MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 148/PHP.BUP-XIV/2016
Teks penuh
Dokumen terkait
Pada yang terhormat Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, hal permohonan pengujian materiil judicial review Pasal 154 ayat (10) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015
Berdasarkan pemahaman Mahkamah Konstitusi terhadap substansi tersebut, Mahkamah Konstitusi berkesimpulan bahwa objek permohonan Pemohon tidak termasuk kewenangan Mahkamah
calon hakim karier dan nonkarier, tetapi oleh Para Pemohon didalilkan diskriminatif dan diusulkan diubah menjadi 55 tahun dengan alasan sangat sulit atau bahkan tidak mungkin bagi
KUASA HUKUM PEMOHON: DHARMA SUTOMO HATAMARRASJID Begini Majelis, setelah kami lihat di dalam Pasal 51 Undang-Undang Mahkamah Konstitusi di dalam penjelasannya disebutkan bahwa
Atau jika Majelis Hakim Konstitusi berpendapat dan menganggap Pasal 263 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang
Selamat siang dan salam sejahtera. Yang kami muliakan Majelis Hakim Konstitusi. Yang kami muliakan Sri Sultan Hamengkubuwono X, selaku Gubernur Kepala Daerah Daerah
memohon agar Majelis Hakim Konstitusi yang kami hormati untuk dapat memberikan putusan bahwa penafsiran yang konstitusional terhadap Pasal 32 ayat (2) Undang-Undang Partai
Kemudian mengenai kewenangan Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan objek permohonan yang kami ajukan adalah terhadap Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana