• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT.SMP.B.Indonesia KK J -Profesional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PPT.SMP.B.Indonesia KK J -Profesional"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

J

Refleksi

Pembelajaran dan PTK

(2)

PROFESIONAL:

(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

Brainstorming

Pernahkah Bapak/ibu menulis kritik sastra puisi, prosa, ataupun drama?

Apakah Bapak/Ibu mengalami kesulitan dalam hal melakukan kegiatan tersebut? Coba Bapak/Ibu jelaskan apa yang

(8)
(9)

Tujuan

Setelah mempelajari seluruh kegiatan

pembelajaran, Bapak / Ibu mampu dapat

mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan

produktif, khususnya membuat kritik sastra

(puisi, prosa, dan drama) dengan

mengintegrasikan nilai-nilai PPK yaitu nilai

religius, nasionalis, mandiri, dan

(10)

Kompetensi dan Indikator

Kompetensi Guru

Indikator

20.7 Mengapresiasi

karya sastra secara

reseptif dan produktif

20.7.1a Menjelaskan konsep kritik sastra dan

unsur kritik sastra puisi dengan mengintegrasikan

nilai-nilai PPK yaitu nilai religius, nasionalis,

mandiri, dan gotong royong.

20.7.2a Membuat kritik sastra puisi dengan

mengintegrasikan nilai-nilai PPK yaitu nilai religius,

(11)

Kritik Sastra Indonesia

1)Pengertian kritik sastra

2)Fungsi kritik sastra

3)Manfat kritik sastra

(12)

Kritik Sastra

Hakikat Kritik Sastra

 Kegiatan penilaian yang ditunjukkan pada karya sastra atau teks

(13)

Fungsi Kritik Sastra

 Untuk perkembangan ilmu sastra sendiri. Kritik sastra dapat membantu penyusunan teori sastra dan sejarah sastra

 Untuk perkembangan kesusastraan, maksudnya adalah kritik sastra membantu perkembangan kesusastraan suatu bangsa dengan

menjelaskan karya sastra mengenai baik buruknya karya sastra dan menunjukkan daerah-daerah jangkauan persoalan karya sastra

(14)

Tahap Menulis Kritik Sastra

1. Tahap Deskripsi karya sastra merupakan tahap kegiatan memaparkan data apa adanya, misalnya mengklasifikasikan data sebuah cerpen atau novel berdasarkan urutan cerita, mendeskripsikan nama-nama tokoh utama dan tokoh-tokoh bawahan yang menjadi ciri fisik maupun psikisnya, mendata latar fisik ruang dan waktu atau latar sosial tokoh-tokohnya,dan mendeskripsikan alur setiap bab atau setiap episode.

2. Tahap Penafsiran karya sastra merupakan penjelasan atau penerangan karya sastra. Menafsirkan karya sastra berarti menangkap makna karya sastra, tidak hanya menurut apa adanya, tetapi menerangkan juga apa yang tersirat dengan mengemukakan pendapat sendiri.

3. Tahap Analisis merupakan tahap kritik yang sudah menguraikan data. Pada tahap ini kritikus sudah mencari makna dan membanding-bandingkan dengan karya sastra lain, dengan sejarah atau dengan yang ada di masyarakat.

(15)

Manfaat Kritik Sastra

1) Manfaat kritik sastra bagi penulis

a) Memperluas wawasan penulis, baik yang berkaitan dengan bahasa, objek atau tema-tema tulisan, maupun teknik bersastra

b) Menumbuhsuburkan motivasi untuk menulis c) Meningkatkan kualitas tulisan

2) Manfaat kritik sastra bagi pembaca

a) Menjembatani kesenjangan antara pembaca dan karya sastra b) Menumbuhkan kecintaan pembaca terhadap karya sastra c) Meningkatkan kemampuan dalam mengapresiasi karya sastra

d) Membuka mata hati dan pikiran pembaca akan nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra. 3) Manfaat kritik sastra bagi perkembangan sastra

(16)

Prinsip Menulis Kritik Sastra

1) Pokok persoalan yang dibahas harus layak untuk diulas dan hasil ulasannya harus memberikan keterangan atau memperlihatkan sebab musabab yang berkaitan dengan suatu peristiwa yang nyata.

2) Pendekatan yang digunakan harus jelas, apakah persoalan didekati dengan pendekatan faktual atau imajinatif ?

3) Ulasan yang menggunakan pendekatan faktual harus didukung oleh fakta yang nyata dan objektif.

(17)

Jenis Kritik Berdasarkan Ensiklopedi Indonesia ( 22 jenis)

No Jenis Kritik No Jenis Kritik

1 Kritik Judisial 12 Kritik Biografis

2 Kritik Induktif 13 Kritik komparatif 3 Kritik Impresionistik 14 Kritik Etis

4 Kritik Historis 15 Kritik Perspektif 5 Kritik Filosofis 16 Kritik Pragmatik

6 Kritik Formalis 17 Kritik Elusidatori (Penjelasan)

7 Kritik Relativistik 18 Kritik Praktis

8 Kritik Absolutistik 19 Kritik Baru

9 Kritik Interpretatif 20 Kritik Psikologis

10 Kritik Tekstual 21 Kritik Metapoeik

(18)

Jenis kritik sastra berdasarkan pendekatan (Abrams,1981)

(19)

Kritik Sastra Puisi

Pengertian Puisi

• Puisi ditulis berdasarkan susunan kata-kata yang indah dan

memiliki daya tarik yang tinggi dan luar biasa,hasil pengungkapan perasaan dan pikiran penulisnya

• Puisi sebagai suatu struktur makro dan keberadaannya terkait

(20)

Struktur Pembangun Puisi

N

o

Struktur Fisik

Struktur Batin

1

Diksi

Tema

2

Gaya bahasa

Perasaan

3

Pencitraan

Nada

(21)

Contoh Kritik Sastra Puisi

Puisi "Aku" karya Chairil Anwar

Aku

Kalau sampai waktuku

'Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu Aku ini binatang jalang Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Luka dan bisa kubawa berlari Berlari

Hingga hilang pedih peri

(22)

Puisi ‘Aku’ di atas dapat dikritik dari

dua hal

Struktur fisik (diksi, gaya bahasa,

pencitraan, dan persajakan)

Struktur batin (tema, rasa, nada, kata

(23)

Mengkaji Materi dan Presentasi

Langkah- langkah yang dilakukan

1. Masing-masing peserta dibagi ke dalam empat kelompok besar

2. Masing-masing anggota kelompok membentuk empat kelompok baru yang disebut kelompok ahli 3. Dua kelompok menelaah modul yang berkaitan dengan materi konsep hakikat kritik sastra

4. Dua kelompok lainnya materi konsep dan contoh kritik sastra puisi

5. Setiap kelompok ahli mengkaji dan menelaah masing-masing sumber belajar yang terkait 6. Setelah selesai mereka diminta kembali ke kelompok asal

7. Di kelompok asal mengerjakan LK 1.1 Hakikat Kritik Sastra dan LK 1.2 Kritik Sastra Puisi 8. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya

9. kelompok lain menanggapinya 10.Fasilitator memberikan penguatan

(24)

Latihan Menganalisis Contoh Kritik Sastra

• Silakan peserta berkelompok

• Amatilah contoh kritik sastra puisi yang terdapat pada bagian

uraian materi

• Kajilah contoh kritik tersebut dengan menggunakan format

(25)

Latihan Mandiri Menulis Kritik Sastra Puisi

• Tulislah kritik puisi karya sastrawan Indonesia dengan

mengerjakan

(26)

Refleksi Kegiatan Pembelajaran

Berdasarkan pemahaman Bapak/Ibu terhadap materi ini

• Apakah Bapak/Ibu sudah mmenguasainya atau belum? Jelaskan!

• Manfaat apa yang dapat diperoleh berkenaan dengan kegiatan tersebut?

• Nilai karakter apa yang sudah diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran ini? Pada tindakan atau kegiatan mana nilai itu dapat diimplementasikan?

• Bagaimanakah Bapak/ Ibu mengaplikasikan nilai karakter tersebut dalam kegiatan

pembelajaran di kelas?

• Apakah materi pada Kegiatan Pembelajaran 1 dapat diaplikasikan di kelas? Jika ya, bagaimanakah mengaplikasikannya?

(27)
(28)

Tujuan

Setelah mempelajari seluruh kegiatan

pembelajaran, Bapak / Ibu mampu dapat

mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan

produktif, khususnya membuat kritik sastra

(puisi, prosa, dan drama) dengan

mengintegrasikan nilai-nilai PPK yaitu nilai

religius, nasionalis, mandiri, dan

(29)

Kompetensi dan Indikator

Kompetensi Guru

Indikator

20.7 Mengapresiasi

karya sastra secara

reseptif dan produktif

20.7.1a Menjelaskan konsep kritik sastra dan

unsur kritik sastra prosa dengan mengintegrasikan

nilai-nilai PPK yaitu nilai religius, nasionalis,

mandiri, dan gotong royong.

20.7.2a Membuat kritik sastra prosa dengan

mengintegrasikan nilai-nilai PPK yaitu nilai religius,

(30)

Kritik Sastra Prosa

Pengertian prosa

Unsur pembangun prosa

(31)

Pengertian Prosa

Prosa fiksi adalah kisahan atau cerita yang

diemban oleh pelaku-pelaku tertentu

dengan pemeranan, latar serta tahapan

dan rangkaian cerita tertentu yang

(32)

Prosa fiksi dapat dibedakan dalam berbagai bentuk

Roman

Novel

(33)

Cerpen adalah cerita fiksi yang habis dibaca

dalam sekali duduk

Novel adalah cerita fiksi yang mengisahkan

perjalanan hidup para tokohnya dengan segala

liku-liku perjalanan dan perubahan nasibnya

Roman adalah cerita fiksi yang mengisahkan

(34)

Unsur Pembangun Prosa

Unsur Instrinsik

• setting/latar

• gaya bahasa

• penokohan dan perwatakan

• alur / plot

• titik pandang

• tema

(35)

Unsur Ekstrinsik

Unsur Ekstrinsik

Kepengarangan

Sosial Budaya

(36)

Unsur ekstrinsik (Nurgiantoro,2000:24)

• Keadaan subjektifitas individu pengarang (seperti: sikap,

keyakinan, dan pandangan hidup)

• Psikologi, meliputi psikologi pengarang, psikologi pembaca,

dan psikologi terapan

• Keadaan lingkungan di sekitar pengarang (seperti: politik,

ekonomi, dan sosial)

• Pandangan hidup suatu bangsa (ideologi); dan Karya sastra

(37)

Contoh kritik sastra prosa

• Silahkan pahami contoh kritik sastra cerpen “Robohnya Surau

Kami”

(38)

Aktivitas Pembelajaran

Mengkaji Materi dan Presentasi

Langkah-langkah yang dilakukan

• Masing-masing peserta dibagi ke dalam empat kelompok besar

• Setiap kelompok membaca dan menelaah sumber belajar

• Silakan kerjakan LK 2.1 Kritik Sastra Prosa

• Silakan telaah contoh kritik (Cerpen “Robohnya Surau Kami”) yang tertera pada uraian materi, kemudian kerjakan format LK 2.2 Kajian contoh kritik sastra Prosa

• Setelah berdiskusi presentasikan hasil diskusi tersebut dan kelompok lain menanggapinya.

• Fasilitator memberikan penguatan

(39)

Latihan Mandiri

(40)

Refleksi

Berdasarkan pemahaman Bapak/Ibu terhadap materi ini

• Apakah Bapak/Ibu sudah mmenguasainya atau belum? Jelaskan!

• Manfaat apa yang dapat diperoleh berkenaan dengan kegiatan tersebut?

• Nilai karakter apa yang sudah diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran ini? Pada tindakan atau kegiatan mana nilai itu dapat diimplementasikan?

• Bagaimanakah Bapak/ Ibu mengaplikasikan nilai karakter tersebut dalam kegiatan

pembelajaran di kelas?

• Apakah materi pada Kegiatan Pembelajaran 2 dapat diaplikasikan di kelas? Jika ya, bagaimanakah mengaplikasikannya?

(41)
(42)

Tujuan

Setelah mempelajari seluruh kegiatan

pembelajaran, Bapak / Ibu mampu dapat

mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan

produktif, khususnya membuat kritik sastra

(puisi, prosa, dan drama) dengan

mengintegrasikan nilai-nilai PPK yaitu nilai

religius, nasionalis, mandiri, dan

(43)

Kompetensi dan Indikator

Kompetensi Guru

Indikator

20.7 Mengapresiasi

karya sastra secara

reseptif dan produktif

20.7.1a Menjelaskan konsep kritik sastra dan

unsur kritik sastra drama dengan mengintegrasikan

nilai-nilai PPK yaitu nilai religius, nasionalis,

mandiri, dan gotong royong.

20.7.2a Membuat kritik sastra drama dengan mengintegrasikan nilai-nilai PPK yaitu nilai-nilai religius,

(44)

Kritik Sastra Drama

Pengertian drama

Unsur pembangun drama

(45)

Pengertian Drama

Drama berarti perbuatan, tindakan, atau beraksi (

action)

Drama dipisahkan atas dua pengertian

Pertama, drama sebagai

text play

atau naskah karya

sastra milik pribadi, yaitu naskah bacaan milik penulis drama yang masih membutuhkan pembaca soliter dan perlu digarap yang baik dan teliti jika ingin dipentaskan

Kedua, drama sebagai teater atau pementasan adalah

(46)

Unsur Pembangun Drama

Unsur Instrinsik

plot atau alur

babak dan adegan

tokoh atau karakter

dialog atau percakapan

latar atau setting

(47)

Unsur tambahan ketika naskah

drama dipentaskan

gerak atau

action

tata busana dan tata rias

tata panggung

(48)

Unsur ekstrinsik

biografi pengarang

pemikiran pengarang

unsur sosial budaya masyarakatnya

(49)

Contoh Kritik Drama

Mari kita pahami telaah contoh kritik sastra

drama

"Mengapa Kau Culik Anak Kami?”Karya Seno

Gumira Adjidarma

(50)

Aktivitas Pembelajaran

Mengkaji Materi dan Presentasi

• Masing-masing peserta dibagi ke dalam empat kelompok besar

• Masing-masing kelompok membaca dan menelaah materi yang terdapat dalam sumber belajar yang berhubungan kritik sastra drama

• Silakan kerjakan LK 3.1 Kritik Sastra Drama

• Amatilah contoh kritik sastra drama yang terdapat pada bagian uraian materi

• Kajilah contoh kritik sastra drama dengan menggunakan format LK 3.2 Kajian Contoh Kritik Sastra Drama

• Salah satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan ditanggapi anggota kelompok lain.

(51)

Latihan Mandiri

(52)

Latihan Soal

Kerjakan latihan soal pilihan ganda berjumlah

20 yang tercantum pada bagian evaluasi

(53)

Penguatan Materi

Fasilitator memberi pendalaman,

(54)

Refleksi

Berdasarkan pemahaman Bapak/Ibu terhadap materi ini

• Apakah Bapak/Ibu sudah menguasainya atau belum? Jelaskan!

• Manfaat apa yang dapat diperoleh berkenaan dengan kegiatan tersebut?

• Nilai karakter apa yang sudah diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran ini? Pada tindakan atau kegiatan mana nilai itu dapat diimplementasikan?

• Bagaimanakah Bapak/ Ibu mengaplikasikan nilai karakter tersebut dalam kegiatan

pembelajaran di kelas?

• Apakah materi pada Kegiatan Pembelajaran 2 dapat diaplikasikan di kelas? Jika ya, bagaimanakah mengaplikasikannya?

(55)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

selain itu juga / diperagakan tarian yapok I / yang dilakukan oleh enam orang berpakaian hitam dengan kain jarik merah dan coklat muda // mereka melakukan berbagai gerakan tubuh

Hasil penelitian kurikulum mata pelajaran pendidikan agama islam: (1)Alokasi waktu mata pelajaran PAI, Fiqih, Qur`an Hadits, dan Aqidah Akhlak ditentukan sesuai dengan

Hal senada juga diputuskan oleh Majelis Ulama Indonesia, yakni MUI mengeluarkan Fatwa yang melarang perkawinan beda agama pada prinsipnya menyatakan bahwa memutuskan dan

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan

Apabila mengacu pada RPJMD Kabupaten Bojonegoro tahun 2013-2018 serta Peraturan Bupati Bojonegoro No mor 10 Tahun 2017 tentang Sistem Informasi Desa, website desa

Gagasan-gagasan yang dibangun dikaitkan dengan “menggali” dusun wisata budaya, karena itu tim mempresentasikan alternatif gambaran Dusun Wisata Budaya. Selain itu, digali

Potensi produksi yang rendah dari keseluruhan spesies pada cahaya yang rendah jadi pembatas utama terhadap produksi hijauan di perkebunan, dimana penutupan kanopi yang terbuka

Daur hidup Ascaris lumbricoides dimulai sejak dikeluarkannya telur oleh cacing betina di usus halus kemudian dikeluarkan bersama tinja, dengan kondisi yang menguntungkan