• Tidak ada hasil yang ditemukan

Biaya Transportasi (Tarif dan biaya)

N/A
N/A
Sunarni Suryani

Academic year: 2022

Membagikan "Biaya Transportasi (Tarif dan biaya)"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BIAYA TRANSPORTASI

Dr. Shanty, ST., MT

(2)

Biaya Transportasi adalah biaya yang harus

dikeluarkan untuk melakukan proses dikeluarkan untuk melakukan proses transportasi

Biaya merupakan faktor yang menentukan dalam transportasi untuk penetapan tarif, alat kontrol agar dalam pengoperasian mencapai tingkat efektivitas dan efisien.

Pengertian Biaya

(3)

Lanjutan Pengertian

Biaya menjadi faktor penting dalam pembentuk harga atau tarif transportasi yang dibebankan ke konsumen.

Jarak merupakan faktor utama yang menentukan biaya transportasi. Jarak transportasi akan berkontribusi secara langsung terhadap biaya seperti tenaga sopir, biaya bahan bakar dan minyak (fuel), dan biaya pemeliharaan kendaraan.

Faktor kedua dalam pemicu biaya transportasi adalah berat. Semakin berat barang yang diangkut, maka semakin besar biaya transportasi.

Faktor ketiga yang menentukan biaya transportasi adalah densitas. Densitas merupakan gabungan antara berat dan volume. Faktor densitas ini penting, karena umumnya satuan penetapan tarif transportasi dinyatakan dalam satuan Rupiah per berat (kilogram atau ton

).

(4)

1.

Biaya Modal dan Biaya Operasional

2.

Biaya tetap (fixed cost = FC)

3.

Biaya tidak tetap (variable cost =VC)

4.

Biaya Operasi Kendaraan (BOK)

Konsep Biaya

(5)

Biaya modal (capital costs) adalah biaya, yang

digunakan untuk investasi inisial (initial investment) serta peralatan lainnya termasuk di dalamnya bunga uang (interest rate).

Biaya Operasional (operational costs) adalah biaya yang dikeluarkan untuk pengelolaan transportasi.

Biaya Modal dan Biaya Operasional

(6)

Kelompok Biaya Operasional

Biaya pemeliharaan jalan raya, bantalan kereta api, alur pelayaran, pelabuhan, dermaga, penahan gelombang, dam, menara, rambu & jalan, udara dan laut.

Biaya pemeliharaan kendaraan, bis, truk, lokomotif, gerbong, pesawat udara, kapal- kapal penyebrangan (ferry boat), dan kapal-kapal barang/kapal-kapal penumpang.

Biaya transportasi yaitu biaya bahan bakar, oli, tenaga penggerak (genset) upah/gaji, kerja crew/awak kapal & pesawat serta biaya terminal (stasiun pelabuhan udara,

pelabuhan laut dan terminal bis).

Biaya traffic terdiri dari biaya advertensi, promosi, penerbitan buku tarif, administrasi dan sebagainya.

Biaya umum antara lain, biaya kantor, gaji/biaya humas, biaya akuntansi lainnya.

(7)

Biaya tetap diartikan sebagai biaya perusahaan yang besarnya tidak dipengaruhi oleh volume kegiatan perusahaan, baik dalam produksi maupun dalam penjualan; biaya tetap ini termasuk gaji yang

dikeluarkan perusahaan untuk pegawai, pembayaran bunga, sewa, depresiasi, dan biaya asuransi.

Biaya tetap yang senantiasa konstan bukan berarti biaya tetap tersebut akan selalu konstan. Biaya tetap dapat berubah sewaktu-waktu di masa yang akan datang.

Biaya Tetap (fixed cost = FC)

(8)

Komponen biaya tetap :

FC = DEP + ADM + GAB + AS + BM Dimana :

FC : Fixed cost

DEP : Penyusutan/depresiasi

ADM : Perijinan dan administrasi GAB : Gaji awak kendaraan/crew AS : Asuransi kendaraan

BM : Biaya Modal

Satuan FC = Rupiah / Kendaraan

(9)

Biaya Depresiasi/Penyusutan

Untuk menghitung biaya depresiasi, yang dilakukan adalah menentukan harga awal kendaraan, termasuk perlengkapan yang dibutuhkan agar kendaraan

dapat dioperasikan, selain ditentukan nilai sisa kendaraan bekas, dengan kata lain mengantisipasi harga jual apabila kendaraan telah habis masa pakainya dan tidak dibutuhkan lagi.

Dalam menghitung biaya depresiasi tidak terlepas dari penentuan masa pakai kendaraan yang sangat tergantung kepada kriteria pemilik kendaraan, antara lain : kualitas dan daya tahan kendaraan, kualitas perawatan selama kendaraan dioperasikan, intensitas penggunaan kendaraan tiap tahun, dan pengaruh

perubahan pengembangan kendaraan,

(10)

Rumus Biaya Depresiasi

Dimana :

A : Biaya penyusutan setiap tahun (Rp./tahun)

S : Selisih harga kendaraan baru (nilai sekarang) dengan kendaraan bekas (Rp)

i : Suku bunga (%)

n : Jangka waktu penyusutan (Tahun)

 

(11)

Biaya Administrasi dan Perijinan

Ijin kendaraan tahunan dikenakan pada masing-masing kendaraan. Besarnya ijin telah ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan ukuran dan tahun kendaraan.

Biaya perijinan terdiri dari

a. STNK : Adalah biaya yang dikeluarkan untuk membayar pajak kendaraan sekali dalam setahun.

b. KIR : Adalah biaya yang dikeluarkan untuk membayar pemeriksaan kendaraan apakah secara teknis kendaraan tersebut laik atau tidak beroperasi di jalan raya (setiap 6 bulan sekali).

c. Izin Trayek : Adalah biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh izin pengoperasian kendaraan dalam melayani suatu trayek (berlaku 1 tahun).

d. Izin Usaha : Adalah biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh izin pengusahaan angkutan umum (berlaku 5 tahun).

(12)

Gaji

Gaji crew kapal, gaji sopir, gaji Kenek, gaji Pilot dan crew, gaji masinis kereta api dan crew kapal

Tunjangan

(13)

Asuransi Kendaraan

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar asuransi kendaraan. Dengan

membayar asuransi maka kendaraan terlepas dari resiko pengeluaran biaya akibat kecelakaan/tabrakan atau kehilangan kendaraan.

Sedangkan awak/crew jika terjadi kecelakaan akan mendapat ganti rugi pengobatan dan santunan bagi keluarga bila crew meninggal dunia.

Besar biaya asuransi kendaraan tergantung jenis kendaraan.

(14)

Biaya Modal Kendaraan

Biaya yang dikeluarkan untuk membayar bunga bank,

Untuk menghitung bunga modal digunakan rumus (Setiawan, 1999) : BM = CRF x (HB-NR)

Dimana :

CRF : Cost Recovery Factor (faktor pemulihan modal) HB : Harga kendaraan (Rp.)

NR : Nilai Residu (%)

Dimana : NR dipengaruhi oleh tingkat suku bunga yang berlaku pada saat pembelian kendaraan (%) dan masa susut (tahun).

(15)

Biaya yang besarnya berubah - ubah sesuai dengan perubahan hasil keluaran.

VC = BBM + BN + GO + MN Dimana

VC : Biaya variabel (variable cost) BBM : Biaya pemakaian BBM

BN : Biaya pemakaian ban

GO : Biaya general overhaul/penggantian suku cadang MN : Biaya pemeliharaan kendaraan

Satuan VC = Rupiah/Kend – satuan waktu/jarak

Biaya Tidak Tetap (Variable Cost = VC)

(16)

Pemakaian BBM

Beberapa faktor yang mempengaruhi pemakaian BBM :

1. Ukuran kendaraan/alat transportasi,

2. Cuaca dan keadaan iklim dapat mempengaruhi kinerja kendaraan dan tenaga kendaraan.

Misalnya, hujan dapat mempengaruhi permukaan jalan, angin secara langsung

berpengaruh terhadap kinerja kendaraan, sementara suhu udara mempengaruhi tenaga yang dikeluarkan kendaraan.

3. Cara mengemudi, Daniels (1974), perbedaan yang mencolok dalam penggunaan BBM antar pengemudi yang berbeda telah diteliti di Inggris, yakni ketika pengemudi

diperintahkan untuk cepat, pemakaian meningkat 10-20%, pada kecepatan yang sama, dan dalam beberapa kasus ditemukan suatu pola bahwa peningkatan yang besar dari

penggunaan BBM terjadi pada saat pengemudi menjalankan kendaraan pada gigi rendah.

(17)

4. Kondisi kendaraan

Pemakaian BBM dapat meningkat 1/3 kali dikarenakan kendaraan semakin tua, tergantung bagaimana baiknya perawatan yang dilakukan.

5. Tingkat pengisian.

Menurut Daniels (1974), pada kecepatan 35 mil/jam kendaraan barang membutuhkan 40% lebih banyak BBM, ketika memiliki muatan penuh daripada ketika dalam keadaan kosong.

Permukaan jalan

Perbedaan permukaan jalan, paling tidak kendaraan melaju dengan kecepatan yang berbeda pula. Pada umumnya permukaan jalan yang buruk menyebabkan pemakaian BBM yang lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan yang melaju di permukaan jalan yang rata atau baik.

Kecepatan kendaraan

Lanjutan Pemakaian BBM

(18)

Biaya Penggunaan Ban

Menurut Daniels (1974), ada beberapa faktor yang mempengaruhi usia pemakaian ban, yaitu :

1. Cara mengemudikan kendaraan. Perbedaan cara mengemudi sebagian akan mencerminkan perbedaan kecepatan rata-rata yang berpengaruh kepada

penggunaan ban. Selain pengaruh jalan dan lalu lintas yang buruk, usia

penggunaan juga dipengaruhi oleh cara mengemudikan kendaraan. Jadi, yang termasuk di dalam cara mengemudikan ini selain kecepatan adalah pengereman, dan percepatan yang dapat menyebabkan penggunaan ban menjadi boros dengan seringnya berhenti dan jalan mendadak.

2. Iklim, dari berbagai studi yang pernah dilakukan, menunjukkan bahwa

penggunaan ban pada suhu 30oC lebih tahan 20% dari pada digunakan pada suhu 18oC.

(19)

Lanjutan Biaya Penggunaan Ban

3. Kualitas ban, jenis kualitas ban yang digunakan, secara langsung dipengaruhi

usia penggunaannya. Diperkirakan bahwa dengan menggunakan ban radial dapat menempuh jarak 30% lebih jauh daripada ban biasa. Sebaliknya, dengan

menggunakan ban vulkanisir maka jarak tempuh lebih pendek dibandingkan

dengan ban yang baru, tetapi ban seperti itu dapat dibeli dengan biaya yang lebih murah.

4. Kondisi kendaraan,

(20)

Lanjutan Biaya Penggunaan Ban

5. Tingkat pengisisan, penelitian yang pernah dilakukan pada negara-negara Eropa menunjukkan, bahwa tingkat pengisian kendaraan 70% dari kapasitas normal akan memperpanjang usia ban dua kali lipat dibandingkan dengan kendaraan diisi dengan kapasitas penuh.

6. Permukaan jalan, jalan yang belum diaspal dengan kondisi buruk akan

menyebabkan pemakaian ban yang lebih boros dibandingkan dengan kendaraan yang dikemudikan pada jalan dan kondisi baik.

7. Kecepatan, hubungan kecepatan kendaraan dengan penggunaan dan dibatasi oleh kendaraan kondisi lalu lintas. Dari bukti-bukti yang tersedia menunjukkan bahwa penggunaan ban meningkat, walaupun tidak secara linier, dengan

kecepatan.

(21)

General Overhaul

Biaya ini dikeluarkan jika suku cadang telah habis masa pakainya atau rusak, dilakukan biasanya setiap KM, biayanya sebesar 5% x harga truk. Penggantian suku cadang terdiri dari overhaul

dilakukan setelah 5 tahun.

Biaya Pemeliharaan

Menurut David Lowe (1989) yang termasuk biaya pemeliharaan

kendaraan adalah biaya untuk penggantian Spare parts dan ongkos kerja. Biaya pemeliharaan kendaraan ini terdiri dari biaya servis

besar dan servis kecil

Komponen Biaya Tidak Tetap

(22)

Biaya yang secara ekonomi terjadi dengan dioperasikannya suatu kendaraan pada kondisi normal untuk suatu tujuan tertentu

Jaring Kerja dari sarana angkutan seperti terminal, stasion, halte serta sarana pemeliharaan

Teknologi sarana angkutan yang berpengaruh terhadap biaya operasi kendaraan (teknologi bahan bakar, oli, ergonomi kendaraan dan sebagainya)

Rencana Operasi, merencanakan kegiatan operasi dari sarana angkutan yang dapat mengangkut demand yang ada dari titik awal pemberangkatan menuju titik tujuan.

Tingkat Pelayanan, meliputi waktu perjalanan, kenyamanan, dan keamanan

Volume Lalu Lintas, volume lalu lintas yang tidak normal (macet, antrian) mempengaruhi biaya produksi jasa angkutan karena akan mempengaruhi tingkat pelayanan yang

diharapakan.

Biaya Operasi Kendaraan (BOK)

(23)

Struktur Biaya Bus

(24)

Struktur Biaya Kereta Api

(25)

Struktur Biaya Kapal

(26)

Struktur Biaya Pesawat

Referensi

Dokumen terkait

Ilmiah Medis : “Tatalaksana Komprehensif Kegawat Darurat Medik“ Anti Aging : “Teknologi Anti Aging” Populer : “Dokter Cerdas Financial dan. Berjiwa Entrepreneuer”

SOSIAL EMOSI.. Melakukan kontak dg anak dan orang tua/keluarga Membangun kontak/raport yg baik Lakukan wawancara Deteksi Dini Stimulasi Dini Sistim rujukani Intervensi

Peserta didik yang tidak masuk karena sakit harus dengan Surat Keterangan Dokter, Jika tidak ada, harus ada surat keterangan sakit yang ditandatangani oleh orang tua/wali

di daerah yang aman dari banjir dan longsor; minimal terletak 200 m dari pabrik atau gudang bahan kimia berbahaya, stasiun pengisian bahan bakar umum dan/atau

Ada beberapa batasan mengenai fungsi representatif, antara lain dikemukakan oleh Gerald Von Glahn dalam bukunya Law among Nations : “Seorang wakil diplomatik

Pada waktu pengambilan sampel pertama dan kedua didapatkan kadar nitrat yang cukup tinggi, hal ini disebabkan karena adanya pertemuan air limbah dengan air sungai, dimana

disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel-variabel bebas berupa pelaksanaan Sensus Pajak Nasional, kualitas pelayanan, dan pengetahuan pajak

Penelitian juga menyatakan bahwa wanita yang terlibat dalam hubungan romantis pada masa dewasa awal memiliki harga diri yang cenderung lebih tinggi dari yang