• Tidak ada hasil yang ditemukan

TRADISI MASYARAKAT ISLAM TOLOTANG TERHADAP PEMBAGIAN WARISAN DI KECAMATAN DUA PITUE KABUPATEN SIDRAP (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "TRADISI MASYARAKAT ISLAM TOLOTANG TERHADAP PEMBAGIAN WARISAN DI KECAMATAN DUA PITUE KABUPATEN SIDRAP (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM) "

Copied!
90
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Sudah dapat dipastikan dalam pembagian harta warisan menggunakan Hukum Islam, akan tetapi setelah dilakukan interaksi dengan sebagian warga, masih ada juga yang

Dengan ini saya mengatakan bahwa skripsi ini dengan judul: PEMBAGIAN HARTA WARISAN SEBELUM MUWARIS MENINGGAL DUNIA MENURUT PERSPEKTIF HUKUM WARIS ISLAM (Studi Kasus di

Hasil dari penelitian ini adalah Pembagian warisan dengan cara perdamaian (Tashaluh) menurut hukum Islam yakni pembagian warisan dengan berdasarkan kesepakatan para ahli waris

Hasil dari penelitian ini adalah Pembagian warisan dengan cara perdamaian ( Tashaluh ) menurut hukum Islam yakni pembagian warisan dengan berdasarkan kesepakatan para ahli waris

Praktik pembagian warisan dengan cara sama rata sebagaimana dilakukan oleh 5 orang masyarakat di Desa Jagir Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi dapat membantu

Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Alasan terjadinya penundaan pembagian harta warisan: (a) secara tradisi atas saran orang tua, (b) karena hasil musyawarah ahli waris,

Perspektif hukum Islam terhadap pelaksanaan tradisi nungkup lubang di desa Gunung Bantan kecamatan Semidang Alas Maras kabupaten Seluma adalah boleh mubah karena dalam prosesi nungkup

Kesimpulan Pertimbangan masyarakat Desa Bumi Mulya menerapkan pembagian warisan lebih banyak kepada laki-laki dibandingkan perempuan adalah atas dasar kesepakatan para ahli waris,