28 BAB III
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA
Objek dari as-samʽa, al-abṣar, dan al-af’idah itu adalah manusia. Maka sebelum menjelaskan tentang urutan kata as-samʽa, al-abṣar, dan al-af’idah pada bab ini akan dijelaskan dulu tentang manusia. Manusia adalah makhluk yang sempurna, Allah telah mengistimewakan manusia dengan kesempurnaan strukturnya dan memiliki nilai lebih daripada makhluk yang lainnya. Di samping itu manusia berperan sebagai makhluk biologis yang selalu mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam perjalanan hidupnya. Dalam arti manusia ketika masih dalam kandungan ibunya manusia terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Manusia diciptakan oleh Allah SWT melalui fase-fase pertumbuhan dan perkembangan, tidak langsung menjadi manusia sempurna tapi ada tahapan-tahapan yang harus dilaluinya, yang mana dalam prosesnya mengalami interaksi antara kemampuan dasar (bawaan) dengan kemampuan yang diperoleh (hasil belajar atau pengaruh lingkungan.70 Ini memberikan kesempatan atau celah bagi manusia untuk memikirkan dan mencari tahu semuanya.
A. Berbagai Istilah tentang Manusia
Menurut Quraish Shihab ada tiga istilah yang digunakan dalam al-Qur’an untuk menunjukan kepada manusia, yaitu al-basyar, al-insān, dan an-nās. Walaupun ketiga istilah tersebut menunjukan pada makna manusia, tetapi masing-masing dari istilah itu memiliki penekanan dalam pengertian yang berbeda. Perbedaan tersebut adalah:
1. Al-Basyar
Kata al-basyar dalam al-Qur’an disebut sebanyak 36 kali dan terdapat dalam 26 surah. Secara bahasa artinya kulit kepala, wajah atau tubuh yang menjadi tempat tumbuhnya rambut. Adapun secara biologis ini menunjukan bahwa yang mendominasi manusia adalah pada kulitnya dibanding rambut atau bulunya. Selain itu al-basyar juga dapat diartikan sebagai mulamasah, yaitu persentuhan antara kulit laki-laki dan perempuan. Dapat dipahami bahwa manusia merupakan makhluk yang memilki segala sifat kemanusiaan
70 Elfi Yuliani Rochmah, Psikologi Perkembangan, (Yogyakarta: Teras, 2005), hlm. 21.
29
dan keterbatasan, seperti makan, minum, seks, keamanan, kebahagiaan. Hal demikian sesuai dengan firman Allah:
ۡ تَلاَق
ۡ ِّكِّلَٰذَكۡ َلاَقۡ ٞۖٞرَشَبۡيِّن سَس مَيۡ مَل َوۡ ٞدَل َوۡيِّلۡ ُنوُكَيۡ ٰىَّنَأِّۡ ب َر ۡ
َُّۡللّٱ
ُۡقُل خَي ۡ
َۡلُۡلوُقَيۡاَمَّنِّإَفۡا ٗر مَأۡ ٰٓىَضَقۡاَذِّإۡ ُُۚءٓاَشَيۡاَم
ُۡهۥ
ُۡنوُكَيَفۡنُك ۡ ٧٤
ۡ
Artinya:
Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, Padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, Maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah", lalu jadilah Dia.
(Al-Imran: 47)
Pemaknaan ayat di atas menunjukan bahwa seluruh manusia akan mengalami proses reproduksi seksual dan berupaya untuk memenuhi semua kebutuhan biologisnya.71
2. Al-Insān
Kata al-insān disebutkan dalam al-Qur’an sebanyak 73 kali dan tersebar dalam 43 surah. Secara etimologis al-insān berarti harmonis, lemah lembut, pelupa. Dalam al-Qur’an kata al-insān digunakan untuk menunjukan totalitas manusia sebagai makhluk jasmani dan rohani. Kedua aspek tersebut mengantarkan manusia sebagai makhluk Allah yang istimewa, unik, sempurna.72 Dari pemaknaan kata al-insān terlihat sesungguhnya manusia merupakan makhluk Allah yang memiliki sifat-sifat manusiawi yang bisa saja bernilai positif dan negatif.73
3. An-Nās
Dalam al-Qur’an kata an-nās dinyatakan sebanyak 240 kali dan terdapat dalam 53 surah. Kata an-nās menunjukan pada eksistensi manusia sebagai makhluk sosial semuanya tanpa memandang status keimanan atau kekafirannya.74
Seperti yang telah disinggung di atas bahwasanya setiap manusia pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupannya. Hal demikian merupakan kodrat manusia yang harus diperhatikan secara seksama. Dalam
71 Bukhari Umar, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Amzah, 2011), hlm. 2.
72 Bukhari Umar, Ibid, hlm. 5.
73 Bukhari Umar, Ibid, hlm. 10.
74 Bukhari Umar, Ibid, hlm. 10.
30
pertumbuhan dan perkembangan manusia ada tahapan-tahapan tertentu termasuk tahapan dari pembuahan, kematangan, kedewasaan dan kematian sebagai proses akhir perjalanan manusia secara fisik. Proses perkembangan manusia berbeda dengan makhluk lain yang sepenuhnya proses perkembangan kehidupan tergantung pada alam, berbeda halnya dengan manusia yang proses perkembangannya hanya sebagian ditentukan oleh kehendaknya sendiri.
Proses pertumbuhan dan perkembangan diawali dengan pembuahan sel dalam rahim ibu membentuk suatu sel kehidupan yang disebut embrio. Embrio yang telah berumur satu bulan berukuran setengah sentimeter. Setelah menginjak umur dua bulan ukuran embrio akan membesar menjadi dua setengah sentimeter, kemudian disebut dengan janin atau fetus. Satu bulan kemudian (kandungan telah berumur tiga bulan), janin sudah berubah bentuk yakni menyerupai bayi yang masih berukuran kecil.75 Ibu yang sedang hamil harus menjaga nutrisi lahir maupun nutrisi batin, karena berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bayi yang dikandungnya.
Pada saat dalam kandungan segala aktivitas ibu sangatlah berpengaruh baik makanannya maupun emosionalnya.76
Pertumbuhan adalah perubahan fisiologis yang sudah melalui proses pematangan dari fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal pada anak yang sehat dalam peredaran waktu. Hasil dari pertumbuhan yang normal dan sehat antara lain bertambah panjangnya tinggi anak, tubuh bertambah berat, tulang-tulang jadi lebih besar-panjang-kuat-berat, dan perubahan lainnya. Dengan begitu pertumbuhan bisa disebutkan sebagai proses perubahan dan proses pematangan fisik.77 Selain itu pertumbuhan fisik selalu mempengaruhi perkembangan psikologis seseorang.78
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan yang kurang normal pada organisme, diantaranya:
a. Faktor sebelum lahir, seperti kejadian kekurangan nutrisi pada ibu dan janin, bayi keracuan sewaktu dalam kandungan, janin terkena virus, dan lain-lain
75 Enung Fatimah, Psikologi Perkembangan: Perkebangan Peserta Didik, (Bandung: Pustaka Setia, 2006), hlm. 20.
76 Bandi Delphie, Psikologi Perkembangan; Anak Berkebutuhan Khusus, (Sleman: Intan Sejati Klaten, 2009), hlm. 83.
77 Kartini Kartono, Psikologi Anak; Psikologi Perkembangan, (Bandung: Mandar Maju, 2007), hlm. 18.
78 Abu Ahmadi, Psikologi Perkembangan, (Jakarta: Rineka Cipta, 1991), hlm. 1.
31
b. Faktor pada saat kelahiran, seperti adanya pendarahan pada bagian kepala bayi yang disebabkan oleh tekanan dari dinding rahim ibu sewaktu bayinya dilahirkan.
c. Faktor yang dialami bayi sesudah lahir, seperti kepala bagian dalam terluka karena kepala janin terpukul atau mengalami serangan sinar matahari
d. Faktor fisiogis, seperti ketika seorang bayi ditinggalkan oleh kedua orang tuanya, kemudian dititipkan pada rumah yatim piatu, yang akhirnya bayi itu
kurang mendapatkan perawatan jasmaniah dan kasih sayang orang tuanya.79 Istilah pertumbuhan dalam ranah perkembangan itu mengarah pada perubahan-
perubahan yang bersifat kuantitatif (dapat diukur secara pasti), yaitu peningkatan dalam ukuran seperti pertumbuhan badan. Pertumbuhan fisik itu sifatnya meningkat, menetap dan kemudian mengalami penurunan sejalan dengan bertambahnya usia seseorang.80 Karena setelah melewati masa remaja, dewasa, tubuh lambat laun menjadi menua. Hal demikian terjadi karena atas ketetapan Allah Swt sang maha pencipta yang berlaku bagi semua manusia, termasuk para nabi dan Rasul.
Pertumbuhan jasmani dan perkembangan rohani itu merupakan satu kesatuan dalam diri manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain. Pertumbuhan jasmani yang sehat dan perkembangan yang positif dan terarah itu sangat mempengaruhi bagi kelangsungan hidup seseorang. Jika salah satu diantara pertumbuhan dan perkembangan terjadi masalah, misalnya pertumbuhannya normal dan sehat akan tetapi proses perkembangan daya pemahaman atau responnya kurang serta lambat maka itu sangat mempengaruhi juga. Karena pertumbuhan dan perkembangan pada umumnya berjalan kearah yang sama menuju tahapan atau proses tertentu dan menghasilkan suatu kematangan. Kematangan merupakan terbukanya atau tumbuhnya karakter yang perlu dikembangkan dan potensi itu ada pada individu yang berasal dari warisan genetik individu. Jadi sebenarnya kematangan itu merupakan potensi yang dibawa setiap individu sejak lahir.81
B. Proses Pertumbuhan Manusia
Selama masih dalam usia reproduksi, rahim selalu dipersiapkan untuk hamil setiap bulannya melalui siklus menstruasi. Hari pertama siklus dimulai sejak
79 Enung Fatimah, Psikologi Perkembangan: Perkebangan Peserta Didik, op, cit, hlm. 42-43.
80 Desmita, Psikologi Perkembangan, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012), hlm. 5-6.
81 Desmita Ibid., hlm. 7.
32
mengalami menstruasi di bulan tersebut. Saat itu lapisan dinding rahim (endometrium) terlepas dan keluar sebagai bagian dari darah menstruasi. Saat menstruasi berakhir lapisan dinding rahim akan terbentuk kembali. Sekitar hari ke-5 siklus menstruasi sel telur atau ovum yang berada dalam suatu kantung cairan akan mulai matang. Kantung cairan tersebut berada di salah satu dua ovarium, letaknya dekat tuba falopi. Sekitar hari ke14 kantung cairan matang dan akan pecah mengeluarkan sel telur. Pecahan kantung cair tersebut akan menjadi badan kuning.
Korpus ini akan memproduksi hormon progesteron yang berperan penting agar tubuh beradaptasi terhadap kehamilan. Oleh karenanya saat ini merupakan saat terbaik untuk terjadinya proses fertilisasi.82
Kehamilan merupakan masa di mana pertumbuhan dan perkembangan bagi calon makhluk hidup baru yang hidup dalam rahim seorang calon ibu. Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada calon manusia baru itu dimulai sejak masa konsepsi atau fertilisasi. Fertilisasi adalah kejadian di mana sel sperma bertemu dengan sel telur yang akan berkembang menjadi zygot. Selama kehamilan ibu harus menambah berat badan, tetapi tidak boleh berlebihan. Penambahan berat badan ibu hamil berbeda-beda antara 6-13 kg dengan kecepatan tertinggi biasanya terjadi pada minggu ke-24 dan 32. Disamping itu harus lebih banyak memproduksi darah dan perlu menambah lemak pada awal kehamilan untuk persiapan menyusui.83
Al-Qur’an telah mengemukakan fase-fase perkembangan janin semenjak permulaan kehamilan sampai saat kelahiran. Hal ini diungkapkan dalam firman Allah:
ۡ دَقَل َو
ۡ
ۡ اَن قَلَخ
َۡن َٰسنِّ لۡٱ
ِّۡطۡ نِّ مۡ ٖةَلَٰلُسۡ نِّم ۡ
ۡ ٖني ٢١
ۡ ٖرا َرَقۡيِّفۡ ٗةَف طُنُۡهَٰن لَعَجۡ َّمُث ۡ ۡ
ۡ ٖنيِّكَّم ٢١
َّۡمُث ۡ
ۡ
ۡ اَن قَلَخ
َۡةَف طُّنلٱ
ۡ اَن قَلَخَفۡ ٗةَقَلَع ۡ
َۡةَقَلَع لٱ
ۡ اَن قَلَخَفۡ ٗةَغ ضُم ۡ
َۡةَغ ضُم لٱ
ۡ
ۡ اَن وَسَكَفۡ ا ٗم َٰظِّع
َۡم َٰظِّع لٱ
ۡ َك َراَبَتَفۡ َُۚرَخاَءۡ اًق لَخۡ ُهَٰن أَشنَأۡ َّمُثۡ ا ٗم حَل ۡ
َُّۡللّٱ
ُۡنَس حَأ ۡ
ۡ
َۡنيِّقِّل َٰخ لٱ
ۡ ٢٧
ۡ
Artinya:
Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah, kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim), kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang
82 Jane Mac Dougall, Kehamilan Minggu Demi Minggu, (Jakarta: Erlangga, 2003), hlm. 8.
83 Miriam Stoppard, Panduan Mempersiapkan Kehamilan dan Kelahiran, (Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2002), hlm. 156 .
33
belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. (QS. Al-Mu’minun: 12-14)
Ayat di atas mengungkapkan fase-fase perkembangan janin di dalam rahim semenjak awal kehamilan saat salah satu sel sperma ayah membuahi sel telur ibu yang matang. Pembentukan tersebut dinamakan pembuahan. Pembuahan adalah penggabungan sel reproduktif laki-laki (spermatozoa) dengan ovum atau sel telur, yang secara normal terjadi di dalam tuba uterina sebagai lanjutan hubungan kelamin.84 Pembuahan dalam bahasa Al-Qur’an disebut setetes mani yang bercampur. Allah menciptakan manusia secara periodik itu untuk memberi kesempatan atau celah bagi umat manusia untuk berpikir dan mencari tahu semuanya. Manusia tercipta tidak langsung menjadi manusia utuh, tetapi melalui proses dan tahapan.
1. Zygot
Periode zygot (ovum) atau periode nuṭfah adalah periode awal terjadinya manusia. Periode ini atau zygot berlangsung kira-kira 2 minggu pertama dari mulainya kehidupan, yakni berawal dari adanya pertemuan antara sel sperma dengan sel telur (ovum). Pada saat suami istri bersenggama sperma peria dilepaskan ke wanita. Sperma yang berhasil masuk setelah berebut dengan berjuta-juta sel yang lain untuk berenang di dalam rahim, kemudian dari berjuta-juta sel itu hanya beberapa ribu yang dapat mencapai rahim, jumlah sel- sel yang masuk ke rahim ini berenang lagi ke sel telur.
Apabila pada saluran tersebut sudah ada sel telur yang matang, maka jumlah sel yang berenang di sel telur tadi berebut untuk mencapainya. Akan tetapi yang berhasil hanya satu sel, sebagaimana firman Allah:
ۡ ٰٓىَل وَأَفۡ َكَلۡ ٰىَل وَأۡ َّمُث ۡ ١٣
َۡيَأ ۡ
ُۡبَس ح
ُۡن َٰسنِّ لۡٱ ۡ
ۡىًدُسۡ َك َر تُيۡنَأ ۡ ١٣
ُۡكَيۡ مَلَأ ۡۡ
ۡ ٰىَن مُيٖۡ يِّنَّمۡنِّ مۡٗةَف طُن ١٤
ۡ
Artinya:
kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? Bukankah Dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)? (QS. Al-Qiyamah: 35-37)
84 Evelyn C. Pearce, Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis ,op., cit, hlm. 320.
34
Cairan yang disebut mani yang mengandung sperma tidak hanya ada sperma saja, melainkan sperma terdiri dari campuran berbagai cairan. Cairan ini mempunyai fungsi yang berbeda, seperti mengandung gula yang diperlukan untuk memberikan energi bagi sperma menetralisir asam yang pintu masuk uterus dan menciptakan lingkungan yang licin untuk memudahkan gerakan sperma.85 Ilmu pengetahuan modern menemukan bahwa air mani terdiri dari empat lendir berbeda, yang dihasilkan dari empat kelenjar yang berbeda juga, yaitu kelenjar biji pelir, kelenjar saluran seminal, kelenjar prostat dan kelenjar saluran kencing. Dari keempat kelenjar itu yang menghasilkan sperma adalah kelenjar biji pelir, sedangkan yang tiganya tidak menghasilkan bahan reproduksi apapun.86
Air mani yang terpancar ke dalam ujung atas dari vagina sebanyak ± 3 cc, dalam air mani terdapat spermatozoa (sel-sel mani) sebanyak ± 100-120 juta tiap cc. Bentuk sel mani seperti kecebong dengan kepala yang lonjong dan ekor yang panjang seperti cambuk. Inti sel terdapat pada kepala sedangkan ekor berguna untuk bergerak maju. Sel mani menunggu kedatangan sel telur, jika kebetulan pada saat yang tepat terjadi ovulasi maka memungkinkan untuk terjadinya fertilisasi berlangsung.87 Hal ini menunjukan bahwa asal-usul manusia adalah bersifat air, setiap sesuatu yang hidup berasal dari air. Kata air disini bisa juga dimaksudkan pada cairan mani.88 Salah satu ayat al-Qur’an yang menjadi rujukan bahwa kehidupan itu berasal dari air adalah surat al- anbiya ayat 30;
َۡوَأ
ۡ َرَيۡ مَل ۡ
َۡنيِّذَّلٱ
ۡ َّنَأْۡا ٓو ُرَفَك ۡ
ِّۡت َٰو َٰمَّسلٱ
َۡو ۡ
َۡض رَ لۡٱ
ۡاَن لَعَج َوۡٞۖاَمُهَٰن قَتَفَفۡاٗق ت َرۡاَتَناَك ۡ
ۡ َنِّم
ِّۡءٓاَم لٱ
ۡ َنوُنِّم ؤُيۡ َلََفَأۡ ٍُۚ يَحٍۡء يَشَّۡلُك ۡ ١٣
ۡ
Dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya.
dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?
85 Tim Penyusun Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Badan Litbang dan Diklat, dan Kementrian Agama RI, Tafsir Ilmi: Penciptaan Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains, op., cit, hlm. 81.
86 Ibid, hlm. 82.
87 Sulaiman Sastrawinata, Obstetri Fisiologi: Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas kedokteran Universitas Padjajaran Bandung, (Bandung: Eleman, 1983). hlm. 100.
88 Maurice Bucaille, Asal-Usul Manusia Menurut Bibel Al-Qur’an Sains, (Bandung: Mizan, 1984), hlm. 196.
35
Ayat di atas menjelaskan bahwa segala sesuatu yang hidup diciptakan berasal dari air, hal ini bermakna bahwa di antara sumber kehidupan adalah air.
Dalam ayat yang lain juga menyatakan bahwa manusia secara biologis diciptakan dari air.89
َۡوُه َو
ۡ يِّذَّلٱ
ۡ َنِّمۡ َقَلَخ ۡ
ِّۡءٓاَم لٱ
ُۡهَلَعَجَفۡا ٗرَشَب ۡ
ۡا ٗريِّدَقۡ َكُّب َرۡ َناَك َوۡ ۗا ٗر ه ِّص َوۡاٗبَسَن ۥۡ
٣٧
ۡ
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah90 dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa (al-furqan:
54)
Begitu satu sel sperma sudah berhasil masuk, dinding telur itu segera mengeras guna menghalangi masuknya sel sperma yang lainnya. Satu sel sperma tadi yang berenang ke pusat sel telur, kemudian bercampur dan membentuk menjadi sebuah sel baru yang dikenal dengan zigot. Dengan proses yang demikian pembuahan telah terjadi dan kehidupan yang baru telah dimulai.91
Setelah terjadi fertilisasi kehamilan yang berhasil harus diletakan di dalam dinding uterus (rahim) dan memberikan informasi kepada ibu terhadap terjadinya berbagai adaptasi akibat kehamilan. Tanpa kedua hal ini, zygot dengan mudah akan keluar dari rahim bersama dengan menstruasi berikutnya.
Zygot yang sedang membelah kemudian mengapung di dalam saluran telur sekitar 1 minggu.92
Sekitar 5 jam setelah proses terbentuknya zygot, yang mana zygot merupakan sel pertama manusia yang mengandung 46 kromosom, pada proses ini ditentukanlah sifat-sifat genetik yang akan mendominasi di dalam makhluk baru, serta sifat-sifat yang akan dijauhi. Zygot terbelah menjadi beberapa bagian secara cepat tanpa mengalami perubahan ukurannya dan bergerak dari uterine tube (yang menghubungkan indung telur dengan rahim) ke arah rahim sampai tertanam di sana.
89 Ibid, hlm. 139
90 Mushaharah artinya hubungan kekeluargaan yang berasal dari perkawinan, seperti menantu, ipar, mertua dan sebagainya.
91 Djamaludin Dimjati, Menyingkap Kebenaran Al-Qur’an, op., cit, hlm. 144-145.
92 Linda J. Heffner dan Danny J. Schust, At a Glance Sistem Reproduksi, (Jakarta: Erlangga, 2006), ed, kedua, hlm. 43.
36
Rahim (uterus) adalah organ yang tebal, berotot, berbentuk buah pir, Panjang uterus adalah 5 sampai dengan 8 sentimeter, dan beratnya 30 sampai 60 gram. Bagian-bagian uterus:
a. Dinding uterus, terdiri dari bagian terluar serosa, bagian tengah yang merupakan lapisan otot polos dan bagian terdalam, bagian ini yang akan menjalani perubahan siklus selama menstruasi dan akan membentuk lokasi implantasi untuk ovum yang sudah dibuahi.
b. Fundus uterus, yang merupakan bagian bundar yang letaknya superior terhadap mulut tuba fallofi.93
c. Badan uterus, merupakan luas berdinding tebal yang membungkus rongga uterus.
d. Serviks, merupakan leher bawah uterus yang terkontriksi
e. Portio vaginalis, merupakan bagian serviks yang menonjol ke dalam ujung bagian atas vagina.94
Fungsi rahim yaitu untuk menahan sel telur yang sudah dibuahi selama perkembangan. Sebutir ovum setelah keluar dari ovarium, diantarkan melalui tuba uterina ke uterus. (pembuahan ovum yang normal terjadi dalam tuba uterina). Endometrium95 disiapkan untuk penerimaan ovum yang telah dibuahi dan ovum itu tertanam di dalamnya. Pada waktu saatnya tiba dan ditandai dengan terasanya mules, dan itu tanda melahirkan dimulai, terjadi kontraksi pada rahim dan mendorong bayi serta plasenta untuk keluar.96
Rahim tempat yang kokoh (qarārin makīn) memiliki keistimewaan sebagai tempat yang paling aman untuk melakukan tugas ini, yaitu:
a. Rahim berada di dalam tulang panggul wanita, yang dilindungi oleh pembalut-pembalut dan selaput dinding perut yang memegang rahim dari kanan kirinya yang memungkinkan rahim untuk bergerak dan berkembang sampai ratusan kali dari ukuran aslinya
93 Tuba fallopi merupakan struktur saluran bilateral yang melekat ke uterus pada setiap ujungnya. Tuba fallopi dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan anatomi dan fungsinya. Yaitu kornu, ismus dan fibria. Kornu merupakan bagian dinding otot rahim dan menjamin hubungan yang stabil dan kuat. Ismus merupakan bagian yang panjang sempit dan menyerupai pensil. Fibria merupakan bagian distal tuba fallopi yang menyerupai jari-jari. Linda, ibid, hlm. 28
94 Setiadi, Anatomi dan Fisiologi Manusia, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2007), hlm. 103-104.
95Memberan Mukosa Yang Melapisi Rahim, Miriam Stoppard, Panduan Mempersiapkan Kehamilan dan Kelahiran, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002), hlm. 345.
96 Evelyn C. Pearce, op, cit, hlm. 317.
37
b. Otot-otot panggul dan selangkangan menjaga rahim tetap dalam tempatnya
c. Keluarnya hormon yang menjadikan kerutan-kerutan rahim tetap lentur, dikeluarkan hormon itu untuk menjaga kestabilan rahim
d. Di dalam rahim janin dilingkupi dengan bermacam-macam selaput yang menghasilkan cairan aminosia yang menjadi tempat renang janin sekaligus melindunginya dari pengaruh gangguan luar.97
2. Embrio
Fase selanjutnya yaitu embrio yang dalam islam disebut tahap ‘alaqah yaitu segumpal darah yang semakin membeku. Embrio dimulai pada hari ke-15 dan berakhir pada hari ke-23 atau 24 setelah pembuahan. Pada fase ini berlangsung secara bertahap. Mula-mulanya janin hampir menyerupai lintah yang hidup dalam air dan bergelantungan di dinding rahim dengan bantuan tali pusar, di dalamnya muncul pembuluh-pembuluh darah yang membentuk jaringan pulau-pulau tertutup sehingga nampak seperti darah beku. Yang pertama kali terbentuk di dalam janin pada hari ke-14 atau 15 adalah lapisan primer, kemudian muncul tonjolan primer. Dari lapisan primer ini terbentuklah sel-sel akar dan sumber-sumber utama jaringan tubuh (mesoderm, endoderm, ectoderm) yang nantinya akan membentuk organ-organ dan jaringan tubuh yang beragam. Pada akhir minggu ketiga, lapisan primer menghilang dan sisa- sisanya akan bertempat di area tulang sulbi-panggul di ujung ekor tiang vertikal dengan tetap mempertahankan sel-sel akar sampai sebagian benjolan area tulang tungging mampu menampung berbagai jaringan (otot-otot, tulang, tulang rawan, kulit, terkadang gigi).98
Di samping itu, dalam periode embrio ini ada tiga sarana yang membantu struktur perkembangan anak, yaitu kantong amnion, plasenta, dan tali pusat.
Kantong amnion berisi cairan, yaitu suatu cairan bening tempat embrio mengapung dan berfungsi sebagai pelindung dari goncangan fisik dan perubahan temperatur. Plasenta adalah suatu tempat pada dinding peranakan yang menyediakan makanan untuk janin yang diambi dari darah ibu, bekerja sebagai “paru-paru janin” dengan menyediakan zat untuk oksigenasi darah
97 Samir Abdul Halim, dkk, Ensiklopedia Sains Islami, op., cit, hlm. 23-24.
98 Samir Abdul Halim, Ibid, hlm. 26-27.
38
janin dan meyingkirkan bahan buangan dari janin. Plasenta juga bekerja sebagai penghalang untuk menghindarkan mikroorganisme penyakit mencapai janin. Di samping itu plasenta membantu ovarium dalam produksi hormon yang diperlukan untuk kelangsungan kehamilan, dan memainkan peranan penting dalam laktasi dengan jalan merangsang perkembangan jaringan kelenjar buah dada dan saluran-salurannya.99
Plasenta manusia merupakan satu-satunya hubungan antara ibu dengan janinnya yang sedang berkembang. Manusia berbeda dengan sebagian besar mamalia lainnya karena darah ibu berhubungan langsung dengan janin melalui jaringan plasenta. Hal demikian ditandai dengan adanya plasenta homokorial yang dapat dilalui oleh semua nutrien ibu dan sisa pembuangan janin. Plasenta memiliki cara khusus dalam upaya utnuk pertumbuhan dan ketahanan hidup janin. Plasenta juga bertambah besar seperti halnya janin selama masa kehamilan. Sesudah cukup bulan plasenta merupakan struktur yang besar dan menyerupai daging.100
Tali pusar adalah jaringan fleksibel yang mengikat janin di tempat umbilikus dengan plasenta, dalam artian plasenta merupakan saluran lembut yang terdiri atas pembuluh-pembuluh darah yang berfungsi menghubungkan embrio dengan plasenta. Apabila bayi telah lahir, tali pusar diikat dan dipotong, maka semua hubungan dengan plasenta putus. Sisa ujung tali pusar mengering dan lepas dari bayi beberapa hari kemudian meninggalkan umbilikus atau pusar sebagai tanda tempat kaitannya, yaitu sebuah perut.101
Proses perubahan dari zygot menjadi embrio memakan waktu lebih dari 10 hari sampai zygot (ovum yang telah dibuahi sperma) ini melekat pada plasenta primer dengan prantara lengan penghubung yang kelak akan menjadi tali pusar. Oleh karena itu dalam konteks Al-Qur’an menggunakan kata sambung ṡumma (kemudian) yang memberikan arti berkelanjutan antara satu kondisi dengan kondisi lain dengan selang waktu tertentu.102
3. Fetus (janin)
99 Evelyn C. Pearce, op, cit, hlm. 330.
100 Linda J. Heffner dan Danny J. op, cit, hlm. 44-45.
101 Evelyn C. Pearce, op, cit, hlm. 330.
102 Samir Abdul Halim, op, cit,. hlm. 28.
39
Peralihan janin dari fase embrio ke janin atau dari segumpal darah ke segumpal daging (mudgah) dimulai dari hari ke-24 pada minggu ke-4 sampai minggu ke-6, salah satu bagian tulang belakang janin akan terlihat tonjolan- tonjolan. Bentuk luar janin akan melengkung, karena pada fase ini mulai muncul somites yaitu adanya proses pertumbuhan dalam tubuh janin di bagian atas papan janin. Pada tahap ini kondisi janin yang paling baik adalah yang berbentuk segumpal daging, pada tahap ini pula panjang janin sudah mencapai sekitar 1-2 cm dalam bentuk segumpal daging. Pada fase ini jika pada awal janin berbentuk sepotong daging yang belum memiliki susunan yang khas, maka setelah beberapa hari dimulai tahap pembentukan, di mana pada tahap pembentukan ini beberapa organ tubuh sudah mulai terlihat, seperti dua mata dan lidah (minggu ke-2), muncul tonjolan-tonjolan ujung dua tangan serta kaki, dan juga dua bibir (minggu ke-5). Akan tetapi tanda-tanda ini belum terlalu jelas, kecuali pada akhir minggu ke-8, atau setelah habis minggu ke-8.103
Fase pembentukan tulang penting sekali, pada fase ini dimulai dengan bentuk seperti daging atau permen karet dengan lekukan. Pada akhir minggu ke-6 tulang-tulang sudah mengalami perubahan mirip manusia. Pada minggu ke-7 makin seperti manusia dengan bermulanya pembentukan kerangka. Masa antara hari ke-40 sampai dengan hari ke-45 adalah hari-hari yang penting bagi perkembangan embrio. Pada waktu itulah embrio berubah bentuk menjadi bentuk manusia. Pembentukan tulang akan semakin mirip manusia setelah tulang itu terselimuti oleh otot.104
4. Tulang
Penciptaan tulang atau dalam istilah Al-Qur’annya iẓam pada janin dimulai pada minggu ke-7. Selama minggu ke-6 kerangka tulang rawan mulai menyebar di dalam tubuh, akan tetapi janin baru bisa menampakan ciri-ciri spesies manusia pada permulaan minggu ke-7 saat janin mulai berbentuk kerangka tulang rawan. Perubahan dari bentuk segumpal daging ke permukaan bentuk kerangka, terjadi dalam waktu yang singkat, yiatu sekitar akhir minggu
103 Samir Abdul Halim, op, cit,. hlm. 29.
104 Tim Penyusun Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, op, cit, hlm. 90.
40
ke-6 dan awal minggu ke-7. Pada tahap ini mempunyai ciri dengan munculnya kerangka yang menjadikan janin berpostur manusia.105
Tulang rawan terbuat dari bahan yang padat, bening, dan putih kebiru- biruan. Pada mulanya tulang embrio adalah tulang rawan. Kemudian hanya pusat-pusat yang masih tumbuh saja yang dipertahankan sebagai tulang rawan.
Apabila sudah menginjak dewasa tulang rwan hanya ada pada penutup ujung- ujung tulang. Tulang rawan tidak mengandung pembuluh darah, tetapi diselubungi memberan, yaitu prikondrium (tempat tulang rawan mendapat darah).106
Tulang rawan memiliki tiga jenis yang memperlihatkan ciri-cirinya yang khas (ulet, lentur, dan kokoh), yaitu:
a. Tulang rawan hialin, terdiri atas serabut kolagen yang berada di dalam bahan dasar yang bening seperti kaca. Tulanh rawan pada janin yang sedang tumbuh berperan sebagai penyangga sementara untuk mendukung jaringan lainnya sampai terbentuk tulang yang selanjutnya atau yang menggantikannya. Sel tualng rawan hialin pada dasarnya disusun dalam kelompok-kelompok kecil di dalam matriks yang kuat.
b. Tulang rawan fibrosa, tulang ini memperdalam rongga dari cawan- cawan tulang, seperti tulang panggul, tulang rawan fibrosa juga membentuk tulang rawan interaktikuler seperti pada tulang rawan lutut dan tulang rawan penghubung seperti tulang belakang.
c. Tulang rawan elastik, tulang rawan ini sering juga disebut dengan tulang rawan elastik kuning, karena mengandung banyak serabut elastik berwarna kuning. Tulang rawan elastik ini terdapat pada daun telinga.107
Tulang adalah jaringan yang paling kerasa dintara jaringan ikat lainnya pada tubuh. Tulang terdiri atas 50 % air, selain tiu bagian padat selebihnya terdiri atas berbagai bahan mineral, terutama garam kalsium 67%, daan bahan seluler 33%. Struktur tulang yang dapat dilihat dengan mata telanjang adalah struktur kasar, dan dibantu dengan menggunakan
105 Samir Abdullah Halim, op, cit, hlm. 32.
106 Evelyn C. Pearce, op, cit, hlm. 24.
107 Evelyn C. Pearce, ibid, hlm. 25.
41
mikroskop. Tulang terdiri dari dua jaringan, yaitu jaringan padat dan jaringan seperti spons.108
Pada fase pembentukan tulang ini ibu harus banyak mengkonsumsi vitamin dan susu, terutama yang mengandung kalsium tinggi. Pada waktu hamil ibu memerlukan asupan kalsium sampai 1.200-1.500 mg/ hari, ini dikarenakan ibu dan bayi membutuhkan kalsium. Selain itu wanita hamil disarankan mengkonsumsi ikan teri dan juga vitamin D yang didapat dari berjemur di bawah sinar matahari pagi.109
5. Otot (pembungkusan dengan daging)
Pada minggu ke-7 bentuk manusia mulai terlihat secara jelas. Pada tahap ini penyebaran otot di seputar tulang secara merata. Dengan adanya struktur otot pada tubuh manusia, terjadilah pergerakan, mata berkedip, bernafas, menelan, dan aliran darah semuanya itu merupakan hasil kerja otot. Ada beberapa bagian dari masa otot:
a. Origo, yaitu tempat lekat otot pada tulang yang relatif diam sewaktu kontraksi otot
b. Insertio, yaitu tempat lekat otot pada tulang lain yang relatif banyak berpindah saat kontraksi
c. Tendo, yaiut jaringan ikat yang kuat dan melekat pada tulang, berfungsi sebagai tali penarik pada pergerakan
d. Ligamentum, yaitu jaringan ikat penghubung tulang maupun sendi- sendi
e. Kartilago, yaitu tulang rawan.110
Pergerakan otot diatur oleh susunan syaraf pusat melalui serabut-serabut syaraf motoriknya. Jaringan syaraf terdiri sel syaraf dan serat-serat syaraf.
Fungsi dari sel syaraf adalah untuk mengirimkan pesan yang berupa rangsangan atau tanggapan. Keberadaan otot adalah untuk bergerak. Maka seharusnya otot tetap digerakan, Jika otot jarang digerakan maka akan mengalami penurunan tonus (kekenyalan), otot menjadi lembek.111
108 Evelyn C. Pearce, ibid, hlm. 25.
109 Popi sopiatin dan Sohari Sahrani, Psikologi Belajar dalam Perspektif Islam, (Bogor:
Ghalia Indonesia, 2011), hlm. 97.
110 Setiadi, op., cit, hlm. 250.
111 Setiadi, ibid, hlm. 251.
42 6. Pertumbuhan Janin
Dengan berakhirnya minggu ke-8 maka dimulai tahap yang baru lagi, pada tahap ini pertumbuhan janin lebih cepat dibandingkan dengan tahap sebelumnya. Pada umumnya janin dihitung dari mulai fertilisasi atau pembuahan, karena pembuahan selalu berdekatan dengan ovulasi sekurang- kurangnya dari saat ovulasi. Dari 0-2 minggu setelah fertilisasi disebut ovum, 3-5 minggu disebut embryo, pada fase ini sudah mulai terbentuk adanya pembentukan alat badan. Di bawah ini pertumbuhan janin pada akhir tiap bulan (dari 4 minggu)
a) Akhir 1 bulan:
Badan bayi sangat melengkung, panjangnya 7,5-10 mm, kepalanya 1/3 dari seluruh embryo. Saluran yang nantinya menjadi jantung sudah mulai berdenyut. Dasar-dasar tractus digestifus sudah nampak, permulaan kaki dan tangan berbentuk tonjolan.
b) Akhir 2 bulan:
Wajahnya sudah berbentuk jelas muka manusia dan sudah mempunyai lengan dan tungkai dengan jari tangan dan kaki. Dan pada akhir bulan ke-2 ini kelaminnya sudah mulai nampak, walaupun pada fase ini alat kelamin belum dapat ditentukan jenisnya. Panjang janin ± 2,5 cm c) Akhir 3 bulan:
Pada fase ini panjang janin sudah mencapai 7-9 cm, sudah muncul usat-pusat pertulangan, kuku sudah nampak dan jenis kelaminnya sudah dapat ditentukan. Selain itu pada fase ini janin sudah bergerak, akan tetapi gerakannya belum dapat dirasakan oleh ibu, dan ginjal sudah membentuk sedikit air kencing.
d) Akhir 4 bulan:
Panjang janin sudah 10-17 cm, beratnya 100 gr, alat kelamin luar sudah dapat menentukan jenisnya. Dan pada akhir bulan ke 4 ini bu sudah merasakan adanya gerakan dari janin.
e) Akhir 5 bulan:
Panjang nanin sudah mencapai 18-27 cm, beratnya 300 gr, bunyi jantung sudah dapat didengar, dan kalau bayi sudah lahir, sudah berusaha untuk bernafas.
43 f) Akhir 6 bulan:
Panjangnya 28-34 cm, beratnya 600 gr, kulit nampak keriput dan lemak mulai ditimbun di bawah kulit.
g) Akhir 7 bulan:
Panjangnya 35-38 cm, beratnya ± 1000 gr, kalau berhasil lahir, dapat hidup di dunia luar, walaupun kemungkinan untuk hidup terus masih kecil, dan kalau menangis mengeluarkan suara yang lemah.
h) Akhir 8 bulan:
Panjangnya sudah mencapai 42,5 cm, dan beratnya 170 gr, permukaan kulit masih merah dan keriput seperti kulit orang yang tua.
i) Akhir 9 bulan:
Panjangnya sudah mencapai 46 cm, dan beratnya 2500 gr, karena sudah ada lapisan lemak di bawah kulit, dan sudah berisi.
j) Akhir 10 bulan:
Janin sudah cukup bulan, panjangnya 50 cm, beratnya 3000 gr. Bayi laki-laki biasanya lebih berat dari pada bayi perempuan. Kepala sudah ditumbuhi rambut, kuku melebihi ujung jari.112
7. Kelahiran
Labor atau kerja keras dapat juga disebut melahirkan, istilah ini karena menggambarkan proses melahirkan. Melahirkan adalah kerja keras bagi ibu dan bayi. Kelahiran itu terjadi karena adanya beberapa perubahan pada rahim, serviks, dan bagian lainnya yang disebut dengan parturisi. Parturisi adalah proses perubahan rahim, serviks, dan perubahan lain yang biasanya berlangsung sekitar dua minggu sebelum kelahiran. Kontraksi rahim yang mengeluarkan janin biasanya dimulai 266 hari setelah konsepsi sebagai tegangan pada rahim.
Proses persalinan atau kelahiran dipengaruhi oleh beberapa kekuatan, diantaranya:
a. Tenaga yang mendorong janin untuk keluar, berupa tenaga ibu yang terdiri dari kontraksi dan tenaga mengejan
112 Sulaiman Sastrawinata, Obsestri Fisiologi: Bagian Obsestri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung, op, cit., hlm. 124-125.
44
b. Tahanan-tahanan yang ditimbulkan oleh leher rahim untuk membuka jalan lahir, gesekan-gesekan jalan lahir, dan tahanan otot-otot dasar panggul
c. Gerakan-gerakan janin selama persalinan berlangsung.113 Proses persalinan terdiri dari 4 tahap
a. Tahap pertama disebut juga sebagai tahap pembukaan. Pada tahap ini terjadi kontraksi-kontraksi yang akan membuka jalan lahir sampai pembukaan lengkap atau yang disebt pembukaan 10 cm. Pembukaan lengkap yaitu pembukaan jalan lahir yang cukup dilewati oleh kepala janin.
b. Tahap kedua disebut juga dengan tahap pengeluaran. Tahap kedua dimulai dari pembukaan lengkap sampai lahirnya bayi. Fase ini berlangsung sekitar 1 ½ jam pada anak pertama. Untuk anak kedua dan seterusnya rata-rata ½ jam. Pada tahap kedua kontraksi menjadi lebih kuat dan lebih cepat yang berlangsung selama 2-3 menit sekali.
c. Tahap ketiga disebut juga tahap kala uri yang mana tahap ini di mulai dari lahirnya bayi sampai lahirnya plasenta, tetapi bayi masih menempel pada plasenta dalam tubuh ibu melalui tali pusar yang harus dipotong dan dijepit. Setelah bayi lahir darah tali pusar diambil untuk melakukan pemeriksaan terhadap bayi nya. Plasenta biasanya akan lepas dalam 6-15 menit setelah bayi lahir dan keluar secara spontan.
d. Tahap keempat ini merupakan masa satu atau dua jam setelah keluarnya plasenta. Pada tahap ini keadaan bayi dan ibu diamati secara intensif khususnya jika terjadi pendarahan pada ibu setelah melahirkan.114
8. Menyusui
Setelah bayi lahir hal yang pertama dibutuhkan adalah ketersediaan asupan makanan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya. Dalam organ menyusui ada yang bertugas untuk memproduksi air susu yaitu kelenjar.
113 Mellyna Huliana, Panduan Menjalani Kehamilan Sehat, (Jakarta: puspa Swara, 2001), hlm. 119.
114 Mellyna, ibid, hlm. 119-125.
45
Melalui urat nadi kelenjar-kelenjar itu mendapatkan pasukan berupa zat yang terbentuk dari darah dan dari sari makanan yang telah dicerna. Kelenjar air susu akan memproses zat yang terbentuk dari darah dan sari makanan dengan enzim-enzim yang ada dan menghasilkan air susu yang dapat dikonsumsi secara langsung. ASI memiliki komponen yang tepat untuk memenuhi nutrisi dan meningkatkan imunitas bayi. Selain itu ASI juga mengandung nutrisi yang memacu perkembangan otak dan sistem syaraf.115
Salah satu amanah dari seorang ibu adalah menyusui bayi nya. Menyusui merupakan sebuah usaha untuk memberikan kehidupan awal bagi bayi di dunia ini. Allah Swt berfirman:
َۡو۞
ُۡتَٰدِّل َٰو لٱ
َّۡمِّتُيۡنَأَۡدا َرَأۡ نَمِّلۡ ِّٞۖن يَلِّماَكِّۡن يَل وَحَّۡنُهَدَٰل وَأَۡن ع ِّض رُي ۡ
َُۡۚةَعاَض َّرلٱ
ۡ
ۡ ىَلَع َو
ِّۡدوُل وَم لٱ
ۡ
ُۡهَل ۥ
ۡ سِّك َوۡ َّنُهُق ز ِّر ۡ
ِّۡبۡ َّنُهُت َو
ُِّۡۚفو ُر عَم لٱ
ۡ َّلَِّإۡ ٌس فَنۡ ُفَّلَكُتۡ َلَ ۡ
ۡاَهِّدَل َوِّبۡ ُُۢةَدِّل َٰوۡ َّرٓاَضُتۡ َلَۡ ُۚاَهَع س ُو
َۡلَ َو
ُۡهَّلۡ ٞدوُل وَم ۡ
ِّۡهِّدَل َوِّب ۥۡ
ُۡۚۦ
ۡىَلَع َو ۡ
ِّۡث ِّرا َو لٱ
ُۡل ثِّم ۡ
َۡمِّه يَلَعَۡحاَنُجۡ َلََفۡ ٖر ُواَشَت َوۡاَمُه نِّ مۡ ٖضا َرَتۡنَعۡ ًلَاَصِّفۡاَدا َرَأۡ نِّإَفۡ َۗكِّلَٰذ
ۡ نِّإ َوۡۗا
َّۡمۡ مُت مَّلَسۡ اَذِّإۡ مُك يَلَعۡ َحاَنُجۡ َلََفۡ مُكَدَٰل وَأۡ ْا ٓوُع ِّض رَت سَتۡ نَأۡ مُّتد َرَأ
ۡٓا
ۡمُت يَتاَء ۡ
ِّۡب
ِّۡۗفو ُر عَم لٱ
َۡو ۡ
ْۡاوُقَّتٱ
ََّۡللّٱ ۡ
َۡو ۡ
ْۡا ٓوُمَل عٱ
ۡ
ۡ َّنَأ
ََّۡللّٱ
ۡ ٞري ِّصَبۡ َنوُلَم عَتۡاَمِّب ۡ ١١١
ۡ
Artinya:
Dan para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi Makan dan pakaian kepada Para ibu dengan cara ma'ruf. seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, Maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, Maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan. (Al-Baqarah [2]: 233)
Ayat di atas merupakan anjuran bagi para ibu untuk menyusui sesuai dengan batas ideal menyusui anak, selama tidak membebani seorang ibu secara fisik. Ayat ini juga tegas mengatakan bahwa sebatas kemampuan seorang ibu untuk menyusui dan sama sekali tidak ada larangan bagi para ibu untuk tidak menyusui anaknya jika memberatkan.116
115 Tim Penyusun Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, op., cit, hlm. 97.
116 Samir Abdul Halim, op., cit, hlm. 65.
46
Pada umumnya ASI baru keluar sesudah 3-4 hari kelahiran. Agar bisa menyusui dengan baik ibu harus mengkonsumsi makanan yang sehat.
Mengkonsumsi makanan seimbang harus dilakukan selama masa hamil dan masa menyusui. Asupan makanan harus ditingkatkan sebanyak 500 sampai 600 kalori per hari.117
ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi, Asi mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi serta mampu melindungi bayi dari infeksi.
Manfaat yang diperoleh bayi dari air susu ibu adalah sebagai berikut:
a. Kandungan gizi yang sangat lengkap
b. Keseimbangan yang tepat antara karbohidrat, protein, mineral dan lemak
c. Terjalinnya ikatan batin antara seorang ibu dengan bayinya, hall demikian bagus untuk psikologi bayi
d. Bayi yang diberi ASI jarang menderita alergi ataupun infeksi karena bakteri
e. Menyusui bayi menyebabkan alat-alat kandungan ibu lebih cepat normal kembali seperti keadaan semula. Ibu yang menyusui bayinya sendiri merasa lebih sehat dari biasanya.118
Penelitian ilmiah saat ini telah menunjukan bahwa pemberian air susu ibu (ASI) secara rutin merupakan hal yang penting dan jauh lebih bermanfaat dibandingkan pemberian susu kaleng dari binatang ternak. Selain itu ASI dapat meningkatkan inteligensi anak.119 Sesudah semuanya terbentuk maka as-samʽa (pendengaran), al-abṣar (penglihatan) dan al-af’idah (hati) juga ikut terbentuk dan mulai berfungsi.
C. Proses Perkembangan Manusia
Perkembangan ialah suatu konsep perubahan manusia yang mengarah pada kualitas subtansi prilakunya, akibat proses perubahan fisik maupun proses pembelajaran. Selain itu perkembangan merupakan suatu perubahan yang bersifat kualitatif, perkembangannya ditekankan pada segi fungsional. Perkembangan juga
117 M. T. Indiarti, A to Z The Golden Age: Merawat, Membesarkan, dan Mencerdaskan Bayi Anda Sejak dalam Kandungan Hingga Usia 3 Tahun, (Yogyakarta: ANDI OFFSET, 2007), hlm. 72.
118 M. T. Indiarti, ibid, hlm. 75.
119 Aliah B. Purwakania Hasan, Pengantar Psikologi Kesehatan Islami, (Jakarta: Rajawali Press, 2008), hlm. 581-582.
47
merupakan suatu proses perubahan yang lebih mencerminkan sifat-sifat mengenai gejala psikologis seseorang.120 Di dalam perkembangan juga ada yang namanya prinsip-prinsip perkembangan: pertama, perkembangan melibatkan perubahan.121 Kedua, Perkembangan awal lebih kritis ketimbang perkembangan selanjutnya.
Ketiga, Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar. Keempat, Terdapat perbedaan individu dalam perkembangan. Kelima, Periode pola perkembangan.122 Pertumbuhan dan perkembangan manusia diawali dari anak berusia 0 tahun. Dalam perkembangan manusia tidak lepas dari yang namanya aspek-aspek apa yang mengalami perubahan dalam dirinya. Ada tiga aspek yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yaitu:
1) Aspek fisik
Perubahan fisik merupakan hal yang nampak dari individu, perubahan fisik ini terjadi sangat cepat sejak masa konsepsi sampai masa kelahirannya.
Kemudian setelah itu dilanjutnya pada masa selanjutnya yakni pertumbuhan masa bayi, anak-anak, remaja, dan dewasa. Perubahan fisik ditandai dengan perubahan organ fisik luar (tangan, kaki, badan) yang makin membesar, melebar atau makin tinggi. Sementara itu perubahan organ dalam ditandai dengan makin matangnya sistem syaraf dan jaringan sel-sel yang semakin kompeleks, sehingga dapat meningkatkan kapasitas fungsi hormon, kelenjar maupun keterampilan motoriknya.123
2) Aspek kognitif
Perkembangan kognitif berhubungan dengan meningkatnya kemampuan, berpikir, memecahkan masalah, mengambil keputusan, kecerdasan dan bakat.124 Dapat dipahami bahwa kognitif adalah berbagai kegiatan untuk mengetahui, memperoleh, mengorganisasikan dan menggunakan pengetahuan, termasuk di dalamnya yang bisa didengar, dilihat dan dirasakan.
Dalam kajian kognitif otak merupakan bagian penting dalam tubuh manusia. Otak adalah organ tubuh yang membuat manusia tetap hidup sampai
120 Abu Ahmadi, Psikologi Perkembangan, op, cit., hlm. 7.
121 Desmita, Psikologi Perkembangan, op, cit., hlm. 8-9.
122 Elizabeth B. Hurlock, Perkembangan Anak jilid 1, (Jakarta: Erlangga, 1978), hlm. 21-28.
123 Agus Dariyo, Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama, (Bandung: Refika Aditama, 2011), hlm. 43.
124 Desmita, Psikologi Perkembangan, op, cit., hlm. 103.
48
sekarang. Otak adalah modal utama manusia untuk bertahan hidup. Sebagai suatu alat tubuh yang sangat penting dalam diri manusia. Selain itu otaklah yang menentukan makhluk hidup bergerak, memerintahkan indra, menuntut dan mengadakan persepsi, mengumpulkan jumlah informasi dan sekaligus menseleksinya.125
Sebagaimana telah disinggung di atas bahwasanya Kognitif adalah sebuah istilah yang digunakan oleh psikologi untuk menjelaskan semua aktivitas mental yang berhubungan dengan persepsi, ingatan, pikiran, dan pengolahan informasi. Untuk lebih jelasnya akan dijabarkan satu persatu.
Persepsi merupakan suatu proses yang didahului oleh proses pengindraan, meskipun persepsi dapat melalui macam-macam alat indra yang ada pada masing-masing individu, tetapi sebagian besar persepsi melalui alat indra penglihatan. Oleh karenanya banyak para penelitian mengenai persepsi, yaitu tentang persepsi yang berkaitan dengan alat penglihatan.126
Ingatan merupakan alih bahasa dari memory, oleh karenanya ada yang menggunakan istilah memori dan ada pula yang menggunakan istilah ingatan.
Dengan adanya kemampuan mengingat pada masing-masing individu, hal ini menunjukan bahwa manusia mampu menerima, menyimpan dan menimbulkan kembali pengalaman-pengalaman yang pernah dialaminya.127
Berpikir merupakan proses kognitif yang berlangsung antara stimulus dan respons. Meskipun dalam berpikir dapat menggunakan gambaran- gambaran atau bayang-bayangan, namun sebagian besar dalam berpikir manusia menggunakan bahasa dengan segala ketentuan-ketentuannya. Karena bahasa merupakan alat yang penting dalam proses berpikir, maka sering dijelaskan bahwa bila seseorang itu berpikir, maka orang itu sedang berbicara dengan dirinya sendiri.128
3) Aspek psikososial
125 Septi Gumiandari, Psikologi Kognitif: Membedah Potensi Berfikir Manusia dalam Perspektif Islam, (Cirebon: Nurjati Press, 2011), hlm. 10.
126 Bimo Walgito, Pengantar Psikologi Umum, (Yogyakarta: ANDI OFFSET, 2010), hlm.
99-100.
127 Bimo Walgito, ibid, hlm. 162.
128 Bimo Walgito, ibid, hlm. 195-196.
49
Manusia dikenal sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dan kehadiran orang lain. Dalam menjalani kehidupan sosial seseorang harus bisa menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Karena ketika sudah mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, hidupnya itu dapat mengubah persepsi, pandangan, sikap, dan perilaku seseorang, sebab dalam pergaulan ini terjadi interaksi antar individu, saling bertukar informasi tentang pengetahuan, adat istiadat, budaya, dan kebisaan.129
D. Fase-fase Perkembangan Manusia
Setiap individu yang normal akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Kejadian ini dimulai sejak terjadinya peristiwa konsepsi hingga kelahiran menjadi seorang bayi, kemudian tumbuh kembang menjadi anak-anak, remaja, dewasa dan sampai mati. Dalam waktu yang cukup panjang para ahli psikologi perkembangan membagi fase-fase perkembangan manusia menjadi beberapa tahap, hal ini supaya kegiatan studi ilmiah ini bersifat sistematis dan dapat dikenali ciri-cirinya.
Allah Swt menjelaskan proses bagaimana individu tumbuh dan berkembang menjalani fase demi fase dalam kehidupannya, sebagai berikut.
اَهُّيَأَٰٓي
ُۡساَّنلٱ ۡ
ۡ َنِّ مۡ ٖب ي َرۡيِّفۡ مُتنُكۡنِّإ ۡ
ِّۡث عَب لٱ
ۡ ٖةَف طُّنۡنِّمَّۡمُثۡ ٖبا َرُتۡنِّ مۡمُكَٰن قَلَخۡاَّنِّإَف ۡ
ۡيِّفۡ ُّرِّقُن َوۡ ُۚ مُكَلَۡنِّ يَبُنِّ لۡ ٖةَقَّلَخُمۡ ِّر يَغ َوۡ ٖةَقَّلَخُّمۡ ٖةَغ ضُّمۡنِّمَّۡمُثۡ ٖةَقَلَعۡ نِّمَّۡمُث
ِّۡماَح رَ لۡٱ
ۡ
َۡلِّإۡ ُءٓاَشَنۡاَم
ٰۡٓى
ۡنَّمۡمُكنِّم َوۡ ٞۖ مُكَّدُشَأْۡا ٓوُغُل بَتِّلۡ َّمُثۡ ٗلَ فِّطۡ مُكُج ِّر خُنۡ َّمُثۡى ٗ مَسُّمۡ ٖلَجَأ ۡ
ۡ ِّلَذ رَأۡ ٰٓىَلِّإُّۡد َرُيۡنَّمۡمُكنِّم َوۡ ٰىَّف َوَتُي
ِّۡرُمُع لٱ
ۡ يَشۡ ٖم لِّعِّۡد عَبۡ ُۢنِّمَۡمَل عَيۡ َلَ يَكِّل ۡ
ۡى َرَت َوُۡۚا ۡٗ ۡ
َۡض رَ لۡٱ
ۡ
َۡعۡاَن ل َزنَأۡٓاَذِّإَفۡٗةَدِّم اَه اَه يَل
َۡءٓاَم لٱ ۡ
ۡ
ۡ ت َّزَت هٱ
ۡ ُِّۢج و َزِّۡ لُكۡنِّمۡ تَتَبُۢنَأ َوۡ تَب َر َو ۡ
ۡ ٖجيِّهَب ٣
ۡ
Artinya:
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya Dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.130
129 Agus Dariyo, Psikologi Perkembangan Anak Tiga Tahun Pertama, op, cit., hlm. 44.
130 Al-Qur’an surat Al-Hajj: 5.
50
1. Perkembangan Masa Prenatal dan Tahapannya
Masa prenatal merupakan periode awal dalam perkembangan manusia yang dimulai sejak masa konsepsi, yakni ketika ovum wanita dibuahi oleh sperma laki-laki sampai dengan kelahiran seorang bayi. Sebagaimana firman Allah Swt dalam al-Qur’an.
ۡ دَقَل َو
ۡ
ۡ اَن قَلَخ
َۡن َٰسنِّ لۡٱ
ۡ ٖنيِّطۡنِّ مۡ ٖةَلَٰلُسۡنِّم ۡ ٢١
ۡ ٖرا َرَقۡيِّفۡ ٗةَف طُنُۡهَٰن لَعَجۡ َّمُث ۡ ۡ
ۡ ٖنيِّكَّم ٢١
َّۡمُث ۡ
ۡ
ۡ اَن قَلَخ
َۡةَف طُّنلٱ
ۡ اَن قَلَخَفۡ ٗةَقَلَع ۡ
َۡةَقَلَع لٱ
ۡ اَن قَلَخَفۡ ٗةَغ ضُم ۡ
َۡةَغ ضُم لٱ
ۡ
ۡ اَن وَسَكَفۡ ا ٗم َٰظِّع
َۡم َٰظِّع لٱ
َۡأۡ َّمُثۡ ا ٗم حَل ۡ
ۡ َك َراَبَتَفۡ َُۚرَخاَءۡ اًق لَخۡ ُهَٰن أَشن
َُّۡللّٱ
ُۡنَس حَأ ۡ
َۡنيِّقِّل َٰخ لٱ
ۡ ٢٧
ۡ
Artinya:
Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.131
Periode prenatal merupakan masa atau periode perkembangan manusia yang paling singkat, dan pada periode ini terjadi perkembangan yang sangat cepat dalam diri individu. Salah satu cara untuk meningkatkan keselamatan bayi adalah perawatan prenatal yang cermat semenjak awal kehamilan.
Periode prenatal merupakan masa yang mengandung banyak bahaya, baik fisik maupun psikologis. Banyak yang percaya bahwa masa anak-anak lebih berbahaya di banding dengan masa prenatal. Padahal masa ini (prenatal) merupakan masa di mana bahaya lingkungan atau bahaya psikologis sangat mempengaruhi pola perkembangan selanjutnya atau bahkan dapat mengakhiri suatu perkembangan, karena pada masa prenatal ini janin masih baru terbentuk dan masih lemah.132 Janin yang bergerak aktif selama masa prenatal itu merupakan ciri bayi yang sehat dan normal serta dapat meningkatkan daya intelektual dan menambah berat badannya.
131 Al-Qur’an surat Al-Mu’minun: 12-14.
132 Elizabeth B. Hurlock, Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, (Jakarta: Erlangga, 1980), hlm. 28.
51
Perkembangan prenatal terjadi dalam tiga tahapan: pertama, sejak pembuahan sampai dua minggu. Kedua, dua minggu sampai delapan minggu.
Ketiga, delapan minggu sampai kelahiran. Selama tiga tahapan masa kehamilan ini, zigot yang awalnya hanya terdiri atas satu sel berubah menjadi blastosyst (proses perkembangan zigot yang hidup di rahim selama sehari atau dua hari). Kemudian di sekeliling zigot akan muncul lapisan-lapisan sel yang melindungi zigot, sel-sel yang melindungi zigot disebut dengan embryonic disk. Embrio yang menempel pada dinding rahim kemudian menjadi janin yang merupakan tanda awal masa kehamilan. Dalam tahap pertama yaitu sejak pembuahan sampai 2 minggu janin sebelum melekatkan diri di dinding rahim ada berupa massa sel yang menebal yang mana itu merupakan tempat bagi embrio untuk mulai berkembang. Dalam massa sel terbentuk tiga lapisan:
lapisan paling atas, lapisan bawah dan lapisan tengah. Di lapisan paling atas atau yang disebut dengan ektoderma ini akan membentuk pancaindra dan sistem saraf termasuk otak dan tulang belakang. Pada akhir bulan ketiga janin sudah memiliki kelopak mata tetapi masih dalam keadaan tertutup.133
Dalam tahapan ketiga yaitu penampilan sel pertama di sekitar 8 minggu menandai awal dari tahapan akhir dari masa kehamilan, selama masa ini janin tumbuh pesat begitu pula dengan organ dan sistem tubuh menjadi lebih kompleks. Pada tahapan ini janin melakukan respon terhadap suara dan detak jantung serta getaran dari tubuh ibunya, menunjukan bahwa mereka bisa mendengar dan merasa. Respon terhadap bunyi dan getaran tampaknya berawal pada minggu ke-26 atau usia 6 bulan dalam kandungan.134 Dalam tahapan ini mata sudah sempurna (membuka, menutup, dan melihat ke segala arah), akan tetapi keadaannya gelap. Karena di dalam perut belum ada cahaya. Tahapan ini berkembang karena meilinasi sudah dimulai dari sekitar pertengahan masa kehamilan di beberapa bagian otak. Meilinasi yaitu proses melindungi jalur saraf dengan zat lemak yang membuat komunikasi antar sel lebih cepat. Jalur yang terkait dengan pendengaran melakukan meilinasi lebih awal bahkan 5 bulan kehamilan.135
133 Papalia Olds Feldman, Human Development: Perkembangan Manusia,ed1,buku ke-1 (Jakarta: Salemba Humanika, 2013), hlm. 119.
134 Papalia Olds Feldman, Ibid., hlm. 124.
135 Papalia Olds Feldman,Ibid., hlm. 187.
52
Bayi yang baru lahir usia 3 hari dapat membedakan bunyi kata baru dengan kata yang sudah didengar sebelumnya. Dalam awal kelahiran bayi berusaha memahami dan mengingat kembali suara yang sering didengar ketika masih dalam perut. Bayi yang baru lahir mengisap susu ibunya lebih sering saat mendengar suara yang disaring. Ini menunjukan bahwa janin telah mengembangkan prefensi terhadap bunyi yang mereka dengar sebelum lahir.
Mereka juga memilih suara ibunya dibanding dengan suara perempuan lain.
Saat mendengar suara ibunya detak jantungnya meningkat, dan menurun jika mendengar suara orang yang tidak dikenal.136 Penglihatan adalah indra yang paling sedikit berkembang saat lahir. Ketajaman pandangan di saat kelahiran kira-kira 20/400 tetapi membaik secara cepat mencapai level 20/20 saat berusia 8 bulan. Bayi baru bisa berkedip saat melihat cahaya terang.137
2. Perkembagan masa bayi 0-2 tahun (periode vital)
Para ahli psikologi umumnya membatasi periode masa bayi dalam 2 tahun pertama dari periode pascanatal. Masa bayi ini disebut juga sebagai periode vital, karena kondisi fisik dan psikologis bayi merupakan pondasi yang kokoh bagi perkembangan dan pertumbuhan selanjutnya. Pada fase ini bayi diusahakan tetap disusui oleh ibunya, karena anak yang disusui oleh ibunya memiliki pengaruh besar dalam pembentukan pribadi anak.138 Mengenai pentingnya menyusui telah disebutkan oleh Allah Swt di dalam al-Qur’an pada beberapa tempat di antaranya,
َۡو۞
ُۡتَٰدِّل َٰو لٱ
ۡ يَلِّماَكۡ ِّن يَل وَحۡ َّنُهَدَٰل وَأۡ َن ع ِّض رُي ۡ
َّۡمِّتُيۡ نَأۡ َدا َرَأۡ نَمِّلۡ ِّٞۖن
َُۡۚةَعاَض َّرلٱ
ۡ ىَلَع َو ۡ
ِّۡدوُل وَم لٱ
ۡ
ُۡهَل ۥ
ِّۡبۡ َّنُهُت َو سِّك َوۡ َّنُهُق ز ِّر ۡ
ُِّۡۚفو ُر عَم لٱ
ۡ ُفَّلَكُتۡ َلَ ۡ
ۡ اَهِّدَل َوِّبۡ ُُۢةَدِّل َٰوۡ َّرٓاَضُتۡ َلَۡ ُۚاَهَع س ُوۡ َّلَِّإۡ ٌس فَن
َۡلَ َو
ُۡهَّلۡ ٞدوُل وَم ۡ ۥ
ِّۡهِّدَل َوِّب ۡ
ُۡۚۦ
ۡىَلَع َو ۡ
ِّۡث ِّرا َو لٱ
َۡحاَنُجۡ َلََفۡ ٖر ُواَشَت َوۡاَمُه نِّ مۡ ٖضا َرَتۡنَعۡ ًلَاَصِّفۡاَدا َرَأۡ نِّإَفۡ َۗكِّلَٰذُۡل ثِّم ۡ
َّۡمۡمُت مَّلَسۡاَذِّإۡ مُك يَلَعَۡحاَنُجۡ َلََفۡ مُكَدَٰل وَأْۡا ٓوُع ِّض رَت سَتۡنَأۡ مُّتد َرَأۡ نِّإ َوۡۗاَمِّه يَلَع
ۡٓاۡ
ِّۡبۡمُت يَتاَء
ِّۡۗفو ُر عَم لٱ
َۡو ۡ
ْۡاوُقَّتٱ
ََّۡللّٱ ۡ
َۡو ۡ
ْۡا ٓوُمَل ۡ عٱ
ۡ
َّۡنَأ
ََّۡللّٱ
ۡ ٞري ِّصَبَۡنوُلَم عَتۡاَمِّب ۡ ١١١
ۡ
Artinya:
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi Makan dan pakaian kepada Para ibu dengan cara ma'ruf. seseorang tidak
136 Papalia Olds Feldman,Ibid., hlm. 125.
137 Papalia Olds Feldman,Ibid., hlm. 192.
138 Netty hartati, Zahrotun Nihayah, dkk, Islam dan Psikologi, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004), hlm. 28.