)an9rehabilitasi (arin)an iri)asi
"1 Tersedianya 4u4u5+ benih dan obat-obatan 1 *enin)5atnya Inde5s Pertanaman 8IP
1 Ter&a4ainya 4rodu5ti;itas (a)un) minimal sebesar $+0 ton9ha 4ada areal tanam baru dan # ton9ha 4ada areal eEistin)
$1 *enin)5atnya 5ualitas te5nis budidaya 4enerima manfaat di lo5asi 5e)iatan Rehabilitasi Jarin)an Iri)asi+ O4timasi ahan+ 6P-PTT dan PAT Ja)un) melalui: #1 Penera4an 4ola (a(ar le)o/o :# dan ":#
"1 Pen))unaan Benih .arietas n))ul Baru 8.B beru4a benih (a)un) hibrida 1 Pen))unaan 4u4u5 berimban) sesuai re5omendasi
#1 *enin)5atnya 4en))unaan alat dan mesin 4ertanian melalui
4enyaluran Bantuan Alat dan *esin Pertanian beru4a alat dan mesin 4ra 4anen 8Tra5tor Roda-"+ Tra5tor Roda-+ Pom4a Air+ Alat dan *esin Pas&a Panen 8=ombine ?ar;ester Ja)un)+ Pemi4il Ja)un)9=orn heler+ !lat Bed Dryer Ja)un) dan Ban)unan+ .erti&al Dryer Ja)un) dan
Ban)unan serta Alat dan *esin Pen)olahan ?asil Pertanian
"1 *enin)5atnya luas tanam 4adi+ (a)un) dan 5edelai di lo5asi tadah hu(an+ 4asan) surut+ lahan 5erin) dan leba51
*emkan gambaran yang harus dlakukan penyuluh dalam pengawalan dan pendampngan 9P.9. penngkatan Produks #agung, semoga dapat membantu rekan3rekan penyuluh d
lapangan& Mar kta sap memper%uangkan untuk swasembada berkelan%utan& .elamat& Gula '. .umberH Pedoman 9mum Pengawalan dan Pendampngan 'erpadu Penyuluh, Babnsa dan Mahasswa *alam !angka 9paya 7husus Penngkatan Produs Pad, #agung dan 7edela, 2015
*inergi Penuluh "an a-insa "alam *wasem-a"a Pangan
#0:0> 3IB | elasa+ " !ebruari "0#$
%isimisi pem&angunan pertanian pemerintahan Joko 'idodoJusu( Kalla )*+,-*+,. dengan (okus pada kedaulatan pangan telah ditetapkan dalam 0en1ana Pem&angunan Jangka 2enengah Nasional )0PJ2N3 Dalam dokumen yang &aru dirilis melalui
Peraturan Presiden Nomor * Tahun *+,- terse&ut4 dalam 5aktu lima tahun ke depan Pemerintah mentargetkan 6 komoditas pangan untuk dapat s5asem&ada3 Target produksi ketu#uh komoditas terse&ut yaitu7 padi )8* #uta ton4 #agung )*94, #uta ton4 kedelai )*4: #uta ton4 gula );48 #uta ton4 daging sapi )6--4, ri&u ton4 ikan ),848 #uta ton4 dan garam
)94- #uta ton3 <una me5u#udkan agenda &esar terse&ut4 Pemerintah melakukan &er&agai upaya di antaranya7 ), mem&angun #aringan irigasi , #uta hektar= )* mereha&ilitasi ; #uta hektar #aringan irigasi untuk mengem&alikan layanan irigasi= ); &eroperasinya dan
terpeliharanya #aringan irigasi 64; #uta hektar= )9 mem&angun ,,- ri&u hektar #aringan tata air tam&ak untuk mendukung pengem&angan ekonomi maritim dan kelautan= dan )- mem&angun 9. 5aduk &aru3
Pemerntah bahkan tdak tanggung3tanggung, khusus pad, %agung, dan kedela mentargetkan dalam waktu + tahun harus bsa swasembada& Presden #okow pun memberkan arahan kepada 7epala .ta )ngkatan *arat <7).)*= untuk mengerahkan Bntara Pembna *esa <Babnsa= men%ad penyuluh pertanan untuk mengs kekurangan penyuluh yang ada saat n& )rahan
Presden tersebut kemudan dtndaklan%ut oleh Menter Pertanan dengan menandatangan (ota 7esepahaman Bersama 7).)* pada tanggal #anuar 2015 slam&
Peran Penyuluh
*apat dpaham bahwa %umlah penyuluh pertanan saat n mash mnm, berdasarkan data Badan Penyuluhan dan Pengembangan .umberdaya Manusa Pertanan, 7ementeran Pertanan <2015= hanya sebanyak +I&++6 orang yang terdr dar 2&561 Penyuluh P(. dan 11&5 'enaga -aran Fepas 'enaga Bantu Penyuluh <'-F3'BP=& #umlah tersebut %ka mengacu pada Peraturan
Menter Pertanan (omorH +@Permentan@/'&1A0@1@2011 yang mengharuskan 1 desa 1 penyuluh, maka untuk memenuh :0&1A *esa <BP., 201+= dbutuhkan A1&+: penyuluh baru&
Merekrut penyuluh saat n dapat dkatakan mudah3mudah sult karena penyuluh sebaga change agent dtuntut untuk men%ad mot4ator, asltator, dnamsator, dan no4ator yang men%alankan ungsH <1= memasltas proses pembela%aran <2= mengupayakan kemudahan akses ke sumber normas, teknolog, dan sumberdaya lannya agar dapat mengembangkan usaha petan <+= menngkatkan kemampuan kepemmpnan, mana%eral, dan kewrausahaan <A= membantu
menumbuhkembangkan organsas petan men%ad organsas ekonom yang berdaya sang tngg, produkt, menerapkan tata kelola berusaha yang bak, dan berkelan%utan <5= membantu
menganalss dan memecahkan masalah serta merespon peluang dan tantangan mengelola usaha petan <6= menumbuhkan kesadaran terhadap kelestaran ungs lngkungan dan <=
dmlk oleh penyuluh, namun pada kenyataannya belum sepenuhnya dapat dpenuh oleh penyuluh&
'dak dapat dpungkr keberadaan Babnsa untuk men%alankan ungs dan peran penyuluh sebagamana durakan d atas secara emprs agak sult untuk terealsas dalam %umlah yang mass dan berkelan%utan& Meskpun demkan haruslah daku dalam skala kecl keberhaslan keterlbatan Babnsa sebaga pendampng pembangunan pertanan telah drasakan d 7abupaten 'akalar, .ulsel yang mampu menngkatkan produkt4tas pad dar 6 ton@ha men%ad :3I ton@ha& .e%atnya, sebagamana dalam 7eputusan 7).)* (omor .kep@I:@D@200 tanggal 16 Me 200 tugas utama Babnsa sebaga unsur pelaksana 7oraml adalah melaksanakan bmbngan tertoral dalam membna dan membmbng masyarakat terkat keamanan dan ketertban masyarakat d wlayah pedesaan@kelurahan&
Peran !a&insa
Berbaga phak past sepakat dalam rangka pencapaan swasembada pangan tdak mungkn hanya 7ementeran Pertanan untuk mewu%udkannya, perlu peran semua phak terutama dar lntas kementeran@lembaga& .ebenarnya keterlbatan Babnsa dalam penyuluhan bukanlah hal yang baru, pada tahun 2012, B77B( dalam rangka menekan la%u pertumbuhan penduduk dengan menggalakkan kembal program 7eluarga Berencana <7B=, sebanyak A:&6A0 Babnsa dlbatkan men%ad penyuluh 7B& Fangkah tersebut rupanya ngn dkut oleh Pemerntah saat n guna memenuh kekurangan tenaga penyuluh& .ebenarnya, selan dar Babnsa, Pemerntah dapat %uga memanaatkan potens kemampuan para mahasswa pertanan untuk melakukan kulah ker%a nyata dengan men%ad penyuluh dan tentunya merekrut penyuluh '-F3'BP baru dalam %umlah besar&
Peran Babnsa memang akan lebh optmal dalam pengawalan dan pendampngan pelaksanaan kegatan dalam pencapaan swasembada pangan sepert kegatan 9paya 7husus dalam rangka penngkatan produks pad, %agung, dan kedela melalu perbakan %arngan rgas dan sarana pendukungnya& *alam konteks n Babnsa sepenuhnya bukan sebaga pen yuluh tetap hanya
mendampng dan mengawal berbaga kegatan dalam rangka pencapaan swasembada pangan agar kegatan tersebut dapat ber%alan sesua tepat waktu, sasaran, tu%uan, dan manaat&
7onkretnya, msalnya mengawal dan mendampng dalam hal pendstrbusan bantuan bbt, pupuk, dan peralatan mesn pertanan&
;ungs3ungs penyuluhan tetap dbebankan pada penyuluh pertanan lapangan agar terbentuk kemandran petan dan pemberdayaan petan&
(Pegawai BKP dan Alumnus Prodi Penyuluhan dan Komuniasi Pem!angunan, Seolah Pascasar"ana #$M%
Program *wasem-a"a Pangan Perlu Pen"ampingan Penuluh
##:# 3IB | Rabu+ # Januari "0#$Ketua Umum DPP P>0HIPTANI Dr3 Ir3 H3 Isran Noor 2Si mengatakan4 dalam
pen1apaian s5sem&ada pangan diperlukan pendampingan dari penyuluh3 2enurut Ketua Umum4 ke&erhasilan s5asem&ada &eras tahun ,.894 &erdasarkan hasil penelitian ?A@4 :+ persen ke&erhasilan itu merupakan peran dari SD2 Pertanian termasuk di dalamnya penyuluh3
.elan%utnya "sran (oor mengngatkan, konds teknolog pertanan sekarang n sudah lebh modern dan kemampuan serta pemkran petan sudah lebh ma%u, bukan lag sepert tahun 1I:A& 9ntuk menyesuakan terhadap konds n, 7etua 9mum mengharapkan kepada semua penyuluh agar menngkatkan kner%a, pengetahuan dan keteramplan& Penngkatan pengetahuan penyuluh dapat dperoleh dar berbaga sumber, sepert bela%ar mandr, hasl ka% terap dan mengkut pelathan dan penddkan&
Menykap berkurangnya %umlah luas lahan pertanan produkt akbat pembangunan perumahan, %alan dan kawasan ndustr d "ndonesa yang dperkrakan 100&000 hektar per tahun, 7etua
9mum men%elaskan, agar Pemerntah Pusat memetakan perluasan areal pertanan ke wlyah 7almantan Barat atau seluruh pulau 7almantan& *%elaskan oleh 7etua 9mum yang %uga Bupat 7uta 'mur dan 7etua )P7)." tu, banyak lahan potensal pertanan terseda d
7almantan, namun perluasan areal selalu terkendala oleh aturan 7ementeran 7ehutanan untuk perluasan dan pemanaatannya&
7etua 9mum menga%ak, sambl menunggu kemudahan aturan 7ementeran 7ehutanan, agar masyarakat petan memanaatkan peluang lahan kawasan hutan yang sudah datur dalam Peraturan Menter 7ehutanan (omor P&0@Menhut3""@200:, yatu kawasan desa enclave, sstm pn%am paka dan pemanaatan kawasan hutan dengan tumpangsar& *%elaskan oleh 7etua
9mum yang %uga mantan penyuluh pertanan tu, desa encla4e adalah desa yang letaknya d dalam kawasan konser4as yang dhun oleh masyarakat dan telah dtetapkan sebaga desa
encla4e& 'umpangsar inter!lanting" mi#ed !lanting$ adalah pola penanaman tanaman semusm sebaga tanaman sela d antara tanaman pokok kayu&
7etua 9mum %uga menyorot rendahnya pengalokasan dana dar Pemerntah Pusat ke Pemerntah *aerah dbandngkan dengan pendapatan daerah berupa pa%ak yang dtark
Pemerntah Pusat& .eandanya alokas dana n bsa dtngkatkan, maka pencapaan swasembada yang dcanangkan Pemerntah tga tahun ke depan, akan lebh cepat tercapa, %elas 7etua 9mum& *alam sambutannya, >ubernur 7almantan Barat selaku 7etua *ewan 7etahanan Pangan, *rs& Cornels, M-, mengatakan untuk mewu%udkan ketahanan pangan yang mandr dan
berkelan%utan perlu ddukung dengan penyelenggaraan pen yuluhan sebagamana damanatkan 99 (o& 1: 'ahun 2012 tentang Pangan& Pemerntah dan Pemerntah *aerah dalam memenuh kebutuhan pangan berkewa%ban untuk memberkan penyuluhan dan pendampngan& .elan%utnya 99 (o& 1I 'ahun 201+ tentang Perlndungan dan Pemberdayaan Petan mengamanatkan
Pemerntah dan Pemerntah *aerah sesua dengan kewenangannya member asltas penyuluhan dan pendampngan kepada petan dan membentuk kelembagaan penyuluhan serta menyedakan palng sedkt 1 <satu= orang penyuluh dalam 1 <satu= desa&
7epada %a%arannya hadr pada kesempatan n, >ubernur menyampakan agar aturan dan peraturan urusan Penyuluhan Pertanan, Perkanan dan 7ehutanan dlaksanakan sesua
amanatnya& >ubernur menyebutkan + <tga= aturan yang berkatan dengan penyuluhan, yatu <1= 99 (o& 16 'ahun 2006 tentang .stem Penyuluhan Pertanan, Perkanan dan 7ehutanan, <2= Peraturan Pemerntah (o& A+ 'ahun 200I tentang Pembayaan, Pembnaan d an Pengawasan Penyuluhan Pertanan, Perkanan dan 7ehutanan dan <+= Peraturan Presden !epublk "ndonesa (o& 15A 'ahun 201A tentang 7elembagaan Penyuluhan Pertanan, Perkanan dan 7ehutana n&
Berdasarkan peraturan perundangan yang mengatur urusan pangan dan urusan penyuluhan tersebut, >ubernur menghmbau kepada para Bupat@$alkota agar membentuk kelembagaan yang menangan urusan pangan dan urusan penyuluhan, serta mengupayakan 1 <satu= orang penyuluh per desa agar para petan mendapatkan asltas penyuluhan dan pendampngan yang
memada, sehngga pada akhrnya kemandran pangan yang berkelan%utan dapat tercapa dan kese%ahteraan petan menngkat&
.ambutan 7etua 9mum *PP PE!-"P')(" dan >ubernur 7almantan Barat n dsampakan pada )cara Pengukuhan Pengurus *ewan Pmpnan $layah <*P$= PE!-"P')(" 7almantan
Barat& )cara n dlaksanakan sebaga salah satu bagan dar rangkaan )cara !apat 7oordns *ewan 7etahanan Pangan Pro4ns 7almantan Barat 'ahun 201A, pada tanggal 2+ *esember 201A bertempat d Bala Petth 7antor >ubernur 7almatan Barat& )cara dhadr *P!* 7almantan Barat, Bupat@$alkota selaku 7etua *ewan 7etahanan Pangan 7abupaten@7ota, 7epala Badan 7etahanan Pangan dan Penyuluh se3Pro4ns 7almantan Barat&
7etua 9mum *P$ PE!-"P')(" 7almantan Barat yang %uga )nggota *P!* 'kt " Barat, "r& 9%ang .ukandar M., dalam sambutannya selesa dkukuhkan berkomtment, bendera
PE!-"P')(" akan dkbarkan d seluruh wlayah 7almantan Barat& 9ntuk tugas n, belau berharap agar pemerntah daerah dan penyuluh memberkan dukungan yang maksmal& Febh
lan%ut d%elaskan, berdrnya PE!-"P')(" mempunya tu%uan mula, yatu suatu organsas proes untuk menngkatkan proesonalsme penyuluh sehngga memlk kemampuan untuk
mendampng petan dalam rangka mewu%udkan program swasembada pangan yang dprogramkan pemerntah dan menngkatkan kese%ahteraan masyarakat petan& Famh -utauhuruk