PENERAPAN AJARAN SIFAT MELAWAN HUKUM MATERIL DALAM PERUNDANG-UNDANGAN TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA.
Teks penuh
Dokumen terkait
dapat mengjangkau kejahatan korupsi tersebut, salah satunya adalah dengan menerapkan pembuktian terbalik terbatas dalam mengungkap tindak pidana korupsi yang sudah berakar
Berdasarkan pengertian korupsi dalam Pasal 2 Ayat (1) UUPTPK di atas, dapat disimpulkan ada tiga unsur tindak pidana korupsi yaitu secara melawan hukum melakukan
Unsur bersifat melawan hukum tindak pidana menyebar kebencian menurut KUHP merupakan element atau unsur dari delik yang tidak termuat dalam rumusan undang-undang namun
ANALISIS UNSUR MELAWAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI TERHADAP PUTUSAN PN SEMARANG
Selanjutnya, mendasarkan tindak pidana korupsi sebagai kategori tindak pidana khusus kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), salah satu unsur tindak pidana korupsi
- Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 2 ayat (1) yang berbunyi “setiap orang yang secara melawan hukum melakukan
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tenang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang termasuk dalam tindak pidana korupsi adalah : “Setiap orang dikategorikan melawan hukum, melakukan
31 Tahun 1999 Jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi TPK, Pasal 2 Ayat 1 yang menyatakan bahwa Tindak Pidana Korupsi adalah “setiap orang yang melawan hukum