SISTEM IRIGASI BERSELANG (INTERMITTENT IRRIGATION) PADA BUDIDAYA PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI-13 DALAM POLA SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Tanaman padi yang dibudidayakan petani di lahan pertanaman padi sawah non irigasi teknis Desa Sinar Mulya Kecamatan Natar Lampung Selatan adalah merupakan budidaya
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem kendali fuzzy yang mengatur secara otomatis tinggi muka air di lahan untuk budidaya padi metode SRI dan melakukan evaluasi
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan jenis bahan organik sampah kota, kotoran ayam, thitonia dan jerami padi memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil
Interaksi antara frekuensi irigasi dan galur padi gogo tidak berbengaruh nyata terhadap evapotranspirasi, produksi dan bahan kering tanaman, sehingga hubungan
Berlangsungnya proses degradasi baik lahan maupun penyediaan air irigasi yang semakin tak terkendali, menyebabkan ketersediaan pangan terutama beras cendrung
pertanaman, (2) menganalisis produktivitas dan ekonomi akibat peningkatan intensitas pertanaman padi pada lahan sawah irigasi teknis,(3) menyusun model optimum budidaya
Penggenangan air irigasi dapat dilakukan secara terus-menerus dengan keting- gian yang sama sepanjang pertumbuhan tanaman. Keadaan ini bisa dilakukan apabila jumlah
Tabel 6 menunjukkan bahwa produksi padi pada perlakuan irigasi intermittent indikator tanah retak rambut dan selang waktu irigasi 2 hari tidak berbeda nyata