Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 1
LAPORAN INVENTORI GAS RUMAH KACA (GRK)
PT. I NSANI B ARAPERKASA
KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DAN KOTA SAMARINDA
KALIMANTAN TIMUR
2021
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 2 BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Masalah perubahan iklim sebagai akibat dari pemanasan global dari tahun ke tahun menunjukkan dampak negatif yang semakin meningkat.
PT I n s a n i B a r a p e r k a s a yang bergerak dalam sektor pertambangan batubara merupakan salah satu sektor yang mengemisikan GRK baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan adanya inventori emisi GRK, maka dapat diketahui elemen- elemen pada kegiatan operasional PT Insani Baraperkasa yang berpotensi menghasilkan ataupun yang berpotensi mereduksi emisi GRK, sehingga dapat mendukung kebijakan yang diambil perusahaan. Inventori emisi adalah sebuah daftar sumber emitter polusi udara yang lengkap yang mencakup area geografis dan periode waktu yang spesifik (Misenheimer, 2005).
1.2. Maksud dan Tujuan
1.2.1. Melakukan inventori/perhitungan besarnya emisi GRK dari kegiatan operasional PT Insani Baraperkasa.
1.2.2. Menghitung intensitas karbon PT Insani Baraperkasa tahun 2021.
1.3. Pendekatan PT. Insani Baraperkasa dalam Inventori GRK
PT Insani Baraperkasa menggunakan DEFRA Environmental Reporting Guideline, 2014 (DEFRA Reporting Guideline) dan DEFRA Methodology Pa per for Emission Factors, 2014 sebagai acuan utama dalam penyiapan inventori GRK. Acuan tersebut sesuai untuk organisasi internasional yang menggunakan format
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 3 pelaporan GRK di Inggris (DEFRA, 2014)“.
Kalkulator GRK” digunakan sebagai alat untuk menghitung inventori emisi GRK.
Kalkulator GRK ini dibagi berdasarkan lokasi geografis sumber emisi pada Site. Penjelasan lebih lanjut mengenai ruang lingkup pelaporan dapat dilihat pada Bab III dan metodologi inventori emisi GRK dapat dilihat di Bab IV.
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 4 BAB II
GAMBARAN UMUM PT INSANI BARAPERKASA
3.1. Letak Geografis
PT. Insani Baraperkasa merupakan salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang penambangan batubara. Sesuai dengan surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor: 373.K/40.00/DBJ/2007, tertanggal 26 September 2007. Lokasi PT Insani Baraperkasa secara administratif terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur.
2.2. Luas Wilayah
PT Insani Baraperkasa adalah perusahaan pertambangan berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), perusahaan mendapatkan wilayah konsesi pada lahan seluas 24.477,60 hektar yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur.
3.2. Produk
Produk perusahaan berupa hasil tambang batubara, dengan hasil produksi pada tahun 2021 adalah sebagai berikut:
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 5 Tabel 2.1. Produksi Batubara PT Insani Baraperkasa Periode 2021
3.3. Proses Produksi PT Insani Baraperkasa
Metode penambangan PT Insani Baraperkasa menggunakan metode penambangan gali-isi kembali (backfilling method) dengan sistem penambangan terbuka (open cut mining). Penerapan sistem penambangan terbuka ini disesuaikan dengan model geologi batubara yang berlapis-lapis (multi seam) dengan kemiringan pelapisan batubara yang bervariatif di masing-masing site nya.
Ada pun tahapan penambangannya, yaitu:
1. Pembukaan Lahan
Pembukaan lahan dari vegetasi tanah penutup dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana kemajuan penambangan untuk mengurangi terjadinya erosi pada lapisan sub soil.
2. Pengupasan dan Penimbunan Tanah Pucuk
Tanah pucuk merupakan bagian dari tanah penutup yang mengandung unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan (vegetasi), yang nantinya
No Bulan Produksi
1 Januari 258,750 2 Februari 258,514 3 Maret 173,920 4 April 259,323 5 Mei 325,256 6 Juni 268,725 7 Juli 435,336 8 Agustus 410,844 9 September 337,117 10 Oktober 289,993 11 November 374,661 12 Desember 109,000 3,501,438
Total
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 6 akan digunakan kembali dalam kegiatan reklamasi dan revegetasi lahan.
Tanah pucuk pada pembukaan lahan akan disimpan ditempat yang tidak terganggu dan segera dilakukan penanaman cover crop atau langsung digunakan untuk melapisi timbunan tanah penutup yang sudah terbentuk sesuai dengan rencana penambangan pada lokasi timbunan/disposal.
3. Peledakan (Blasting)
Tahapan kedua adalah peledakan (blasting) untuk memberai lapisan batuan agar mudah digali dengan Excavator. Penggunaan blasting disesuaikan dengan material penambangan.
4. Pengupasan dan Penimbunan Lapisan Batuan Penutup (Overburden)
Pengupasan overburden dilanjutkan dengan pemindahan material ke area timbunan (waste dump) yang telah ditentukan sesuai dengan rencana penimbunan baik dilokasi outpit dump maupun di inpit dump.
5. Penambangan (Coal getting)
Setelah dilakukan tahapan peledakan dan pemindahan lapisan penutup batuan (overburden) dilakukan tahapan pengambilan batubara (coal getting) dengan menggunakan unit Excavator. Aktivitas penambangan ini sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, yaitu dengan adanya fluktuasi curah hujan akan mempengaruhi produksi batubara.
6. Peremukan dan Penimbunan Batubara
Batubara hasil penambangan diangkut ke Coal Processing Plant (CPP) untuk dilakukan proses peremukan sampai dengan spesifikasi ukuran ± 5 cm.
Selanjutnya ditumpuk di stockpile atau ditumpahkan ke dalam hopper serta dipindahkan menggunakan belt conveyor menuju tongkang untuk proses
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 7 pemuatan batubara.
7. Pemuatan atau pengapalan batubara
Pemuatan batubara ke tongkang dengan menggunakan barge load conveyor, untuk ditransportasi melalui jalur sungai dan laut untuk kemudian dimuat ke dalam kapal di laut (transhipment point).
Tahapan penambangan dapat ditunjukkan pada Gambar 2.1. berikut ini.
Gambar 2.1. Tahapan Penambangan PT. Insani Baraperkasa
3.4. Sumber Emisi GRK PT Insani Baraperkasa
Sumber emisi gas rumah kaca (GRK) PT Insani Baraperkasa berasal dari kegiatan operasional yaitu:
• Emisi dari penggunaan bahan bakar untuk genset.
• Emisi dari penggunaan bahan bakar untuk kegiatan transportasi (angkutan penumpang, alat produksi, dan alat support).
• Emisi dari kegiatan penambangan.
• Emisi dari penggunaan refrigerant.
• Emisi dari penggunaan listrik PLN.
• Emisi dari penggunaan LPG.
• Emisi dari perjalanan bisnis pegawai.
BAB III
RUANG LINGKUP LAPORAN
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 8 3.1. Periode Laporan
Periode inventori GRK dilakukan pada rentang waktu Januari hingga Desember tahun 2021 sesuai dengan periode tahun berjalan.
3.2. Penentuan Ruang Lingkup 3.2.1. Standar Pelaporan GRK
Ruang lingkup pelaporan sebagaimana tercantum dalam DEFRA ReportingGuideline (DEFRA, 2014).
a. Lingkup I: Emisi langsung GRK dari sumber emisi yang dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan.
b. Lingkup II: Emisi tidak langsung GRK dari penggunaan listrik PLN.
c)
c. Lingkup III: Emisi tidak langsung GRK yang lain. Lingkup I dan lingkup II wajib dilaporkan, sementara lingkup III bersifat optional. Dari berbagai sumber emisi, terdapat 6 (enam) parameter GRK yang termasuk dalam DEFRA Reporting Guideline, yaitu CO2, SF6, CH4, N2O, HFCs dan PFCs.
3.3. Penentuan Ruang Lingkup Organisasi
Ruang lingkup organisasi PT Insani Baraperkasa dapat dilihat pada Gambar 3.2.
dibawah yang mencakup aktivitas PT Insani Baraperkasa beserta kontraktor dan sub kontraktor yang berlokasi di Indonesia.
3.4. Ruang Lingkup Operasional
Pelingkupan inventori GRK PT Insani Baraperkasa tahun 2021 mengacu pada
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 9 2014 Guidelines to Defra/DECC’s GHG Conversion Factors for Company Reporting, yaitu
a. Lingkup I : Emisi langsung GRK dari penggunaan bahan bakar genset yang dioperasikan oleh PT Insani Baraperkasa dan kontraktor, emisi proses penambangan, refrigerant dan transportasi yang dioperasikan oleh PT Insani Baraperkasa dan kontraktor.
b. Lingkup II : Emisi tidak langsung GRK dari pemakaian listrik PLN.
c. Lingkup III : Emisi tidak langsung GRK dari, penggunaan DIESEL.
Ruang lingkup operasional terdiri dari: penggunaan fuel untuk genset, penggunaan fuel untuk transportasi, kegiatan penambangan, penggunaan listrik dari PLN, perjalanan bisnis pegawai, dan penggunaan listrik untuk memasak. Sedangkan aktivitas yang tidak diperhitungkan pada tahun 2021 ini yaitu pengolahan air bersih, distribusi air bersih, pengiriman barang, dan pembuangan sampah.
3.5. Penentuan Ruang Lingkup Emisi
Emisi yang dihitung pada inventori emisi GRK tahun 2021 ini adalah emisi gas CO2, CH4, dan N2O. Penentuan ini berdasarkan GRK dominan yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan PT Insani Baraperkasa.
BAB IV METODOLOGI
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 10
No. Deskripsi Data
1 Penggunaan bahan bakar untuk genset
2 Penggunaan bahan bakar untuk transportasi 3 Penggunaan refrigerant
4 Ketebalan rata-rata overburden 5 Produksi batubara
6 Penggunaan listrik dari luar
7 Penggunaan bahan bakar untuk kegiatan 8 Perjalanan bisnis pegaw ai
9 Penggunaan LPG
4.1. Proses Pengumpulan dan Pemantauan Data
Prosedur Inventori Gas Rumah Kaca sebagaimana terlihat pada diagram alir Gambar 4.1. telah berlaku efektif sejak 25 Juli 2014 (revisi 1), dan akan ditinjau ulang dalam siklus 2 (dua) tahun. Prosedur pengumpulan data ini dilakukan setiap bulan.
Data ini dikumpulkan dari departemen- departemen terkait di PT Insani Baraperkasa.
Data yang berhubungan dengan konsumsi bahan bakar untuk transportasi dan genset untuk keperluan kontraktor diperoleh dari kontraktor. Departemen Environment akan menganalisa data yang masuk dan mendiskusikan dengan departemen terkait jika terdapat deviasi data. Detail sumber data dapat dilihat pada Tabel 4.1. dibawah.
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 11 4.2. Metodologi Perhitungan Emisi GRK
Perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK) didasarkan pada pengolahan data dari masing- masing sumber emisi yang dihitung dengan menggunakan faktor emisi.
Faktor emisi adalah rata-rata statistik dari besarnya pencemar yang terlepas ke atmosfer sebagai hasil dari suatu kegiatan. Faktor emisi yang digunakan disesuaikan dengan jenis kegiatan/sumber GRK di perusahaan. Untuk memudahkan proses perhitungan, data yang dihitung harus memiliki satuan yang sama dengan satuan faktor emisi yang digunakan.
Tabel 4.2. Daftar Faktor Emisi dari Tiap Sumber Emisi
Ruang Lingkup
Sumber/
Kegiatan
Formula Perhitungan
Faktor Emisi Yang
Digunakan Keterangan
I
Penggunaan bahan bakar untuk genset dan transportasi
Jumlah penggunaan bahan
bakar (L) x FE (kg CO2/L) 2.6691 (kg CO2e/L)
Sumber: DEFRA 2014, dengan jenis bahan bakar (100%
mineral diesel)
Emisi dari proses penambangan batubara
Jumlah produksi (ton) x FE (m3 CH4/ton) x GWP
0.3, 1.2, 2 (m3 CH4/ton), disesuaikan pada kedalaman rata-rata overburden dari tiap site. Data kedalaman rata- rata dapat dilihat pada
Sumber: 2006 IPCC Guideline For National GHG Inventories
Penggunaan bahan bakar untuk transportasi
Jumlah penggunaan bahan
bakar (L) x FE (kg CO2/L) 2.2999 (kg CO2e/L)
Sumber: DEFRA 2014, dengan jenis bahan bakar (100%
mineral petrol)
Penggunaan refrigerant
Jumlah unit x Equipment Charge Capacity x FE Pemasangan x GWP
FE Pemasangan:
0.6% (Domestic) &
1% (Industrial) ; GWP: 1810
Sumber: DEFRA 2014, untuk pemasangan refrigerant dengan jenis HCFC-22 Jumlah unit x
Equipment Charge Capacity x waktu
penggunaan x Annual Leak Rate x GWP
FE Pengoperasian:
0.3% (Domestic) &
8% (Industrial);
GWP: 1810
Sumber: DEFRA 2014, untuk
operasional refrigerant dengan jenis HCFC-22
II Penggunaan listrik dari luar (PLN)
Jumlah pemakaian listrik
(kwh) x FE (kg CO2/kWh) 0.834 (kg CO2/kWh)
Sumber: DEFRA 2014, untuk standar pemakaian listrik internasional serta transmisi dan distribusi
III
Penggunaan bahan bakar untuk transportasi (kapal tunda/tug boat dan floating crane)
Jumlah penggunaan bahan
bakar (L) x FE (kg CO2/L) 0.5785 (kg CO2/L)
Sumber: DEFRA 2014, dengan jenis bahan bakar (100%
mineral diesel) Penggunaan LPG
Jumlah penggunaan LPG (L) x FE (kg CO2/L)
0.1889 (kg CO2/L)
Sumber: DEFRA 2014, dengan jenis bahan bakar LPG 0.29316 (kg CO2/Km)
Sumber: DEFRA 2014, untuk domestik haul
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 12
Perjalanan bisnis pegawai
Total jarak perjalanan (Km)
x FE (kg CO2/Km) 0.16625 (kg CO2/Km) Sumber: DEFRA 2014, untuk short haul 0.21022 (kg CO2/Km) Sumber: DEFRA
2014, untuk long haul
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 12 BAB V
HASIL PERHITUNGAN EMISI GAS RUMAH KACA
PT Insani Baraperkasa menyusun laporan inventori GRK pada periode pelaporan 1 Januari 2021 sampai dengan 31 Desember 2021. Manajemen PT Insani Baraperkasa meyakini bahwa laporan telah disampaikan secara lengkap dan akurat. Rangkuman hasil perhitungan GRK tahun 2021 dapat dilihat pada tabel dan grafik dibawah.
Tabel 5.1. Rekapitulasi Penggunaan Energi PT Insani Baraperkasa Tahun 2021
Keterangan:
- Energy used adalah bahan bakar yang digunakan untuk operasional PT Insani Baraperkasa
- Electricity adalah pemakaian energi dari luar (listrik PLN) BULAN SOLAR (LITER) SOLAR UNTUK
TRANSPORTASI (LITER)
SOLAR UNTUK
GENSET (LITER) BATU BARA (TON) ELECTRICITY (Kwh) JANUARI 1.055.242 1.034.137 1.055 135.117,67 6.545,00 FEBRUARI 957.698 938.544 958 264.287,34 6.478,00 MARET 1.040.821 1.020.005 1.041 252.990,69 6.744,00 APRIL 1.562.689 1.531.435 1.563 210.121,61 6.876,00 MEI 1.892.307 1.890.415 1.892 202.562,81 6.367,00 JUNI 1.804.565 1.802.761 1.805 237.660,30 6.279,00 JULI 1.913.877 1.911.964 1.914 178.375,03 6.982,00 AGUSTUS 1.971.275 1.969.304 1.971 180.900,86 6.299,00 SEPTEMBER 2.000.523 1.998.522 2.001 179.822,97 6.199,00 OKTOBER 1.933.254 1.931.321 1.933 201.330,29 6.287,00 NOVEMBER 2.006.372 2.004.366 2.006 192.146,63 5.988,00 DESEMBER 2.042.932 2.040.889 2.043 204.504,72 6.526,00 TOTAL 20.181.556 20.073.662 20.182 2.439.820,92 77.570,00
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 13 Tabel 5.2. Hasil Perhitungan Emisi GRK Bahan Bakar Genset (Solar)
Tabel 5.3. Perhitungan Emisi GRK Bahan Bakar Transportasi (Solar) BULAN SOLAR UNTUK
GENSET (LITER)
FAKTOR EMISI
(DEFRA 2014, 100%
MINERAL DIESEL=2,6691 kg CO₂ₑ/Liter)
TOTAL EMISI GRK kg CO₂ₑ
TOTAL EMISI GRK ton CO₂ₑ
JANUARI 1.055 2,6691 2.816,55 2,82 FEBRUARI 958 2,6691 2.556,19 2,56 MARET 1.041 2,6691 2.778,06 2,78 APRIL 1.563 2,6691 4.170,97 4,17 MEI 1.892 2,6691 5.050,76 5,05 JUNI 1.805 2,6691 4.816,57 4,82 JULI 1.914 2,6691 5.108,33 5,11 AGUSTUS 1.971 2,6691 5.261,53 5,26 SEPTEMBER 2.001 2,6691 5.339,60 5,34 OKTOBER 1.933 2,6691 5.160,05 5,16 NOVEMBER 2.006 2,6691 5.355,21 5,36 DESEMBER 2.043 2,6691 5.452,79 5,45 TOTAL 20.182 53.866,59 53,87
BULAN
SOLAR UNTUK TRANSPORTASI
(LITER)
FAKTOR EMISI
(DEFRA 2014, 100%
MINERAL DIESEL=2,6691 kg CO₂ₑ/Liter)
TOTAL EMISI GRK kg CO₂ₑ
TOTAL EMISI GRK ton CO₂ₑ JANUARI 1.034.137 2,6691 2.760.216 2.760,22 FEBRUARI 938.544 2,6691 2.505.067 2.505,07 MARET 1.020.005 2,6691 2.722.494 2.722,49 APRIL 1.531.435 2,6691 4.087.554 4.087,55 MEI 1.890.415 2,6691 5.045.707 5.045,71 JUNI 1.802.761 2,6691 4.811.749 4.811,75 JULI 1.911.964 2,6691 5.103.222 5.103,22 AGUSTUS 1.969.304 2,6691 5.256.270 5.256,27 SEPTEMBER 1.998.522 2,6691 5.334.256 5.334,26 OKTOBER 1.931.321 2,6691 5.154.888 5.154,89 NOVEMBER 2.004.366 2,6691 5.349.853 5.349,85 DESEMBER 2.040.889 2,6691 5.447.336 5.447,34 TOTAL 20.073.662 53.578.612 53.578,61
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 14 Tabel 5.4. Perhitungan Emisi GRK Listrik Dari Luar (PLN)
BULAN
PENGGUNAAN LISTRIK
(kWh)
FAKTOR EMISI
(DEFRA 2014, 0,834 kg CO₂ₑ/kWh)
TOTAL EMISI GRK kg CO₂ₑ
TOTAL EMISI GRK ton CO₂ₑ JANUARI 6.545 0,834 5.459 5,46 FEBRUARI 6.478 0,834 5.403 5,40 MARET 6.744 0,834 5.624 5,62 APRIL 6.876 0,834 5.735 5,73 MEI 6.367 0,834 5.310 5,31 JUNI 6.279 0,834 5.237 5,24 JULI 6.982 0,834 5.823 5,82 AGUSTUS 6.299 0,834 5.253 5,25 SEPTEMBER 6.199 0,834 5.170 5,17 OKTOBER 6.287 0,834 5.243 5,24 NOVEMBER 5.988 0,834 4.994 4,99 DESEMBER 6.526 0,834 5.443 5,44 TOTAL 77.570 64.693 64,69
Laporan Inventori GRK PT Insani Baraperkasa 2021 15 BAB VI
KESIMPULAN
1. Laporan inventori emisi GRK ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi PT Insani Baraperkasa dalam usaha pengendalian risiko yang berkaitan dengan GRK dan mengidentifikasi peluang pengurangan tingkat emisi GRK. PT Insani Baraperkasa menyadari pentingnya bekerja secara kolaboratif dengan departemen terkait lainnya untuk mengidentifikasi peluang penghematan energi.
2. Hasil perhitungan untuk total emisi GRK tahun 2021:
a. Total emisi GRK tahun 2021 sebesar 53.697.171.63 ton CO2e.
b. Emisi GRK berdasarkan ruang lingkup, yang tertinggi pada penggunaan transportasi yaitu sebesar 53.578,61 ton CO2e.
3. PT Insani Baraperkasa berkomitmen untuk melakukan pengurangan emisi GRK dengan melakukan manajemen energi yaitu:
a. Pengembangan dan penguatan kebijakan yang sudah ada.
b. Capacity Building Konservasi dan Efisiensi Energi.
c. Pengembangan tata cara operasional peralatan yang efektif dan efisien.
d. Pengembangan Sistem Aplikasi Database Monitoring.
e. Pengadaan peralatan dan sistem dalam rangka mendukung efisiensi energi.
f. Optimalisasi fasilitas dan sarana pengguna energi.
g. Peningkatan tata kelola bangunan dan kawasan bangunan yang baik.