• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK METANOL KULIT BATANG TUMBUHAN KLAMPOK WATU(Syzygium litorale)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK METANOL KULIT BATANG TUMBUHAN KLAMPOK WATU(Syzygium litorale)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Persamaan reaksi Alkaloid
Gambar 2. Mekani Mekanisme Reaksi  antara Pereaksi Liebermann-Burchard
Tabel 1. Hasil skrining fitokim ekstrak metanol kulit batang tumbuhan klampok watu

Referensi

Dokumen terkait

Skrining fitokimia dilakukan terhadap ekstrak untuk mendeteksi golongan kandungan kimia minyak atsiri, alkaloid, sterol dan terpenoid, saponin, polifenol, flavonoid, serta

Berdasarkan uraian di atas, maka dianggap perlu untuk melakukan skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan senyawa alkaloid, triterpenoid/steroid, flavonoid,

• Penetapan kadar abu total Skrining fitokimia meliputi golongan senyawa: • Alkaloid • Glikosida • Antrakuinon • Flavonoid • Steroid • Saponin • Tanin Fraksi

Uji Fitokimia Hasil Kesimpulan (+/-) Alkaloid - Mayer Terbentuk endapan kuning (larutan jingga) + - Dragendorff Terbentuk endapan merah (larutan merah) + - Wagner

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak kasar metanol mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, polifenol, terpenoid

Metode: Skrining fitokimia yang dilakukan meliputi uji alkaloid, tannin, flavonoid, polifenol dan saponin yang berdasar pada metode Harborne dan uji aktivitas antibakteri ekstrak herba

Pada tahap II , skrining fitokimia yaitu melakukan identifikasi senyawa metabolit sekunder Alkaloid , Flavonoid , Terpenoid dan Steroid terhadap ekstrak kasar daun Kirinyuh Ephatorium

Kemampuan antibakteri ini dikarenakan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, terpenoid/steroid, tannin dan saponin yang terdapat pada ekstrak daun sirih hijau sesuai dengan hasil dari