• Tidak ada hasil yang ditemukan

Produksi Bibit Tebu Metode Bud Chips

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Produksi Bibit Tebu Metode Bud Chips"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

D

ra

ft

O

nl

y

Produksi Bibit Tebu

Metode Bud Chips

Hari Prasetyo

email : [email protected]

(2)

D

ra

ft

O

nl

y

(3)

D

ra

ft

O

(4)

D

ra

ft

O

nl

y

Saat ini masalah yang dihadapi oleh industri

perkebunan tebu adalah masih kurangnya

areal perkebunan dalam rangka mendukung

program swasembada gula nasional yang

ditargetkan pada 2014

Untuk

mencapai

swasembada

gula

diperlukan dukungan

lahan

perkebunan

tebu seluas 600 ribu

hektar.

(5)

D

ra

ft

O

nl

y

Dengan

diperluasnya

areal

perkebunan

tebu,

maka

produksi

tebu

diharapkan

bisa

bertambah, sehingga bisa

memenuhi

kebutuhan

gula nasional, baik untuk

konsumsi maupun untuk

kebutuhan industri.

(6)

D

ra

ft

O

nl

y

Untuk

mendukung

rencana

perluasan

tanaman

tebu

dalam

rangka

mencapai

swasembada

gula,

diperlukan

bibit

tebu

dengan jumlah yang cukup besar. Bila bibit

tebu dipenuhi dari bibit bagal 2-3 mata

tunas (konvensional) maka akan diperlukan

bahan tanam yang sangat besar.

(7)

D

ra

ft

O

nl

y

Single Bud Chips

merupakan salah satu cara

perbanyakan

bibit

tebu

dengan

menggunakan 1 (satu) mata tunas, dengan

gambaran umum sebagai berikut

1 2

3

4 5

(8)

D

ra

ft

O

nl

y

KELEBIHAN KEKURANGAN

Areal lahan untuk perbanyakan tebu lebih sedikit (efeisiensi lahan)

Memerlukan tenaga kerja yang terampil

Umur bibit siap tanaman lebih pendek (sekitar 3 bulan)

Diperlukan alat untuk mengambil mata tunas (bor budchip)

Kualitas bibit lebih tinggi (kemurnian, keseragaman, dan vigornya)

Diperlukan penyesuaian bibit dari persemaian/pembibitan sebelum ditanaman di lapangan

Persentase bibit tumbuh di lapangan lebih tinggi

Penggunaan bibit lebih efisien (karena menggunakan 1 mata tunas)

Jumlah anakan tebu lebih banyak dibanding metode konvensional Ketersediaan bibit lebih terjamin,

(9)

D

ra

ft

O

nl

y

(10)

D

ra

ft

O

nl

y

b) Persiapan Bahan dan Alat

Batang bibit tebu telah bersih (klentek)

Pot Tray tempat persemaian bibit

Drum untuk perlakuan perendaman air panas

Drum plastik untuk perlakuan pestisida

Alat bor pembuat single bud chip (1)

Alat pembuat single bud chip (2)

Alat pembuat single bud chip (3)

(11)

D

ra

ft

O

nl

y

c) Persemaian Single Bud Chips

• Single bud chips direndam

dalam air panas (Hot Water

Treatment-HWT) ± 51o C

selama 30 menit

• Selanjutnya rendam dalam

larutan insektisida selama ± 10 menit

• Diteruskan perendaman dalam

larutan ZPT selama ± 10 menit

• Single bud chips siap ditanam

(12)

D

ra

ft

O

nl

y

• Persemaian bud chips dapat dilakukan dengan

2 (dua) cara, yaitu (1) persemaian dengan

bedengan kemudian bila telah bertunas

dipindah ke pot tray, (2) persemaian langsung dalam pot tray

• Bedengan dibuat dengan

ukuran lebar 1 meter dan

panjang sesuai kebutuhan

• Bedengan diisi dengan media

tanah yang telah disterilisasi setebal ± 10 cm (± 4 cm tanah biasa yg gembur, ± 5 cm diatasnya campuran tanah atas dan kompos dan ± 1 cm

tanah penutup setelah bud

(13)

D

ra

ft

O

nl

y

• Bud chips ditanam dengan

jarak tanam 2 x 2 cm atau 3 x 3 cm dengan mata bud

chips berada di atas,

kemudian tutup dengan

tanah setebal ± 1 cm

• Lakukan penyiraman 2 kali

sehari (pagi-sore) dengan

menggunakan gembor

(pancaran air penyiraman

harus kecil/halus)

• Setelah berumur 10-15 HST

(hari setelah tanam), umunya sudah keluar tunas dengan 2 daun dan siap dipindah ke

tahap persemaian lanjutan

(14)

D

ra

ft

O

nl

y

• Isi pot tray ukuran lubang

atas 4 x 4 cm, lubang bawah 2,5 x 2,5 cm dengan tinggi 9 cm (dimensi pot tray 27,5 x 36,6 x 9 cm dengan isi 63

lubang) dengan media

campuran tanah atas,

kompos dan pasir halus

dengan perbandingan 1:1:1 atau campuran tanah atas

dan kompos dengan

perbandingan 1:1

• Masukkan bud chips yang

diambil dari bedengan

kedalam lubang pot tray,

kemudian tambahkan media

tanam sampai ke pangkal

(15)

D

ra

ft

O

nl

y

• Lakukan pemeliharaan

seperti penyiraman,

penyiangan dan pemupukan sesuai ketentuan

• Setelah bibit berumur ±

75-90 HST, dapat di pindah

atau ditanam ke lapangan dengan jarak tanam 165 x

67 cm (atau tergantung

varietas)

(16)

D

ra

ft

O

nl

y

• Isi pot tray ukuran lubang atas 4 x 4 cm,

lubang bawah 2,5 x 2,5 cm dengan tinggi 9 cm (dimensi pot tray 27,5 x 36,6 x 9 cm isi 63 lubang) dengan media campuran tanah

atas, kompos dan pasir halus dengan

perbandingan 1:1:1 atau campuran tanah atas dan kompos dengan perbandingan 1:1

• Masukkan bud chips yang diambil dari

bedengan kedalam lubang pot tray,

kemudian tambahkan media tanam sampai ke pangkal tunas

• Lakukan pemeliharaan & bibit dapat di

(17)

D

ra

ft

O

nl

y

• Isi pot tray ukuran lubang atas 4 x 4 cm,

lubang bawah 2,5 x 2,5 cm dengan tinggi 9 cm (dimensi pot tray 27,5 x 36,6 x 9 cm isi 63 lubang) dengan media campuran tanah

atas, kompos dan pasir halus dengan

perbandingan 1:1:1 atau campuran tanah atas dan kompos dengan perbandingan 1:1

• Masukkan bud chips yang diambil dari

bedengan kedalam lubang pot tray,

kemudian tambahkan media tanam sampai ke pangkal tunas

• Lakukan pemeliharaan & bibit dapat di

(18)

D

ra

ft

O

nl

y

d) Penanaman Bibit Bud Chips di Lapangan

• Bibit siap tanam (umur

± 75-90 HST dengan

tinggi ± 20-30 cm),

ujung daun dipotong

(dikupir)

• Keluarkan secara bibit

dari pot tray (tanah

jangan pecah),

kemudian tanam pada

lubang yang telah

disiapkan

• Tambahkan bahan

organik dan tutup

dengan tanah gembur

• Lakukan pemeliharaan

seperti menanam tebu pada umumnya

25 HST

1 HST

(19)

D

ra

ft

O

nl

y

Hasil Penelitian

• Tingkat perkecambahan bud chips sampai dengan 10

hari setelah saat dikecambahkan lebih tinggi bila ditempatkan pada temperatur yang rendah

• Perendaman potongan bud chips dalam larutan ZPT

dapat meningkatkan daya kecambah bud chips

• Pemakaian bibit dari bud chips dapat menekan

kematian bibit di lapangan

• Pemakaian bibit dari bud chips dapat meningkatkan

(20)

D

ra

ft

O

Referensi

Dokumen terkait

Perhitungan Pengujian Kuat Patah pada sampel A dengan komposisi semen, fly ash, pasir dan air, ukuran sampel 12 cm x 3 cm x 3 cm dengan jarak kedua penumpu 9 cm, lebar dan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penyim- panan bibit bud chip yang disimpan dengan tisu selama 5 hari memberikan waktu tumbuh tunas yang cepat yaitu 4

Jumlah anakan bud chips tebu umur 9 MSPT dengan perlakuan dosis dan frekuensi pemupukan N, P, K pada wadah pembibitan yang berbeda dapat dilihat pada Tabel 4.. Ukuran

Penelitian sebelumnya yang menggunakan ZPT Rootone F diantaranya Darliana (2006) menunjukkan bahwa pemberiaan Rootone F dengan konsentrasi 100 mg/l air dapat

Pembibitan dengan metode SBP harus terus digalakkan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu melalui pengembangan industri bibit tebu unggul pada tingkat penangkar Kebun

Grafik hubungan jumlah daun bibit bud chips tebu 10 MSPT dengan umur bahan tanaman pada berbagai pemberian BAP .... Grafik hubungan jumlah daun bibit bud chips tebu 10 MSPT

Perhitungan Pengujian Kuat Patah pada sampel A dengan komposisi semen, fly ash, pasir dan air, ukuran sampel 12 cm x 3 cm x 3 cm dengan jarak kedua penumpu 9 cm, lebar dan

e Gali lubang tanam kopi dengan lebar 40 cm x kedalaman lubang 40 cm f Pisahkan tanah galian 20 cm tanah paling atas ke sebelah kiri atau kanan disesuaikan itu diketahui merupakan