• Tidak ada hasil yang ditemukan

112027 AKJ 2006 01 13 Pak Ogah Ditengah Jalan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "112027 AKJ 2006 01 13 Pak Ogah Ditengah Jalan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

NASKAH APA KABAR JOGJA

No Kaset :

Judul : Pak Ogah di tengah jalan Lokasi : Jogjakarta

Reporter & Camerawan : Helmi

Tanggal Liputan : 11 februari 2005

ACC

Widi Redaktur Narator Editor

Naskah Apa kabar Jogja Page 1 11/20/2010

Kepadatan penduduk kota jogja/ tentunya disertai dengan peningkatan jumlah kendaraan yang

beroperasi di jalan// Saat ini/ kota jogja sendiri/ sudah dipenuhi dengan banyak kendaraan dengan

ragam jenis/ baik itu roda dua atau empat// Dengan jumlah yang demikian besarnya/ tentunya ruas

jalan yang ada/ terlihat sesak dan penuh// Untuk menyeberang jalan saja/ kita harus menunggu agak

lama/ agar bisa lewat dengan aman//

Kalau kita perhatikan/ dibeberapa ruas jalan/ seperti jalan solo/ ada beberapa laki-laki yang turut

sibuk/ mengatur arus lalu lintas penyeberangan// Mereka ini/ biasanya disebut sebagai pak Ogah//

Untuk setiap jasa yang mereka berikan/ mereka meminta bayaran sekian ratus rupiah//

Menurut Kiatmono/ salah seorang pak Ogah yang mangkal di jalan solo/ ia baru menjalani profesi

ini/ sejak 7 bulan yang lalu// Setiap harinya/ dari jam 8 hingga 15/ ia bisa mengantongi 15 ribu

rupiah// Uang ini/ ia dapatkan tanpa memaksa// Ia tetap membantu menyeberangkan pengemudi

mobil ataupun motor tanpa memungut imbalan secara paksa//

---statement---

Kiatmono (Pak Ogah)

Note: 00:29:13-00:29:35

Yang perlu ia lakukan hanyalah menghentikan arus kendaraan dari arah timur/ agar kendaraan dari

barat bisa menyeberang ke selatan/ atau pula sebaliknya//

---statement---

Kiatmono (Pak Ogah)

(2)

NASKAH APA KABAR JOGJA

No Kaset :

Judul : Pak Ogah di tengah jalan Lokasi : Jogjakarta

Reporter & Camerawan : Helmi

Tanggal Liputan : 11 februari 2005

ACC

Widi Redaktur Narator Editor

Naskah Apa kabar Jogja Page 2 11/20/2010

Sampai sekarang/ belum ada yang merasa terganggu dengan keberadaan Kiatmono dan

kawan-kawannya ini// Justru/ para pengendara merasa sedikit terbantu/ terutama disaat akan menyeberang

jalan// Keberadaan para pak ogah ini/ juga turut memperlancar arus lalu lintas dijalan-jalan raya//

---statement---

Kiatmono (Pak Ogah)

Note: 00:28:33-00:28:54

Bahkan seorang polisi/ yang pernah dijumpai Kiatmono ini/ memberikan ijin untuk jasanya ini// Ia

hanya mengingatkan pak ogah ini/ agar berhati-hati dan benar-benar waspada/ saat akan

menyeberangkan para pengendara ke sisi jalan yang lain//

Referensi

Dokumen terkait

aturan mengenai jalan tol. Standar pelayanan minimum menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 16/PRT/M/2014 adalah ukuran jenis dan mutu pelayanan dasar yang harus dicapai dalam pelaksanaan penyelenggaraan jalan tol, dimana dalam pasal 3 (tiga) tertuang pernyataan agar pelaksanaan dan pemeliharaan jalan tol bisa memuaskan pengguna jalan tol. Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal jalan tol dilaksanakan bersama-sama oleh Direktorat Jenderal Bina Marga kususnya Direktorat Jalan Bebas Hambatan dengan Badan Pengatur Jalan Tol. Proses pemenuhan SPM tahunan harus dipenuhi minimal 2 tahun sekali oleh Badan Usaha Jalan Tol sebagai pihak pemegang konsesi jalan tol. Walaupun dalam prakteknya pemenuhan SPM harus dilakukan setiap saat oleh BUJT agar terpenuhinya keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan seperti tidak ada lubang disepanjang perkerasan. Kegiatan pemenuhan SPM sendiri terdiri dari kegiatan pemeliharaan, perbaikan dan peningkatan fasilitas jalan tol serta peraturan dalam menggunakan jalan tol. Substansi pemenuhan SPM terdiri dari 8 indikator yaitu kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, keselamatan, Unit pertolongan/ penyelamatan dan bantuan pelayanan, lingkungan dan Tempat Istirahat (TI), dan Tempat Istirahat dan Pelayanan