PENGARUH TINGKAT KETEBALAN MULSA JERAMI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (a) Pengolahan tanah dan mulsa jerami menghasilkan interaksi pada komponen pertumbuhan dan yang terbaik pada
tanaman sawi (Brassica juncea L.) pada panen kedua menunjukkan bahwa kombinasi residu mulsa jerami, pupuk kandang dan NPK dapat memberikan respon yang baik terhadap
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (a) Pengolahan tanah dan mulsa jerami menghasilkan interaksi pada komponen pertumbuhan dan yang terbaik pada
panen kedua menunjukkan bahwa kombinasi residu mulsa jerami, pupuk kandang dan NPK dapat memberikan respon yang baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman
Perlakuan yang menggunakan Rhizobium dan penambahan mulsa jerami padi menunjukkan hasil panen yang meliputi bobot biji per tanaman, bobot biji per petak panen, jumlah
Perlakuan yang menggunakan Rhizobium dan penambahan mulsa jerami padi menunjukkan hasil panen yang meliputi bobot biji per tanaman, bobot biji per petak panen, jumlah
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah diperoleh, maka dapat diajukan beberapa kesimpulan, yaitu : pada tanaman yang diberi kompos UB dengan dosis 125% akan dapat
Semakin tebal mulsa jerami yang diaplikasikan, maka proses dekomposisi jerami tersebut semakin lama yang menyebabkan mulsa jerami dengan tingkat ketebalan paling tinggi yaitu ketebalan