Beberapa Perbedaan Tentang Solo dan Yogyakarta
Ada beberapa perbedaan antara Solo dan Yogyakarta baik dari segi bahasa,cara pandang, cara hidup, serta berbusananya. Padahal solo dan Yogyakarta awalnya merupakan satu daerah kerajaan yang merupakan wilayah kerajaan Mataram Islam. Setelah perjanjian Giyanti, wilayah kesultanan Mataram terbagi menjadi dua yaitu Solo dan Yogyakarta. Hal itu membuat
masyarakat yang semula satu kini hidup dengan cara mereka masing-masing dan berdasarkan wilayah masing-masing.
1. Keris
Keris dari Yogyakarta disebut Branggah. Sedangkan keris yang bergaya Solo disebut
Ladrang. Keris khas Yogyakarta ukurannya lebih ramping dan juga sarung kerisnya lebih sederhana tanpa banyak hiasan-hiasan yang mencolok. Berbeda dengan
Branggah, Keris khas solo atau Ladrang memiliki ukuran yang relative lebih besar dan memiliki ornament-ornamen dan motif-motif yang khas serta memiliki struktur yang lebih halus dibandingkan Branggah.
2. Batik
Batik khas Solo dan Yogyakarta juga berbeda. Batik khas solo memiliki warna yang lebih kalem dan gelap dengan menggunakan warna cokelat, hitam, dan warna putih meskipun warna putih ini hanya sedikit digunakan. Sedangkan Batik khas
Yogyakarta, warna yang digunakan lebih sering putih dan cokelat saja sehingga batik Yogyakarta ini lebih terang. Dalam metode pembuatan juga berbeda, biasanya Batik solo dibuat dengan cara dicap sehingga proses pembuatannya lebih cepat selesai. Sedangkan Batik Yogyakarta dikenal dengan batik tulis dan dikenal lebih mahal karena proses pembuatannya yang membutuhkan ketelitian.
3. Wayang kulit
Salah satu perbedaan dalam kesenian wayang Solo dan Yogyakarta ditunjukkan dari watak dan tokoh wayang yang dimainkan. Pada tokoh Anoman misalnya, dalam wayang khas Solo, tokoh Anoman digambarkan hanya memiliki satu mata saja di satu sisi wayang sedangkan tokoh Anoman dalam cerita wayang kulit Yogyakarta,
digambarkan memiliki dua mata yang berada disetiap sisinya.
Di sebelah kiri adalah keris khas Solo dan di sebelah kanan adalah keris khas Yogyakarta.
2. Batik
Batik Solo Batik Tulis Yogyakarta
3. Tokoh Wayang