• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTARINVENTARISASIMASALAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTARINVENTARISASIMASALAH"

Copied!
306
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTARINVENTARISASIMASALAH

(DIM)

RANCANGAN UNDANG-UNDANG TENT ANG

KETENAGALISTRIKAN

SEKRETARIAT KOMISI VIII DPR-RI

JAKARTA, JANUARI 2002

(2)

NO. DRAFTRUU F-PDIP F-PG

1. RANCANGAN Tetap Tetap

I

UNOANG-UNOANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR TAHUN

TENT ANG

I I

KETENAGALISTRIKAN

OENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN. REPUBLIK INOONESIA,

2. Menimbang : Usul perubahan: Usul perubahan:

a. bahwa · tenaga istrik sangat • Setelah frasa •

bermanlaat untuk memajukan Setelah kata kesejahterailfl kesejahteraan . umum dan /Jangsa ditambah tJITllJl11"

mencerdaskan kehidupan bangsa kalimat "sertit ditamhah frilSil dalam rangka mewu;dcan masyarakat l1leJV/)ilkill1 Sd!ah "mencerdaska ada dan makmur yang merata materiil salu a/at n kehiduoilll dan spiritui berdasarkan Pancasia pemersatu b.3nasa diin dan lhlang-Undang Dasar 1945; berbagai daerah • meninakatlwl

oerekonornian"

Setelah Setelah

perubahan: perubahan:

Menimbang:

a. bahwa a. bahwil tenaga

tenaga listrik listr« Sill1!JillA

sangat bennitnlaat

bermanlaat untuk

untuk memajukdn

memajukan /cesejilhlerililll kesejahleraa UITltJ/11,

DAFTAR INVENTARISASI MASALAH (DIM) RANCANGAN UNDANG-UNDANG

TENTANG KETENAGALISTRI KAN

F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI

Telap Tetap Tetap Tetap

r

Tetap Usu! perubahan : Tetap Usul perubahan :

Redaksional Ditambahkan kata

dirubah. .memajukan

ekonomi serta"

Setelah sebelum kata

perubahan: "mencerdaskan"

Menimbang: Setelah

perubahan:

a. Bahwa tenaga

listrik sangat a. bahwa tenaga

I

bermanfaat listrik sanga!

untuk bermaniaat

memajukan Ullluk

kesejahteraan memajukan

rakyat dan kesejahteraan

mencerdaskan umum dan

kehidupan memajukan

bangsa dan ekonomi serta

F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

Tetap Tetap Tetap

Usul perubahan : Tetap Tetap

Menimbang:

a. bahWa tenaga listrik sangat bermanfaat untuk memajukan kesejahteraan umum, ekonomi

~ dan

I

1nencerdaska r. kehi<iupan bangsa dalan1 rangl<a mev.ujudkan masyarakat adil dan

(3)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-POKB

n umum dan menc(;[.daskan dalam rangka mencerdaskan makmur yang

mencerdaska ~ mewujudkan kehidupan merata

n kehidupan banosa dan kead~an dan bangsa dalam matenil dan

bangsa serta meninokatkan kemakmuran rangka spirituil

merupalcan 12f!ekonomian masyarakat. mewujudkan berdasarkan

salah SillU dim rangka masyarakal ad~ Pancasila dan

alat mewujudkan dan makmur Undang-

pemersatu masyarakat yang merata Undang Oasar

berbagai .adil dan materiil dan 1945;

daerah makmur yang spirituil

dalam rangka merata materiil berdasarkan

mewujudkan dan spiritu1l Pancasila dan

masyarakat berdasarkan Undang-

adil dan Pancasila dan Undang Dasar

makmur yang Undang- 1945;

merata undang Dasar

materiil dan 1945. I

f

spirituil

berdasarkan f

Pancasila dan Undang- undang Oasar 1945;

3. b. bahwa penyediaan tenaga &$!rik perlu Usul perubahan : Usul perubahan : Usul perubahan : Usul perubahan : Usul perubahan : Tetap Usu! perubahan : Tetap Tetap diselcnggarakan secara efisien melalui

kompetisi clan transparansi dalam ildim Kata melalui

.

sebelum kata "Setelah kata 5etelah kata Setelah kata b. bahwa usaha yang sehat melalui pengaturan liganti kata "elisien" memberikan "manlaat" kompelisi penyediaan yang memberikan perlakuan yang adii "denga!f diti1fllbahkim manlaat" ditambah kata d~ambahkan tenaga listnl<.

kepada semua pelaku usaha dan l<ata konsumen kata

.

ditambah kata "sebesar- sepadan dan perlu

memberikan manfaat kepada liganti

~·,

merata~ "pelayanan yang besamya". dibelak3ng kata diselenggarak

I

Konsumtn; k'Jfl5UfTlerf' "segaia iaptSill1

I .

Sett/ah kata "kompetisi

.

disisipkan b~ik yang wa?r" dst. dan ~rga Si!telah perubahan: konsumen rlitamt.ahkan berupa keandalan, an eiisien melaiui kompetisi Jan secara

I

I

Setelah kata-kata Setelah kuafita:; pelayanan transparansi

perubahan: ·12.ada tataran perubahan: b. bahwa dan sekuritas dalam iklim

s~an ro!l!!l penyediaan Bahwa penyediaan usah.t yang

b. Bahwa didasarkan b. bahwa tenaga tistnl<. tenaga istrik pertu sehat melalui

penyediaan kr:JM.da tifl!J.kat penyediaan perlu diselenggarakan pengaturan

tenaga listrik keandalan, tenaga listrik diselenggara secara efisien yang

(4)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

perlu kualllas dan perlu kan secara melalui kompetisi memberikan

diselenggara nilainva diselenggara efisien yang sepadan dan perlakuan

kan secara ~ kan secara melalui lransparansi yang adi

efisien ef1sien kompetisi dalam ildim usaha kepada

melalui Setelah melalui dan yang sehat metalui semua pelaku

kompelisi perubahan: kompetisi dan transparansi pengaturan yang usaha dan

dan transparansi dalam iklim memberikan memberikan

lransparansi b. bahwa dalam iklim usaha yang perlakuan yang manfaat

dalam iklim penyediaan usaha yang se!ial adil kepada semua kepada

usaha yang lenaga listrik sehat melalui melalui pelaku usaha dan Konsumen

sehal perlu dise- pengatur~1 pcngatu;an memberikan dengan tidak

dengan lenggarakan yang yang manfaat kepada menaabaikan

pengaturan secara merata memberikan memberikan konsumen berupa faktor

yang elisien melalui perlakuan pe:iakuan keandalan, keandalan.

memberikan kompetisi lM!M yang adil yang adil kuafitas pelayanan kontinuitas

perlakuan tataran kepada kepada dan sekuritas. dan kualitas

yang adil seeadan Kang semua pelaku semua layanan serta

kepada didasarkan usaha dan pelaku keamanan.

semua keruda fi!J9.kat memberil<an usaha dan

pelaku usaha lreandalan. manfaat, memberikan

dan !rlld/i/as dan pelayanan manfaat

memberikan ni/ainya yang baill, sebesar-

manlaat ~ dan harga besamya

kepada transparansi yang wajar kepada

segala dalam ikliln kepada Konsumen;

lapisan usaha yang Konsumen:

lronsumen, sehat melalui pengaturan yang memberikan perlakuan

I

I

I I

}'2!ly kt:j.idda semua adil

I

I

I

pelaku usaha .

I

dan memberikan manfaat kepada Konsumen,

(5)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

4. c. bahwa dalam rangka pemenuhan Usul perubahan : Uwl perubahan : Usul perubahan : Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

kebutuhan lenaga listrik nasional dan

penciptaan persaingan usaha yang Setelah kala

.

supaya usaha · Setelah kata

sehat, perlu diberi kesempatan kepada lresempalan perorangan "koperasi"

badan usaha mifik negara, badan ditambah kalimat dalam slr3'd ditambah kata usaha millll daerah, koperasi dan '.fang terbulr4 ked dilwi "usaha kecil dan swasta untuk ikut serta dalam usaha danadi" settakan, ma/ta menengah".

penyediaan tenaga listrik; Setelah kata dan setelall katr ditambah kata /rata .. .... Setelah

"usaha lrecil" ... "kope perubahan:

ri1SI; dan

Setelah swasta" c. bahwa dalam

perubahan: dttambah /raJJ- rangka

kata" IJSaha pemenuhan

I

c. Bahwa dalam lreol kebutuhan

I

rangka rne~ngah· tenaga fis!rik

pemenuhan untulr ilrut nasional dan

kebutuhan se!Ta da/aJn penciptaan

tenaga fistrik· usaha persaingan

nasional dan penyediaan usaha yang penciptaan tenagalisttilr. sehal, pertu

persai>.~an diberi

usaha yang Setelah kesempatan

sehat, perlu perubahan: kepada

di!>eri badan usaha

kesef11ilillan c. bahwa mifik negara,

yang terbulra dalam i>adan usaha

dan adil rangka milik daerah,

kepada pemcnuhan koperasi dan

badan usaha kebutuhan usaha kecil

mifik negara, tenaga istJi1 dan I

I

badan usaha

I

nasional dan menengah

I

I

I

millk daerah,

!

penej)taan dan swasta

I I I

koperasi,

I

persair;gan unluk ikut

swasta, dan usaha yang serta dala:n usa/Ja kecll sehal, perU usaha

u~!uk ikut- Ciberi penyediaan

serta dalam kesempatan tenaga listnK;

usaha kepada

penyediaan badan usaha

(6)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG

F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-POKB tenaga lislrik; milik negara,

badan usaha mitik daerah, koperasi, swasta, dan usaha kecil

~ untuk ikut serta dalam usaha penyediaan

I

tenaga fistrik;

I

Keterangan : Sesuai

uu

No.

9/ 1995 Pasal 5.

5. d. bahwa penyecliaan tenaga tistrik perfu Usul Perubahan : . Tetap Usu! PerJbahan : Usu! Peruoahan : Usul Perubahan : Usu1 Perubahan : Usu! Perubahan : Tetap Tetap senantiasa memperhatikan kelestarian

fungsi fingkungan hidup, konselvasi Setelah kata Setelah kata Setelah kata Kalima! setelah Menimbang d. d. bahwa er.erg; clan cliversifikasi energi mempethalikiln lingkungan hidup "Nasional" kata serta diganti hanya sampai kata penyediaan

sebagaimana digariskan dalam ditambah kalimat ditambah kata dihapus. serta • energi nasional". tenaga fistrik

kebijakan energi nasional serta "/resehatan dan "ta ta ruang diprioritaskan Kata "serta• perlu

memanfaatkan sebesar-besamya kese/amalan wilayah dan Setelah pemanfaatan sampai dengan senanliasa

i>arang dan jasa produksi dalam negeri serta• keselamatan Perubahan: barang dan jasa "nilai tambah" memperhatika yang kompetitil dan menghaSllkan nilai Setelah kata penduduk" produksi dalam menjadi usul baru n kelestarian

tamllah; tambah ditambah d. bahwa negeri agar dapat Menimbang e. fungsi

kalimat "untuk Setelah penyediaan menghasilkan nilai lingkungan

diguna/<at1 bagi

I

Perubahan: tenaga fistr.k tambah bagi Setelah hidup,

sebesar-besamya perfu pengembangan perubahan: konservasi

I hefat

hidup orang d. bahwa senantiasa industri kelistn'kan energi dan

banyaK'

I

penyedi;ian memperhaiik n<>sional. d. bahwa cliversifikasi

I

: : ; birik

I

an

I

penyediaan energi

Setelah kelestarian Setelah tenaga fistrik ~eba;~!mana

Perubahan: senantiasa fungsi Perubahan: perfu digariskan

memperhatik fingkungan senantiasa dalam

d. bahwa an hidup, Bahwa penyediaan memperhatik kebijakan

penyedaan kelestarian konseivasi tenaga fistrik perlu an kelestarian energi

tenaga fistrik lingkungan energi dan senantiasa fungsi nasional serta

(7)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRJ F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

perlu hidup, tala diversifikasi memperhatik;.n lingkungan memanfaalb

senantiasa ruang energi kelestarian lungsi hidup, n sebesar-

memperhalik wilayah, sebagaiman lingkungan hidup, konservasi besamya

an liesehatan keselamalan a digariskan konservasi energi energi dan barana dan

dan Jiesela- penduduk, dalam dan diversifikasi divet sifikasi ~sa oroduksi

matan serta konservasi kebqakan energi energi dalam negeri

kelestarian energi dan energi sebagaimana seilagaimana ~

lungsi diversifikasi nasional; digariskan dalam digariskan komoetilif dan

lingkungan energi kebijakan energi dalam menohasill<an

hidup, sebagaimana Keterangan : nasional serta kebijakan n~ai tambah;

konservasi digariskan

Penekanan diprioritaskan energi

energi dan dalam pad a pemanlaatan nasional;

diversifikasi kebijakan pemanfaara barang dan jasa

energi energi n energi produksi dalam

sebagaimana nasional fistnl< negeri agar dapat

digariskan serta

Pemborosan menghasilkan nilai

dalam memanfaatka kalimat, tam bah bagi

ketiijakan • n sebesar- tidak efektif. pengembangan

energi besamya industri kefistrikan

nasional barang dan nasional.

serta jasa produksi

memanfaatka dalam negeri

n sebesar- yang

besamya kompetitif

barang dan dan

jasa produksi menghasilkan

dalam negeri nilai tambah.

yang

I

kompetitil dan

~silk~,,

nilai tambah

I

untuk

I

i

digunalian bagi sebesar- besarnya hajal hidup orang banyalc.

(8)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG

'

F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-POKB

6. Usul tambahan : Usd perubahan : Usul tambahan : Ayat tambahan

.

l/sul butir e i>asal-pasal Pasal-pasal Pasal-pasal

baru tertenlu perlu lertentu perlu lerter.tu perlu

. uu

harus diberikan landasan diberikan landasan diberikan landasan

mendorong pertimbangan pertimbangan yang

terdptanya yang yang mengemukakan

efisiensi mengernukakan mengemukakan Mengapa ha! itu

.

/Jsar.a mengapa hal itu mengapa ha! ilu diatir. Landasan

mendorong perlu diatur. perlu diatur. lersebut

badan landasan tersebut Landasan tersebut dikemukakan

usaha dikernukakan dikemukakan dalam Menimbang

da!am dalam menimbang dalam menimbang e.

negeri e. e.

harus

diatur Setelah Se!elah Setelah

dengan perubahan: perubahan: Penambahan

jelas dafam

pp e. Bahwa hak. e. Bahwa hak, d.1.bahwa hak.

kewajiban kewajiban kewajiban dan

Setelah dan dan tanggung

perubahan: tanggung tanggung jawab dalam

jawao da!am jawab dalam per.yediaan

e. bahwa penyediaan penyediaan maupun

daJam maupun maupun pemanfaalan

(2!!.IJ!lemban pernanfaata pernanfaata tenaga lisirik

g_an industri n lenaga n tenaga periu

usaha fistrik perlu listrik perlu dilaksanakan

oenvediaan dilaksanakan dilaksanakan dengan baik;

tenag_a listrik dengan baik. dengan baik.

2t!lJ1 dilfjg_ritasica

I

I !! £.f?FTuVlfaafiUi

I I

I I

sebesa~ I

besar n~

barang_ dan

~ produKsi dalam negeri

(9)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB YE!J9

kompetitil

!'.~ [email protected] meng/lasillq

n nilai

tambah untuk oen<remban gan industri ketenagahstr ikan nilSionat,·

7. Usul tambahan :

(1) Usu/ butir f baru

(2) RUU be/um .

mencakup masalah perlindunga n kepada konsumen Yil/19 kurang

l11ilJT1pU (masalah subsidi yang lebih

terarah, tertuju

I

Yil/19 betui-kepada

betul ,-;;emerJuka n}

(3) Oaiam kenyatililM ya masih ada wilayah

(10)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-PDKB

yang secara geogra/Js tidal<

memung- kinl<an unft.J!r menerapka n model paSi1T kompelitif Setelah

I

perubahan:

f. bahwa ada

W17ayah

tertentu ya09. berada eiJ.da tah~

oembamun

an raag

~ dan /Jahwa

~

~

~ berada oada

!i!J9M!

@elronotnia

n ~!19

I

be/um

I

!J1N!i!!!.

g/Jj[Jggi

~ waturan oerundana-

!!!lifi!!!H!!

J'£!l!l meftndungi

(11)

NO.

8. e.

ORAFl RUU

bahwa Undang-undang Nomor 15 T ahun 1985 sudah tidak sesuai dengan perkembangan ketenagalistrikan, sehingga dipandang perlu untuk mencabut Undang-undang tersebut;

F-POIP

Usul perubahan :

Setelah kata lcetenaglistrilran ditambah kafimat

"dan perubahdn sosial pada masa kini"

Setelah perubahan:

e. bahwa Undang- undang Nomor 15 Tahun 1985 sudah tidak sesuai lagi dengan perkembanga n

ketenagafistrik

an dan

pervbahan sosial pada masa kini, sehir.gga

I

dioandang

~ untuk

I

mencabt!!

Undang- undang tersebut;

F-PG

.

lreoen/inQan 111i1SYiUi1lrat

tersebut:

Tetap

F-PPP

Usul perubahan :

Kata "sesuai dengan dihilangkan diganti dengan·

memenuhi kebutuhan tuntutan.

Setelah perubahan:

e. bahwa Undang- undang Nomor 15 Tahun 1985 sudah lidak memenuhi kebutuhan tunMan perkembang- an ketenagaistri kan, sehingga rlipandang palu untuk mencabul Undang- undang tersebut;

F-PKB F-REF F-TNl/POLRI

Tetap Tetap Usul Perubahan :

Ditambah kata

"tentang Ketenagalistrikan"

sesudah kata

"tahun 1985"

.Kata "sehingga dipandang perlu untuk mencabut Undang· undang tersebut" dihapus

Penambahan butir f. baru.

Set el ah perubahan:

e. Bahwa Undang- undang nomor 15 tahun 1985 tentang ketenagalistnlla n, sudah tidak sesuai fagi dengan perkerr.bangan ketenagalistrika n

I. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a,

F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

Usu! Perubahan : Usul perubahan : Diubah

bahwa dalam Ungkapan yang Catalan:

industri usaha sedikit ungkapan yang

penyediaan disempurnakan sedikit

tenaga listrik Menimbang e disempumakan

diprioritaskan menjadi dalam

memanfaatkan menimbang I. Menimbang e

sebesar-besamya J

barang dan jasa Setelah Setelah perubahan

I

produksi dalam perubahan:

negeri yang e. bahwa untuk

kompetitil dan I. Bahwa untuk dapat

menghasilkan nilai dapat menampung

tambah; menmpung perkembangan

perkembang di bidang an dibidang ketenagalistrika ketenagalistr n dipandang

ikan perluuntuk

dipandang mencabut perlu untuk Undang- mencabut undang No. 15 Undang- tahun 1985 Undang No. dan menyusun

I

15 tahun kembafi dalam

1985 dan Undang-

I

menyusun undang tentang

l:emba!i ketenag?fistrika

I I

d<!1am n yang baru.

I

Undang-

Undang tenlaf'l!I

ketenag~tr

ikan yang baru.

(12)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-PDKB b, C, d, dan e

tersebut d'3tas serta untuk memberikan landasan hukum yang kual di bidang ketenagalislrika

n perlu

membentuk Undang- undang tentan9 ketenagalistrika n yang bani.

9. I. bahwa

~n~iaan

tenaga flstrik diselenggara kan secara merata

~ membedaka n kelomook

~

~ mamou.

daerah y_gng

f

belum berkembang

.

daerah

I ~

a tau

I

~ untuk

mencapai masxaraka!

sejahtera dan

(13)

NO. DRAFT RUU F-PDIP · F-PG , F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

mencerdask an !!fil!gg sebaaaiman a <fisebutkan dalam huruf a di alas.

10. Mengingal: Tetap Tetap Tetap Tetap Usul perubahan: Usul Perubahan : Tetap Usul perubahan: Diubahdan

Pasal 5 ayat ( 1). Pasal 20 ayal ( 1 ), Pasal 27

I

dilengkapi

ayat (2), dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Memasukan Pasal 20 ayat ( 1 ) Pasal 20 ayat ( 1)

1945; Undang-undang dilambah "ayat(2) perlu dilenkapi Pasal 20 ayat ( 1)

No 12 tahun 1999 dan ayat (4)" dengan ayat (2) per'ou dilengkapi

tenlang Otonomi Perubahan dan (4) setelah dengan ayat (2)

Daer ah dan Pert am a UUD adanya Perubahan dan 4 setelah

Undang-undar.g 1945. P;:sal 27 Pertama

uuo

adanya Perubahan

Anti Monopoli ayat (2) dihapus 1945 Pertama Undang-

Pasal 27 ayat (2) Undang Dasar 4 5

Seie!ah Setelah berlebihan/kurang Pasal 27 ayat (2)

perubahan: perubahan: tepat untuk ber1ebihan/

dijadl"kan landasan kurang tepat

Pasal 5 ayat (\), Pasal 5 ayat (1 ),

uu

ini, harus untuk cfijadikan

Pasal 20 ayat (2), Pasal 20 ayat (1), ditiadakan. landasan. UU ini,

Pasal 27 ayat (2) ayat (2) dan ayat sehingga

dan Pasal 33 (4), dan Pasal 33 Setelah ditiadakan. Perlu

Undang-undang Undang-Undang perubahan: penambahan

Dasar 45, UU No Dasar 1945; "sebagaimana

12 tahun 1999. Mengingat : Pasal telah <fiubah

5 ayat (1), Pasal dengan 20 ayat (1) dan Perubah!lll Pasal 33 Undang- Pertama dan Undang Dasar Perubahan

I

1945. Kedua"

I

I

I ! I

Setelah perubahan

I

:

I

Merogingat :

sebagaimana telah diubah dengan Perubahan

I

Pertama dan

(14)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG . F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-POKB

Perubahan Kedua.

1. Pasal 5 ayat (1) Pasal 20 ayat (I) dan Pasal 33 lkldang-undang Dasar 1945 2. lhlang-undang

No. Stahun

I

1999 tentang larangan

I

Praklek Monopoli dan

I

persaingan

I

usaha tidak

I sehat.

3. Undang-udang 1999 tentang Perfindungan 4. Undang-undang

No. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan

&ngkungan hidup.

11. Oengan persetujuan Tetap Tetap Tetap Usul perubahan: Tetap Usul Perubahan : Tetap Usul Perubahan : Diubah

DEWAN PERWAKILAH RAK'IAT REPUBLIK INDONESIA

I

Setelah kata Ditambah kata Dirubah ungkapan ungkapannya agar

Indonesia "Bersama" agar sesuai pasal sesuai pasal 20

MFMUTIJSKAN : ditambah dengan dibelakang kata 20 ayat (2) ayat (2t

I I

kata "DAN "Dengan Perubahan Pernbahan

PRESh)EN

I

Persetnjuan" Per.ama

uuo

Pertama Undan!?-

REPUBLIK 1945. Undang Dasar

INDONESIA". Set el ah 1945

Perubahan: Setelah

Setelah perubahan: Setelah

perubahan: Dengan perubahan:

persetujuan Dengan

(15)

NO •. DRAH RUU F-PDIP. F-PG ' F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KK! F-PDU F-PDKB

Dengan Bersama perselujuan Oengan

persetujuan DEWAN Persetujuan

DEWAN DEWAff PERWAKll.AN Bersama

PERWAKll.AN PERWAKll.AN RAKYAT REPUBLIK

RAKYAT REPUBLIK RAKYAT REPUBUK INDONESIA DEWAN

INDONESIA INDONESlA PERWAKll.AN

DAN RAKYAT

MEMUTIJSKAN : REPUBUK

I

INDONESIA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

I MEMUTUSKAN :

I

12. Menetapkan : Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

UNDANG-UNOANG TENTANG KETENAGALISTRIKAN

'

13. BABI Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

KETENTUAN UMUM

14. Pasal 1 Usu! perubahan : Tetap Usul perubahan : Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Telap

Oalam Undang-uodang ini yang dimallsud Setelah kata Kata 11dan",

dengan: menyangkut dihiangkan, kata

1. Ketenagalisrian adalah segala ditambah kata "lenaga• tistrik

sesuatu yang menyangkut penyediaan •proses.• yang kedua

dan pemanfaatan tenaga istrik serta Setelah kata listrik dihilangkan" dan usaha penunjang tenaga &strl. ditambah kalimat diganti dengan

"IHlfulc kata orang ketiga

diperguna/ri111 •nya • di!!! se!elah

I I I

I oleh konsumetf' kaia "115dhd"

dit~mbah kata

I

I

Setelah .. sarana•.

I

perubahan: Setelah

perubahan:

1. Ketenagatistr

ikan adalah Pasal 1

(16)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG ; F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB segala

sesuatu Dalam Undang-

yang undang .. yang

1111

menyangkul dimaksud dengan

proses :

penyediaan

dan (I) Ketenagalistri

pemanfaalan kan adalah

I

tenaga listrik segala

serta usaha sesuatu yang

penunjang menyangkut

tenaga listrik penyediaan'

untuk pemanfaatan

dipergunaka tenaga listrik

n oleh serta usaha

I

konsumen. dan penunjang-sarana

I

Keterangan : nya .

Deflllisi ini seharusnya metiputi sejak proses

ts.

2. Tenaga Listrik adalah suatu bentuk Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

energi sekunder yang aibangkitkan.

dilransmisikan, dan didistribusikan imtuk segala macam kepertuan, tidak termasuk listrik yang dipakai imtuk komunikasi, elektronika atau isyarat.

16. 3. PCll)"(iaan Tenaga Lislrik adalah Usul perubahan: Te:ap Tetap

I

Tetap Tetap Te!ap Tetap Tetap

pengadaan !enaga listrik mulai dari litik

I I I

I pe<nbangkitan satnpai dengan 1itik

I

Setelah kata

I pernakaian. pemakaian

d!tambah karur.at

• oleh lronsumerl' Setelah perubahan:

(17)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG • F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

3. Penyediaan tenaga listrik adalah pengadaan tenaga ~strik

mulai dari titik pembangkita n sampai dengan titik pemakaian o!eh konsumen.

I

17. 4. Pemanfaatan_ Tenaga listrik adalah Tetap Telap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

penggunaan tenaga listrik mulai dari

titik pemakaian.

18. 5. Sistem Tenaga Listrik adalah rangkaian Tetap Tetap Tetap Usu/ perubahan : Tetap Tetap Telap Tetap

instalasi tenaga listrik dari

pembangkitan, transmisi, dan distribusi Kata serentak

yang dioperasikan secara serentak <iganti dengan

dalarn rangka penyediaan tenaga listnlt bersistem.

Setelah

I perubahan:

5. Sistem Tenaga Listrik adalah rangkaian

I

instafasi tenaga, 6stnll

I I

dari

I

pembangkitan

.

transmisi, dan distribusi yang dioperasikan

(18)

-

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG

'

F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

secara bersistem dalam rangka penyediaan tenaga listrik.

19. 6. Pembangkllan Tenaga Lislrik adalah Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

kegiatan memproduksi tenaga listrik.

20. 7. Transmisi Tenaga Listrik adalah Usul perubahan: Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

pemindahan tenaga fistrik dari suatu

I

sumber pembangkitan ke suatu sistem Set el ah kata

I I

distribusi atau ~epada Konsumen, atau ada/ah ditambah pemindahan tenaga listrik antar sistem kalimat

I

"kegiatan"

I

Setelah i}erubahan:

7. Transmisi Tenaga Lislrik adalah kegiatan pemindahan tenaga &strik dari suatu sumber pembangkita n ke suatu sistem listribusi

atau kepada

I I

I konsumen, I

I I ~

I

I atau

pemindahan tenaga listrik antar sistem.

Keterangan :

(19)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

"Kegiatan" yang dimaksud disini menganduog nilai ekonomis yang dapat

menimbulkan biaya rnaupun keuntungan, clan

I I I

juga akibat yang menimbulkan memiliki hukurn

I I

hak, kewafban

I

clan tanggung

jawab.

21. 8. Distribusi Tenaga listrik adalah Usul perubahan :

'

penyaluran tenaga listrik dari sistem

Tetap Telap Telap Telap Telap Tetap Tetap

transmisi at au dari sistem Setelah kata peffibangkilan kepada Konsumen. adalah dilambah

• kegiatan usaha"

Setelah

I

perubahan:

8. Distribusi

I

Tenaga istrik adalah kegiatan

I

u:>aha p"cnyakMan

I I I I

tenaga I

istrik dari sistem transmisi a tau dari sistem pembangkit

(20)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG ' F-PPP F-PKB F-REF F-TNUPOLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-POKB an kepada

Konsumen.

Keterangan :

"Kegiatan" yang dimaksud disini mengandung nilai ekonomis yang dapat menimbulkan biaya maupun keuntungan, dan juga memilif<i akibal hukum yang

mcnimbulkan

hak, kewajiban

dan tanggung jawab.

22. 9. Penjualan Tenaga listrik adalah suatu Usul perubahan: Usu! perubahan: Tetap Telap Usu! Perubahan : Tetap Tetap Tetap

kegiatan usaha ~ tenaga listrik

kepada Konsumen Tenaga Listrik. Diperlukan Kata "lenaga Kata •tenaga

Penjelasan listrik" yang ketiga fistrik" sesudah

elaboratif: "dijual dihtlangkan. kala "konsumen·

oleh siapa" dihapus

"kepada siapa • Setelah

perubahan: Setelah

Keterangan : Perubahan:

(9) Penjualan Fert~nyaan : Oleh

Tenaga

I

9. Penjualan I

siapa, kepada

I

Li;trik Tenaga Ustri: I

siapa (tihal ad. aoaiah suatu ac!:.!ah suatu

I I

13) kegiatan kegiatan usaha

usaha penjualan

penjualan tenaga 1r..1rik

tenaga listrik kepada

kepada Konsumen.

Konsumen.

(21)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

23. 10. Bursa Tenaga Listrik adalah kegiatan Usul perubahan: Dihapus Dihapus Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Diliadal<an

us;if\a untuk mempertemul<an

penawaran dan permintaan tenaga Seteldh kata Keterangan: Catalan : Tidak

listrik dengan cara yang mendorong us.1ha ditambah diperUan karena

efisiensi, keekonomian serta iklim kalinat Terjadi ~pasar

kompetisi yang sehat. "pemk111ef1 yang kemungkinan spin pembei llllggal

dist:Jenggarakan off. menggooakan

deb /embaga mekanisme tender

independen" dengan kontrak

I

Se!elah kata listrik tahunan

ditambah ka~mat

• fJa9i kepentingan masyarakat banyaK' Selelah kata sehiit ditambah kalimal "yang

tflilWJsi oleh

Badan Pengawas Bursa Tenaga listrill' Se!elah perubahan:

10. Bursa Tenaga

I

listrik adalah kegialan

I

usaha permanen

I

I

yang

I I I

I

I CiSt!lcflggar

I I

akan oleh lembaga independen untuk mempertem ukan

(22)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-PDKB penawaran

dan permintaan tenaga listrik bagi kepentingan masyarakat banyak dengan cara yang mendorong efisiensi, kee•onomia

I

kompetisi n, dan il<lim

I

~ang sehat,

'

yang diawasi oleh

'

Sadan Peng a was Bursa Tenaga Listrilc.

Keterangan : Diperlukan Penjelasan elaboratif tentang staltl$ Bursa sebagai lembaga permanen

I independen

I

I

I seperti Bursa

I

Elek, <fiperfukan dan

tambahan "bagi

I

kepentingan

masyarakat

banyak~

(23)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-PDKB Lembaga

permanen independen berlungsi menjaga dan menegakkan Kode Elik pasar bebas agar tidak dikooptasi oleh monopoli/oligopol

I

i, yang untuk

~u

ciawasi oleh sebuah badan/lembaga permanen seperti Bapepam.

24. 11. Pengoperasian Sistem adalah suatu Tetap Dihapus Tetap Tetap Tetap Tetap

.

Tetap Tetap

kegiatan usaha untuk mengendalikan

dan menokoordinasikan antar sistem Keterangan : Ayat 11 menjadi

pembangkltan, transmisi dan distribusi ayat 10

tenaga listrik. Sistem kompetisi

tidak sampai grid.

25. 12. Operator Sistem adalah penyelenggara Usul perubahan: Dihapus Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

kegiatan usaha pengoperasian sistem

yang bertanggung jawab dalam Setelah kata Jst:ik Keterangan : Ayat 12 menjadi

mengendalikan den mengkoordinasikan citambah kalimat ayat 11

antar sistem pernbangkitan, transmisi, "sesuai dengan Sistem kompetisi dan distribusi serta membuat rencana Rent:ana tJmum tidak sampai grid.

pengembangan

sistem tenaga listrik. Ketenaga/islrk'I

I

menurut llndany-

I

I I

IHidar.g ini"

Setelah I

1lf11Jbahan:

12. Operator Sistem

(24)

NO. DRAFT RUIJ F-PDIP F-PG

.

F-PPP F-PKB F-P.EF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-POKB adalah

penyelengg ara kegiatan usaha pengoperas ian sistem yang bertanggun g jaw ab dalarn mengendali kan dan

I

mengkoordi

I

nasil<an

antar sistem pernbangkit

an,

'

transmisi dan distribusi serta meri>uat rencana pengemban gan sistem tenaga 6sllit sesuai dengan Rencana IJmum I

rerenagatist

I I

I :-u,

l.li1Jdng-

I I I

undangini

26. 13. Konsumen Tenaga Listrik yang Tetap Usul perubahan : Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Usul perubahan : Diubah

selanjutnya disebut Konsumen adalah F-PG min la IUK ditu&s lenkap lllK dituis lengkap

setiap orang atau badan yang membeti Keterangan : penjelasan tebih sebagai ljin Usaha sebagai jn Usaha

(25)

NO. DRAFT RUU F-PDtP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

r

I tenaga listrik dari pemegang IUK untuk rinci. Penyediaan Penyediaan

digunakan sebagai pemanfaatan akhir Diperlukan Tenaga Listrik Tenaga Listrik

dan tid;:.~ untuk diperdagangkan. Penjelasan IJlluk kepentingan IJlluk Kepentingan

tertebih dahulu l}num dan bukan l}num dan bukan

tentang IUK. ljin Usaha ljin Usaha

Ketenagalistrikan Ketenagaistrikan ditambah "dari (periksa buli' 16) pemegang Kuasa

Usaha Dilambahkan "dari Ketenagalistrikan" pemegang Kuasa

Usaha Setelah Ketenaga&strikan"

oerubahan:

Ayat 13 menjadi Konsumen Tenaga ayat 12 Listrik yall!J

selanjutnya Setelah perubahan disebut Konsumen

adalah setiaJ> Konsumen Tenaga orang atau badan Listrik yang yang membeli selanjutnya tenaga ristrik dari disebut Konsumen pemegang IUK adalah seliaJ>

mtuk digunakan orang atau badan sebagai yang membeli JlClllanfaatan akhir tenaga istrik dari dan tidak untuk pemegang Kuasa diperdagangkan. Usaha

Ketenagalistrikan atau pemegang

I

lzin Usaha Penyediaan

I

Tenaga Listrik

I

I

I

I

:mt:Jk ~.epentbga'!

t ~

I · J>enlanfaatan akhir 1mm.,yang digunakan sebagai

dan lidak untuk diperdagangkan

(26)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

27. 14. Jaringan Transmisi Nasional (Grid Keterangan : Usul perubahan : Dihapus Tetap Usul perubahan : Tetap Usul perubahan : Usul perubahan : Diubah

Nasional) adalah jaringan transmisi

tegangan tinggi dan atau ekstra tinggi Grid Nasional

.

Setelah kata Keterangan : Setelah kata Jaringan T ransmisi Kata "Nasional Kata 'Nasional'

untuk menyalurllan tenaga listrik untuk perlu dijelaskan "umum" ekstra tinggi Nasional (Grid diganti "Publik" diganli 'Publik'

kepentingan umum lebih dahulu. pad a akhir Sistem kompetisi ditambahkan kata Nasional) adaJah untuk untuk

kalimat !idak Si1lllpai grid. yang dilelapkan, jaringan lransmisi membedakan membedakan

dili111Jbah dan kata untuk legangan ~ dengan jaringan dengan jaringan

kata-kata diganti bagi. dan alau ekslra transmisi unluk transmisi untuk

"Yfi{!g tinggi )'.i!R9 melalti kepentingan kepentingan

ditetae.kan Setelah suatu 11ro11insi sendiri. sendiri.

sebagai perubahan: a\au bebera~

jarinqan wila)'.i!t; Pro~insi Nomor urut diubah Ayat 14 menjadi

transmisi 14. .laringan untuk menyalurkan menjadi 13 ayat 13

I

nasional transmisi tenaga fistril

I

nasional untuk kepentingan Setelah Setelah Perubahan

I Setetah (Grid umum. perubahan: Jaringan T ransmisi

perubahan: Nasional) Publik (Grid

'

15. Jaringan adalah 13. laringan Publik) adalah

Transmisi jaringan Transrriisi jaringan transmisi

Nasional transmisi Nasional tegangan tinggi

(Grid tegangan (Grid dan atau ekstra

Nasional) tinggi a tau Nasional) tinggi untuk

adalah ekslra adalah rnenyalurkan

jaringan legangan jaringan tenaga &strik

transmisi tinggi yang transmisi unluk kepentingan

tegangan ditetapkan tegangan umum

tinggi dan untuk linggi dan

a tau ekstra meyalurllan a tau ekstra

tinggi unluk tenaga rrstrik tinggi unluk

menyalur!lan bagi menyalurkan

tenaga &strik kepentingan tenaga listrik

untuk umum. untuk

I

kepentingan kepenlingan

umum H!!!J I umum.

diteleJ?..kiln sebaqai jarinqan transmisi nasional

(27)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG

.

F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-POKB Keterangan :

pp No. 25/2000

28. 15. Rencana tmium Ketenagalistrikan Kelerangan : Usul perubahan: Tetap Telap Telap Tetap Tetap Tetap Tetap

adalah rencana pengembangan sistem

penye<iaan tenaga fistlik yang meliputi Diperlukan minta penjelasan Ayat 15

mes1adi

bidang pembangllilan, transmisi dan tambahan/sisipan lebih rinci ayat 14

QislOOusi tenaga istrik yang diperlukan "siapa atau untuk memenuhi kebutuhan lenaga lembaga mana listrik di suatu wilayah, antar wilayah yang wajib

atau secara nasional. menyusun

Rencana Umum • dalam butir ini,

29. 16. lzin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Tetap Usul perubahan: Tetap Tetap Tetap Telap Terap Usu! perubahan : Oiubah

yang untuk selanjutnya disebut lzin

· Usaha Ke4enagalistrikan (IUK) adalah mint a penjelasan Untuk tidak Catalan:

izin untuk melakukan usaha penyediaan lebih rinci. menggunakan

tenaga fistrik untuk kepentingan umum. kata • unluk tidak

ketenagalistrikan, mengunakan

karena kata

mengandung arti Ketenagalistrika Penyedaan dan n, karena Penunjang Tenaga mengandung

Listrik. arti

Penyediaan

I

Setelah perubahan: dan Tenaga Listrik Penunjang

I

17. lzin Usaha Ayat 16 menjadi

I

Penyediaan ayat 15

I I

Tenaga lisbi1. yang Setelch I I

I

untuk i'ti ubahaJ I. I

selanjutnya

disebut lzin lzin Usaha lJsaha Penyediaan Ketenagalist Tenaga Listrik rikan (IUK) yang untuk

(28)

NO. DRAFT RUU F-PDJP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-POKB adalah izin selanjutnya untuk <isebtJt lzin Usaha melakukan Penyeciaan usaha Tenaga listrik penyediaan (IUPTU) adalah tenaga listrik izin unluk 1111tuk melalwkan usaha kepentingan penyedaan umum. tenaga lstrik

untuk kepentingan umum.

30. 17. ILirl Operasi yang untuk selanjutnya Tetap Usul perubahan: Tetap Telap Telap Tetap Tetap 10 adalah Diubah

disebut 10 adalah izirl untuk melakukan singkalan.

I

usaha penyediaan tenaga listrik untuk F-PG min ta Catatan: IO

kepentingan sendiri. penjelasan lebih Setelah adalah singkatan

rinci. perubalian:

18. lzin Operasi

'

Setelah yang untuk Perubahan:

selanjutnya

disebut 10 lzin Operasi adalah izirl adalah izin untuk melalwkan untuk melakukan melalwkan usaha

usaha penyedaan

penyediaan tenaga listrik tenaga listrik untuk kepentingan untuk sendiri.

kepentirlgan sencfui.

31. 18. lnstalasi Tenaga tistrik adalah Tetap Te1ap . fetap

I

Tetap Tetap Tet;.i

I

ktap Tetap

bangunan-banguna sipi dan

elektromekanik, mesin-mesin, Ayat 18 menjad

peralatan, saluran-saluran dan ayat 17

perlengkapannya yang digunakan untuk pembangkitan, konversi, transmisi, distribusi dan pemanlaat tenaga listrik.

(29)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG ' F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PB& F-KKI F-PDU F-PDKB

32. 19. lzin Usaha Penunjang Tenaga listrik Tetap Tet~p Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap Tetap

(IUPTL> adalah i.tin untuk melaksanakan

satu at au lebih kegiatan usaha Ayat 19 menjadi

penunjang tenaga listrik. ayat 18

33. 20. Usaha Penunjang Tenaga listrik adalah Usul perubahan : Usul perubahan : Tetap Tetap Tetap Usul Perubahan : Usul Perubahan : Usul perubahan: Diubah

usaha yang menunjang penyediaan

tenaga listrik meliputi konsultansi, Setelah kata DitillTlbah anak Penambahan kata 20. Usaha Kata Catalan:

pembangunan dan pemasangan ketenaga!istrikan kalimat setelah "serta usaha lain Penunjang pengembangan

instalasi tenaga fistrik, pengujian di!ambah kalimat kataN yang secara Tenaga diperjelas dengan • Kata

instalasi dan peralatan lenaga fistnll, "dafl/atau usaha ketenagalistrikan • tangsung maupun listrik menambah kata pengembangan

pengoperasian dan pemetiharaan lain yang yaitu tidak langsung adalah teknologi Kata diperjelas

instalasi tenaga nstrik, penelitian dan berkaitan dengan ... berkaitan dengan usaha yang Ketenagalistrikan dengan

pengembangan, serta pendidikan dan ketenagalistrikan • set1a usafla lain upaya penyediaan menunjang dirubah menjadi menambah kata

pelatihan ketenagalistrikan. r.a@secara fenaga fistrik" penyediaan penyediaan Teknologi

Se1elah /ang,su@ maueun pada akhir katimat lenaga fistrik tenaga listn'k.

perUbahan: tidak /a(J!/.SU!J!J fl\fliputi • Kata

berka11an de@an Setelah konsultasi, Set el ah Ketenagalistrika

20. Usaha UfM.'(.a ~'(fJ/faan Perubahan: pembangun perubahan: n diubah

Penunjang te&g_a /istrik. . an dan menjadi

listrik adalah I 6. Usaha pemasangan Usaha penunjang penyediaan

usaha yang Set el ah Penunjang instalasi tenaga listrik tenaga fistrik

memmjang perubahan: Tenaga listrik tenaga adalah usaha yang

penyediaan 20. Usaha adalah usaha listrik, menunjang • Ayat 20 rnenjadi

tenaga fistrik Penunjang yang pengujran penyediaan ayat 19

mefiputi Tenaga menunjang instalasi dan tenaga lislrik

konsultasi, listrik penyedi;ian peralatan meliputi 5elelah perubahan

pembanguna adalah tenaga listrik tenaga konsultasi,

n dan usaha yang meliputi ristrik, pembangunan dan Usaha Penunjang

pemasangan menunjang

I

konsultasi, pengoperasi pernasangan Tenaga lisirik

instalasi penyediaan pembangunan an dan inslalasi tenaga adalah usaha yang

I

!erag~ fistrik,

1

tenag~ lislrik dan pemeliharaa fistrik, pengujian meruijang

pe~ meliputi

I

pemasangan n instalasi ir.5talasi dan peuyediaan

instalasi . konsultansi, instalasi tenaga tenaga peralatan tenaga tenaga iislrik

tenaga istrik, pt:mbangun fistrik, fistrik, fistrik, melipuli

penelition an dan pengujan penelitian pengoperasian konsullasi,

dan pernasangan instalasi dan dan dan pemeliharaan pembangunan dan

pengembang instalasi peralatan pengernban instalasi tenaga pemasangan

an, serta tenaga tenaga listrik, gan, serta lis!rik, penelitian instalasi tenaga

pendidikan listrik, pengoperasian pendidlllan dan listrik , pengujian

(30)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

dan pelalihan pengupan dan dan pengembangan instalasi dan

ketenagafislri instalasi dan perneliharaan pelalihan serta pendidkan peralat;:.;i tenaga

kan dan/atau peralatan iostalasi tenaga ketenagalistr dan pelatihan listrik,

llSilha lain tenaga listrik, ikan serta tenaga listrik.

pengoperasian

Yil/19 lislrik, pemelilian dan usaha lain dan pemeliharaan

berkaitan pengoperasi pengembangan ~aik secara instalasi listri<,

dengan an dan

.

Tetap serta langsung penelitian dan

ketenagalistri pemeliharaa pendklikan dan maupun pengembangan

kan. n instalasi pelatihan tidak teknologi serta

tenaga ketenagalistrika ~ pendidikan dan

Keterangan : listrik, n serta usaha berkaitan pelatihan di

pen~tian lain yang dengan bidang

Perlu ditampung dan

I

secara up a ya Penyediaan

adanya pengemban langsung penyediaan tenaga listrik

kemungkinan gan, serta maupun tidak tenaga 6strik

usaha lain di pendidikan langsung listrik.

rnasa depan, dan

'

berkaitan

terutama yang pelalihan dengan upaya

mungkin timbul ketenagalistr penyediaan

dari ikan serta tenaga 6strik.

perkembangan usaha lain teknologi dan r~ secara

informasi canggih ~

di bidang !!1MlY!!

ketenagalistrikan. tidak

~ berkaitan

~

!!fMyj

~

I

k!Ji!B listrilr..

34. 21. Harga Jual Tenaga Listrik adalah harga Usul perubahan : Usul perubahan : Telap Tetap I Tetap Te:ap Tetap Usul perubahan : Diubah

ter.aga lis1rit yang disepakad antara Ka6matnya diubah

penjual dan peni>ei tenaga listn\ atau Setelah kata 21. Harga Jual Harga jual si sisi Catalan :

harga tenaga lis1rit kepada Konsumen Sadan Pengatur Tenaga pembangkit

yang citetapkan oleh Badan Pengatur citambah kalimat Listi"« ditetapkan oleh • harga jual di sisi

a tau Pemerintah a tau Pemerintah "dengan adalah Badan Pengatur. pembangkit

. Daerah sesuai dengan yurisdiksinya. mempettimbang- harga Harga jual kepada ditetapkan oleh

(31)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

!can sungguh- Tendflil konsumen Sadan

sungguh listrik Yilfl!J ditetapkan oleh Pengatur.

pendi1pi1t" rf1Sepi1l<ali Sadan PengattK

Setelah kata i1flli1fi1 a tau oleh • Harga Jual

yurisdiksinyil penjual dan Pemerintah kepada

ditambah kalimat pembeli i1/i1U Daerah sesuai Konsumen

"dan bersestJi1ian harga dengan ditetapkan oleh

rJengan Tellil!Ji1 ~ Sadan

kepentingan listrik yang Pengatur atau

riikyat banyak" ditetilpkan Setelah oleh

oleh Sadan perubahan: Pemerintah

Setelah listrik Daerah sesuai

perubahan: Nasionill 21. Harga Jual dengan

at au Tenaga yurisdik.sinya.

21. Harga Jual pemerintah Listrik

Tenaga a/au Sadan adalah • Ayal 21 menjadi

Listrik adalah listrik harga ayat 20

harga ter.aga Daerah/

tenaga listrik

listrik yang a tau yang Setelah

disepakati pemerintah disepakati Perubahan:

antara Daerah antara

penjual clan kepada penjual clan Harga Jual Tenaga

pembe6 konsumen pembeli Listrik ad~lah

tenaga listrik sesuai tenaga lislrik harga tenaga

a tau harga dengan atau harga listrik yang

tenaga fistrik yurisdiksinya tenaga lislrik disepakati antara

kepada kepada penjual dan

Konsum~. Konsumen pembefi tenaga

yang yang listrik kepada

ditetapkan ditetapkan Konsumen yang

oleh Badan oleh Sadan ditetapkan oleh

Pengatur

I

Pengatur Sadan Pengatur

dengan a tau alau Pemerintah

I

mer.ipe:t!.77b

I

Pemerintah atau Pemeri.•tat.

angkan

I

at au C:.;;:rah sesuai

sungguh- Pemerintah deng•n

sungguh Daerah yurisdiksinya

pendapal sesuai

Pemerintah dengan

a tau yurisdiksinya

(32)

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI

F-PDt

F-PDKB

Pemerintah Daerah

sesua;

dengan yurisciksinya, dan bersesuaian dengan lepentingan rakyat banyak.

I

--

3S.

n

Kompetisi adalah persaingan antar Tetap Usul perubahan: Kompetisi adalah Usul perubahan: Tetap Tetap Tetap ·~~ Tetap

perusahaan pembangkit dan antar diubah. persaingan antar I

perusahaan penjualan tenaga listrik. perusahaan Reda~.s'cnal I

'°fdl 22 menjadi

Setelah pembangkit, dirubah. <yat 21

perubahan: transmisi dan

f penjualan trnaga Setelah

22. Kompetisi fistrik. perubahan:

adalah

persaingan Kompetisi adalah

anlar persaingan an tar

perusahaan pembangkit,

pembangkit perusahaan dan

tenaga penyed'.a tenaga

lislrik. fistrik.

Keterangan : Lebih jelas.

.

-

36. 23. Menteri adalah Menteri yang Tetap Teiap

I

Tetap Usul perubahan : Tetap Tetap !e:?: ietap

berlanggung jawab cli bicfang

I

ketenag:!istrikan.

I

I

Keteotuan ini "fat 23 menjadi

dihapuskan ~22

-

37. 24. Pemerintah adalah Pemetintah Pusat Tetap Usul perubahan : Tetap Tetap Tetap Usul Perubahan : Tetap Teai: Tetap

yang terdiri dari Presiden beserta Para

Menteri yang merupakan perangkat Rumusilnnya Redaksional ""<I 24 menjadi

Negara Kesatuan Republik Indonesia. disesuailcan diubah ~ 23

I

(33)

-

NO. DRAFT RUU F-POIP F-PG ' F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

dengan W Migas

Setelah

Setelah Perubahan:

Perubahan:

24. Pemerin!ah

23. Pemerintah Pusat,

Pusat, selanjutnya

selanjutnya disebut

disebut Pemerintah

Pemerintah, adalah

ada/ah Perangkat

perangkat Negara

Negara Kesatuan

Kesatuan Republik

Repubh"k Indonesia

Indonesia yang rerdiri

yang terdiri dari Presiden

dari beserta Para

I

'

Presiden Menteri.

beserta para Menteri.

Keterangan : SesuaiW No.

22/1999

38. 25. Pemerintah Daer ah adalah Kepala Tetap Usul Perubahan : Tetap Tetap Tetap Usul Perubahan : Tetap Usul perubahan : Tetap

Daerah beserta perangkat Daerah supaya

Otonom yang lain sebagai Badan disesuaikan Diusulkan ada Perubahan

Eksekutil Daerah (Propinsi, Kabupaten denganWNO. perubahan istilah ungkapan untuk

dan Koia). 2211999 pasal sesuai

uu

No. lebih jelas dan

I

• Pa::al lb UU No. !b.

I I

22/1999. sersi I

22 th. 1999\ig Setelah Setelah

Pemerintahan Perubahan: perubahan:

Daerah:'

Pemerintah 25. Pemerintah Pemerinlah

Daerah adalah Daerah Daerah adalah

kepala Daerah adalah Kepala Daerah

(34)

NO. DRAFT RUU F-PDIP F-PG

.

F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-POU F-PDKB

berserta Gubenu Tlfl9kat I dan

perangllal Daerah dan Bupati Kepala Daerah

Otonomi yang lain beserta Tlfl9kat U beserta

sebagai Sadan perangkat perangkal Daerah

Ekselwtil Daerah." Daerah Otooomnya

Otonormya. sebagai

Sadan

Keter.ingan : Eksekulif Daerah.

Sesuai

uu

No.

2211999

39. 26. Sadan Pengatur adalah badan Usul perubahan : Usul perubahan : Usul perubahan : Tetap Usul perubahan : Usul Perubahan : Tetap Usu! Perubahan : Diubah Pemerintah yang memiliki kewenangan

clan tanggung jawab serta pengambilan Kata serta diganti Butir 26 diubah Kata • Pemerintah • Keterangan : Sadan pemerintah Kata "Serta" Kata •serta,. Catalan :

keputusan secara independen untuk kata • daldnf' rnenjadi butir 2 dihilangkan. dig anti dengan setelah kata rfiganti dengan

melaksanakan pengaturan dan Kata secara butir yaitu butir 26 Bagaimana badan independen tanggung jawab kata "dengan" • Kata "serta"

pengawasan penyediaan tenaga ~strik. diganli kata dan 26a Setelah dengan daerah yang dibentuk dig anti dengan karena hal itu diganti dengq_n

"yang' pi'rnbahan: yang belum pemerintah kata"dengan".

merupakan kata • dengan •,

Kata penyediaan 26.a.Badan Listrik menerapkan dengan kewenangan. karena hal itu

tenaga listrilr Nasional 26. Badin kompelisi, siapa persetujuan • Setelah adalah

diganti menjadi adalah Pef19i!lt6 yang akan legislatif. Perubahan: Setelah merupakan

"lretenaga- badan adalah melakukan perubahan: kewenangan.

listrikarf Pemerintah badan yang pengawasan? Setelah 26. Sadan

yang memililli perubahan: Pengatur 26. Sadan • Ayal 26 menjadi

Setelah memifiki kewenangan arlalah badan Pengatur ayal 25

perubahan: kewenanga dan Sadan Pengatur Pemerirtah adalah

n clan tanggung adalah badan yang memiliki badan Setelah perubahan

26. Sadan tanggung jawab se!1a indepeAden yang kewenangan Pemerintah Sadan Pengatur

Pengau jawab serta mengambi dibenluk dan yang adalah badan

adalah badan pengambtla keputusan pemerintah tanggung memiliki Pcmerlntah yang

pemerintah n keputusan secara dengan jawab kewenangan memililli

yang memilild secara independen persetujuan dengan dan kewenangan dan

kewenangan independen unlli legislatif yang peng3lr.billl tanggung ta.-iggung jawab

I dan unluk me1aksanaka

I

rnemililQ keputusan jawab der~'l

I

tanggung melaksanak n kewenangan dan secara dengan pengambiian

.

jawab d3lalll an pengaUlln langgung jawai> independen pengambian keputusan secara

pengambilan pengaturan dan serta pengambilan unluk keputusan iodependen untuk

kcputusan dan ~ keputusan secara melaksanaka secara melaksanakan

yang pengawasa penyedaan independen untuk n pengaturan independen pengaturan dan

indepenrlen n tenaga melaksanakan dan untuk pengawasan

untuk penyediaan ~Iii. pengaturan clan pengawasan melaksanaka penyediaan

(35)

.

N(}. DRAFT RUU F-PDIP F-PG F-PPP F-PKB F-REF F-TNl/POLRI F-PBB F-KKI F-PDU F-PDKB

melaksanaka tenaga pengawasan penye<fiaan n tenaga fistnlt

n pengaluran lis!rik. penyediaan tenaga fistrik pengaturan

dan Z6.b. 8adan tenaga fistrik. dan

pengawasan listrik Oaerah pengawasan

ketenagalistri adalah badan penyediaan

kan. f'emerintah tenaga

Oaerah ~ listrik.

memiliki kewena!J!JM dan tanggung 1awab serta

I

penoambiaf1

kepu!llSan secara inde!Jeflden untuk me!a.l-.sanakan

penaaturan

dan penoawaSilfl penyediaan tenaga listn"k di daerah

vuridilrsin.Vj

berdasar ketetapan Sadan listri<

Nasional

40. 27. Sadan lJsaha adalah setiap badan Usul perubahan : Usul perubahan : Usul perubahan : Tetap Tetap Usul Perubahan : Tetap Telap Tetap

h\Jkum yar.g menjalankan jenis usaha

i

I I

)'31l9 bet.sildl ii:lap dan terus Seielah kata Diubah Setelail ka1a

! I

Kata "dan"

I I

Ayat 27 menjadi

menerus dan yang <&diikan dengan swas/d ditambah Setelah "kupe.-asi" seietah !;;!ta I

I

ayat 26

peraturan perundang-oodan yang kata "usaha keel" perubahan: ditambah kala "terus menerus"

berlaku, dan bekeija. berkedudukan "usaha kecil dan dil\apus.

dalam wilayah Negara Kesatuan Setelah Zl. Sadan menengah". Oitambah kata

Republik Indonesia yang dapal perubahan: Usaha .sesuai. selelah

berbentuk Sadan Usaha Milik Negara, adalah Setelah kata "didirikan".

Sadan Usaha Milik Daerah, Koperasi, 27. Sadan Usaha setiap badan perubahan:

dan Swasta. adalah setiap hukumyang Setelah

Referensi

Dokumen terkait

ABSTRAK - Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah gaya bahasa apa saja yang digunakan iklan produk di facebook.. Tujuan penelitian ini adalah

Berdasarkan informasi diatas bahwa petani masih sulit mengakses pembiayaan secara formal, sedangkan pembiayaan secara formal merupakan suatu modal bagi petani untuk

ditempuh oleh guru terhadap peningkatan keaktifan siswa belajar pada. mata pelajaran Al- Qur‟ān Hadīs di MTsN

Keterkaitannya dari segi pisik tentunya melatih siswa untuk bergerak. Mereka tidak hanya duduk diam di dalam kelompoknya saja. Kadang diskusi seperti jigsaw itu

Penelitian tindakan kelas ini, siswalah yang menjadi subjek penelitian yang mutlak diketahui sejauh mana kemampuan mereka dalam mengunakan kalimat tanya dan siswa

Peneliti ini meneliti tentang pengaruh permainan kartu bridge untuk meningkatkan hasil belajar, sedangkan penelitian saya ini tentang pengaruh strategi berhitung dan

Frase atributif adverbia T-H memiliki struktur T:Adv + H:Adv. Data frase atributif adverbia T-H yang ditemukan dalam bahasa Dondo adalah /yolroyo mbebengi/ ‘besok

Mengingat begitu pentingnya perubahan dalam lingkungan yang bergerak cepat sudah saatnya organisasi tidak menunda perubahan, penundaan berarti akan menghadapkan