Pengembangan Ternak Babi Lokal di Indonesia
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
antara lain adalah: 1) akan tersedianya pasar tunggal ASEAN; 2) berkembangnya keberagaman usaha kuliner; 3) kabupaten Gianyar telah memiliki branded “babi
Pengembangan usaha peternakan babi khusus pembibitan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan babi sapih yang siap dibesarkan menjadi babi pedaging siap konsumsi.
Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa seroprevalesi sistiserkosis pada babi lokal yang dipotong di tempat pemotongan babi (TPB) Penatih,
Artinya, dimensi produksi babi lokal berupa bobot badan dan bobot karkas masih dapat ditingkatkan se- hingga peternak dan stakeholder perlu memper- tahankan
yang juga merupakan budaya bangsa Indonesia, pelestarian budaya kearifan lokal.. ini perlu dilakukan untuk menjaga penyelewengan budaya bangsa
Buruknya sistem pemeliharaan babi ras lokal ditunjang dengan nilai worm count yang menunjukkan bahwa derajat infeksi cacing Ascaris suum pada babi ras
Objek Penelitian ini adalah 35 peternak babi lokal di Distrik Sausapor Kabupaten Tambrauw yang dipilih dengan sengaja dari 3 kampung sebagai perwakilan sampel yang
Produktivitas ternak babi adalah gambaran daya produksi dan reproduksi seekor atau sekelompok babi yang dinilai dari jumlah anak yang lahir dan yang disapih, berat