PENGGUNAAN BAKTERI PELARUT FOSFAT SERTA KOMBINASINYA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI SENDOK
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui pengaruh pemberian isolat bakteri asam laktat, bakteri fotosintetik anoksigenik dan bakteri pelarut fosfat yang disiram ke
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh mikroba pelarut fosfat yang terdiri dari bakteri pelarut fosfat Pseudomonas mallei dan jamur pelarut fosfat Penicillium sp
Hasil penelitian menunjukkan bahwa inokulasi ganda antara bakteri Rhizobium dan bakteri pelarut fosfat pada perlakuan Rhizobium+M 1 tanpa pupuk dapat meningkatkan tinggi tanaman
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri pelarut fosfat tertinggi terdapat pada lahan agroforestry dengan vegetasi kopi dan pinus.. Kata kunci: Bakteri, Pelarut Fosfat
Penggunaan Multi Isolat Bakteri Pelarut Fosfat, Pupuk SP36 dan Pupuk Organik Cair Untuk Meningkatkan Produktifitas Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) di Tanah
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan isolat bakteri pelarut fosfat dan hormon kinetin dengan cara aplikasinya tidak nyata mempengaruhi
Pada perlakuan tanpa diberi fosfat alam, pemberian pupuk kandang dan bakteri pelarut fosfat+pupuk kandang rata-rata meningkatkan serapan P 286.8% dibandingkan tanpa
Perlakuan pupuk P tanpa kombinasi BPF memberikan hasil paling rendah dibandingkan dengan perlakuan dengan bakteri pelarut fosfat karena meskipun lahan sawah tempat