PENGARUH JUMLAH DAN WAKTU PEMBERIAN AIR PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TALAS (Colocasia esculenta (L.) Schott var. Antiquorum)
Teks penuh
Dokumen terkait
Pemberian pupuk anorganik nyata meningkatkan tinggi tanaman 6 MST, jumlah cabang 6 MST, umur berbunga, umur panen, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot segar tajuk, bobot
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian pupuk kalium berpengaruh nyata terhadap bobot kering umbi per sampel, sedangkan perlakuan jarak tanam berpengaruh tidak
Tabel 9 Bobot Kering Tanaman Nilam Umur 84 Hari Setelah Tanam pada Berbagai Pemberian Sungkup dan Komposisi Media Tanam Bobot Kering g per Tanaman Perlakuan Terna Akar Total Sungkup
Gambar 2 menunjukkan bahwa penurunan bobot kering umbi pada naungan paranet 50% lebih tinggi klon peka dibandingkan dengan klon toleran.. Naungan 50% dipilih
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa aplikasi biourin berpengaruh nyata terhadap jumlah umbi panen, bobot umbi kering matahari, dan bobot tanaman total kering
Bobot Berangkasan Kering Tanaman Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa, perlakuan pemberian zat pengatur tumbuh berpengaruh tidak nyata terhadap bobot berangkasan
Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh data bahwa gulma berdaun lebar, gulma teki dan gulma rumput yang tumbuh pada lahan tanaman talas Jepang di Desa Congko
Berdasarkan hasil sidik ragam, perlakuan waktu pemberian bokashi (B) berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 hari, umur 30 hari, umur 45 hari,