• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKADEMI BINA SARANA INFORMATIKA docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "AKADEMI BINA SARANA INFORMATIKA docx"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

SISTEM ANALISA PENGGAJIAN KARYAWAN PADA PT.PERUM DAMRI

JAKARTA PUSAT

DISUSUN OLEH:

NAMA :ERKARIUS TUWA NENA

NIM :12155659

PRODI :MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AKADEMI :BINA SARANA INFORMATIKA

TAHUN AJARAN:2017/2018

(2)

LEMBAR PERSETUJUAN LAPORAN KKP

Kuliah Kerja Praktek ini telah Disetujui dan Disahkan serta diizinkan untuk dinilai pada periode KKP. 2017/2018.

Dosen Pembimbing Akademik

(3)

KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang mendalam penulis panjatkan kepada Tuhan yang maha Esa. Karena atas

Segalah berkat rahmat dan anugerahnya yang diberikan kepada saya sehingga penulis dapat

menyelesaikan laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) dengan judul “

Sistem penggajian pada

Pt.Perum Damri Jakarta pusat”

Laporan ini merupakan syarat kelulusan mata Kuliah Kerja

Praktik pada Program Studi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana

Informatika.

Penulis sangat menyadari bahwa penulisan laporan KKP ini tidak akan selesai tanpa

bimbingan, dorongan dan bantuan berbagai pihak. Oleh karenanya penulis mengucapkan

terimakasih kepada:

1.Bapak Ir.Agus S.Subrata selaku direktur utama pada PT.Perum Damri

2. Bapak Azis Setyawan Hidayat, M.Kom selaku Dosen Penasehat Akademik.

3. Bapak Okto, selaku pembina dan pengawas lapangan saat KKP.

4. Orang tua.

5. Rekan-rekan kelas 12.5C.07.

Laporan ini jauh dari kesempurnaan, maka kritik dan saran yang membangun sangatlah

dinantikan oleh

(4)

DAFTAR ISI

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN

3.1. Umum

3.2. Tinjauan Perusahaan

3.2.1. Sejarah Perusahaan

3.2.2. Struktur Organisasi dan Fungsi

3.3. Prosedur Sistem Berjalan

3.4. Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan

3.5. Kamus Data

3.6. Spesifikasi Sistem Berjalan

3.6.1. Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan

3.6.2. Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran

3.6.3. Spesifikasi File

3.6.4. Spesifikasi Program

3.6.5. Struktur Kode

(5)

2. DAFTAR RIWAYAT HI

(6)
(7)
(8)
(9)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Umum

Komputer adalah peralatan ( device ) yang bekerja di bawah control program yang tersimpan, yang secara otomatis menerima, menyimpan, dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang merupakan hasil dari pemrosesan data itu. Komputer berasal dari kata “to compute” yang berarti menghitung. Jadi secara umum komputer disebut sebagai mesin hitung. Tetapi pengertian komputer saat ini bukanlah semata-mata sebagai alat hitung, tetapi adalah suatu alat hitung dengan konstruksi elektronika yang mempunyai tempat penyimpanan ( storage internal ) dan bekerja dengan bantuan program yang diberikan kepadanya.

Kehadiran komputer banyak memberi manfaat bagi manusia dalam menyelesaikan pekerjaan - pekerjaan baik yang ringan hingga dalam pembuatan keputusan. Dalam dunia usaha komputer memiliki peranan yang cukup besar dalam hal penyediaan informasi bagi pihak dalam perusahaan dan juga pihak luar perusahaan. Hal itu mendorong perusahaan untuk menghasilkan dan

meningkatkan kualitas informasi yang dibutuhkan agar informasi tersebut menjadi lebih akurat, relevan dan tepat waktu.

PT.PERUM DAMRI adalah perusahan umum milik badan usaha milik Negara(BUMN) yang bergerak di bidang transportasi pelayanan jasa,orang dan barang diatas jalan banyak karyawan, sedangkan sistem penggajian karyawan yang digunakan masih secara manual. Dan dalam bidang keuangan suatu sistem yang digunakan haruslah tepat karena guna menghindari kesalahan pencatatan / merekap gaji. Untuk itu maka diperlukan suatu sistem yang terkomputerisasi dalam rangka memberikan informasi kepada para karyawan dan pihak lainnya secara tepat, cepat dan akurat. Berdasarkan uraian diatas, maka kami tertarik untuk menganalisis Sistem Penggajian pada PT. PERUM DAMRI Sehubungan dengan itu, maka kami memilih judul Laporan Kuliah Kerja Praktek (KKP) ini :”ANALISA SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN PADA PT.PERUM DAMRI”

(10)

Maksud penulisan tugas Kuliah Kerja Praktek ini adalah :

1.Mengimplementasikan ilmu yang penulis peroleh selama mengikuti kuliah yang dipraktekan di Kuliah Kerja Praktek.

2 Mengetahui cara kerja sistem penggajian karyawan pada PT. Perum Damri.

3.Merancang dan menerapkan sistem penggajian yang terkomputerisasi sebagai solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh PT.Perum Damri.

4 Membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas sistem kerja yang baik pada perusahaan.

Sedangkan tujuan dalam penulisan tugas Kuliah Kerja Praktek ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat tugas kuliah Diploma Tiga (D-III) Jurusan Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK BSI).

1.3 Metode Penelitian

Untuk memperoleh data atau informasi yang diperlukan dalam penulisan tugas Kuliah Kerja Praktek ini, penulis menggunakan beberapa metode yang penulis gunakan, yaitu :

1. Metode pengamatan ( Observation )

Penulis mengamati secara langsung terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan di PT. Perum Damri Sakti agar dapat mengetahui setiap proses yang dikerjakan oleh para karyawan.

2. Wawancara ( Interview )

Secara langsung berinterasi dan melakukan Tanya jawab dengan pihak-pihak PT. Perum Damri yang berhubungan langsung dengan masalah yang diteliti.

3. Studi Pustaka ( Library Research )

Penulis mengumpulkan data dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas.

1.4 Ruang Lingkup

Dalam penulisan tugas Kuliah Kerja Praktek ini, penulis hanya membahas tentang sistem penggajian yang cukup luas ini dan agar makalah ini mencapai sasaran maka ruang lingkup pembahasan dimulai dari proses rekap absen, proses perhitungan gaji, proses pembayaran gaji, proses pembuatan laporan.

1.5 Sistematika Penulisan

2.

Sistematika penulisan merupakan uraian tentang susunan dari penulisan itu sendiri yang

dibuat secara teratur dan terperinci, sehingga memberikan gambaran secara menyeluruh.

Adapun sistematika penulisan Tugas Kuliah Kerja Praktek ini terdiri dari lima bab, yaitu :

3.

(11)

5.

Dalam bab ini penulis membahas tentang latar belakang, maksud dan tujuan penulisan,

metode riset dalam memperoleh data atau informasi, ruang lingkup dan sistematika

penulisan yang dibahas dalam bab demi bab.

6.

BAB II :

LANDASAN TEORI

7.

Bab ini penulis juga mengemukakan uraian secara teoritis mengenai pengertian

informasi, sistem akuntansi, dan peralatan pendukung (

Tools System

) yang penulis

gunakan dapa penerapan sistem berjalan seperti Diagram Alir Data (DAD), normalisasi

dan kamus data dalam proses berjalannya sistem pengkodean.

8.

BAB III :

ANALISA SISTEM BERJALAN

9.

Bab ini penulis menerangkan tentang uraian umum, tinjauan perusahaan yang meliputi

sejarah perusahaan, struktur organisasi dan fungsi, prosedur sistem berjalan, diagram alir

data (DAD) sistem berjalan, kamus data sistem berjalan, spesifikasi sistem berjalan yang

terdiri dari bentuk dokumen masukan dan bentuk dokumen keluaran, permasalahan

pokok dan alternatife pemecahan masalah.

10.

BAB V :

PENUTUP

11.

Pada bab ini merupakan bab terakhir yang berisi tentang kesimpulan serta saran beserta

koreksi dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis.

(12)

LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Dan Sistem

Sistem saat ini banyak digunakan, banyak orang yang membicarakan tentang sistem. Baik perbankan, sistem pemasaran, sistem pembelian dan lainnya. Sistem sangat penting bagi manajemen pada semua tingkatan tertentu sistem informasi guna mendukung di dalam pengambilan keputusan.

Mempelajari suatu sistem akan lebih mengetahui bila mengetahui dahulu apakah suatu sistem itu. Untuk lebih memahami pengertian sistem, sistem informasi akuntansi, maka kami akan menambahkan definisi tentang hal tersebut diatas.

2.1.1 Pengertian Sistem

Menurut Widjajanto (2001:2),”sistem adalah sesuatu yang memiliki bagian-bagian

yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu melalui tiga tahapan yaitu input, proses, dan output”.

Menurut Al Bahar (2005:3) menjelaskan bahwa : ‘‘ Sistem adalah kumpulan dari komponen atau elemen-elemen atau subsistem-subsistem”.

Sedangkan menurut Simamora (2000:176),”sistem adalah seperangkat peraturan dan prosedur yang dirancang untuk memastikan bahwa tugas tertentu dilaksanakan dalam suatu cara yang sudah ditetapkan sebelumnya”

2.1.2 Karakter Sistem

1. Komponen Sistem ( Components )

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi artinya saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan, komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.

2. Batas Sistem ( Boudary )

Batasan sistem ( Boudary ) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satuan kesatuan.

(13)

Lingkungan luar ( Environment ) dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung Sistem ( Interface )

Penghubung ( Interface ) merupakan media penghubung dari satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang lainnya.

5. Masukan Sistem ( Input )

Masukan ( Input ) adalah energy yang dimasuk kedalam subsistem

6. Keluaran Sistem ( Output )

Keluaran ( Output ) adalah hasil dari energy yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembangunan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

7. Pengolahan Sistem ( Process )

Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan masukan menjadi keluaran, sebagai contoh sistem akuntansi. Sistem ini akan mengolah data transaksi menjadi laporan-laporan yang dibutuhkan oleh manajemen.

2.1.3 Pengertian Gaji

1. Menurut Mulyadi (1989, p377) “Gaji adalah pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan baik yang mempunyai jabatan maupun karyawan pelaksana”.

2. Menurut Harianja(2002:34) gaji adalah salah satu unsur yang penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, sebab gaji adalah alat untuk memenuhi berbagai kebutuhan pegawai,

sehingga dengan gaji yang diberikan pegawai akan termotivasi untuk bekerja lebih giat.

3. Menurut Handoko(2003) mengemukakan pengertian gaji adalah pemberian pembayaran finansial kepada karyawan sebagai balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dan sebagai motivasi pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang.

2.1.4 Sistem Akuntansi Penggajian

(14)

Selanjutnya Marom (2002 : 1) menyatakan “Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur yang disusun dalam rangkaian secara menyeluruh untuk melaksanakan berbagai kegiatan atau fungsi pokok dalam suatu badan usaha”.

Menurut Cole dalam Baridwan (1999:3), “Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi perusahaan”.

Kusnadi (2000 : 7) mengemukakan bahwa:

Akuntansi adalah suatu seni atau keterampilan mengolah transaksi atau kejadian yang setidak-tidaknya dapat diukur dengan uang menjadi laporan keuangan dengan cara sedemikian rupa sistematisnya berdasarkan prinsip yang diakui umum sehingga para pihak yang berkepentingan atas perusahaan dapat mengetahui posisi keuangan dan hasil operasinya pada setiap waktu diperlukan dan daripadanya dapat diambil keputusan maupun pemilihan berbagai alternatif dibidang ekonomi.

Kemudian Jusup (2001:4) menyatakan, “Akuntansi adalah suatu disiplin yang menyediakan informasi yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan secara efisien dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan suatu organisasi”

Selanjutnya menurut Mulyadi (2001:3) “Sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan.

Niswonger (1999:446) mengemukakan bahwa:

Istilah gaji (salary) biasanya digunakan untuk pembayaran atas jasa manajerial, administratif, dan jasa-jasa yang sama. Tarif gaji biasanya diekspresikan dalam periode bulanan. Istilah upah (wages) biasanya digunakan untuk pembayaran kepada karyawan lapangan (pekerja kasar) baik yang terdidik maupun tidak terdidik. Tarif upah biasanya diekspresikan secara mingguan atau perjam.

Sementara Mulyadi (2001:373) mengemukakan bahwa:

Gaji umumnya merupakan pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh karyawan yang mempunyai jenjang jabatan manajer, sedangkan upah umumnya merupakan pembayaran atas penyeraha jasa yang dilakukan oleh karyawan pelaksana (buruh). Umumnya gaji dibayarkan secara tetap perbulan, sedangkan upah dibayarkan berdasarkan hari kerja, jam kerja atau jumlah satuan produk yang di hasilkan.

(15)

Peralatan pendukung (tool system) merupakan alat yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika model dari suatu sistem dengan menggunakan symbol-simbol lambang dan diagram. Adapun peralatan pendukung untuk merancang model sistem, terdiri dari

2.1.3 Diagram Alir Data(DAD)

Definisi Data Flow Diagram menurut jogianto (2005:700). Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan. Data Flow Diagram merupakan alat yang digunakan metodologi pengembangan sistem yang terstruktur.

1.Kesatuan Luar

Keluaran luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat bebrupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan

memberikan input atau menerima output dari sistem.

2. Arus Data

Digambarkan dengan anak panah yang digunakan untuk arah dari proses sistem. Data Flow ini digunakan untuk menerangkan perpindahan data atau informasi dari satu bagian ke bagian lainnya. Data Flow ini mengalir diantara proses (process), simpanan data ( Data Store ) dan kesatuan luar (external entity). Selain menunjukan arah alir data, arus data ini perlu diberikan nama sesuai dengan data atau informasi yang dimaksud.

3. Proses

Proses digambarkan dengan bujur sangkar dengan sudut membulat digunakan untuk menunjukan adanya suatu perubahan didalam transformasi. Proses-proses tersebut selalu menunjukan perubahan atau perubahan data. Jadi aliran data yang meninggalkan suatu proses selalu diberi label yang berbeda dari aliran data yang merusak.

4. Simpanan Data

Penyimpanan data digambarkan dengan bujur sangkar dengan ujung terbuka, yang menunjukan penyimpanan data. Simpanan data menunjukan tempat penyimpanan data-data yang memungkinkan penambahan dan perolehan data.

2.1.4 Kamus Data

Kamus data adalah suatu aplikasi khusus dari jenis kamus-kamus yang digunakan sebagai refensi kehidupan setiap hari. Kamus data merupakan hasil referensi data mengenai data (maksimal,

metadata), suautu data data yang disusun oleh penganalisis sistem yang membimbing mereka selama melakukan analisa dan desain. Sebagai suatu dokumen, kamus data mengumpulkan dan

(16)

Fungsi dari kamus data adalah sebagai suatu katalog yang menjelaskan lebih dari tentang DAD yang mencakup proses, data flow dan data store. Selain itu juga untuk menghindari penggunaan kata-kata yang sama, karena itu kamus data disusun secara abjad

1. Nama Arus Data

Kamus data dibuat berdasararkan arus data yang mengalir di DAD, maka nama dari arus data juga harus dicatat dikamus data, sehingga mereka yang membaca DAD dan memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data tertentu di DAD dapat langsung mencarinya dengan mudah dikamus data.

2. Alias

Alias atau nama lain dari data dapat ditulis bila nama lain ada. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya.

3.Bentuk Data

Data yang mengalir dari hasil suatu proses ke proses lainnya dalam bentuk dokumen dasar atau formulir, dokumen hasil cetak komputer, laporan terarah, tampilan layar dimonitor, variable dan parameter dan parameter dan field-field adalah bentuk data dari arus data yang mengalir yang perlu dicatat dikamus data.

4. Arus Data

Arus data menunjukan dari nama data mengalir dan kemana data akan menuju. Keterangan arus data ini perlu dicatat dikamus data supaya memudahkan mencari arus data ini di DAD.

5. Penjelasan

Untuk menjelaskan lagi tentang makna dari arus data yang dicatat dari kamus data, maka bagi penjelsan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut.

6. Periode

Periode ini menunjukan kapan terjadinya arus data ini. Periode ini perlu dicatat dikamus data karena dapat digunakan untuk mendefinisikan kapan input dan harus dimasukan kedalam sistem, kapan proses program harus dilakukan, dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.

7. Volume

Volume yang dicatat didalam kamus data adalah tentang volume rata-rata dan volume puncak dari arus data. Volume rata-rata menunjukan banyaknya arus data yang mengalir dalam suatu periode tertentu, sedangkan volume puncak merupakan volume yang terbanyak.

(17)

Struktur data menunjukan yang dicatat pada kamus data yang terdiri dari item-item atau elemen data. Selain hal-hal diatas, kamus data juga mempunyai suatu bentuk untuk mempersingkat arti actual maka symbol yang dijelaskan, yang disebut “notasi”. Dimana notasi kamus data lebih mudah menjelaskan datanya dibandingkan dengan narasi. Notasi atau symbol yang digunakan ada dua macam yaitu :

BAB III

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap sistem penjualan yang sedang berjalan pada CV Nusantara Indah, terdapat kelemahan, yaitu tidak adanya proses komputer dalam

Berdasarkan analisa dan penghitungan menggunakan Waiting Line Method dengan hasil yang kurang optimal, diharapkan Puskesmas Bintara dapat meningkatkan mutu dan

Hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS for windows release 16 dapat diketahui bahwa Fhitung = 19,027 dengan nilai probabilitas sebesar 0,000, karena nilai