KEDUDUKAN ANAK MASYARAKAT HUKl
KABUPAT m
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum
f
Oleh :
RJEKE AGRITA APRIANTY 02053100219
-.
'K»-'>■ -v •
ISITAS SRIWIJAYA
‘ALEMBANG
0
yE MAS
EDUDUKAN ANAK TUNGGU TUBANG DALAM-^
ASYARAKAT HUKUM ADAT SEMENDO LEMBAK ^ KABUPATEN OKU SELATAN
v,'-''* 6? /
/V » ’l •' *o
S£j .* t A ,■>
SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum
Oleh :
RIEKE AGRITA APRIANTY 02053100219
UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG
2009
UNIVERSITAS SRIWIJAYA FAKULTAS HUKUM
TANDA PERSETUJUAN SKRIPSI
RiekeAgritaAprianty
02053100219
IlmuHukum
StudiHukumDanBisnis
Kedudukan Anak Tunggu Tubang Dalam MasyarakatHukumAdatSemendoLembak KabupatenOKUSelatan
Nama Nim
ProgramStudi ProgramKekhususan JudulSkripsi
Palembang, Mei 2009
Disetujui Oleh:
PembimbingUtama PembimbingPembantu
'\h±
Abdullah60tar,Sfi’M.Hum HAlbarSentosaSubari,SH.SU
NIP.130905412 NIP.131 844028
11
Telahdiujipada :
Hari :Sabtu
Tanggal : 16Mei2008
Nama : RiekeAgritaAprianty
Nim : 02053100219
ProgramStudi : Ilmu Hukum
ProgramKekhususan : StudiHukumDan Bisnis
TIMPENGUJI:
1.Ketua :Amrullah Arpan,.H.,S.U
: ArfianaNoveraS.H.JVI.Hum ( : SautParulian.P,S.H.JM.Hum( : H.Albar.S.SubariS.H,S.U. ( 2.Sekretaris
3.Anggota 4.Anggota
Palembang, 16Mei2009
wm&i
n.
n,
HU :< \)
Prof.Amzulian Rifai,S.H.,LL.M.,Ph.D.
NIP 131885582
111
Morro:
“Orangyanggagaladalahorangyangtidaktahucaramengatasikegagalannya'.
(Penulis)
“ft's not important to be popular. what important is to bc yoursdf/n
unconditionally.0
(Penulis)
“Seribulangkahyangbesardimulaidarisatulangkahyangkedi'
(Penulis}
Kupercembahkan Kepada:
• KeduaOrangtuayangku dntai PHyatKoestono,ST
rr.SGP. RJnl. BA.
• MyLuvLyMpf
• Almamaterku
fa
1
KATA PENGANTAR
Bismillahirohmaanirohim Allhamdulilah Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmatnyajualah penulis diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang beijudul Kedudukan Anak Tunngu Tubang Dalam Masyarakat Hukum Adat Semendo Lembak Kabupaten OKU Selatan. Sebagai salah satu syarat untuk memperolehgelar SaijanaHukumpadaFakultas HukumUniversitasSriwijaya.
Penulis meyadari bahwa dalam penulisan skrpsi ini masih terdapat kekurangan-kekurangan, karena terbatasnya penguasaan ilmu pengetahuan yang penulis miliki, namun berkat bantuan dan bimbingan serta kritik-kritik positifdari
i
berbagai pihak terutama Dosen Pembimbing, maka penulisan skripsi ini dapat diselesaikandengansebaik-baiknya.
Pada kesempatan ini Penulis menyampaikan rasahormat dan terimakasih atasbantuan berbagaipihak,terutamakepada:
1. Bapak Prof. Amzulian Rifai, S.H., LLm., phd, Sebagai Dekan Fakultas HukumUniversitasSriwijaya.
t'
2. Ibu Sri Turatmiah, S.H, M.Hum sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum UniversitasSriwijaya..
3. Ibu Arfiana Novera, S.H, M.Hum, sebagai Pembantu Dekan II Fakultas HukumUniversitas Sriwijaya.
4. BapakAhmaturrahman, S.H. sebagai Pembantu DekanIII FakutasHukum UniversitasSriwijaya.
5. Bapak Albar Sentosa Subari S.H, S.U, Selaku pembibing I yang telah bersediameluangkanwaktunyamemberikanbimbingan,motivasi dannasihat dalampenulisan skripsi.
6. Bapak Abdullah Gofar, S.H, M.H, selaku pembimbing II yang telah membimbingdalampenulisan skripsi.
4
7. Ibu Sri Turatmiah SH, M.Hum selau pembimbing akademik yang telah memberikanpengarahandanpetunjukselamamasastudi.
8. SeluruhstaffpengajarFakutasHukumUniversitas Sriwjaya.
9. SeluruhstaffTataUsahaFakultasHukumUniversitasSriwijaya.
10.Papa dan Mama Tersayang yang selalu memberikan dukungan, motivasi, nasihatdan do’aselamamasaperkuliahan.
11.MpiiQw Tersayang Athong Dewanto SH, yang selalu sabar, memberikan dukungan, danmemotivasidalampenulisanskripsiini„Tuta-Tutampii..:) 12. Sahabat TerrbaikQw Agnezz, Te2h, Ndah, sAnddy, Thanks For all„
bantuannyaberartibangeeet.
13.Anak-anak SECARA Vuna„Wiwid„Erde„Urie,,Luv uall!! K’ABjgthanks abizz..
14. Ade2QwInudcenud„LarazHuru-hara„dora;,makacihbwatsurpricenya..
vi
Baki Tokoh Adat desa Simpang Luas Kabupaten OKU 15.Bapak Harun
Selatan, Bapak RahmatAbadiKepalaDesaSimpangLuasKabupatenOKU Selatan, Aisah Nurmaslina dan Dahlia Anak Tunggu Tubang Semendo LembakOKUSelatan. i
16. Semuapihakyangtelahbanyakmembantuyangtidakdapatpenulissebutkan satupersatu.
SemogaAllah SWTmembalasjasadan budi baik tersebutdan akhirnyabesar harapanpenulisagar kiranyatulisan inidapatmemberikanmanfaat, AminYaRabbal Alamin.
Palembang, April2009 Penulis
RiekeAgritaAprianty
vu
DAFTARISI
Halaman
HALAMANJUDUL... i
HALAMANPERSETUJUAN...
HALAMANMOTTODANPERSEMBAHAN KATA PENGANTAR...
DAFTARISI...
11
iv
V Vlll
BABI Pendahuluan 1
A. LatarBelakang 1 B. Permasalahan 6
• • C.Tujuandan Kegunaan Penelitian 6 D. RuanglingkupPenelitian 7 E Metode Penelitian 7
BABn Tinjauan Umum TentangMasyarakatHukumAdat 11
A. PengertianMasyarakatHukumAdat 11
B. KedudukanAnakMenurutHukumAdatSebagaiPenerusGaris
Keturunan 14
C. KedudukanAnakDalamSistemPerkawinanTungguTubang 16 D. KedudukanAnakDalam Sistem KewarisanAdat 21
BABHI Kedudukan AnakTungguTubangDalamMasyarakatHukum Adat
SemendoLembakKabupaten OkuSelatan 41
UMIV&K..~vr. i .''ty. <,
jaya1
110791"'
Ito iV "
ap;
tanggal
Vlll
A. KedudukanAnakTungguTubangDalam sistem Perkawinannya PadaMasyarakatHukumAdatSemcndoLembakKabupaten OKU Selatan...
B. CaraPembagianHartaWarisanTerhadapAnakTunguTubangPada MasyarakatHukumAdat SemendoLembakKabupaten
OKUSelatan...
41
48
BABIV Penutup 52
A. Kesimpulan 52 B. Saran 53
DAFTARPUSTAKA.,..., 54
DAFTARISTILAH x
LAMPIRAN-LAMPIRAN
IX
BABI
PENDAHULUAN 1.1.LatarBelakang
Indonesiasebagai suatukesatuan nasional mempunyai keanekaragaman suku.
Dariberbagaisukutersebutmenimbulkanpulakeanekaragamanadatistiadatnyayang memunculkan adat masing-masing suku, sebagai upaya untuk memberikan batasan- batasan hubungan antara individu dengan masyarakat dan begitu pula pada sistem perkawinannya.
Perkawinan pada dasarnya bukan hanya merupakan urusan kerabat atau keluarga, akan tetapijuga merupakan urusan yang bersifat perorangan, oleh karena dengan berlangsungnyaperkawinanakan terbentuk suatu keluarga atau somah baru.
Di dalam hidup bersama secara somah tersebut akan timbul keterikatan antara hak dankewajibanpribadikodratitersebutyangnantinyaakanmenghasilkanketurunan, padaumumnyaketurunan itu adalah adanyahubungan hukumyang didasarkanpada hubungandarah, antaraorangtuadananak-anaknya,jugaadanyaakibathukum yang berhubungan dengan keturunan, dan akibat hukum ini tidak semua daerah sama, namun walaupun demikian bahwa keturunan adalah unsur yang hakiki seria meria bagi suatu klan, suku ataupun kerabat yang menginginkan Ani
menghendakiadannyagenerasipenerus.
» dan
<r*vr
r-•
yy <
b * /*
&
1
2
Individu sebagai anggota keluarga mempunyai hak dan kewajiban tertentu berhubungandengan kedudukandalam keluargayang bersangkutan. Misalnya boleh ikut menggunakan nama keluarga, wajib saling memelihara dan saling membantu, dapat saling membantu, dapat saling mewakili dalam melakukan perbuatanhukumadatdengankelompoklain dansebagainya.
Maksud dantujuan dari penguraian hukum waris adat ini adalah untuk dapat memberikan gambaranbagaimanahukumwaris adatdi Indonesiayangtidakterlepas hubungannya dengan susunan masyarakatnya diberbagai daerah yang berbeda, hal tersebutjugayangteijadi padamasyarakat hukumadat SemendoLembakKabupaten OKU Selatan dimana anak perempuan tertuanya atau yang biasa disebut Tunggu Tubang memegang peranan dalam meneruskan, menunggu serta memelihara harta warisan peninggalan nenek moyang secara Turun-temurun. Adat Tunggu Tubang yang
adalah Anak perempuan tertua dari suatu keluarga yang bertugas menunggu dan memelihara serta mengusahakan harta pusaka nenek moyang secara turun-temurun.
Dimana harta tersebut milik bersama dalam keluarga itu dan sebagai tempat berhimpunataubermusyawarahanggotakeluarga”.l)
l)http// www. anak tunggu tubang semendo, hari Senin 2 Maret 2009 pukul 15.30, hal 1
3
AdatTunggu Tubang merupakan suatuAdatyang terdapatpadamasyarakat Semendo yang masih berlaku sampai sekarang dan beijalan secara turun-temurun.
Bentuk perkawinan Tunggu Tubangdi Semendoadaduamacamyaitu: a. PerkawinanTungguTubangAnakTue
"Tubang” artinya tabung yang terbuat dari bambu yang mempunuyai tutup, kegunaannyauntuk menyimpanbahan-bahan makanan sehari-hari. Kemudian tabung tersebut diterjemahkan kepada suatu tempat yang menampung bermacam-macam barang yangberlainanjenisnya. Untukmenjaga tabungitu agartidak capatrusak, makakebiasaannyatabung itu diletakkan diatas dapur yang masih kena asap api. Dengan demikian maka Tunggu Tubang adalah namajabatan yang diberikan kepada anak perempuan tertua sebagai pewaris hartapusakadariorangtua.
1
b. PerkawinanTungguTubangNgangkit
Perkawinan Tunggu Tubang Ngangkit ini sama keadaannya dengan Tunggu Tubang Anak Tue, hanya saja perbedaannya Tunggu Tubang ini terjadi apabilatidak ada anak perempuan, hanya mempunyai anak laki-laki dimana dalam perkawinan iniistri harusikut suami dan statusnya sama dengan anak TungguTubang.2)
DalamhaliniyangberhakmendudukiTungguTubangadalah ; Anakperempuantertua
Apabilatidak adaanakperempuanmaka dipilih salah seoranganak laki-laki yangada.
ApabilaterjadianaktunggalotomatismenjadianakTungguTubang.3)
2) ibid, hal. 2 3) ibid, hal. 3
4
Anak Tunggu Tubang menguasai harta warisan nenek moyang yang tidak terbagi-bagi dengan yang lain, dalam penguasaan harta itu anak Tunggu Tubang diawasi dan dibantu oleh anak laki-laki tertua yang disebutpayungjurai. Beberapa hak-hakyangdiperolahanaktunggutubangyaitu:
ya, antara lain 1. Memakai dan mengambil manfaat yang tidak ada batasann
rumahdansawah.
2. Mempunyaihakuntukmamperbaiki pusakaTungguTubang.
3. mempunyaihak suaradalamrapatkeluarga."3
Dalam hal pembagian harta waris anak Tunggu Tubang sebagai penguasa seluruh harta warisan maka bahan-bahan hukum waris adat perlu diketengahkan untuk dapat mengetahui apakah dari berbagai sistem dan asas hukum waris adat yang terdapat diselumh wawasan nusantara ini dapat dicari titik temu dan kesesuaiannyadengan kesadaranhukumnasional.
Sesungguhnyahukumwaris adat adalah aturan-aturan hukumtentang cara bagaimana teijadinya penerusan atau peralihan harta kekayaan dari pewaris kepada waris.,?5)
4) ibid,hal.2
5) HilmanHadikusuraa.,Hukum WarisAdat,Alumni,Bandung, 1983,hal.17
5
peralihan harta kekayaan tersebut dapat berlaku Teijadinya penerus atau
ketika pewaris masih hidup atau setelah pewaris wafat. Filosofinya masalah pembagian waris dalam hukum adat tidak berarti teijadi waris setelah seorang pewaris wafat, melainkan dapat teijadi pewarisan dalam arti penunjukan atau penerusanhartakekayaanpewarissejakpewarismasihhidup.
Harta kekayaan yang diteruskan atau yang dialihkan ada yang diteruskan ataudialihkan ada yang berwujudbenda atauyangberupa hak dan kewajiban, ada yang dapat dibagi-bagi penguasaanatau pemilikannya. Jika peralihan harta waris ini terbagi-bagi pada waris,maka cara penyelesaiannya berdasarkanmusyawarah dan mufakat, yang intinya guna mempertahankan keturunan dan kekeluargaan dimanapemilikan harta warisan itu tidak bersifatmutlak untuk kepentingan diri sendiri,tetapiselalu berfungsikekeluargaandankebersamaan.
Aturan-aturan tentang penerusan harta kekayaan tersebut terdapat dan berlaku dalam kehidupan masyarakat adat yang pada umumnya berporos pada kehidupan masyarakat adat yang pada umumnya berporos pada kehidupan desa, dimana kehidupan keluargarumahtanggaitutenang dan tidakbanyakbergejolak.
Demikian pula dengan pewaris dan parawaris yang masih tetap mempertahankan sifat-sifat kekeluargaanyangakrab,yangmasih tetap menghormatikekerabatandan ikatan kerabat. Hal demikian pula yang tergambar dengan jelas di masyarakat hukum Adat Semendo Lembak Kabupaten OKU Selatan
penduduknya memeluk agama Islam, akan tetapi untuk pembagian harta
cenderung menggunakan hukum adat setempat dibandingkan ketentuan hukum dimana mayoritas warisan
6
agama.Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk berbentuk skripsi dengan judul Tubang Dalam Masyarakat Hukum Adat Semendo menuangkan kedalam tulisan ilmiah yang
“Kedudukan Anak Tunggu LembakKabupatenOKU Selatan”.
1.2.Permasalahan
Adapunpermasalahandari skripsiini adalahsebagaiberikut.
Bagaimana kedudukan Anak Tunggu Tubang dalam sistem perkawinannya padamasyarakatHukumAdatSemendoLembakKabupatenOKUSelatan?
2. Bagaimana cara pembagian harta warisan Anak Tunggu Tubang pada yarakatHukumAdatSemendoLembakKabupatenOKU Selatan?
1.
mas
13.Tujuan danKegunaanPenelitian
Adapuntujuandankegunaandaripenelitianiniadalah:
1. Untuk menjelskan bagaimana kedudukan Anak Tunggu Tubang dalam sistem perkawianannya pada masyarakatHukum Adat Semendo Lembak Kabupaten OKUSelatan.
2. Untuk menjelaskan cara pembagian harta warisan Anak Tunggu Tubang masyarakatHukumAdatSemendoLembakKabupatenOKUSelatan.
i
7
1.4. RuanglingkupPenelitian
Dalam penulisan skripsi ini, saya membatasi pada kedudukan Anak Tunggu Tubang dalam sistem perkawianannya pada masyarakat Hukum Adat Semendo Lembak Kabupaten OKU Selatan dan tata cara pembagian harta warisan Anak Tunggu Tubang pada masyarakat Hukum Adat Semendo Lembak Kabupaten OKU Selatan. Sayamembatasi pembahasan dengan maksud agar dalam penulisan penelitian ini tidak menyimpang pada masalah lain sehingga pembahasan lebih terarah.
1.5. MetodePenelitian
1. Jenisdan SifatPenelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah Yuridis Empiris yaitu dengan mengadakan kajian Hukum terhadap Kedudukan Anak Tunggu Tubang DalamMasyarakatHukumAdatSemendoLembakKabupatenOKUSelatan.
2.Lokasi Penelitian
Desa Simpang Luas Kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan dimana masyarkat setempat masih ada yang menganut tradisi Tunggu Tubang.
8
3.JenisdanSumberData a. DataPrimer,
Dataprimeryangakan digunakan dalampenelitianini adalahbahan yang sifatnya mengikat masaiah-masaah yang akan di teliti, berupa data dari lapanganyangterkaitdenganskripsiini.
b. DataSekunder
Data sekunder yang digunakan ialah data yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer. Penulis akan meneliti buku-buku ilmiah hasil karya dari kalangan hukum yang ada relevnsinya dengan asalah- masalah yang akan diteliti seperti Buku-Buku tentang Hukum Adat, Hukum keluargaadat dan Hukum kewarisan yang berkaitandenganjudul skripsi..
c.BahanHukumTertier
Bahan Hukum Tertier yakni bahan yang memberikan petunjuk maupun penjelasan terhadap bahan hukum primer dan sekunder, misalnya kamus hukum, ensiklopedia, media massa dan internet. Bahanhukum diperoleh dengan melakukan studi kepustakaan dan informasi penunjang dengan melakukan wawancara kepada Tokoh Adat dan Anak Tungg Tubang DesaSimpangLuasKecaatanSungaiAreKabupatenOKUSelatan.
9
4.TeknikPengumpulan Data a.Studi Literatur
Studi Literatur yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah berupa pendapat para Sarjana, buku-buku literatur dan bahan kepustakaan lainnyayangberhubungandenganmasalahyangditelitiagarmendapat gambarantentangpenelitiansecarateoristisdansistematis.
b. Wawancara
Wawancara adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada objek penelitian secara wawancara, yaitu wawancara kepada Tokoh Adat Desa Simpang Luas Kecamatan Sungai Are Kabupaten OKU Selatan dananakTungguTubangyangadadi DesaSimpang Luas Kecamatan Sungai Are Kabupten OKU Selatan maupun anak Tunggu Tubang yangbaradadi lingkunganterdekat.
c.MetodePendekatan
Pendekatan permasalahan skripsi ini dapat digunakan dengan metode komparatif atau metode perbandingan yang cara kerjanya didukung oleh metodedeskriptif, denganmelakukanpencatatan-pencatatan baik dan bahan-bahan yang telah ada dalam kepustakaan maupun yang harusditelitidilapangan.
-J
10
d.TeknisAnalisisDataDanPenarikanKesimpulan
Bahan dan informasi yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif secara deskriptif dalam arti diuraikan dan dihubungkan secara sistematis dalam bentuk kata-kata untuk menarik kesimpulan dalammenggambarkanjawaban permasalahan, penarikan kesimpulandilakukan dengancaraDeduktif.
DemikianlahpembahasandalambabI penulisakhiri,selanjutnyapenulisakan lanjutkan pada bab II yang akan membahas tentang Tinjauan Umum terhadap KedudukanAnakTungguTubangdalam MasyarakatHukumAdatSemendo Lembak KabupatenOKU Selatan.
DAFTAR PUSTAKA
A.Buku-buku
AlbarSentosaSubari.,KewarisanAdat (TeoriDanPraktek).,PenerbitCitra Bina Sejahtera.,Palembang., 1993.
AlbarSentosaSubari,.,Pokok-PokokHukumAdat., Unsri.,2004.
MewujudkanHakKonstitusionalMasyarakatHukumAdat.,
Komisi HakAsasi Manusia.,Jakarta.,2007.
HilmanHadikusuma,., Hukum WarisAdat., AlumniBandung., 1983
Soeijono Soekanto.,HukumAdatndonesia.,PTRajaGrafindoPersada.,Jakarta., 2002.
Soerojo Wignjodipuro.,PengantarDanAsas-AsasHukumAdat., PTGunung Agung.,Jakarta., 1995.
WahyuEmaningsih dan PutuSamawati.,HukumPerkawinan Indonesia., PT Rambang., Palembang., 2006.
B.Media Cetak Dan Elektronik
Http://www.eootzle.co.id Http: //www.hukumsaiful.com.
Http: //www.kompas-cetak.com
54