PROFIL
PENGAMBIL
TES
Nama : Hana Hendrisna
Tanggal pengisian : 12 Mei 2013
Usia : 17-20 tahun
HASIL
ANALISA
SISI
SCORECARD
PRIBADI
Sisi Spiritual : 8/10
Sisi Intelektual : 5/10
Sisi Sosial : 10/10
Sisi Fisik : 7/10
TINGGI
SEDANG
RENDAH
Diagram Sisi Pribadi pengolahan hasil TKP (Tes Keseimbangan Pribadi)
Diagram Sisi Pribadi penilaian anda sendiri
Diagram Keseimbangan Pribadi Anda
Perbandingan Skor Sisi hasil TKP (Tes Keseimbangan
Pribadi) dan self-scoring
Kesimpulan
Sisi Anda BELUM SEIMBANG
Intellectual PotentialPotensi Intelektual (dinilai dari bagian sikap di tes
1. Data Identitas 2. Sisi Intelektual 3. Sisi Fisik 4. Sisi Sosial 5. Sisi Spiritual 6. Penetapan Tujuan
Hasil Tes Keseimbangan Pribadi
PERSONAL BALANCE TEST
PERSONAL BALANCE TEST
(best viewed with 1024 x 768 pxl screen or bigger)How balanced are YOU (spiritually + intellectually + socially + physically)? Find out NOW.
4.4 5.0 5.6 6.2 6.8 7.4 8.0 8.6 9.2 9.8 10.4
TKP) tergolong SEDANG menurut skala PSP
Keterangan : Potensi intelektual berbeda dengan skor sisi intelektual Anda. Potensi intelektual
menunjukkan kesiapan anda untuk mencapai tingkat intelektual yang lebih baik. Potensi Intelektual dapat juga dikatakan sebagai penggolongan potensi intelegensi yang spesifik berdasarkan pengembangan alat ukur PSP yang mencakup potensi dasar dalam logika matematika, daya ingat, pengetahuan umum, kemampuan verbal dan daya bayang. *tidak berkorelasi dengan nilai intelegensi (IQ)/psikotes intelegensia umum, hanya berlaku pada penilaian TKP (Tes Keseimbangan Pribadi).
Kekuatan Diri
Sisi Spiritual
Sisi Sosial
Keterangan : Kekuatan diri adalah sisi tertinggi dari hasil analisa TKP (Tes Keseimbangan Pribadi)
Area Pengembangan
Sisi Intelektual
Keterangan : Area Pengembangan adalah sisi terendah dari hasil analisa TKP (Tes Keseimbangan
Pribadi)
PENJELASAN
TIAP SISI
SISI SPIRITUAL - Skor : 8 (TINGGI)
Penjelasan
Orang dengan sisi spiritual tinggi diperkirakan memiliki setidaknya dua aspek yang tinggi dengan satu aspek menengah dari aspek berikut: FAITH, SELF AWARENESS, atau INTEGRITY. Skor baik juga bisa didapatkan dari komposisi yang seimbang dari aspek-aspek tersebut. Dengan skor ini berarti Anda telah mampu menerapkan Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut dalam kehidupan sehari-hari. Skor ini juga menunjukkan adanya kesesuaian antara Nilai Spiritual yang Anda anut dengan perilaku konkret sehari-hari. Dalam hal ini tampak jelas bahwa Nilai-Nilai Spiritual telah memberi makna mendalam bagi penganutnya. Skor ini juga mengacu pada adanya komitmen untuk berpegang teguh pada Nilai-Nilai Spiritual yang dianut yang terwujud dalam kata dan tindakan.
Saran Pengembangan
Anda memiliki Nilai-Nilai Spiritual yang Anda yakini kebenarannya. Namun demikian, Anda jangan cenderung mudah berpuas diri. Anda harus lebih tekun lagi memperdalam keyakinan Anda terhadap Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut. Salah satu cara yang dapat Anda tempuh adalah dengan selalu mengikuti informasi perkembangan terbaru seputar Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut (up to date).
Anda mungkin cenderung belum memahami dengan baik diri sendiri. Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut masih merupakan konsep atau teori yang belum terintegrasi dalam diri Anda. Untuk itu, Anda perlu melakukan usaha untuk mengendapkan Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut. Semakin Anda mengendapkan Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut, semakin mampu Anda mengenal diri sendiri dengan lebih mendalam. Karena pada dasarnya Nilai-Nilai Spiritual yang Anda yakini akan menuntun Anda untuk menyelami segenap keberadaan diri Anda sebagai langkah awal menuju kebahagiaan dengan mampu menerima segala kelebihan dan kekurangan Anda. Cara yang dapat Anda coba adalah dengan melakukan meditasi atau introspeksi diri secara berkesinambungan.
Dalam kehidupan sehari-hari anda mungkin belum menerapkan konsep dari nilai spiritual yang Anda anut secara sempurna. Oleh karenanya Anda dapat mencoba meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan-kegiatan Spiritual yang bernuansa sosial kemasyarakatan. Dari sana Anda bisa mulai memaknai bahwa setiap tindakan yang Anda lakukan juga merupakan bagian dari ungkapan Nilai-Nilai Spiritual yang Anda anut. Semakin Anda menyadari hal ini, maka akan semakin konsisten Anda mewujudkan Nilai-Nilai Spiritual Anda dalam tindalan nyata sehari- har
SISI INTELEKTUAL - Skor : 5 (Sedang)
Penjelasan
Orang dengan tipe ini, memiliki kemampuan yang cukup untuk belajar dan menerima informasi yang baru. Demikian pula dengan keinginan belajarnya yang juga mendukung dalam proses pengembangan kemampuan diri.
Saran Pengembangan
Dengan sisi dalam bidang pendidikan formal yang sedang : Berkaca dari sisi Intelektual yang sangat cukup baik, maka Anda perlu mengasah kembali dengan banyak berlatih soal, mempelajari materi dengan mencari informasi dari berbagai sumber. Anda juga perlu secara konsisten menjaga komitmen untuk mencapai target yang diinginkan. Membuat target merupakan suatu hal yang penting agar Anda dapat menunjukkan usaha yang signifikan untuk mencapainya. Anda juga dapat mengukur kemampuan anda serta melakukan evaluasi terhadap pencapaian target
Dengan pembelajaran yang belum cukup berdasarkan pengalaman yang ada, maka Anda harus mengembangkan diri secara optimal dalam proses pembangunan relasi. Salah satunya adalah dengan banyak bergaul agar dapat mempelajari dan bergaul untuk mengenal karakter
dari orang yang berbeda-beda.
Buatlah target untuk mencapai suatu hasil atau prestasi. Kemudian banyak melatih diri dengan membaca buku, dan mencari informasi dari berbagai sumber, seperti internet, majalah dan sebagainya. Mintalah bimbingan dari orang lain yang lebih ahli dan terus melatih diri dengan berbagai training dan berdiskusi.
SISI SOSIAL - Skor : 10 (TINGGI)
PenjelasanOrang dengan sisi sosial tinggi artinya orang-orang yang sangat memiliki kepedulian sosial dengan siapa pun, tidak peduli apakah mereka bukan keluarga atau teman. Mereka pun dapat melakukan hubungan yang akrab dan mampu bersikap ramah dengan siapa saja. Teman atau sanak famili yang berjauhan pun bisa dianggap keluarga. Mereka senang menambah jaringan sosial yang baru dan tidak ragu-ragu memberikan bantuan atau pertolongan, sekalipun tidak diminta. Bagi orang-orang dalam kategori ini, hidup bermasyarakat berarti tidak saja mengutamakan kepentingan diri pribadi, namun juga memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan orang lain dalam ruang lingkup kehidupannya, dan sangat penting untuk membina relasi dari berbagai kalangan.
Saran Pengembangan
Lebih membuka diri kepada orangtua, dan menjaga komunikasi yang mungkin sudah terjalin dengan kuantitas dan kualitas yang baik. Sesekali mengambil waktu untuk diri sendiri memang bukan sesuatu yang salah, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak menyinggung perasaan orangtua.
Bersikap lebih ramah, juga kepada teman- teman lain yang mungkin selama ini tidak terlalu akrab dengan diri Anda. Demikian pula dengan sanak family yang tinggal berjuhan dengan Anda. Dengan demikian, Anda akan semakin matang dalam menjalin interaksi dengan siapa pun, tanpa melihat pada hubungan kedekatan saja.
Jangan ragu-ragu untuk memberikan perhatian atau pertolongan kepada siapa pun yang ada di dekat Anda. Bentuk perhatian itu tidak selalu dari segi materi. Dengan lebih peduli dan memperlihatkan empati Anda secara tulus, hal ini sebenarnya sudah cukup memperlihatkan perbuatan baik yang Anda lakukan.
SISI FISIK - Skor : 7 (SEDANG)
PenjelasanOrang dengan sisi fisik SEDANG diperkirakan kurang memenuhi aspek sisi fisik. Dengan demikian, satu atau dua aspek sisi fisik terpenuhi dengan baik namun aspek lainnya sangat tidak memenuhi. Selain itu, hasil ini juga bisa didapat karena Anda telah memenuhi ketiga aspek sisi fisik namun kurang maksimal. Hal ini berarti bahwa kondisi fisik Anda seimbang antara istirahat, olahraga, dan makan tapi belum memenuhi standar pola hidup sehat dari sisi fisik.
Saran Pengembangan
Anda memiliki nilai pola makan yang sangat baik. Secara konsisten anda telah menjaga keseimbangan makanan sesuai dengan gizi yang seimbang. Namun perlu diingat bahwa Anda harus terus mempertahankan pola makan Anda untuk tetap sehat.
Anda memiliki nilai pola istirahat cukup baik. Anda telah mencoba memberikan kesempatan waktu istirahat bagi tubuh Anda namun masih belum memadai atau belum teratur. Silakan mengatur ritme kerja dan istirahat secara lebih rutin
Anda memiliki nilai pola olahraga rata-rata. Anda telah memperbanyak kesempatan untuk melakukan olahraga namun masih belum maksimal dalam frekuensi melakukannya. Cobalah untuk menambah kegiatan olahraga yang belum pernah dilakukan dan meningkatkan frekuensi olahraga yang telah ada menjadi lebih rutin.
CONTOH
TOKOH YANG
DAPAT ANDA
JADIKAN
PANUTAN
Ustadzah Mamah Dedeh
Lulus dari SD, Mamah Dedeh meneruskan ke Pendidikan Guru Agama (PGA) dan lulus pada tahun 1968 dan langsung kuliah di IAIN Jakarta. Pada saat kuliah Mamah Dedeh bertemu dengan idaman hatinya yang bernama Drs. H. M. Syarifuddin yang kelak menjadi pendamping hidupnya. Suaminya juga anak dari seorang mubaligh di Jakarta yang bernama KH. Hasan Basri yang masih keturunan dari Guru Mughni. Mamah Dedeh menikah pada tahun 1970 ketika menginjak tahun ke tiga kuliahnya. Mamah Dedeh menikah secara sederhana dan tidak dirayakan.
Setelah menikah, Mamah Dedeh kembali ke kampus untuk meneruskan kuliah dan tetap tinggal di asrama kampus. Seminggu sekali, setiap Sabtu siang, Mamah Dedeh dijemput suaminya untuk pulang ke rumah orangtuanya di Tanah Abang. Tiap kali pulang ke rumah mertuanya, Mamah Dedeh membantu melakukan pekerjaan rumah tangga, termasuk menyiram tanaman, menyapu dan sebagainya. Senin Subuh, barulah aku diantarkan kembali ke asrama.
Pindah Rumah Menikah sambil kuliah tidak menjadi hambatan bagi mamah dedeh, karena ia menjalaninya dengan senang hati. Empat tahun setelah menikah, yaitu tahun 1974, Mamah Dedeh melahirkan anak pertama. Waktu itu, ia sudah lulus kuliah dan pulang ke rumah
mertuanya. Lima tahun kemudian, setelah punya dua anak, Mamah Dedeh pindah ke Depok dan disinilah ia melahirkan dua anak lagi. Karena dulunya terbiasa hidup di kampung dan terbiasa bekerja, mengurus anak-anak tidaklah masalah baginya.
Setelah menikah, selain berdakwah di Ciputat, Mamah Dedeh juga mengajar mengaji di Tanah Abang, mengikuti kegiatan keluarga suami. Setelah pindah ke Depok, semakin luas pergaulannya, dan makin banyak tempatnya berdakwah. Pada tahun 1995 Aktivitas dakwah off air dari kampung ke kampung, kota ke kota dan menjadi narasumber di berbagai kelompok pengajian rupanya menarik perhatian almarhum Benjamin Sueb, pendiri sekaligus pemilik Bens Radio meminta Mamah Dedeh untuk ceramah on air di Bens Radio yang ditayangkan secara LIVE dan akhirnya menjadi penceramah tetap untuk mengisi program "Ngaji" yang diadakan setiap Jumat.
Diundang Menteri Sejak tahun 1980, Mamah Dedeh yang juga pendakwah beserta teman-temannya mempunya ratusan anak asuh. Mereka membiayai sekolah mereka, mulai dari siswa SD sampai SMA. Salah satu dari anak asuhnya itu ada yang jadi penyiar di Bens Radio milik almarhum Benyamin S. Tahun 1994, kebetulan Benyamin sedang mencari pendakwah perempuan. Anak asuhnya itu menyodorkan nama Mamah Dedeh. Mamah Dedeh juga sering diundang oleh berbagai kalangan, mulai dari kelompok pengajian, gubernur, sampai menteri. Pada awal Maret 2007, Mamah Dedeh mulai muncul di televisi lewat sebuah program talk show religius di Indosiar. Acara ini diberi nama "Mamah dan Aa"ditayangkan setiap Jumat-Sabtu pada pagi hari.
Referensi: http://mustafidwongbodo.blogspot.com/2009/01/mamah-dedeh-rosyidah.html http://www.tabloidnova.com/Nova/Selebriti/Album-Selebriti/Mamah-Dedeh-2-Anak-Bedug-Jadi-Istri-Anak-Kiai
PENETAPAN
TUJUAN
Kekuatan sayapintar, percaya diri, optimis, disiplin, loyalitas, semangat, aktif, santai,
Kelemahan saya
pemalas, kurang respek, cuek, jutek, galak, kurang sosial, menyendiri Menilai diri sendiri
Spiritual : 10 Intelektual : 8 Sosial : 9 Fisik : 7
Kehidupan ideal Anda dalam 10 tahun kedepan
menjadi entrepreneur sukses yang memiliki 700 cabang se indonesia, bersama orang tua, keluarga dan suami masa depan. ketika menghabiskan waktu di waktu luang setelah sukses jalan-jalan bersama dan meingkatkan bisnis serta mendekatkan sosial dan spiritual. Goal jangka pendek (6 bulan sampai 12 bulan kedepan)
memiliki bisnis kuliner bersama orang tua
Goal jangka menengah (1 – 5 tahun mendatang)
lulus kuliah, menikah muda, meningkatka bisnis hingga omset minimal100 juta per bula per outlet, serta memiliki beberapa cabang usaha (10)
Goal jangka panjang (>10 tahun mendatang)
hidup sehat bersama keluarga dan orang tua, tinggal di rumah mewah dan meikmati hidup Impian (Tujuan) saya
menjadi entrepreneur Tingkat kepentingan Sangat+Penting
Kekuatan saya dalam mencapai Impian (Tujuan) tersebut optimis dan aktif
Tindakan apa yang harus saya ambil untuk mecapai goal dan Impian (Tujuan) tersebut?
yang luas, pendekatan sosial, spiritual, dan percaya diri. Siapa yang mungkin dapat membantu saya? ibu : nunung purwaingsih
Komitmen jangka pendek saya (6-12 bulan ke depan)
Aktivitas Batas waktu Dimana / Dibantu siapa
membuka lapangan usaha Sep. 1, 2013 rumah tinggal brrsama ibu
PERLU DIPERHATIKAN
Hasil pengukuran dari TKP ( Tes Keseimbangan Pribadi ) ini hanya mengukur preferensi sikap dan sepenuhnya bergantung pada penilaian pribadi dan jawaban pertanyaan yang baik dan benar.
Tes TKP (Tes Keseimbangan Pribadi) di buat oleh profesional termasuk psikolog dan pakar spiritual dan kesehatan. Pertanyaan-pertanyaan di TKP (Tes Keseimbangan Pribadi) telah di ujicoba melalui metode sampling terhadap focus group dengan jumlah/frekuensi yg memadai.
Validitas hasil akan semakin meningkat jika disertai dengan pembuktian nyata yang membutuhkan pengukuran lebih lanjut, seperti mengikuti Psikotes secara lengkap untuk pengukuran Sisi Intelektual, atau mengikuti Medical Check Up untuk pengukuran Sisi Fisik.