YUK
KITA
LAKUKAN
KAJIAN
RISIKO BENCANA
DI SEKOLAH
Contoh 1. Denah Evakuasi Sekolah Ti k Kumpul UKS Gudang Toilet Lantai 1 Lantai 2 Kelas 1 Duta 01-02 Pagi Kelas 2 Duta 01-02 Pagi Kelas 3A Duta 01-02 Pagi Kelas 3B Duta 01-02 Pagi Kelas 4 Duta 01-02 Pagi Kelas 5 Duta 01-02 Pagi Kelas 6 Duta 01-02 Pagi Ruang PKG R. KPESEK Duta 02 Perpustakaan Lapangan R. Pengawas R. KEPSEK Duta 01 Jalur Evakuasi Ruang Kelas Ruang Kepala Sekolah Ruang PKG Ruang Pengawas DENAH BANGUNAN SDN DURI UTARA 01-02 PAGI JAKARTA BARAT KETERANGAN: Gudang Perpustakaan Toilet UKS Ti k Kumpul
Lakukan kajian
risiko bencana
di sekolahmu!!
Buku ini dibuat sebagai panduan untuk
melakukan kajian risiko bencana yang dapat
digunakan sebagai pendukung pela han yang
diiku Tim Siaga Bencana Sekolah, yang terdiri
dari perwakilan murid, kepala sekolah, guru,
komite sekolah, dan perwakilan orangtua murid.
Buku ini diharapkan dapat menjadi materi
pembelajaran dalam mendukung program SPAB
di Kabupaten Lombok Barat melalui Proyek
Building Back Safer School yang didukung oleh
UNICEF.
Penyusun
iii
KATA PENGANTAR
Kajian Risiko Bencana
1
DAFTAR ISI
Ÿ Ruang Lingkup Ÿ Tujuan Ÿ FungsiŸ Pihak yang Terlibat
Ÿ Kajian Tingkat Ancaman
Ÿ Metode Kajian
Ÿ Tahapan Melakukan Kajian Risiko Bencana
Ÿ Sejarah Kejadian Bencana
Ÿ Kalender Ancaman Bencana
Ÿ Matriks Skala Ancaman
Ÿ Menjadi Detek f Bencana
Ÿ Iden fikasi Kerentanan
Ÿ Iden fikasi Kapasitas
KAJIAN
RISIKO BENCANA
1
RUANG LINGKUP
Ÿ Pengkajian ngkat ancaman;
Ÿ Pengkajian ngkat kerentanan;
Ÿ Pengkajian ngkat kapasitas;
TUJUAN
FUNGSI
PIHAK YANG TERLIBAT
Ÿ Mampu mengkaji risiko bencana berdasarkan iden fikasi jenis ancaman, besaran kerentanan dan kapasitas dalam rangka menghadapi bencana, serta dampak bencana.
Ÿ Memahami konsep dasar pemetaan risiko dan mampu mengembangkan peta risiko bencana berdasarkan hasil kajian risiko bencana.
Menjadi dasar untuk menyusun aksi prak s dalam rangka kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana, seper menyusun rencana dan jalur evakuasi, pengambilan relokasi, dan sebagainya.
Perwakilan warga sekolah:
1. Sejarah kejadian bencana 2. Kalender ancaman bencana 3. Matriks ancaman
4. Jalan transek 5. Pemetaan ancaman 6. Iden fikasi kerentanan 7. Iden fikasi kapasitas 8. Kajian risiko
3
KAJIAN TINGKAT ANCAMAN
METODE KAJIAN
1. Indikator-indikator umum dalam penilaian ancaman bencana; yakni dampak dan probabilitas terjadinya bencana.
2. Pada probabilitas, yang diukur adalah frekuensi atau ngkat keseringan terjadinya bencana. 3. Pada dampak, dapat dillihat dari beberapa indikator yang dapat menjadi per mbangan antara lain:
Ÿ Kekuatan atau daya rusaknya
Ÿ Keluasan wilayah yang terkena dampak
Ÿ Durasi waktu dari terjadinya ancaman bencana
Ÿ Dampak atau ngkat kerusakan yang di mbulkan
TAHAPAN MELAKUKAN KAJIAN RISIKO BENCANA
1
Iden fikasi bahaya apa saja yang berisiko terjadi di sekolah dan sekitarnya
Penyebab dan dampak bahaya terhadap keberlangsungan pembelajaran di sekolah
2
Sejarah bencana/ kejadian di sekolah dansekitarnya
3
Peringkat ancaman/ bahaya di sekolah
5
Iden fikasi kerentanan berdasarkan se ap
ancaman/bahaya
6
7
8
Kalender musim untuk bahaya/ancaman
NO JENIS ANCAMAN ADA TIDAK ADA 1 GEMPA BUMI 2 TSUNAMI 3 BANJIR 4 TANAH LONGSOR 5 GUNUNG MELETUS 6 KEBAKARAN GEDUNG/PERMUKIMAN 7 KEBAKARAN HUTAN/LAHAN
8 ANGIN PUTING BELIUNG 9 KEKERINGAN
10 PANDEMI/WABAH PENYAKIT 11 ABRASI
12
Kira-kira ancaman/bahaya apa saja sih yang bisa terjadi di sekolahmu dan sekitarnya?
(Centang “Ada” atau “Tidak Ada”)
Apa sih penyebab dan dampak ancaman/bahaya tadi terhadap keberlangsungan pembelajaran di sekolah?
(Contoh)
NO JENIS ANCAMAN PENYEBAB DAMPAK YANG MUNGKIN TERJADI
1 GEMPA BUMI Adanya sesar ak f Ÿ Sekolah roboh
Ÿ Warga sekolah ada yang terluka 2 TSUNAMI Gempa di dasar laut Ÿ Sekolah tenggelam
Ÿ Peralatan sekolah rusak 3 BANJIR Ÿ Hujan lebat
Ÿ Tidak ada saluran air
Ÿ Akses ke sekolah tergenang air Ÿ Sepatu warga sekolah basah 4 TANAH LONGSOR Hutan gundul Sekolah ter mbun tanah longsor
5 KEBAKARAN HUTAN Musim kemarau Murid dak bisa bersekolah karena banyak asap
NO. JENIS ANCAMAN PENYEBAB DAMPAK YANG MUNGKIN TERJADI
Sekarang isi tabel di bawah ini dengan ancaman yang mungkin terjadi
di sekolahmu dan lingkungannya yang dapat mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah!
Sejarah Kejadian Bencana
• Mengingat, memaparkan, dan mencatat kejadian bencana dari 10 tahun terakhir.
• Metode ini digunakan untuk memahami bagaimana ancaman dapat berubah seiring waktu, memahami bagaimana keadaan masyarakat sekarang dengan mengetahui latar belakang pada masa lalu, dan sebagainya.
NO. WAKTU KEJADIAN JENIS BENCANA DAMPAK BENCANA
1 29 Juli 2018 5 Agustus 2018 19 Agustus 2019 Gempa Bumi Ÿ Sekolah roboh
Ÿ Murid dak bisa bersekolah Ÿ Murid terluka
Ÿ Alat sekolah ter mbun
2 Desember 2019 Angin Pu ng Beliung ŸŸ Atap sebagian gedung sekolah terbang Penggunaan ruang kelas bergan an
Sekarang cari tahu sejarah kejadian bencana yang pernah terjadi di sekolahmu dan sekitarnya dalam 10 tahun terakhir. Kamu bisa menanyakan kepada guru, penjaga sekolah, orangtuamu, atau
masyarakat di sekitar sekolah.
NO. WAKTU KEJADIAN JENIS BENCANA DAMPAK BENCANA
Kalender Ancaman Bencana
Menggali informasi mengenai kondisi yang menjadi ancaman bencana dalam 12 bulan.
Yuk, isi kalender ancaman bencana di sekolahmu!
KALENDER ANCAMAN BENCANA
No. Jenis ancaman 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Sumber Info
Gempa Penyebab Musim Hujan BMKG 1. Banjir Kebakaran Hutan Tsunami 2. 3. 4. Tidak Pasti v v v v v v v Sesar Palukoro Musim Kering Gempa Dasar Laut BMKG BPBD BPBD
KALENDER ANCAMAN BENCANA
NO. JENIS ANCAMAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 TIDAK
PASTI PENYEBAB
SUMBER INFO
KALENDER ANCAMAN BENCANA
NO. JENIS ANCAMAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 TIDAK
PASTI PENYEBAB
SUMBER INFO
Matriks Skala Ancaman
Melakukan penilaian ngkat ancaman bencana dilihat dari probabilitas dan dampak. DAMPAK BENCANA (D) SKALA PROBABILITAS (P)
Kepas an terjadinya bencana:
Ÿ 5 = Sangat Pas (terjadi ap tahun)
Ÿ 4 = Hampir Pas (terjadi tapi dak ap tahun)
Ÿ 3 = Mungkin
Ÿ 2 = Kemungkinan Kecil ( dak terjadi dalam 5-10 tahun)
Ÿ 1 = Tidak Pas
Kerugian yang mungkin di mbulkan:
Ÿ 5 = Sangat Parah (hancur dan lumpuh total)
Ÿ 4 = Parah (sebagian besar hancur)
Ÿ 3 = Cukup Parah (setengah wilayah hancur)
Ÿ 2 = Ringan (sedikit wilayah hancur)
Ÿ 1 = Tidak Parah ( dak berdampak)
PENILAIAN ANCAMAN
PENILAIAN ANCAMAN
JENIS ANCAMAN
P
D
GEMPA BUMI
3
5
BANJIR
5
2
TSUNAMI
1
1
KEBAKARAN HUTAN
5
4
LONGSOR
2
3
Ÿ
Jenis ancaman ditulis sesuai hasil
sejarah dan kalender ancaman.
Ÿ
Nilai skala dimasukkan ke dalam
Matriks Skala Ancaman.
PENILAIAN ANCAMAN
JENIS ANCAMAN
P
D
Saatnya
Memberikan Penilaian Ancaman
di Sekolahmu
13
PENILAIAN ANCAMAN
JENIS ANCAMAN
P
D
PENILAIAN ANCAMAN
Ÿ
P = Probabilitas
(kiri – kanan)
Ÿ
D = Dampak
(bawah – atas)
Ÿ
Pertemuan P dan
D menjadi ngkat
ancaman
RENDAH
SEDANG
TINGGI
PROBABILITAS
DAMP
AK
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
MATRIKS SKALA ANCAMAN
Dari hasil penilaian jenis ancaman/bahaya yang sudah dinilai dari P (Probabilitas) dan D (Dampak), masukkan ke dalam matriks. Hasilnya kita bisa
PROBABILITAS
DAMP
AK
3
4
5
1
2
3
4
5
Gempa Bumi Kebakaran Hutan LongsorMATRIKS SKALA ANCAMAN
Contoh pengisian:
PENILAIAN ANCAMAN
JENIS
P
D
GEMPA BUMI3
5
BANJIR5
2
TSUNAMI1
1
KEBAKARAN HUTAN5
4
LONGSOR2
3
PROBABILITAS
DAMP
AK
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
MATRIKS SKALA ANCAMAN
Sekarang, isi matriks di bawah ini berdasarkan dampak
dan probabilitas ancaman di sekolahmu!
MENJADI DETEKTIF SIAGA BENCANA
Yuk, bermain detek f siaga bencana! Bagaimana caranya?
Ÿ Bagi m menjadi 3 kelompok atau lebih, bisa berdasarkan jumlah bahaya yang ada di sekolahmu.
Ÿ Siapkan peralatan detek fmu: Pensil/pulpen, buku untuk mencatat, kertas warna, selo p.
Ÿ Se ap kelompok berkeliling di sekolah dan sekitarnya untuk mencari kerentanan dan kapasitas yang ada di sekolah sesuai dengan bahaya yang ada.
Ÿ Jika menemukan kerentanan, tempelkan kertas warna merah. Jika menemukan kapasitas, tempelkan kertas warna hijau.
Ÿ Catat se ap kerentanan dan kapasitas yang ditemui.
Ÿ Lalu, pindahkan k- k temuan kerentanan dan kapasitas tadi di denah sekolah yang sudah ada.
Ÿ Setelah bermain, kamu akan mengetahui letak kerentanan dan kapasitas dari ap ancaman/bahaya yang mungkin terjadi di sekolah.
Selamat bertugas menjadi detek f siaga bencana!
IDENTIFIKASI KERENTANAN
Ÿ Kerentanan adalah suatu kondisi dari suatu komunitas atau masyarakat yang mengarah atau menyebabkan ke dakmampuan dalam menghadapi ancaman bencana (diku p dari Peraturan Kepala BNPB).
Ÿ Kerentanan bisa juga disebut kelemahan; kerentanan merupakan sesuatu hal yang dapat memperburuk keadaan saat terjadi bahaya.
Ÿ Kerentanan bisa dilihat dari fisik/infrastruktur sekolah, seper gedungnya, konstruksi bangunan, sarana, serta prasarananya, selain juga gedung-gedung yang berbahaya di sekitar sekolah.
Ÿ Kerentanan di sekolah juga bisa dilihat dari warganya; adakah yang berkebutuhan khusus seper anak yang tuli, buta, atau sedang menggunakan kursi roda. Selain itu bisa juga melihat pengetahuan yang dimiliki warga sekolah terkait kesiapsiagaan bencana.
Lakukan identifikasi per ancaman/bahaya yang berdampak terhadap KBM di Sekolah.
Infrastruktur dan Lingkungan:
Ÿ Atap di aula musala sudah lapuk kayunya, jika ada goncangan gempa bisa roboh.
Ÿ Pengaturan meja di kelas terlalu berhimpit, menyulitkan saat evakuasi.
Ÿ Peletakan pot bunga gantung kurang kuat sehingga berbahaya jika ada gempa bisa menimpa orang di bawahnya.
Ÿ Meja-meja di kelas sudah banyak yang goyang/ dak kokoh lagi.
Ÿ Pigura-pigura tokoh pahlawan di se ap kelas dak dipasang dengan kuat, berpotensi jatuh ke ka ada gempa.
Ÿ Ubin pada lantai kelas 3 dan 4 sudah banyak yang rusak, bahaya ke ka evakuasi bisa tersandung.
Ÿ Tidak ada jalur evakuasi dan k kumpul.
Manusia dan Sosial Budaya:
Ÿ Ada 2 anak disabilitas (1 pakai kursi roda, 1 tuli).
Ÿ Warga sekolah dak tahu cara menyelamatkan diri saat ada gempa.
Infrastruktur dan Lingkungan:
Ÿ Ada kabel terkelupas di ruang kelas V.
Ÿ Tidak ada APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
Ÿ Kan n menggunakan kompor gas yang diletakkan di dekat tumpukan barang-barang yang mudah terbakar.
Ÿ Adanya kabel yang sudah tua dan usang di laboratorium sekolah.
Ÿ Ada tumpukan kertas di dekat stop kontak yang digunakan bertumpuk.
Ÿ Ada kabel kipas angin di ruang guru yang terkelupas.
Manusia dan Sosial Budaya:
Ÿ Ada anak disabilitas (menggunakan alat bantu jalan).
Ÿ Penggunaan stop kontak masih bertumpuk.
Ÿ Warga sekolah belum tahu cara memadamkan api menggunakan APAR.
Ÿ Belum ada simulasi ru n kebakaran.
Ÿ Warga sekolah belum tahu cara memberikan pertolongan pertama pada luka bakar.
CONTOH KERENTANAN BAHAYA KEBAKARAN DI SEKOLAH
21
Infrastruktur dan Lingkungan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________Manusia dan Sosial Budaya:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________
KERENTANAN BAHAYA __________________ DI SEKOLAH
Isi daftar di bawah ini dengan kerentanan yang ada di sekolahmu!
Infrastruktur dan Lingkungan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________Manusia dan Sosial Budaya:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________
KERENTANAN BAHAYA __________________ DI SEKOLAH
Infrastruktur dan Lingkungan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________Manusia dan Sosial Budaya:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________
IDENTIFIKASI KAPASITAS
Ÿ Kapasitas adalah aspek-aspek posi f yang dapat mengurangi risiko dengan mengurangi kerentanan yang ada.
Ÿ Iden fikasi kapasitas yang dimiliki oleh sekolah, baik secara fisik, sarana prasarana, kemampuan warga sekolah terkait dengan penanggulangan bencana.
Infrastruktur, Sarana Prasarana, dan Lingkungan:
Ÿ Meja-meja di ruang kelas I, kelas II, dan kelas III kuat dan kokoh sehingga dapat dipakai untuk berlindung ke ka ada gempa.
Ÿ Lemari di ruang guru sudah terpasang di dinding dengan kokoh.
Ÿ Ada lapangan luas di dekat sekolah yang bisa digunakan sebagai k kumpul aman saat gempa.
Ÿ Pintu-pintu kelas sudah membuka keluar.
Ÿ Sudut meja dan kursi di semua kelas sudah tumpul.
Manusia dan Peraturan:
Ÿ Sekolah sudah memiliki panduan evakuasi gempa (Standard Opera ng Procedure).
Ÿ Warga sekolah sudah mendapatkan sosialisasi panduan evakuasi gempa.
Ÿ Sudah ada simulasi evakuasi gempa secara ru n.
Ÿ Sudah terbentuk m siaga bencana.
CONTOH KAPASITAS BAHAYA GEMPA BUMI DI SEKOLAH
Lakukan iden fikasi per ancaman/bahaya yang berdampak terhadap KBM di Sekolah.
Infrastruktur, Sarana Prasarana, dan Lingkungan:
Ÿ Ada nomor pen ng/darurat pemadam kebakaran yang ditempel di papan pengumuman/mading sekolah.
Ÿ Tersedia APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di sekolah.
Ÿ Tersedia lorong sekolah yang luas sehingga mempermudah evakuasi.
Ÿ Pintu kelas sudah membuka keluar.
Ÿ Hidran/pipa air sudah tersedia di sekolah.
Ÿ Ada lapangan luas di dekat sekolah yang bisa digunakan sebagai k kumpul.
Manusia dan Peraturan:
Ÿ Sekolah sudah memiliki panduan evakuasi kebakaran (Standard Opera ng Procedure).
Ÿ Warga sekolah sudah mendapatkan sosialisasi panduan evakuasi kebakaran.
Ÿ Sudah ada simulasi evakuasi kebakaran secara ru n.
Ÿ Sudah terbentuk m siaga bencana.
Ÿ Sudah ada pela han memadamkan api menggunakan APAR.
KAPASITAS BAHAYA __________________DI SEKOLAH
Infrastruktur, Sarana Prasarana, dan Lingkungan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________
Manusia dan Peraturan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ 27
Infrastruktur, Sarana Prasarana, dan Lingkungan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________Manusia dan Peraturan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________
Infrastruktur, Sarana Prasarana, dan Lingkungan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________Manusia dan Peraturan:
Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________ Ÿ ___________________________________________________________________
KAPASITAS BAHAYA __________________DI SEKOLAH
PEMETAAN RISIKO BENCANA DAN JALUR EVAKUASI
Ÿ Pembuatan denah risiko bencana ini bertujuan untuk menemukan, memahami, mendokumentasikan jenis dan sebaran ancaman, aset berisiko, bentuk-bentuk kerentanan/kelemahan, dan kapasitas/kekuatan.
Ÿ Denah risiko juga berguna sebagai visualisasi ke ka mendiskusikan dan menyetujui solusi atas masalah sekolah, seper : 1) k kumpul evakuasi, 2) jalur evakuasi terpendek dan teraman, dan lain-lain.
Tahapan Membuat Denah
1. Menyetujui unsur-unsur dalam denah. Sepaka objek atau unsur yang digambarkan dalam denah.
Dalam konteks pengelolaan risiko bencana di sekolah, unsur denah biasanya melipu :
Ÿ jalan,
Ÿ bangunan sekolah,
Ÿ daerah-daerah di sekolah yang rawan/berbahaya,
Ÿ jalur aman evakuasi,
Ÿ k tujuan evakuasi,
Ruang Kelas Ruang Kepsek Ruang Guru DENAH BANGUNAN SDN RAWABUNGA 11 JAKARTA TIMUR KETERANGAN: Perpustakaan Toilet Rumah Penjaga Musala Parkir Mobil Parkir Motor Ruang Kelas 1 dan 2 Ruang Kelas 3 Ruang Kelas 4 Ruang Kelas 5 Ruang Kelas 6 Toilet Guru Ruang Guru SD Rawabunga 11 PG Ruang Guru SD Rawabunga 12 PG Ruang Kelas 1 dan 2 Ruang Kelas 3 Ruang Kelas 4 Ruang Kelas 5 Ruang Kelas 6 SDN RB 11 PG SDN RB 12 PG Toilet Guru
CONTOH: DENAH SDN RAWABUNGA 11 JAKARTA TIMUR
Ruang Kelas Ruang Kepsek Ruang Guru DENAH BANGUNAN SDN RAWABUNGA 11 JAKARTA TIMUR KETERANGAN: Rumah Penjaga Ruang Kelas 1 dan 2 Ruang Kelas 3 Ruang Kelas 4 Ruang Kelas 5 Ruang Kelas 6 Toilet Guru Ruang Guru SD Rawabunga 11 PG Ruang Kelas 1 dan 2 SDN RB 11 PG
Membuat Denah Risiko Bencana Gempa Ÿ Tentukan k- k kerentanan yang bisa
membahayakan saat terjadi gempa dan berpotensi menghambat evakuasi.
Ÿ Tentukan k- k kapasitas yang dimiliki sekolah terkait bahaya gempa.
DENAH
KERENTANAN DAN KAPASITAS
: KERENTANAN : KAPASITAS
Pembuatan Denah dilakukan per Ancaman/Bahaya
DENAH SDN RAWABUNGA 11 JAKARTA TIMUR
JALUR EVAKUASI KEBAKARAN
Ruang Kelas Ruang Kepsek Ruang Guru DENAH BANGUNAN SDN RAWABUNGA 11 JAKARTA TIMUR KETERANGAN: Perpustakaan Toilet Rumah Penjaga Musala Parkir Mobil Parkir Motor Ruang Kelas 1 dan 2 Ruang Kelas 3 Ruang Kelas 4 Ruang Kelas 5 Ruang Kelas 6 Toilet Guru Ruang Guru SD Rawabunga 11 PG Ruang Guru SD Rawabunga 12 PG Ruang Kelas 1 dan 2 Ruang Kelas 3 Ruang Kelas 4 Ruang Kelas 5 Ruang Kelas 6 SDN RB 11 PG SDN RB 12 PG Toilet Guru Jalur Evakuasi Ti k Kumpul Sementara 33
KETERANGAN:
Ÿ Sekarang, buatlah denah sekolahmu. Tentukan k- k kerentanan dan kapasitas yang ditemui.
Ÿ Tentukan k kumpul aman. Buat jalur evakuasi yang aman menuju k kumpul.
TITIK KERENTANAN DAN KAPASITAS
KETERANGAN:
KETERANGAN:
RENCANA
AKSI
Penyusunan Rencana Aksi
37
Tujuan Rencana Aksi
Ÿ Menyusun rencana aksi berdasarkan hasil kajian risiko bencana yang
sebelumnya telah dilakukan dan disepaka serta penilaian awal
Ÿ Rencana aksi disusun untuk mengurangi ancaman, kerentanan, dan
Penyusun Rencana Aksi
TABEL RENCANA AKSI SEKOLAH
NO. KEGIATAN TUJUAN KEGIATAN LOKASI WAKTU
Perwakilan warga sekolah yang terdiri dari:
Ÿ Peserta didik
Ÿ Pendidik dan tenaga kependidikan
Ÿ Komite sekolah
Rencana Aksi Sekolah
Juli 2020 - Juni 2021
39
CONTOH RENCANA AKSI
TABEL RENCANA AKSI SEKOLAH
NO. KEGIATAN TUJUAN KEGIATAN LOKASI WAKTU
1. Pintu kelas dibuat membuka keluar Mempermudah membuka pintu pada saat situasi darurat
Semua ruang kelas dan
ruang guru Juli 2020
2.
Pengamanan benda atau peralatan yang tergantung, menempel pada dinding, dan perabot yang beroda
Supaya dak jatuh ke ka ada goncangan gempa
Ruang kelas dan ruang-ruang lainnya
Januari 2021 (setelah pandemi COVID-19)
3. Pengadaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
Ada alat yang dapat digunakan memadamkan api jika ada kebakaran kecil
Di se ap sudut lorong kelas dan ruang laboratorium
Agustus 2020
4. Pembuatan mading sekolah tentang kebencanaan secara ru n
Sosialisasi kebencanaan ke semua
warga sekolah Mading sekolah Sebulan sekali
5. Simulasi ru n di sekolah Membiasakan menghadapi kondisi
darurat supaya selamat Sekolah
Setahun minimal 2 kali (Januari dan Juni)
6.
Pela han pemadaman api
menggunakan APAR dan alat-alat yang ada di sekitar
Dapat memadamkan api kecil supaya
dak membesar Kantor damkar
Januari 2021 (setelah pandemi COVID-19)
7. Kunjungan ke BPBD Mengetahui tugas-tugas BPBD BPBD Februari 2021 (setelah pandemi COVID-19)
Rencana Aksi Sekolah
Buat rencana aksi sekolahmu!
TABEL RENCANA AKSI SEKOLAH