I. Pendahuluan
Buku Panduan Pengabdian Masyarakat UNISSULA Edisi 2017, diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang, memberikan panduan komprehensif tentang pengelolaan pengabdian masyarakat di UNISSULA. Dokumen ini selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, menekankan pentingnya kontribusi dosen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Buku ini bertujuan untuk menstandarisasi proses pengajuan proposal, monitoring dan evaluasi (MONEV), serta pelaporan kegiatan pengabdian masyarakat, baik internal maupun eksternal. Dengan demikian, diharapkan peningkatan kualitas dan kuantitas pengabdian masyarakat di UNISSULA.
1.1 Arah dan Fokus Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Bagian ini menjabarkan arah dan fokus kegiatan pengabdian masyarakat UNISSULA yang sejalan dengan visi dan misi UNISSULA serta Renstra LPPM, yaitu membangun generasi khaira ummah. Terdapat tiga klaster utama: sosial humaniora, agama, dan kesehatan, dengan tujuh sasaran utama, termasuk peningkatan kualitas hidup sehat, pengembangan UMKM, peningkatan kesadaran hukum, dan pengembangan teknologi tepat guna. Fokus utamanya adalah pemberdayaan masyarakat melalui penerapan IPTEK, pelayanan masyarakat, dan kewirausahaan, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa (KKN) dalam pelaksanaan kegiatan. Kerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah dan swasta, juga ditekankan.
1.2 Program Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pengabdian Masyarakat
Seksi ini merinci program peningkatan kualitas dan kuantitas pengabdian masyarakat. Program ini meliputi pelatihan penyusunan proposal, pengarahan agar pengabdian masyarakat sesuai dengan visi, misi, dan Renstra UNISSULA, serta fokus pada pemecahan masalah kesejahteraan sosial masyarakat perkotaan dan pedesaan. Ditekankan kewajiban bagi setiap dosen untuk melaksanakan minimal dua kali pengabdian masyarakat per tahun dengan dana internal, didukung pelatihan dan penyusunan proposal. Program KKN tematik juga diintegrasikan untuk mendukung program pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.
1.3 Program Peningkatan Luaran Pengabdian Masyarakat
Bagian ini membahas program peningkatan luaran pengabdian masyarakat. LPPM UNISSULA melakukan kontrak pengabdian masyarakat dengan dosen dan penyuluhan terkait luaran dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Ini menunjukan komitmen UNISSULA dalam menghasilkan output yang berdampak nyata bagi masyarakat dan meningkatkan reputasi UNISSULA melalui publikasi ilmiah dan inovasi.
1.4 Program Reward dan Punishment bagi Pengabdian Dosen
Sistem reward dan punishment dijelaskan disini. LPPM UNISSULA melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan kualitas pengabdian masyarakat. Penghargaan diberikan kepada dosen yang berprestasi berdasarkan KPI (Key Performance Index) dan standar UNISSULA. Sanksi, seperti peringatan dan pengembalian dana, diterapkan jika terdapat ketidaktepatan prosedur, duplikasi pendanaan, atau kegagalan mencapai luaran yang dijanjikan. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat.
1.5 Program Peningkatan Basis Data
Penggunaan Sistem Informasi Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (SIPP-MAS) untuk pengelolaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dijelaskan dalam bagian ini. Sistem ini menjamin efektifitas dan efisiensi pengelolaan dana, baik internal maupun eksternal, serta memberikan transparansi dalam proses pengabdian masyarakat. Dengan adanya sistem basis data ini, monitoring dan evaluasi menjadi lebih terstruktur dan terukur.
1.6 Program SOP dan Peningkatan Kerjasama
Buku panduan ini merinci Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan LPPM UNISSULA, meliputi pelatihan, MONEV internal, pelaporan, evaluasi proposal, kontrak pelaksanaan, penetapan pemenang, seminar, rekrutmen penilai, seminar hasil, sistem penghargaan, tindak lanjut hasil, dan penjaminan mutu SDM. Selain itu, dibahas program peningkatan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah, LSM, dan swasta, untuk memperluas jangkauan dan dampak pengabdian masyarakat. Kerjasama ini didasarkan pada Mutual of Understanding (MoU) yang menguntungkan semua pihak dan berdampak positif pada masyarakat.
II. Pengelolaan Pengabdian Masyarakat
Bagian ini menjelaskan proses pengelolaan pengabdian masyarakat secara rinci, mulai dari perencanaan hingga pelaporan. Prosesnya meliputi analisis situasi, penyusunan proposal (internal dan eksternal), pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, dan penilaian. Dokumen ini juga menyediakan format-format penting seperti sistematika usulan, format sampul, dan halaman pengesahan proposal.
2.1 Program Pengabdian Masyarakat Internal
Diuraikan secara detail mengenai program pengabdian masyarakat internal UNISSULA yang didanai oleh UNISSULA atau dana mandiri dosen. Jenis pengabdian masyarakat meliputi IPTEK bagi masyarakat, IPTEK bagi produk ekspor, IPTEK bagi kewirausahaan, dan IPTEK bagi wilayah. Ditekankan pentingnya menghasilkan luaran berupa model, teknologi tepat guna, dan publikasi ilmiah di jurnal nasional. Tujuan dan sasaran program ini meliputi peningkatan partisipasi dosen, pemenuhan KPI, peningkatan publikasi, dan peningkatan akreditasi.
2.2 Program Penugasaan Pengabdian Kepada Masyarakat
Bagian ini menjelaskan program pengabdian masyarakat yang dikelola LPPM UNISSULA untuk dosen, termasuk kategori (mandiri dan kelompok) dan klaster (sosial humaniora, kesehatan, dan engineering). Ketentuan umum pelaksanaan program, seperti persyaratan ketua dan anggota pelaksana, prosedur pengajuan proposal, dan batasan jumlah judul yang dapat dikerjakan oleh seorang dosen juga dijelaskan secara rinci. Terdapat pula sanksi bagi pelaksana yang melanggar aturan.
2.3 Ketentuan Umum Pelaksanaan dan 2.4 Tahapan Kegiatan
Ketentuan umum pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang mencakup persyaratan NIDN, prosedur pengajuan proposal, dan batasan keterlibatan dosen dalam satu tahun dijelaskan disini. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk pengusulan, review dan revisi, pelaksanaan, dan pelaporan, diuraikan secara sistematis, dilengkapi dengan diagram alur (Gambar 2.1) dan jadwal tentatif (Tabel 2.1). Penjelasan ini memberikan gambaran jelas mengenai alur dan proses keseluruhan kegiatan pengabdian masyarakat.
2.5 Pendanaan, 2.6 Penilai Internal Pengabdian Masyarakat, dan 2.7 Prosedur Pengajuan Pengabdian Masyarakat (SOP)
Besaran dana yang diberikan untuk setiap judul pengabdian masyarakat, proses seleksi dan persyaratan penilai internal, serta prosedur pengajuan proposal pengabdian masyarakat dijabarkan. Penjelasan ini meliputi mekanisme rekrutmen reviewer, persyaratan reviewer, dan tahapan proses review. Prosedur pengajuan proposal secara rinci dari tahap pengumuman hingga penerbitan SK pengabdian masyarakat dan penandatanganan kontrak diuraikan dengan jelas dan sistematis.
III. Penutup dan Lampiran
Bagian penutup menyimpulkan tujuan dan manfaat buku panduan ini sebagai acuan bagi dosen dan pengelola kegiatan pengabdian masyarakat di UNISSULA. Lampiran mencakup sistematika penulisan usulan pengabdian masyarakat, format halaman sampul dan pengesahan, serta SOP-SOP terkait pengabdian masyarakat. Informasi ini penting untuk memastikan keseragaman dan kelengkapan dokumen yang diajukan.