BERITA DAERAH KABUPATEN NIAS BARAT
NOMOR 32 TAHUN 2013
PERATURAN BUPATI NIAS BARAT NOMOR 32 TAHUN 2013
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN RETRIBUSI IZIN TEMPAT PENJUALAN MINUMAN BERALKOHOL
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI NIAS BARAT,
Menimbang : bahwa untuk memenuhi ketentuan Pasal 54 Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 5 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, perlu ditetapkan Peraturan Bupati Nias Barat tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
2. Undang-Undang Nomor 46 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Nias Barat di Provinsi Sumatera Utara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 183, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4930);
3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049);
4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi Sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3952);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Nomor 89 Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4741); 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2006
tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu;
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 694);
10. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2011 Nomor 2 Seri B, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 2);
11. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2011 Nomor 3 Seri C, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 3);
12. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 4 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2011 Nomor 4 Seri C, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 4);
13. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 5 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2011 Nomor 5 Seri C, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 5);
14. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 9 Tahun 2012 tentang Urusan Pemerintah Wajib dan Pilihan yang menjadi Kewenangan Pemerintah Kabupaten Nias Barat, (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2012 Nomor 9 Seri D, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 9);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 13 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Lain Kabupaten Nias Barat, (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2012 Nomor 13 Seri D, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 13);
16. Peraturan Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 15 Tahun 2012 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Tahun 2012 Nomor 15 Seri D, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Nias Barat Nomor 15);
17. Peraturan Bupati Nias Barat Nomor 14 Tahun 2013 tentang Pendelegasian Sebagian Wewenang Penandatanganan Naskah Perizinan dan Non-Perizinan Kepada Kepala Kantor
Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Nias Barat;
18. Peraturan Bupati Nias Barat Nomor 15 Tahun 2013 tentang Standard Operating Procedure (SOP)/Standarisasi Prosedur Pelayanan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Nias Barat;
19. Peraturan Bupati Nias Barat Nomor 25 Tahun 2013 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Penjabaran Tata Kerja Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Nias Barat;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN RETRIBUSI IZIN TEMPAT
PENJUALAN MINUMAN BERALKOHOL. BAB I
KETENTUAN UMUM Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kabupaten Nias Barat.
2. Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah lainnya sebagai unsur penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
3. Bupati adalah Bupati Nias Barat.
4. Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal yang selanjutnya disebut Kantor P2T-PM adalah Lembaga Teknis Daerah yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan publik di bidang Perizinan dan non-Perizinan di Kabupaten Nias Barat.
5. Dinas adalah Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Nias Barat.
6. Pejabat adalah Pegawai yang diberi tugas tertentu di bidang Retribusi Daerah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
7. Retribusi Daerah yang selanjutnya disebut retribusi adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa/pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan.
8. Wajib Retribusi adalah orang pribadi atau badan yang menurut peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi, termasuk pemungutan dan pemotongan retribusi tertentu.
9. Pemungutan Retribusi adalah suatu rangkaian kegiatan mulai dari penghimpunan data objek dan subjek retribusi, penentuan besarnya retribusi yang terhutang sampai dengan kegiatan penagihan retribusi kepada wajib retribusi serta pengawasan penyetoran.
BAB II
TATA CARA PEROLEHAN IZIN DAN KEWENANGAN PENANDATANGANAN
Pasal 2
Tata cara memperoleh Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol, yaitu
1. Mengisi formulir permohonan bermeterai @Rp. 6000 yang ditujukan kepada Bupati Nias Barat Cq. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Nias Barat;
2. Fotocopy KTP pemohon yang masih berlaku;
3. Fotocopy berwarna ukuran 3 X 4 sebanyak 2 lembar; 4. Fotocopy STTS Pajak Bumi dan Bangunan (PBB); 5. Surat rekomendasi dari Camat setempat;
6. Fotocopy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP); 7. Fotocopy Surat izin Gangguan (HO);
8. Fotocopy Tanda Daftar Perusahaan (TDP); dan
9. Surat Pernyataan dari pemohon tidak keberatan izin dicabut apabila melanggar ketentuan.
Pasal 3
Penandatanganan Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol didelegasikan kepada Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Nias Barat.
Pasal 4
Berdasarkan pendelegasian penandatanganan izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, kepada Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Nias Barat diberi kewenangan untuk mengutip retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol, yang selanjutnya disetorkan ke Kas Daerah Kabupaten Nias Barat.
BAB III
MASA BERLAKU IZIN Pasal 5
Pemberian izin tempat penjualan minuman beralkohol berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan.
BAB IV
LOKASI YANG DAPAT DIBERIKAN IZIN DAN BESARNYA RETRIBUSI
Pasal 6
Lokasi usaha yang dapat diberikan izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol
di Kabupaten Nias Barat serta besarnya tarif izin, adalah :
a. Hotel berbintang : Rp. 450.000,-
b. Hotel Melati, Wisma, dan Cottage : Rp. 200.000,-
c. Restoran, bar, pub, klab malam, diskotik dan karaoke : Rp. 250.000,-
BAB V
CARA MENGUKKUR TINGKAT PENGGUNAAN JASA Pasal 7
(1) Tingkat pengggunaan jasa izin tempat penjualan minuman beralkohol diukur berdasarkan jenis tempat/lokasi, luas, jumlah/golongan minuman beralkohol.
(2) Jenis tempat/lokasi sebagaimana pada ayat (1) adalah : - Jalan Provinsi (utama) dengan indeks 3 (tiga)
- Jalan Kabupaten (skunder) dengan indeks 2 (dua)
- Jalan Kecamatan/Desa (lingkungan) dengan indeks 1 (satu)
(3) Jumlah/golongan minuman beralkohol sebagaiman pada ayat (1) adalah :
- Kadar alkohol golongan A ( 0 s.d 5 persen) adalah 1 (satu). - Kadar alkohol golongan B ( 5 s.d 20 persen) adalah 2 (dua).
BAB VI LARANGAN
Pasal 8
(1) Dilarang berjualan minuman beralkohol di luar lokasi sebagimana dimaksud dalam Pasal 6.
(2) Dilarang memberikan izin tempat penjualan minuman beralkohol pada lokasi sebagimana dimaksud dalam Pasal 6, yang jarak lokasi usahanya kurang dari 100 (seratus) meter dari rumah ibadah, rumah sakit dan kantor pemerintah.
BAB VII
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN Pasal 9
(1) Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Nias Barat dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang secara teknis terkait dengan perizinan Tempat Penjualan Minuman Beralkohol, berkewajiban dan bertanggungjawab untuk melakukan pembinaan dan pengawasan.
(2) Dalam rangka pembinaan dan pengawasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap izin yang diterbitkan harus dilaporkan secara berkala kepada Bupati Nias Barat.
BAB VIII
KETENTUAN PENUTUP Pasal 10
Peraturan Bupati Nias Barat ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Nias Barat.
pada tanggal 12 November 2013
BUPATI NIAS BARAT, ttd.
ADRIANUS AROZIDUHU GULO
Diundangkan di Lahomi
pada tanggal 12 November 2013 SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN NIAS BARAT, ttd.
ZEMI GULO
BERITA DAERAH KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2013 NOMOR 32 Salinan sesuai dengan aslinya :
An. SEKRETARIS DAERAH KAB. NIAS BARAT U.b.
KEPALA BAGIAN HUKUM,
DM. HALAWA, SH., MH PENATA TK. I