• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. KOMPONINDO BETONJAYA DATA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT. KOMPONINDO BETONJAYA DATA"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Address: Jl. Raya Cikarang Cibarusah No. 99

Sukaresmi, Cikarang Selatan, Bekasi 17550 Phone : ( 021 ) 8975558

Fax : ( 021 ) 89906762

Email : [email protected] Website : www.kobe-concrete.com

Owner: PS. Mitsubishi Construction Co, Ltd : 99.9% Mr. Hadinata Widjaja : 0.1%

PT. KOMPONINDO BETONJAYA

(3)

Products: Prestressed Precast Concrete Spun Piles

Prestressed Precast Concrete Corrugated Sheet Piles Prestressed Precast Concrete Flat Sheet Piles

Prestressed Precast Concrete Single Tee Slabs Prestressed Precast Concrete U Girders

Prestressed Precast Concrete Beams Precast Concrete Elements, etc

PT. KOMPONINDO BETONJAYA

(4)

 1989 October - Establishment

 1990 September - Commercial Production for PC Spun Piles  1991 June - Commercial Production for PC Sheet Piles  1994 December - Commercial Production for PC Half Slabs  1996 June - Commercial Production for Single Tees  1991 November - ISO 9002 Certified

 1998 March - Commercial Production for Overseas Projects  2000 August - Commercial Production for RC Tunnel Segments  2004 January - Commercial Production for PCU Girders

 2008 May - Opening Ceremony of Factory IV

PT. KOMPONINDO BETONJAYA

(5)

PT. KOMPONINDO BETONJAYA

COMPANY ORGANIZATION

BOARD OF COMMISIONERS PRESIDENT DIRECTOR GENERAL MANAGER OPERATION MANAGER QC & PPC MANAGER MARKETING MANAGER PURCHASING MANAGER HRD MANAGER FINANCE MANAGER ACCOUNTING MANAGER

(6)

PT. KOMPONINDO BETONJAYA\

FACTORY BIRDVIEW

FACTORY FACTORY 1 FACTORY 2 FACTORY 3 CONCRETE PLANT 2 CONCRETE PLANT 1

(7)

FAKTOR – FAKTOR YANG MEPENGARUHI

PEMILIHAN PENGGUNA BETON PRECAST

1. Faktor kualitas.

Pada umumnya diproduksi di pabrik lebih terjamin kualitasnya, dan dapat memakai beton dengan mutu yang lebih tinggi.

2. Faktor Project Site.

Lokasi proyek yang terpencil, maupun ketersediaan lahan yang terbatas/ sempit seringkali tidak memungkinkan produksi di site proyek.

3. Faktor Schedule pelaksanaan.

Pemakaian beton precast dapat mempercepat waktu pelaksanaan.

4. Faktor biaya pelaksanaan.

Penggunaan beton precast umumnya dapat mengurangi biaya pelaksanaan.

5. Faktor kemudahan pelaksanaan dilapangan.

Dengan memakai beton precast maka pelaksanaan dapat dilakukan dengan lebih praktis karena tidak perlu diproduksi di lapangan.

(8)

PEMBAGIAN BETON MENURUT

STRUKTURNYA

1. Beton Tidak Bertulang ( Plain Concrete )

2. Beton Bertulang ( Reinforced Concrete / RC )

3. Beton Prategang ( Prestressed Concrete / PC )

dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Pre – tensioned

2. Post – tensioned monolith

3. Post – tensioned segmental

(9)

A.1. JALAN

1. Pavement

2. Concrete Block

3. Barrier dan Parapet

PENGGUNAAN BETON PRECAST

CIVIL STRUCTURES

(10)
(11)
(12)
(13)
(14)

A.2. JEMBATAN

1. Balok Jembatan

2. Pondasi Jembatan

3. Oprit Jembatan

PENGGUNAAN BETON PRECAST

(15)

1. PC. VOIDED SLAB 2. PC. U GIRDER 3. PC. I GIRDER 4. PC. T GIRDER 5. PC. BOX GIRDER

1

2

3

4

1. BALOK JEMBATAN

5

(16)

2. Concrete Piles

1. PC. Spun Piles

(17)

1. PC. Sheet Piles

2. Key Stones

(18)

C. Normalisasi Sungai

PC. Sheet Piles

Piles and Concrete Panel

Slope Protection Blocks

PENGGUNAAN BETON PRECAST

CIVIL STRUCTURES

RC. Ditchs

RC. Box Culverts

RC. Pipes

B. Drainage Structures

(19)

1. U Ditch

2. Box Culvert

3. Pipes

(20)

1. PC. Corrugated Sheet Piles

2. PC. Flat Piles

(21)
(22)
(23)

D. Dermaga (Berth)

Concrete Piles

Pile Caps

Head Stocks

Deck Slabs

Fender Walls

Breasting Dolphins

Mooring Dolphins

PENGGUNAAN BETON PRECAST

(24)

Concrete Piles

1. PC. Spun Piles

(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)

E. Others

Breakwaters/Pemecah Ombak

Concrete Poles (Tiang Beton)

RC Segmental Tunnel Rings

Diaphragm Walls

PENGGUNAAN BETON PRECAST

CIVIL STRUCTURES

PC Sleepers

Pagar Beton Precast

(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)

Pondasi Tiang Pancang

RC. Columns

RC. Beams

RC/PC. Half Slabs

RC/PC. Single / Double Tees

RC. Walls

RC. Stairs

PENGGUNAAN BETON PRECAST

Building

STRUCTURES

Roofing

PC Hollow Core Slabs

(38)

1. PC / RC Piles

1. PC. Spun Piles

2. PC. Square Piles

(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)

Flow Chart Preparation for Precast Concrete

Production

Design Drawings Specifications

Approved for Construction Drawings

Testing of Raw Materials

Approved Shop Drawings

Production Schedule Equipments Facilities Moulds Human Resources Raw Materials Trial Mixes Trial Production Production

(46)

Flow Chart Proses Produksi Beton Precast

1. RC Precast

Setting Inner Mould Apply Mould Oil Rebar Installation

Casting and Compacting Concrete

Curing

Demoulding

Finishing

Stock Yard Setting Outer Mould

(47)

2. PC Precast Pre Tension

Setting Inner Mould

Apply Mould Oil

Placing Rebar

Laying PC Strand

Stressing PC Strand

Fixing Rebar Setting Outer Mould

Casting and Compacting Concrete Curing Stress Introduction Demoulding Finishing Stock Yard

(48)

3. PC Precast Post Tensioned

Setting Mould

Flow Chart Proses Produksi Beton Precast

Apply Mould Oil

Placing Rebar

Install Sheath and Anchoring Blocks

Setting Outer Mould

Casting and Compacting Concrete Curing Curing Finishing Stock Yard Stressing at Site Stressing Finishing SEGMENTAL MONOLITH Demoulding Demoulding Stock yard

(49)

Delivery RC / PC Precast

Equipment yang dipakai :

- Crane untuk angkat

- Transport ke Proyek dengan I. Angkutan Darat

1. Tronton, Panjang s/d 10 m, muatan max. 25 ton

2. Trailer, Panjang s/d 15 m, muatan max. 45 ton

3. Extended Trailer, Panjang s/d 17 m, muatan max. 45 ton

4. Trailer Boggie, Panjang s/d 25 m, muatan max. 50 ton

(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)

Delivery RC / PC Precast

II. Angkutan Laut

1. Dengan Tongkang, yang ditarik kapal Tunda

2. Dengan Cargo Ship

(56)
(57)
(58)

Peralatan pelaksanaan pekerjaan dilapangan

( Contoh : Tiang Pancang )

I. Service Crane dilapangan untuk handling dari moda transport yang dipakai.

II. Theodolit untuk menentukan posisi tiang pancang` III. Alat Pancang untuk memasang tiang pancang

1. Drop Hammer

2. Diesel Hammer

3. Hydraulic Hammer

4. Jack in Piling Rig

5. Under Reamed and Kneading Method

6. Nakabori Method

(59)
(60)
(61)
(62)
(63)

5(a).Nakabori Method ( from CMJ )

1 2 3 4 5 Keterangan :

1. Proses Persiapan 2. Setting motor, Pile dan drill 3. Proses penekanan pile ke bawah 4. Proses penyambungan Pile 5. Proses penekanan pile sampai dasar

(64)

5(b).Under Reamed and Kneading

Method ( from Rodex )

1 2 3 4 5 6 Keterangan :

1. Proses pengeboran dan penekanan ( putaran searah jarum jam )

2. Putaran dibalik , perluasan bagian bawah

3. Perluasan dan Pengisian semen bagian bawah

4. Pengisian semen cair sampai tengah Disertai dengan penarikan drill

( putaran searah jarum jam )

5. Tiang Pancang dimasukkan dan ditekan 6. Tiang pancang diputar dan disambung ( putaran searah jarum jam )

(65)

Nakabori Method ( from CMJ )

6 7 8 9 10 Keterangan :

6. Proses Persiapan drilling rod

7. Memasukkan drilling rod sampai dasar 8. Memutar drilling rod sehingga bagian bawah melebar 9. Memasukkan cairan semen sampai pada bagian bawah

(66)

Presentasi Precast Concrete

Presentasi Sudah Selesai

Terima kasih atas perhatiannya

Sampai jumpa di lain kesempatan

Referensi

Dokumen terkait

Berkaitan dengan situasi dan kondiei di lapangan, home i ndustri “Agung Handicraft” perlu diberikan keterampilan praktis yang berupa penerapan teknik finishing dengan

Berkaitan dengan kondisi dan situasi di lapangan, home industri "Agung Handicraft" perlu diberikan keterampilan praktis yang berupa penerapan teknik

Bidang-bidang beton lama yang akan berhubungan erat dengan beton baru, dan bila perlu juga bidang-bidang akhir dari beton pada siar pelaksanaan, harus dikasarkan

Persetujuan Direksi Lapangan untuk mengecor beton berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan cetakan dan pemasangan besi serta bukti bahwa Kontraktor dapat

Diharapkan sebagai bahan pedoman praktis di lapangan yang digunakan oleh kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) tentang manajemen pelaksanaan yang berhubungan dengan

Pelaksanaan pengujian bata beton pejal ini dilakukan dua metode yaitu di lapangan dan di lab. Pengujian dilapangan dilakukan dengan cara wawancara bahan penyusun bata beton dan

• Sistem Pelat Terpaku: penggantian cakar silinder beton/ baja dengan tiang-tiang pendek Hardiyatmo, 2008 • Lebih praktis dalam pelaksanaan 44 Pelat tebal = Pelat tipis + Tiang

Pembuatan model usulan dengan berbagai skenario yang dilakukan pada tata letak lantai produksi produk spun pile di PT Waskita Beton Precast Tbk.. 2 Metodologi Penelitian Metode yang