• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.PELIMPAHAN WEWENANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4.PELIMPAHAN WEWENANG"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

bahan ajar machli riyadi utk PSIK FK Unlam 1

PELIMPAHAN KEWENANGAN

DOKTER DAN DOKTER GIGI

KEPADA PERAWAT DAN BIDAN

UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN

MEDIK SERTA PERTANGUNG

JAWABANNYA

Pertemuan ke 8

Khusus STIKES SUAKA INSAN

OLEH :

(2)

PENGERTIAN

KEWENANGAN

WEWENANG

HAK DAN KEKUASAAN UNTUK

BERTINDAK (MELAKUKAN SESUATU)

YANG DIMILIKI SESEORANG

(3)

PELIMPAHAN = PENDELIGASIAN

Perbuatan memindahkan hak dan

tanggung jawab (wewenang) kepada

orang lain.

(4)

Delegation…

The transfer of responsibility for

the performance of an activity

from individual to another while

retaining accountability for the

outcome.

(5)

The Five Rights of Delegation

Right of Law

Right Circumstance

Right Person

Right Direction/

Communication

Right Supervision

(6)

SYARAT PELIMPAHAN

WEWENANG

1. Diagnosa medik dan Penentuan Therapi medik tdk

dapat dilimpahkan

2. Pelimpahan Tind. Medik dibolehkan bila dokter

sangat yakin bahwa perawat penerima delegasi mampu melakukannya

3. Dilakukan secara tertulis, rinci dengan Instruksi

yang jelas.

4. Harus ada monitoring, bimbingan dan

pengawasan

5. Orang yang didelegasikan itu berhak menolak bila

merasa tidak mampu melakukan tindakan medis tersebut.

(7)

PELIMPAHAN KEWENANGAN DARI

DOKTER KE PERAWAT

Dr/Drg

Perawat

Dapat Syarat : • Ada STR • Ada SIP • Tertulis

• Tidak ada dokter di tempat tersebut

• Dalam hal pelaksanaan intruksi, bukan penentu diagnose / therapi Syarat : • Kewenangan Kompetensi (STRP) • Kewenagan untuk melakukan Praktik (SIPP)

(8)

bahan ajar machli riyadi utk PSIK FK Unlam 8

PELIMPAHAN KEWENANGAN

DARI DOKTER KE BIDAN

Dr/Drg

Dapat

Bidan

Syarat : •Ada STR •Ada SIP Tertulis Syarat : • Kewenangan Kompetensi (STRB) • Kewenagan untuk melakukan Praktik (SIPB) • Tertulis

• Tidak ada dokter di tempat tersebut

(9)

DALAM PELAKSANAAN PRAKTIK YANKES

TREATMENT PERAWAT TREATMENT MEDIK

(10)

bahan ajar machli riyadi utk PSIK FK Unlam 10

PELIMPAHAN WEWENANG

Hendaknya jangan hanya diartikan

secara administratif, melainkan harus pula

diartikan menurut hukum Perdata.

Orang yang memberikan kuasa tetap

bertanggung jawab, yang menerima

kuasa bertanggung jawab terhadap orang

yang memberi kuasa.

(11)

PELIMPAHAN WEWENANG

WEWENANG ATRIBUTIF PELIMPAHAN

DELEGASI

MANDAT

(12)

WEWENANG ATRIBUTIF

Melekat pada suatu jabatan

Kewenangan atas dasar konstitusi

atau peraturan perundangan

(13)

PELIMPAHAN WEWENANG

DELEGASI

 Umumnya Antar Organ

Pemerintah

 Terjadi Pengalih tanganan

kewenangan

Pemberi tdk dapat lagi

menggunakan wewenangnya

Tidak wajib memberi instrkusi

(penjelasan), tapi berhak meminta penjelasan

pelaksanaannya

 Tanggung jawab atas

pelaksanaan wewenang berada pada penerima

MANDAT

Dalam hubungan kerja  Tdk terjadi pengalihan

kewenangan

 Pemberi masih dapat

menggunakan wewenang bila mandat berakhir

 Pemberi mandat wajib

memberi instruksi (penjelasan) kepada yang diserahi tugas.

 Tanggung jawab atas

pelaksanaan wewenang tidak beralih kepada penerima

(14)

Institusi (RS) dapat memberikan “otorisasi”

atau keterangan mengenai keahlian

perawat (dalam hal tindakan medik)baik

secara sendiri ataupun kolektif

Jumlah Pwt banyak,

(15)

Bagaimana dengan Peserta

Didik…?

Ada Pembatasan

Tidak dikenal Pelimpahan, tetapi dalam

pelaksanaannya perlu diawasi secara ketat yang

bertanggung jawab adalah pembimbing / pwt

(16)

PMK No. 512/2007

 Pelimpahan wewenang kepada Perawat,

bidan atau tenaga tertentu lainnya secara tertulis

 Tindakan dimaksud harus sesuai dengan

kemampuan dan kompetensi yang dimiliki

 Dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Per

UU an

 Dapat juga pada keadan tertentu : kebutuhan

(17)

bahan ajar machli riyadi utk PSIK FK Unlam 17

Kewenangan Perawat

Permenkes No. 148/2010 tentang Registrasi dan Praktik

Perawat

a.

Melaksanakan asuhan keperawatan yang meliputi

pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan,

perencanaan, melaksanakan tindakan keperawatan dan

evaluasi keperawatan

b.

Tindakan keperawatan meliputi : intervensi

keperawatan , observasi keperawatan, pendidikan dan

konseling kesehatan

c.

Dalam melaksanakan asuhan keperawatan sebagai

dimaksud harus sesuai dengan standar asuhan

(18)

Wewenang Dokter dan Dokter Gigi dalam

praktik kedokteran (Psl 35 (1) UUPK)

1. Mewawancarai pasien

2. Memeriksa fisik dan mental pasien 3. Menentukan pemeriksaan penunjang 4. Menegakkan diagnosis

5. Menentukan penatalaksanaan dan pengobatan pasien 6. Melakukan tindakan kedokteran atau kedokteran gigi 7. Menulis resep obat dan alat kesehatan

8. Menerbitkan surat keterangan dokter dan dokter gigi 9. Menyimpan obat dalam jumlah dan jenis yang dizinkan

10. Meracik dan menyerahkan obat kepada pasien, bagi yang berpraktik

di daerah terpencil yang tidak ada apotek.

(19)

Pasal 73 Undang-undang Praktik

Kedokteran

2.

Setiap orang dilarang menggunakan alat, metode atau

cara lain dalam memberikan Pelayanan Kepada

masyarakat yang menimbulkan kesan yang seolah-olah

yang bersangkutan adalah dokter atau dokter gigi yang

telah memiliki STR dan atau SIP

3.

Ayat (1) & (2) tidak berlaku bagi tenaga kesehatan yang

diberikan kewenangan oleh peraturan perundang-undangan

Penjelasan : “ Tenaga kesehatan yang dimaksud adalah

bidan dan perawat di beri kewengan melakukan

(20)

Kewenangan Bidan

Permenkes No. 149/2010

tentang Registrasi dan Praktik Bidan

Kewenangan bidan meliputi :

1. Memberikan Imunisasi

2. Memberikan suntikan pada penyakit kehamilan, persalinan dan

nifas

3. Mengeluarkan placenta secara manual

4. Bimbingan senam hamil

5. Pengeluaran sisa jaringan konsepsi 6. Episiotami

7. Penjahitan luka eisotami dan luka jalan lahir sampai tingkat 2 8. Amniotami pada pembukaan serviks lebih dari 4 cm

(21)

Sambungan……

10. Pemberian suntikan intramuskuler uterotenika, antibiotik dan sedativa

11. Kompresi bimanual

12. Versi-ekstraksi gemelli pada kelahiran bayi kedua dan seterusnya

13. Vacum ekstraksi dengan kepala bayi di dasar panggul 14. Pengendalian enemi

15. Resusitasi pada bayi baru lahir dengan asfiksia 16. Penanganan hipotermia

17. Pemberian obat-obat terbatas, melalui lembaran permintaan

obat

(22)

Pasal 15 Permenkes No.

512/Menkes/Per/IV/2007 tentang Izin Praktik

dan Pelaksnaan Praktik Kedokteran

(1)Dokter dan dokter Gigi memberikan pelimpahan suatu tindakan

kedokteran atau kedokteran gigi kepada perawat, bidan atau tenaga kesehatan tertentu lainnya secara tertulis dalam melaksanakan

tindakan kedokteran atau kedokteran gigi

(2)TIndakan kedokteran atau kedokteran gigi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki dan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan

perundang-undangan

(3)Pelimpahan kewenangan kepada perawat, bidan atau tenaga lainnya dalam keadaan tertentu dimana pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan dan tidak terdapat dokter dan dokter gigi di tempat tersebut diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri.

(23)

Tanggung

Jawab

Etik Disiplin Hukum Perdata Pidana Adm

(24)

1. TANGGUNG GUGAT BEDASARKAN ADANYA KESALAHAN :

a) Schuld aansprakelijkheid adalah tanggung gugat berdasarkan adanya

kesalahan yang dilakukan

Cth : Psl 1365 BW (Perbuatan Melawan Hukum)

b) Schuld aanprakelijkheid met omkering van de bewijslast adalah tanggung

gugat berdasarkan adanya kesalahan dengan pembalikan beban pembuktian

Cth : Psl 1367 ayat (2) BW (tidak hati-hati)

c) Risico aansprakelijkheid adalah tanggung gugat berdasarkan risiko atau

majikan bertanggung gugat terhadap bawahan (pelimpahan kewenangan) Cth : Psl 1367 ayat (3) dan 1369 BW

HUKUM PERDATA

(25)

2. TANGGUNG GUGAT TIDAK DI DASARI ADANYA KESALAHAN :

a) Tanggung gugat mutlak (Strict liability) yaitu kerugian yang dialami pengguna

atas suatu produk baik kerugian tersebut sudah maupun belum dapat diperkirakan sebelumnya, menjadi beban produsen sepenuhnya.

b) Tanggung gugat absolut yaitu semua kerugian akan di ganti berdasarkan sebab

akibat dari kerugian yang timbul tidak dipersoalkan ada atau tidaknya kesalahan yang dilakukan produsen

(26)

Terima Kasih

Semoga Sukses

Mohon maaf kalau ada

kesalahan.

Referensi

Dokumen terkait

laboratorium darah didapatkan kadar glukosa darah sewaktu 212 mg/dl. Faktor resiko yang dipikirkan menjadi penyebab terjadinya Diabetes Melitus tipe II pada pasien ini

Tanaman krisan dengan cahaya tambahan warna hijau dan kuning memiliki pertumbuhan tinggi paling lama terhadap tanaman krisan varietas puspita nusantara dan

Hasil penelitian yang dapat disimpulkan oleh penulis yaituAdanya Kebijakan Kriminal yang dilakukan oleh pemerintah baik Non-Penal (pencegahan) ataupun Penal (penindakan)

Dikaji dari aspek pengaturan, tata cara Pembayaran PKB dan BBNKB, serta realisasi penerimaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2011 sampai 2013

Signifikan jika F hitung > F tabel : H o ditolak.. Dari perbandingan tersebut dapat dilihat bahwa nilai dari F hitung 10,51 lebih besar dari nilai F tabel

Siti Hasunah, 2013, Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dengan Kepatuhan dalam Mengkonsumsi Tablet Fe di BPS Ny.Siti Hasunah, Candi-sidoarjo Sitti Asyirah, 2012,

Ibu hamil dengan status paritas > 3 beresiko tinggi terjadi anemia karena seorang ibu yang sering melahirkan akan mengalami peningkatan volume plasma darah

Shine dan Slip (1990) melakukan penelitian pada spesies lain namun dari kelas yang sama yaitu Chondropython viridis dengan hasil yang menunjukkan bahwa pada kelas