• Tidak ada hasil yang ditemukan

de KITS Application Note AN20 - How 2 Use de KITS SPC Alphanumeric Display with StarTech PPI Card

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "de KITS Application Note AN20 - How 2 Use de KITS SPC Alphanumeric Display with StarTech PPI Card"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

de KITS Application Note

AN20 - How 2 Use de KITS SPC Alphanumeric Display with StarTech PPI Card

oleh: Tim IE

M

elanjutkan AN19 (How 2 Use de KITS SPC DC Motor with StarTech PPI Card), Application Note (AN) ini disusun untuk memberikan penjelasan tentang pengendalian de KITS SPC Alphanumeric Display (K7) oleh komputer (PC) melalui pemrograman Pascal untuk DOS dan Delphi untuk Windows dengan bantuan StarTech PPI Card.

Modul-modul yang digunakan adalah:

- de KITS SPC Alphanumeric Display (K7) - StarTech PPI Card

M

ENGHUBUNGKAN STARTECH PPI CARD DENGAN KOMPUTER

1. Pastikan komputer dalam kondisi mati dan tidak terhubung ke sumber tegangan (stop kontak).

2. Buka casing komputer dan carilah slot ISA. Slot ini umumnya berwarna hitam dan panjang.

3. Jika dikehendaki, pilihlah setting jumper J1 dan J2 pada StarTech PPI Card. Pada AN ini, setting jumper berada dalam posisi default(J1 = "100" atau 300H dan J2 = 2-3 atau +5V)

4. Masukkan StarTech PPI Card ke salah satu slot ISA yang kosong. Pastikan posisi konektornya terpasang dengan pas (tidak miring).

M

EMBUAT KABEL UNTUK MENGHUBUNGKAN STARTECH PPI CARD DENGAN DE KITS SPC ALPHANUMERIC DISPLAY

1. StarTech PPI Card memiliki konektor DB25 Female yang berisi 24 port ekspansi (8 bit Port A, 8 bit Port B, dan 8 bit Port C) serta satu pin untuk VCC. Referensi Ground terdapat pada bodi. Sehingga kita membutuhkan sebuah konektor DB25 Male.

2. Sedangkan de KITS SPC Alphanumeric Display memiliki konektor berupa header 4 x 1. Agar kabel yang dibuat tidak hanya bisa digunakan untuk modul ini, maka ada baiknya untuk menggunakan ampenol 8 x 2.

Kabel ini sama dengan kabel pada AN17, AN18, dan AN19.

3. Sebelum memulai pembuatan kabel, ada baiknya jika ditentukan terlebih dahulu port apa saja yang akan digunakan. Pada AN ini, port yang dihubungkan adalah Port A dan Port C. Port yang digunakan adalah Port C, sedangkan Port A dicadangkan untuk aplikasi lain atau pengembangan lebih lanjut.

4. Kabel ini menghubungkan antara konektor DB25 Male (dihubungkan ke PPI Card) dengan ampenol 8 x 2 (dihubungkan ke J4 de KITS SPC Alphanumeric Display). Urutannya seperti pada tabel 1 dan gambar 1.

Port DB25 Male Ampenol 8 x 2 Sync. Serial J4 de KITS SPC Alphanumeric Display

A 0 Pin 2 Pin 1 -

A 1 Pin 3 Pin 2 -

A 2 Pin 4 Pin 3 -

A 3 Pin 5 Pin 4 -

A 4 Pin 6 Pin 5 -

A 5 Pin 7 Pin 6 -

A 6 Pin 8 Pin 7 -

A 7 Pin 9 Pin 8 -

C 0 Pin 10 Pin 9 -

C 1 Pin 11 Pin 10 -

C 2 Pin 12 Pin 11 -

C 3 Pin 13 Pin 12 S1

C 4 Pin 22 Pin 13 S2

C 5 Pin 23 Pin 14 S3

C 6 Pin 24 Pin 15 -

C 7 Pin 25 Pin 16 -

Tabel 1. Hubungan Port A dan Port C pada DB25 Male dengan Ampenol 8 x 2

(2)

1 14 2 15 3 16 4 17 5 18 6 19 7 20 8 21 9 22 10 23 11 24 12 25 13 J?

DB25

PA0 PA1 PA2 PA3 PA4 PA5 PA6 PA7 PC0 PC1 PC2 PC3 PC7 PC6 PC5 PC4

1 2

Gambar 1. DB25 Male (Port A dan Port C) dengan Ampenol 8 x 2

M

ENGHUBUNGKAN DE KITS SPC ALPHANUMERIC DISPLAY DENGAN SUMBER TEGANGAN 1. Hubungkan sumber tegangan +5 V DC dan GND ke J5.

2. Hubungkan GND pada J5 dengan bodi dari StarTech PPI Card.

Dihubungkan ke bodi dengan baut

Power Supply 5 V DC GND

Ke PPI Card

DB 25 Male

(3)

M

EMPROGRAM STARTECH PPI CARD

Secara garis besar, urutan–urutan untuk memprogram StarTech PPI Card adalah seperti flowchart pada gambar 3.

Gambar 3. Algoritma pemrograman PPI Card

Inisialisasi Control Word digunakan untuk mengatur tugas masing-masing port (apakah berfungsi sebagai input atau output). Setelah inisialisasi dilakukan, maka masing-masing port bisa digunakan sesuai fungsinya.

Karena jumper J1 berada pada posisi default, maka alamat yang digunakan port adalah 300H - 303H, seperti pada tabel 2.

Port A Port B Port C Control Word

Alamat 300H 301H 302H 303H

Tabel 2. Alamat yang digunakan PPI Card

M

EMPROGRAM DE KITS SPC ALPHANUMERIC DISPLAY

Secara garis besar, urutan–urutan untuk memprogram de KITS SPC Alphanumeric Display adalah seperti flowchart pada gambar 4.

Pada bahasa Assembly, pengiriman bit dalam sebuah byte secara satu per satu (dimulai dari MSB) bisa dilakukan dengan menggeser sebuah byte ke kiri dengan menggunakan carry flag (perintah RLC) namun pemrograman high level language tidak memiliki kemampuan ini. Agar proses tersebut dapat dilakukan, maka dibuat suatu prosedur untuk 'menggeser' sebuah byte hingga didapat satu per satu bitnya. Flowchart proses ini dapat dilihat pada gambar 5.

Kedua algoritma ini digunakan pada pemrograman Pascal dan Delphi.

Start

Inisialisasi Control Word PPI

End

(4)

Gambar 4. Algoritma pemrograman de KITS SPC Alphanumeric Display

Start

End

Beri logika '0' ke S2 N

Y

Kirim data '1'?

Y Kirim

data '0'? Beri logika '1' ke S3

Beri logika '0' ke S3

Beri logika '1' ke S2 N

Beri logika '1' ke S3

Beri logika '0' ke S3

Kirim 'clear'?

Y

Beri logika '0' ke S1 N

Beri logika '1' ke S1

Beri logika '1' ke S1 Beri logika '1' ke S3

Beri logika '1' ke S3

(5)

`

Gambar 5. Algoritma untuk mendapatkan bit dimulai dari MSB

End Start

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 128 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 64 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 32 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 16 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 8 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 4 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Kirim data '1' N

Hasil = '1'? Y

Byte dibagi (div) 2 Byte = byte mod 2

Kirim data '0'

Sisa = '1'? Kirim data '1' N

Y

Kirim data '0'

(6)

P

EMROGRAMAN PASCAL (DOS)

Pemrograman de KITS SPC Alphanumeric Display dengan Borland Turbo Pascal 7.0 adalah seperti flowchart pada gambar 6.

Gambar 6. Algoritma pemrograman Pascal

P

ENJELASAN SINGKAT

- Inisialisasi PPI dilakukan agar semua port berfungsi sebagai output. Hal ini dilakukan dengan cara

Start

End Inisialisasi PPI

Kirim nilai 128 ke alamat 303H

Kirim 'clear'

Key =

"d"/"D"?

N

Y

Key =

"m/M"?

Key =

"Esc"?

N

Y

N

Y

Key = 'Backspace'?

Tampilkan "Mode Demo" 5 x

N

Y

Hapus karakter pada monitor dan alphanumeric

segment Kirim 'clear'

Kirim 'clear'

Key = 'Tab'?

Hapus karakter pada monitor dan alphanumeric

segment

Y

N

Kirim 'clear'

Tampilkan karakter dari tombol yang diketik ke monitor dan

alphanumeric segment

Semua pin synchronous serial = '1'

(7)

- Port yang digunakan adalah Port C dan Control Word sehingga semua data untuk SPC Alphanumeric Display akan dikirimkan ke alamat 300h dan 303h. Control Word digunakan untuk mode 'bit set/reset' Port C. Mode ini digunakan pada saat mengirimkan data serial.

- Jika ada penekanan tombol 'd' atau 'D' maka program akan masuk ke mode demo. Program akan bekerja dengan urutan sebagai berikut:

- Program akan menampilkan karakter "ModeDemo" secara per karakter - Karakter tersebut akan dihapus secara per karakter

Di antara masing-masing proses terdapat delay. Proses ini dilakukan sebanyak lima kali. Setelah proses selesai, program akan mengirim 'clear'.

- Jika ada penekanan tombol 'm' atau 'M' maka program akan masuk ke mode manual. Program akan bekerja sebagai berikut:

- Jika tombol keyboard yang ditekan adalah "Backspace", maka semua karakter yang ada di monitor dan di alphanumeric segment akan dihapus. Tampilan berikutnya akan dimulai dari segment 1 lagi.

- Jika tombol keyboard yang ditekan adalah "Tab", maka semua karakter yang ada di monitor dan di alphanumeric segment akan dihapus, lalu program akan mengirim 'clear' dan kembali ke menu awal.

- Jika tombol keyboard yang ditekan adalah tombol selain kedua tombol tersebut, maka karakternya akan ditampilkan di monitor dan alphanumeric segment. Karakter akan ditampilkan berurutan mulai dari segment 1. Penampilan karakter ke-9 akan dimulai lagi dari segment 1.

- Jika ada penekanan tombol 'Esc', maka program akan mengirimkan 'clear' dan program berakhir.

P

EMROGRAMAN DELPHI (WINDOWS)

Pemrograman de KITS SPC Alphanumeric Display dengan Borland Delphi 5.0 adalah seperti flowchart pada gambar 7.

(8)

Gambar 7. Algoritma pemrograman Delphi

P

ENJELASAN SINGKAT

- Karena program menggunakan port I/O, maka untuk mengaksesnya memerlukan perintah tertentu. Dalam AN ini akan dibuat perintah menggunakan bahasa assembly untuk mengakses port PPI. Contoh prosedur

Start

End Inisialisasi PPI

Kirim nilai 128 ke alamat 303H

Kirim 'clear'

Pindah tab?

N

Y

"Demo"

ditekan?

Program ditutup?

N

Y

N

Y

Tampilkan "Mode Demo"

Kirim 'clear' Hapus karakter di monitor dan alphanumeric segment

Tampilkan karakter dari tombol yang diketik ke monitor dan

alphanumeric segment Semua pin synchronous serial = '1'

Hapus semua karakter pada alphanumeric segment

"Reset"

ditekan?

Y Kirim 'clear' Kirim 'clear'

Hapus semua karakter pada alphanumeric segment Tombol

keyboard ditekan?

Y N

N

Hapus semua karakter pada

alphanumeric segment

(9)

mov al, nl out dx, al end;

- Pada saat FormCreate, program akan melakukan inisialisasi PPI, flag pin paralel, dan flag demo.

Inisialisasi PPI dilakukan agar semua port berfungsi sebagai output. Hal ini dilakukan dengan cara mengirimkan data desimal 128 (= 80h) ke alamat Control Word (= 303h).

- Pada saat tab dipindah, maka semua karakter pada alphanumeric segment akan dihapus.

- Jika ada penekanan tombol "Demo" maka program akan menampilkan karakter "ModeDemo" secara per karakter. Kemudian karakter tersebut akan dihapus secara per karakter.

- Penekanan tombol "Reset" akan menghapus semua karakter yang ada di monitor dan alphanumeric segment kemudian mengirimkan 'clear'.

- Penekanan tombol keyboard akanditampilkan pada monitor dan alphanumeric segment.

- Jika program dimatikan, maka program akan menghapus semua karakter pada alphanumeric segment, mengirimkan 'clear', lalu menutup program.

P

ENTING!

- Disarankan untuk menyalakan modul de KITS SPC (beri tegangan supply) sebelum menjalankan program di PC.

- Jika program di PC dijalankan terlebih dahulu sebelum tegangan supply untuk modul de KITS SPC, hal ini mungkin bisa mengakibatkan chip SPC menjadi panas sekali.

- Jika chip SPC menjadi panas disebabkan oleh poin di atas, tunggulah hingga chip SPC menjadi dingin sebelum mengoperasikan modul de KITS SPC lagi.

L

isting semua program dan program yang sudah jadi dapat dilihat pada AN20.ZIP. Source file untuk Pascal bernama AN20p.pas dan file eksekusi yang sudah jadi bernama AN20p.exe. File-file lain merupakan file Delphi.

S

elamat berinovasi!

Gambar

Tabel 1. Hubungan Port A dan Port C pada DB25 Male dengan Ampenol 8 x 2
Gambar 1. DB25 Male (Port A dan Port C) dengan Ampenol 8 x 2
Gambar 3. Algoritma pemrograman PPI Card
Gambar 4. Algoritma pemrograman de KITS SPC Alphanumeric DisplayStartEnd Beri logika '0' ke S2NYKirimdata '1'?YKirim
+4

Referensi

Dokumen terkait

Indikator Kinerja Target 2020 2021 2022 2023 2024 Program Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan

Teknologi carbon nanotube filter yang berbasis elektrokimia mulai banyak diteliti lebih lanjut serta dikembangkan untuk diaplikasikan dalam berbagai bidang,

dipusat usatkan kan pad pada a tit titik ik pus pusat at mas massa sa lan lantai tai, , ran rangka gka ((  frame  frame) ) yan yang g mem member berika ikan n

Impeller berfungsi untuk mengubah energi mekanis dari pompa menjadi energi kecepatan pada cairan yang dipompakan secara kontinyu, sehingga cairan pada sisi isap secara terus menerus

Selain itu daging kelinci (yang disebut juga sebagai daging putih) memiliki tingkat keempukan yang lebih baik dibandingkan dengan daging merah.. Hal ini dikarenakan seratnya

Faktor yang menyebabkan kewenangan pengawasan perbankan oleh Bank Indonesia beralih kepada Otoritas Jasa Keuangan, ialah ; adanya bank yang dalam pengawasan

Penurunan kadar air gelatin ini dikarenakan semakin lama perendaman akan semakin banyak asam yang terdifusi dalam jaringan ceker ayam sehingga struktur kolagen semakin terbuka

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan yang diberikan orang tua dan sekolah terhadap keberhasilan kerja yang dicapai oleh anak tunagrahita.. Penelitian