PEMBIAYAAN PENDIDIKAN
TINGGI: BERBAGAI TREN DAN
ISSU
Disarikan dari Forest, J. J.F & Altbach, P.G (ed). 2007. International Handbook of Higher Education. Dordrecht: Springer.
ISU KLASIK PEMBIAYAAN
KUALITAS VS BIAYA
SUMBER DANA PERGURUAN
TINGGI
O
PEMERINTAH
PENGUKURAN SUBSIDI
PENDIDIKAN TINGGI
O
Perbandingan subsidi dengan jumlah
pendapatan perkapita negara
O
Perhitungan kebutuhan belanja pendidikan per
mahasiswa
O
Jumlah biaya per mahasiswa dibandingkan
MAKROEKONOMI SEBAGAI KONSEP DAN
LANDASAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN
TINGGI
O
konsep ekonomi
rate of return
, atau tingkat
keuntungan balik.
O
Hubungan antara tingkat partisipasi pendidikan
ISU-ISU PENDANAAN DARI
PEMERINTAH
O Seberapa besar jumlah belanja pada aktivitas
penelitan, biaya operasional dan belanja modal
(investasi pembangunan)
O Pembiayaan dari pemerintah juga melibatkan tentang
siapa yang bertanggungjawab pada penyaluran dana
O Model akuntabilitas yang digunakan
EVOLUSI DALAM
KEBIJAKAN PEMBIAYAAN
O
Alokasi politis/historis.
O
Rumus pembiayaan.
O
Pembiayaan yang dikendalikan kebijakan.
O
Pembiayaan berbasis kinerja.
EMPAT CARA PENGUKURAN
AKUNTABILITAS
O
Audit dan monitoring
O
Pengukuran dengan penetapan kinerja
O
Pembiayaan berbasis kinerja
SUMBER SWADANA
PERGURUAN TINGGI
O Sumbangan mahasiswa
O sumbangan kalangan dermawan
O pembayaran dari sejumlah layanan
O nilai jual hasil penelitian
O bidang kewirausahaan lain yang dimiliki perguruan
Strategi Bantuan bagi
Mahasiswa
O Bersumber dari bantuan pemerintah, alokasi lembaga
sendiri, dan diberikan oleh individu atau organisasi
lain.
O strategi yang dilakukan: menggabungkan antara
bantuan mahasiswa dengan pinjaman, beasiswa kerja.
Selain berdasarkan kebutuhan tentang siapa-siapa
yang memerlukan bantuan, bisa juga yang dilakukan
TREN & ISU TERBARU DALAM
PEMBIAYAAN PENDIDIKAN TINGGI
O Tumbuhnya desakan agar peningkatan rate of return
O Kesenjangan antara sumber daya dengan tingkat
partisipasi
O Kebutuhan akuntabilitas kian tinggi
O Kecenderungan mekanisme pasar dan privatisasi