• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUATIK-Jurnal Sumberdaya Perairan 1 Volume 2. Agustus Edisi 1 ISSN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AKUATIK-Jurnal Sumberdaya Perairan 1 Volume 2. Agustus Edisi 1 ISSN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.    A.  Histogram  rata-rata  tingkat  kelangsungan  hidup  ikan  nila  merah  Oreochromis sp  setelah  perlakuan;
Gambar 6. Kurva respon rata-rata kelamin jantan ikan nila merah  PEMBAHASAN

Referensi

Dokumen terkait

Kondisi MSY merupakan batas dari pemanfaatan sumberdaya cumi-cumi yang dapat dilakukan tanpa mengganggu kelestariannya untuk tumbuh kembali. Pada kondisi ini

Kepadatan karang lunak tertinggi terdapat pada stasiun turun aban 2 pada kedalaman 3 meter dengan jumlah 120 ind/100m 2 hal ini dipengaruhi karena stasiun

Hasil UJGD menunjukkan bahwa sampel biji kolowe dengan pelarut yang berbeda pada konsentrasi 1.000 ppm memberikan pengaruh yang sarm terhadap persentase kematian larva

Data hasil pengamatan untuk pertumbuhan relatif karang yang ditransplantasikan selama penelitian dapat dilihat pada Tabel 2.Pertumbuhan relatif karang Acropora

Hasil indeks kesesuaian wisata pantai turun aban dari 4 stasiun penelitian, kecerahan perairan Pantai Turun Aban di 4 (empat) stasiun didapatkan hasilnya yakni

Berdasarkan hasil penelitian kondisi kecerahan perairan Turun Aban masih dikatagorikan baik untuk kegiatan penyelaman pada stasiun 1 dan 2 yang tergolong dalam

Tingkat gangguan habitat yang diukur menggunakan indeks habitat (Gambar 3b) menunjukkan bahwa bagian hulu Sungai Menduk (st. 1) akibat penambangan sudah masuk

Daerah Karang Kering ikan yang memiliki nilai kepadatan relatif tertinggi terdapat pada ikan Pentapodus sp dengan nilai 32,14%, sedangkan nilai terendah terdapat pada