• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

77 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berikut kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian yang dilakukan di area kegiatan Puskesmas Pantai Cermin :

a. Pada masa endemik Covid-19, tidak ada korelasi antara jenis kelamin dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN di Puskesmas Kaca Pinggiran. Hal ini berdasarkan hasil percobaan chi square yang menunjukkan nilai p < 0,05 atau p = 0,352.

b. Pada masa wabah Covid-19, peserta JKN di Puskesmas Pantai Cermin manfaat dari layanan kesehatan dan mempelajarinya. Temuan percobaan chi square, yang menghasilkan p = 0,011 atau p < 0,05, menjadi dasar pernyataan tersebut.

c. Selama masa endemik Covid-19, tidak ada hubungan antara profesi dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN di Lingkar Puskesmas Kaca.

Hal ini berdasarkan hasil percobaan chi square yang menunjukkan nilai p > 0,05 atau p = 0,112.

d. Terdapat keterkaitan antara informasi dan penanganan ganda penyelenggaraan kesejahteraan oleh peserta JKN di Puskesmas Pantai Cermin selama masa endemik virus Corona. Temuan percobaan chi square yang menghasilkan p=0,007 atau p < 0,05, berfungsi dasar untuk pernyataan ini.

(2)

78

e. Selama masa endemik Covid-19, terdapat korelasi antara pendapatan peserta JKN dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas pantai Cermin . dasar untuk pernyataan ini.

f. Pada masa endemik Covid-19, tidak ada hubungan antara tindakan pemberian pelayanan kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN di Puskesmas Pantai Cermin. Hasil percobaan chi square diperoleh p = 0,071 atau p > 0,05, berfungsi sebagai dasar untuk mata pelajaran ini.

g. Pada masa endemik Covid-19, tidak ada korelasi antara pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN di Puskesmas Pantai Cermin dengan keterjangkauan pelayanan. Hasil percobaan chi square diperoleh p = 0,832 atau p < 0,05, berfungsi sebagai dasar untuk mata pelajaran ini.

h. Pada masa endemik Covid-19, terdapat korelasi antara kondisi kesehatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN di Puskesmas Pantai Cermin. Hasil uji chi square yang diperoleh p=0,000 atau p < 0,05, menunjukkan sebagai dasar pernyataan ini.

Didalam Islam apa pun yang ada didunia ini sudah diatur didalam Al- Quran termasuk tentang kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian ini ada 8 variabel 5 mempengaruhi dan 3 yang tidak mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN di Puskesmas Pantai Cermin.

Pada variabel jenis kelamin dalam surah Al-An’am dapat disimpulkan dalam islam makhluk hidup itu diciptakan berpasang-pasangan dan dalam bentuk yang mencapai kesempurnaan. Variabel pendidikan dalam hadis HR. Ahmad dan At-Tirmidzi disimpulkan bahwa dalam Islam dianjurkan untuk manusia agar

(3)

79

menuntut Ilmu. Hal ini menunjukkan bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan didunia maupun diakhirat itu menggunakan ilmu. Variabel pekerjaan dalam surah At-Taubah disimpulkan bahwa bekerja di sejajarkan Inilah alasan mengapa kewajiban kepada Allah SWT harus berada dalam kerangka agama baik sebagai bentuk agama maupun sebagai agama itu sendiri. Pada variabel pengetahuan pada surah Taha disimpulkan mengingatkan kepada kita untuk senantiasa mencarai ilmu. Rasulullah sering memohon kepada Allah untuk terus menambah ilmu agar kita, umatnya, juga bisa mempertimbangkan amal kebaikan ini.. Variabel pendapatan dalam surah At-Talaq disimpulkan bahwa hendaknya kita bertawakal kepada Allah dan mengerjakan sesuatu pekerjaan yang tidak dilarang Allah. Maka Allah akan memberikan rezeki (pendapatan) yang terus mengalir dari arah yang tidak disangka-sangka.

Variabel sikap tenaga kesehatan dalam Al-Balad jaganlah berbuat zalim kepada sesama. Apalagi sebagai tenaga kesehatan harus bersikap adil dan baik kepada pasien. Sesungguhnya Allah maha melihat apa yang sudah diperbuat dan akan memberi ganjaran sesuai apa yang telah dikerjakan. Variabel keterjangkauan pelayanan dalam Az-Zumar menjelaskan bahwa berbuat baiklah kepada diri sendiri karna Allah akan memberikan karunia kepada orang tersebut, begitu juga halnya dengan keterjangkauan pelayanan kesehatan jika kita sakit tetaplah pergi berobat kepelayanan kesehatan walaupun jaraknya itu lumayan jauh. Karena apapun yang kita perbuat untuk kebaikan maka Allah akan membalas dengan kebaikan juga. Dan terakhir ada variabel kondisi kesehatan dalam surah yunus menjelaskan hendaknya kita tidak hanya berpasrah tetapi harus berusaha untuk

(4)

80

sembuh seperti pergi berobat ke pelayanan kesehatan agar tidak termasuk orang yang merugi.

5.2 Saran

a. Bagi Dinas Kesehatan

Melalui penyuluhan kepada warga tentang fasilitas pelayanan kesehatan puskesmas, diharapkan dinas kesehatan memberikan pelatihan pembibitan kepada seluruh tenaga kesehatan penanggung jawab iklan kesehatan sehingga meningkatkan pemahaman warga.

b. Bagi puskesmas

Akibat dari meningkatnya kepercayaan warga terhadap pelayanan kesehatan Puskesmas, diharapkan Puskesmas dapat memberikan penyuluhan kepada warga sehingga timbul bisik-bisik positif dari warga tentang Puskesmas.

c. Bagi Masyarakat

Bagi masyarakat diharapkan agar mampu meningkatkan kesadaran akan kesehatannya agar lebih aktif lagi memanfaatkan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Pantai Cermin.

d. Peneliti selanjutnya

Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menggunakannya sebagai sumber informasi untuk penelitian selanjutnya.

(5)

81

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis korelasi terhadap pengaruh tipe kepribadian “A” terhadap stres pascatrauma menunjukan adanya korelasi negative beber, hubungan korelasi negatif yang ditunjukan

Variabel-variabel yang mempengaruhi kualitas pelayanan di bimbingan belajar Agustinus yaitu: Keterjangkauan biaya bimbingan belajar, kebersihan ruang kelas, kelengkapan

Tujuan wawancara mendalam adalah mendapatkan informasi untuk kesesuaian data yang diberikan oleh peserta JKN mandiri kelas III di wilayah kerja Puskesmas I

Pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian pada apotek-apotek mandiri di wilayah Surabaya Barat sudah memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 35 tahun 2014 dengan

Kondisi pada tahun 2020 pada hari kerja dan hari libur dengan adanya wabah Covid-19 serta adanya pembatasan sosial, maka didapatkan nilai DS < 0,75 pada jam puncak pagi, siang, dan sore

Bagi Puskesmas Ardimulyo Meskipun pelayanan yang diberikan petugas kepada pasien termasuk dalam kategori puas pada dimensi bukti fisik, ketanggapan, jaminan, empati dan cukup puas pada

Bagi Puskesmas Tenaga Kesehatan Diharapkan agar formulir kemajuan progress dapat digunakan sebagai referensi tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengevaluasi kinerja posyandu,

Saran Mengingat jumlah tenaga gizi pada puskesmas yang terbatas yaitu 1-2 orang di Puskesmas Lawang dengan jumlah Desa yang dilayani yaitu sejumlah 12 Desa dengan 126 posyandu, maka