• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : FITRIYAH, S.S

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : FITRIYAH, S.S"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : FITRIYAH, S.S

Satuan Pendidikan : UPT SMP NEGERI 9 GRESIK Kelas / Semester : IX / 2

Tema : Ekonomi Kreatif

Sub Tema : Membangun Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Daerah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pembelajaran ke : 3 dan 4

Alokasi waktu : 2 x 40 menit (2 kali pertemuan )

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 :Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2:Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, damai), santun, responsif dan proaktif, sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3:Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 4:Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.3 Menganalisis ketergantungan antar

ruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar) dan pengaruhnya terhadap migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial dan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

3.3.1 Menganalisis pentingnya ekonomi kreatif 3.3.2 Menjelaskan manfaat ekonomi kreatif 3.3.3 Mengidentifikasi hambatan ekonomi kreatif pada masa pandemi covid 19

3.3.4 Mengidentifikasikan upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kreatif

4.3 Menyajikan hasil analisis tentang Ketergantungan antar ruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar) dan pengaruhnya terhadap migrasi penduduk, transportasi, lembagasosial dan ekonomi, pekerjaan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

4.3.1 Peserta didik mampu mempresentasikan diskusi kelompok terkait artikel tentang ekonomi kreatif di kota Gresik.

4.3.2 Peserta didik mampu membuat

barang/makanan kreatif yang dapat dijual (memiliki ciri khas atau keunikan) berdasarkan minat masing-masing terkait ekonomi kreatif. (produk)

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah selesai kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:

1. Menganalisis pentingnya ekonomi kreatif 2. Menjelaskan manfaat ekonomi kreatif

3. Mengidentifikasi hambatan ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19 4. Mengidentifikasikan upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kreatif

(2)

D. Karakter yang diharapkan 1. Kerjasama

2. Percaya diri 3. Kreatif 4. Religius

E. Materi Pembelajaran

 Pentingnya ekonomi kreatif

 Manfaat ekonomi kreatif

 Hambatan ekonomi kreatif

Upaya pemerintah meningkatkan ekonomi kreatif F. Metode Pembelajaran

Pendekatan Pembelajaran : Saintifik

Model Pembelajaran : Problem Based Learning

Metode Pembelajaran : Diskusi, tanya jawab, penugasan G. Media dan Alat Pembelajaran

Media:

1. Gambar 2. Kertas karton 3. LKBPD

4. Rubrik penilaian diskusi kelompok 5. Rubrik penilaian presentasi kelompok 6. Rubrik penilaian ketrampilan (produk) H. Sumber Belajar

1. Buku Guru IPS Revisi 2017 Kurikulum 2013 2. Buku Siswa IPS Revisi 2017 Kurikulum 2013 3. Lingkungan Sekitar

4. Buku referensi yang relevan I. Kegiatan Pembelajaran

Tahap

Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi

Waktu

A. Kegiatan Pendahuluan 5 menit

Orientasi 1. Guru mengucapkan salam.

2. Peserta didik berdoa dengan dipimpin ketua kelas.

religius

3. Guru menanyakan apakah ada peserta didik yang tidak masuk dan penyebabnya.

Appersepsi 4. Guru menanyakan kembali materi kreativitas yang telah dipelajari di kelas VII. Selanjutnya Guru

bertanya tentang: Apakah perbedaan kopi hitam dan black coffee pertanyaan ini untuk menggiring peserta didik pada materi yang akan dipelajari.

(3)

Tahap

Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Alokasi

Waktu Motivasi 5. Peserta didik mendapat informasi dari guru mengenai

tujuan, manfaat pembelajaran yang akan dilakukan, metode pembelajaran

B. Kegiatan Inti Tahap 1 Orientasi Siswa

pada masalah

Creativity Thinking and innovation

a) Guru menyajikan masalah nyata kepada peserta didik.

Dengan memberikan wacana tentang Materi “ Ekonomi Kreatif’

b) Setelah membaca wacana ekonomi kreatif, peserta didik diminta mengerjakan aktivitas kelompok dengan mengisi LKBPD, misalnya Pentingnya ekonomi kreatif, manfaat ekonomi kreatif, dan hambatan ekonomi kreatif

5 menit

Tahap 2 Mengorganisasi

peserta didik

Collaboration

Peserta didik berbagi peran/tugas dalam kelompoknya untuk menyelesaikan masalah melalui arahan guru kerjasama

5 menit

Tahap 3 Membimbing

peyelidikan

Critical Thinking and Problem Solving

Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan data dan informasi dari berbagai referensi atau sumber, untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah.

5 menit

Tahap 4 Mengembangka

n dan menyajikan

hasil karya

Collaboration

a) Masing-masing kelompok berdiskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah.

b) Guru membantu peserta didik dalam merencanakan, menyiapkan, dan menyajikan laporan hasil solusi pemecahan masalah.

5 menit

Tahap 5 Menganalisis &

mengevaluasi masalah

Communication

a) Guru meminta peserta didik melakukan presentasi untuk menyajikan hasil laporan yang telah mereka buat kepada teman-temannya.percaya diri

b) Melakukan refleksi terhadap hasil pemecahan masalah yang telah dilakukan.

c) Membimbing peserta didik membuat kesimpulan kegiatan pembelajaran

40 menit

Kegiatan Penutup

1. Guru memberikan Post Tes

2. Guru memberikan tugas untuk membuat

barang/makanan kreatif yang dapat dijual (memiliki ciri khas atau keunikan) dengan waktu yang telah ditentukan kreatif

3. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

4. Peserta didik mengucapkan salam penutup kepada gurunya.religius

15 menit

J. Penilaian Hasil Pembelajaran 1. Teknik Penilaian

(4)

a. Sikap

Penilaian sikap dalam pembelajaran ini menggunakan teknik observasi yang dicatat di dalam rubrik penilaian untuk sikap: kerja sama, percaya diri, kreatif, dan religius.

b. Pengetahuan

Penilaian pengetahuan dalam pembelajaran KD ini meliputi:

1) Tes tulis c. Keterampilan

Penilaian keterampilan dalam pembelajaran KD ini menggunakan penilaian produk

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi ketuntasan pencapaian indikator, setelah melakukan tes tertulis pada akhir pembelajaran, maka akan diberikan pembelajaran tambahan (Remidial Teaching) terhadap IPK yang belum tuntas, kemudian diberikan tes lisan pada akhir pembelajaran lagi dengan ketentuan:

1) Soal yang diberikan terkait materi yang disampaikan.

2) Nilai akhir yang akan diambil adalah nilai hasil tes terakhir.

3) Peserta didik yang sudah tuntas (≥KBM) dipersilakan untuk ikut bagi yang berminat untuk memberikan keadilan.

b. Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KBM (Ketuntasan Belajar Minimal). Guru memberikan materi pengayaan berupa penajaman pemahaman materi dan keterampilan memecahkan persoalan yang lebih komplek mengenai materi Ekonomi Kreatif.

Mengetahui Gresik, 20 April 2022 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

H.MUHAMMAD KHOLIK, S. Sos, M.A.P FITRIYAH, S.S

NIP : 19760211 200801 1 008 NIP: 19820805 200903 2 003

(5)

1. Instrumen Penilaian Tes Tulis

1. Kisi kisi Tes Tertulis

No Kompetensi Dasar Materi Indikator Bentuk

Soal No Soal 1 3.3 Menganalisis

ketergantungan antar ruang dilihat dari konsep ekonomi (produksi, distribusi,

konsumsi, harga,

pasar) dan

pengaruhnya terhadap migrasi penduduk,

transportasi, lembaga sosial dan ekonomi,

pekerjaan,

pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Ekonomi kreatif

Peserta didik mampu menganalisis pentingnya ekonomi kreatif

Peserta didik mampu menjelaskan manfaat ekonomi kreatif

Peserta didik mampu mengidentifikasi hambatan ekonomi kreatif pada masa pandemi covid 19

Peserta didik mampu mengidentifikasikan upaya pemerintah untuk

meningkatkan ekonomi kreatif

PG

PG

PG

PG 1,7

2,3,5

4,6

8,9,10

2. Butir soal :

1. Mengapa ekonomi kreatif penting dibangun di Indonesia?

A. Berpotensi menciptakan inovasi dan kreativitas bangsa B. Dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri

C. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah D. Dapat meningkatkan kerja sama dengan negara lain

2. Sejak kehadirannya beberapa tahun belakangan ini, istilah startup menjadi sangat tren khususnya di kalangan anak muda. Kepopulerannya kian melejit semenjak beberapa startup Indonesia berhasil menyabet gelar unicorn dengan rata-rata usia CEO yang masih terbilang masih muda. Pesatnya pertumbuhan teknologi serta informasi tentunya menjadi salah satu faktor pendorong banyak anak muda Indonesia yang tertarik untuk mendirikan startup.

Berikut ini faktor lain yang mendorong anak muda mengembangkan bisnis startup adalah ………..

A. meningkatkan wawasan

B. berkembangnya tempat “nongkrrong” anak-anak muda C. membangun koneksi yang lebih luas

D. meningkatkan devisa Negara

3. Berikut ini yang merupakan manfaat dari ekonomi kreatif adalah ….

A. berkembangnya lembaga kursus Teknologi Informasi B. meningkatnya ekspor barang

C. meningkatnya tenaga ahli dari luar negeri D. bisnis menjadi lebih kompetitif

4. Perhatikan pernyataan berikut!

1). sulitnya memperoleh pembiayaan

2). media dan infrastruktur teknologi informasi masih rendah 3). akses bahan baru yang masih terbatas

4). belum memiliki kerja sama dengan negara-negara maju 5). daya beli masyarakat rendah

(6)

Berdasarkan pernyataan di atas yang merupakan hambatan dalam pertumbuhan ekonomi kreatif adalah ……….

A. 1), 2), dan 3) B. 1), 3) dan 4) C. 2), 3) dan 5) D. 3), 4), dan 5)

5. Bagaimana ekonomi kreatif dapat meningkatkan potensi daerah wisata?

A. melalui pengembangan wisata kuliner B. pendirian hotel-hotel yang artistik

C. promosi melalui fotografi dan video konten D. meningkatkan pendidikan para pemandu wisata

6. Salah satu faktor penghambat untuk menjadi lebih kreatif, yaitu ....

A. kebiasaan hidup B. belajar

C. berpikir D. bermain

7. Mengapa pemuda atau generasi muda memiliki peranan penting dalam pengembangan ekonomi kreatif?

A. Generasi muda sebagai pelaku ekonomi kreatif mempunyai modal besar berupa ide- ide kreatif dan inovatif

B. Generasi muda mempunyai peranan membangun bangsa dan negara

C. Generasi muda mampu menguasai teknologi, di mana hal tersebut dapat dikolaborasikan dengan ide-ide kreatif yang mereka miliki.

D. Jawaban A dan C benar

8. Strategi pemerintah melaksanakan pengembangan ekonomi kreatif adalah ....

A. integrasi swasta, pemerintah, dan masyarakat B. menjalin kerjasama dengan investor asing

C. mendatangkan tenaga ahli yang berasal dari negara maju D. mencari daerah pemasaran baru

9. Berikut ini strategi yang harus dilakukan agar produk masyarakat diterima oleh pasar internasional, kecuali ....

A. melakukan survey pasar

B. melakukan promosi di berbagai media C. menghasilkan produk berkualitas tinggi D. patokan harga setinggi-tingginya

10. Berikut adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan ekonomi kreatif, kecuali....

A. perlindungan atas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) masyarakat B. pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja

C. menambah perekrutan tenaga ahli dari luar negeri D. pembangunan pasar dan sarana promosi

Pedoman penskroran :

1. Tes Tertulis

No Kunci/alternative Jawaban Skor

1 A 1

2 C 1

3 D 1

(7)

4 A 1

5 C 1

6 D 1

7 D 1

8 B 1

9 D 1

10 C 1

Skor Maksimal 10

Total Skor Perolehan

Nilai = X 100

Skor Maksimal

2. Rubrik Penilaian Diskusi Kelompok

KELOMPOK:

No Sikap /Aspek yang dinilai Skor Total Skor

4 3 2 1

1 Menyelesaikan tugas kelompok dengan baik

2 Kerjasama kelompok (komunikasi)

3 Hasil tugas

(relevansi dengan bahan) 4 Pembagian

Job

5 Sistematisasi Pelaksanaan Nama siswa yang aktif dalam diskusi kelompok

Nama siswa yang memiliki sikap:

- Kerja sama - Percaya diri - Kreatif

Jumlah Nilai Kelompok

Total Skor Perolehan

Nilai = X 100

Skor Maksimal 3. Rubrik Penilaian Presentasi

Aspek Penilaian

No Nama

Kelompok

Penampilan Media yang digunakan

Penguasaan Materi

Sistematika Penyampaian

Total Skor

Nilai Akhir 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

(8)

Nama siswa yang aktif dalam presentasi kelompok

Nama siswa yang memiliki sikap:

- Kerjasama - Percaya diri - Kreatif Keterangan:

Skor 4 : sangat baik Skor 3 : baik Skor 2 : cukup baik Skor 1 : kurang baik

Total Skor Perolehan

Nilai = X 100

Skor Maksimal

4. Rubrik Penilaian Produk Mata Pelajaran : IPS

Nama Produk : Membuat Barang yang punya nilai jual Nama Kelompok :

Kelas : XI

No Aspek* Skor (1-5)**

1. Perencanaan Bahan 2. Proses Pembuatan

a. Persiapan Alat dan Bahan b. Teknik Pengolahan

c. K3 (Keamanan, Keselamatan dan Kebersihan) 3 Hasil Produk

a. Bentuk Fisik c. warna b. Inovasi d. pewangi Total Skor

* Aspek yang dinilai disesuaikan dengan jenis produk yang dibuat

** Skor diberikan tergantung dari ketepatan dan kelengkapan jawaban yang diberikan. Semakin lengkap dan tepat jawaban, semakin tinggi perolehan skor.

Total Skor Perolehan

Nilai = X 100

Skor Maksimal

(9)

LKBPD KELOMPOK 1 dan 2

Pentingnya Ekonomi Kreatif Bagi Kreativitas Anak Muda

Di era keterbatasan lapangan pekerjaan seperti saat ini, anak muda membutuhkan bekal berupa soft skill (keterampilan) agar mampu berdaya saing, salah satunya memiliki keterampilan berwirausaha atau entrepreneurship. Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang utama. Konsep ini biasanya akan didukung dengan keberadaan industri kreatif yang menjadi pengejawantahannya. Pada tahun 2013 ekonomi kreatif kita berkontribusi 7,05% pada Gross Domestic Product dan itu sekitar Rp 641.815 M. Sudah sangat jelas potensi industri kreatif ini sangat membantu perekonomian negara. Lalu bagaimana membuat industri kreatif ini tetap berjalan dan bahkan bisa berkontribusi lebih besar lagi terhadap perekonomian. Disinilah peran aktif pemuda terhadap industri ekonomi kreatif tersebut. Mengapa harus pemuda? Karena pemuda, mereka masih muda dimana pemikiran atau ide mereka biasanya fresh baru inovatif karena kita disini berbicara tentanag kreatiftas yang mana sangat identik dengan kaum muda. Dan disinilah tantangan untuk para pemuda mengembangkan industri kreatif. Industri kreatif membutuhkan mereka yang tahan banting dan pantang menyerah sangat cocok untuk jiwa pemuda yang sedang mencari-cari passionnya. Banyak para pemuda Indonesia yang berahasil disorot dunia mengenai kekreatifitasannya, salah satunya adalah Bayu Santoso, pemuda yang satu ini berkat ke kreatititasannya dia berhasil memenangkan kontes design untuk cover album band terkenal asal Amerika Maroon 5. Lihatlah sebenarnya betapa berkualitasnya sumber daya manusia kaum muda Indonesia yang berbakat memiliki kreatifitas tinggi, ini baru salah satu contohnya masih banyak pemuda-pemuda yang mana mereka sudah terjun didunia industri kreatif ini, sekitar 6 juta pemuda sudah masuk kedalam industri kreatif ini, jumlah ini setengah pemuda indonesia saja belum. Jika dibayangkan bila pemuda Indonesia setengahnya atau ¾ terjun ke industri kreatif, membuat sebuah inovasi dengan ide-ide fresh mereka, bisa dibayangkan berapa banyak pengangguran yang terselamatkan, selain meningkatkan nilai ekonomi dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terdapat empat prinsip yang diperlukan dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia, sebagai berikut : Pertama, Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, Peningkatan literasi mengenai pola pikir desain (design thinking). Ketiga, Pelestarian seni dan budaya sebagai inspirasi. Keempat, Pengembangan dan pemanfaatan media sebagai saluran distribusi dan presentasi karya dan konten kreatif. Contoh Produk Kreatif Anak Muda Indonesia yang Mendunia antara lain, Keripik Maicih, kopi Luwak Lanang, Pisang Ijo

“Justmine” dan tas Evrawood. Produk-produk tersebut telah sukses di pasaran baik dalam maupun luar negeri.

(Sumber: http://bisnissurabaya.com/2017/12/04/pentingnya-ekonomi-kreatif- bagikreativitas-anak-muda/)

Berdasarkan wacana di atas jawablah pertanyaan berikut ini!

1) Mengapa pemuda atau generasi muda memiliki peranan penting dalam pengembangan ekonomi kreatif?

2) Sebutkan 4 prinsip yang diperlukan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia!

3) Berilah contoh ekonomi kreatif yang ada di sekitar tempat tinggal Ananda!

4) Berilah sedikitnya 5 alasan mengapa ekonomi kreatif penting di bangun di Indonesia!

(10)

LKBPD KELOMPOK 3 dan 4

Menjelaskan manfaat ekonomi kreatif

Ekonomi kreatif telah membawa perubahan yang cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia karena dengan adanya perubahan tersebut, tumbuhlah industri ekonomi yang dapat memenuhi tuntutan pasar. Perubahan ekonomi ini bermanfaat untuk memunculkan inovasi baru yang tentunya dapat memenuhi permintaan pasar. Manfaat ekonomi kreatif telah dirasakan oleh negara Indonesia saat ini karena negara Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai nilai kreatifitas tinggi. Manfaat ekonomi kreatif di Indonesia mayoritas berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada industri seni ekonomi kreatif seperti seni, musik, fashion, dan periklanan. Salah satu contoh ekonomi kreatif yang dewasa ini berkembang pesat adalah e- comerce. E-Commerce seperti Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Gojek, Grab dan lain-lain merupakan contoh ekonomi kreatif yang memberi kemudahan pada manusia sehingga menjadi sangat digemari masyarakat Indonesia.

Perkembangan Bisnis Startup di Indonesia 2019 Dunia startup sedang menjadi suatu tren di Indonesia akhir-akhir ini. Berbagai kisah sukses dari startup lokal seperti Gojek, BukaLapak, atau Traveloka, menjadi pemicu semangat munculnya startup-startup baru. Setiap tahun bahkan setiap bulan banyak startup baru bermunculan. Sekarang ini terdapat setidaknya lebih dari 1500 startup lokal yang ada di Indonesia, dikutip dari Daily Social. Potensi pengguna internet di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun juga menjadi katalis mendirikan sebuah startup. Sebenarnya apa itu startup? Banyak definisi yang agak berbeda dalam menjelaskan arti startup. Terutama dari cara mengategorikan mana yang masih dianggap sebuah startup dan mana yang bukan. Banyak juga yang menghubungan startup dengan sisi teknologi.

(Sumber: https://rintisanstartup.com/perkembangan-bisnis-startup-di-indonesia-2019/)

Berdasarkan wacana di atas, jawablah pertanyaan di bawah ini!

1) Mengapa bisnis startup saat ini berkembang pesat?

2) Berilah penjelasan apakah yang dimaksud startup!

3) Identifikasikan keuntungan dan kerugian dengan berkembangnya bisnis startup!

4) Apa manfaat ekonomi kreatif?

(11)

LKBPD KELOMPOK 4 dan 5

Mengidentifikasi hambatan ekonomi kreatif

Wishnutama Ungkap 4 Alasan Industri Kreatif Sulit Berkembang di Tengah Pandemi Liputan6.com, Jakarta - Usaha Mikro, kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor ekonomi kreatif memiliki empat masalah yang sangat serius di masa pandemi Covid19 ini. Maka tak heran jika UMKM sektor kreatif sulit go digital. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menjelaskan, masalah pertama adalah kesulitan memperoleh bahan baku. Masalah ini timbul diyakini imbas dari Modul PJJ Mata Pelajaran IPS - Kelas IX Semester Genap 57 kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang beberapa waktu lalu marak di berlakukan oleh pemerintah daerah. "Pemasokan bahan baku untuk beberapa produk yang tinggi demand menjadi turun. Ini pengaruh kurangnya penyediaan produk akibat PSBB," jelas dia dalam webinar yang digagas oleh BI, Minggu (30/8/2020). Kedua, kemampuan tenaga kerja dan mesin produksi yang belum memadai. Imbasnya pelaku UMKM kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional yang kian meningkat. "Memang kemampuan produksi tenaga kerja dan mesin UMKM sektor ekonomi kreatif kita masih kecil. Ini berdampak pada ketidakmampuan dalam memenuhi permintaan pasar kita dan global yang besar," jelasnya.

Ketiga, kesadaran UMKM akan pengembangan penelitian atau Research and Development (R&D) masih rendah. Padahal pengembangan penelitian penting untuk pemetaan pasar. "R&D ini justru penting untuk pemetaan pasar kita. Sehingga kita dapat mengetahui produk apa yang dibutuhkan oleh pasar saat ini," imbuh dia. Terakhir, regulasi untuk ekspor dianggap masih sulit.

Akibatnya produk UMKM domestik sulit menembus pasar global. "Regulasi yang sulit ini membuat pelaku UMKM kesulitan untuk melakukan ekspor. Kita perlu sederhanakan lagi izin ekspornya," papar dia. Oleh karna itu, Wishnutama mengklaim telah melakukan sejumlah terobosan demi mendorong UMKM Go Digital. Diantaranya pelatihan prosedur ekspor, pengusulan kemudahan regulasi ekspor bagi UMKM domestik, pembuatan kalalog e-digital untuk promosi ke pasar global. Lalu, usulan penurunan biaya bea masuk bea masuk ke negara tujuan mitra gadang, pembuatan website khusus bagi produk UMKM yang sudah terkurasi. "Nah kita juga punya inkubasi online pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), poin utamanya tetap untuk peningkatan daya saing UMKM kita," tutupnya.

Sumber : https://www.liputan6.com/bisnis/read/4343309/wishnutama-ungkap-4- alasan- industri-kreatif-sulit-berkembang-di-tengah-pandemi

Berdasarkan wacana di atas,

1. Identifikasikan hambatan atau kendala ekonomi kreatif di masa pandemi covid 19!

2. Jelaskan upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonomi kreatif?

(12)

BAHAN AJAR

1. Indonesia memiliki keunggulan dalam bidang ekonomi kreatif seperti kuliner dan pariwisata. Oleh karena itu bidang-bidang ini perlu ditingkatkan kualitas nya agar menghasilkan devisa bagi negara. Beberapa arti penting pengembangan ekonomi kreatif, antara: memberikan peluang kontribusi ekonomi yang signifikan, dapat menciptakan iklim bisnis yang positif, berpotensi menciptakan inovasi dan kreativitas bangsa dan lain-lain 2. Ekonomi kreatif bermanfaat untuk memunculkan inovasi baru yang tentunya dapat

memenuhi permintaan pasar. Selain itu, masih ada banyak manfaat dari ekonomi kreatif antara lain: memunculkan bisnis startup, bisnis menjadi lebih kompetitif, meningkatkan kualitas produk, menciptakan manusia kreatif, membuka lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi.

3. Pengembangan ekonomi kreatif banyak mengalami hambatan. Begitu pula pada masa pandemi Covid-19, ekonomi kreatif mengalami beberapa kendala antara lain: berkurangnya pemasokan bahan baku untuk beberapa produk akibat PSBB, kemampuan tenaga kerja dan mesin produksi yang belum memadai, kesadaran UMKM akan pengembangan penelitian atau Research and Development (R&D) masih rendah, dan regulasi untuk ekspor dianggap masih sulit

4. Ada dua upaya besar yang dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan ekonomi kreatif, yaitu:

a. Pemerintah menggunakan strategi dengan melaksanakan pembangunan secara terintegrasi antara masyarakat, swasta, dan pemerintah

b. Kementerian Perdagangan melakukan upaya pengembangan ekonomi kreatif untuk mewujudkan strategi pemerintah dengan menerapkan 10 langkah strategis. Langkah- langkah strategis apakah yang dilakukan pemerintah dan Kmentrian

Gambar

1. Gambar  2. Kertas karton  3. LKBPD

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian dengan judul “Potensi pengembangan wisata halal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupeten Bulukumba” yang dilakukan dengan cara pengumpulan

GAMBAR 3. Soal Uji TKR Nomor 2. Soal ini diadaptasi dari soal-soal ulangan harian siswa untuk menghitung energi potensial benda. Pada soal nomor 2a siswa diminta mengurutkan

Penggunaan media sosial Arsip UGM masa pandemi covid-19 ini memiliki peluang antara lain: sosialisasi layanan kearsipan masa pandemi covid-19; kerjasama antara akun

danpenugasan, dengan model discoverylearning dan pendekatan saintifik, peserta didik dapat menjelaskan ruang lingkup biologi (permasalahan pada berbagai obyek biologi dan

Menyusun strategi baru untuk pelaksanaan kegiatan dalam masa Pandemi

Menganalisis prinsip kerja peralatan listrik searah (DC) berikut keselamatannya dalam kehidupan sehari-hari Listrik arus searah (DC) - Menjelaskan fenomena kelistrikan

Gabungan Partai Politik adalah gabungan dua atau lebih Partai Politik Tingkat Kabupaten, peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan

Bauran kebijakan tersebut memacu laju pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan pertama 2016 hingga mencapai 4,9 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun