RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMP NEGERI 5 TAYAN HULU
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) Kelas/Semester : IX/Ganjil ( satu )
Materi Pokok : Kebugaran Jasmani
Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran x 40 Menit(2 Pertemuan)
A. Kompetensi Inti (KI)
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi(IPK)
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.5 Memahami penyusunan program
pengembangan komponen
kebugaran jasmani terkait dengan kesehatan dan keterampilan secara sederhana.
3.5.1. Mengidentifikasikan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
3.5.2 Menjelaskan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
3.5.3 Menjelaskan cara melakukan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan. 4.5 Mempraktikkan penyusunan
program pengembangan komponen kebugaran jasmani terkait dengan kesehatan dan keterampilan secara sederhana.
4.5.1. Melakukan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
4.5.2 Menggunakan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan dalam bentuk sirkuit training.
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatandukan dengan metode mind mapping, teknik ATM, dan pendekatan saintifik yang menuntun peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas, Selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat
Mengidentifikasikan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
Menjelaskan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
Menjelaskan cara melakukan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
Melakukan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
Menggunakan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan dalam bentuk sirkuit training.
dengan rasa rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap jujur, santun, percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap responsif (berpikir kritis) dan pro-aktif (kreatif), serta mampu berkomukasi dan bekerjasama dengan baik.
D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler Kebugaran Jasmani
a. Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani b. Prinsip-prinsip Latihan Kebugaran Jasmani
c. Program Pengembangan Aktivitas Kebugaran Jasmani yang Terkait dengan Kesehatan dan Keterampilan
1) Program Pengembangan Aktivitas Kebugaran Jasmani yang Terkait dengan Kesehatan a) Aktivitas Latihan Kekuatan
(1) Latihan Kekuatan Otot Perut
(2) Latihan Latihan kekuatan otot kedua lengan (3) Latihan Kekuatan Otot Punggung
(4) Latihan Kekuatan Otot Tungkai (Naik Turun Bangku) b) Aktivitas Latihan Daya Tahan Otot
(1) Latihan Daya Tahan Otot Lengan dan Bahu (2) Latihan Daya Tahan Otot Tungkai
(3) Latihan Daya Tahan Otot Lengan (Berpasangan)
(4) Latihan Daya Tahan Otot Lengan (Naik Palang Tunggal) c) Aktivitas Latihan Daya Jantung dan Paru
d) Aktivitas Latihan Kelenturan
(1) Latihan Kelentukan Pergelangan Tangan (2) Latihan Kelentukan Bahu
(3) Latihan Kelentukan Bahu (4) Latihan Kelentukan Leher
(5) Latihan Kelentukan Tungkai dan Punggung
(6) Latihan Kelentukan Tungkai dan Punggung (Sikap Berdiri Lurus) (7) Latihan Kelentukan Punggung
2) Program Pengembangan Aktivitas Kebugaran Jasmani yang Terkait dengan Ketermpilan
a) Latihan Kelincahan (Agility)
(1) Latihan Mengubah Gerak Tubuh Arah Lurus (Shuttle Run) (2) Latihan Lari Bolak Belok (Zig-Zag)
(3) Latihan Mengubah Posisi Tubuh Jongkok-Berdiri (Squat-Thrust) 4) Latihan Kecepatan Reaksi
b) Latihan Kecepatan (Speed)
(1) Manfaat Pembelajaran Kecepatan
(2) Macam-macam Bentuk Pembelajaran Kecepatan c) Latihan Keseimbangan
(1) Latihan Keseimbangan Berdiri Bangau
(2) Latihan Keseimbangan dalam Sikap Kapal Terbang (3) Latihan Keseimbangan dalam Berbagai Sikap dan Gerak d) Latihan Peningkatan Power
e) Program Pengembangan Aktivitas Kebugaran Jasmani Menggunakan Circuit Training
(1) Cara Melakukan Latihan Sirkuit (2) Bentuk-Bentuk Latihan Sirkuit 2. Materi pembelajaran remedial
Kegiatan pembelajaran pengayaan diberikan kepada siswa yang telah menguasai materi dan secara pribadi sudah mampu memahami perumusan dan penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara. Bentuk pengayaan dapat dilakukan dengan antara lain sebagai berikut :
Guru memberikan tugas untuk mempelajari lebih lanjut tentang materi pokok dari berbagai sumber dan mencatat hal-hal penting. Selanjutnya menyajikan dalam bentuk laporan tertulis atau membacakan di depan kelas.
Peserta didik membantu peserta didik lain yang belum tuntas dengan pembelajaran tutor sebaya.
3. Materi pembelajaran pengayaan
Remedial dilaksanakan untuk siswa yang belum menguasai materi dan belum mampu memahami perumusan dan penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara. Kegiatan remedial dilakukan dengan mengulang materi pembelajaran apabila peserta didik yang sudah tuntas di bawah 75%. Sedangkan apabila peserta didik yang sudah tuntas lebih dari 75% maka kegiatan remedial dapat dilakukan dengan :
(1) Mengulang materi pokok di luar jam tatap muka bagi peserta didik yang belum tuntas, (2) Memberikan penugasan kepada peserta didik yang belum tuntas,
(3)Memberikan kesempatan untuk tes perbaikan. Perlu diperhatikan bahwa materi yang diulang atau dites kembali adalah materi pokok atau keterampilan yang berdasarkan analisis belum dikuasai oleh peserta didik. Kegiatan remedial bagi kompetensi sikap dilakukan dalam bentuk pembinaan secara holistis, yang melibatkan guru bimbingan konseling dan orang tua.
E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Project BasedLearning, Problem-Based Learning dan Pendekatan
Scientific
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
1. Media:
1) Gambar berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
2) Video pembelajaran berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
3) Model peserta didik atau guru yang memperagakan berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
2. Alat dan Bahan:
1) Lapangan olahraga atau halaman sekolah. 2) Palang tunggal.
3) Matras.
4) Peluit dan Stopwatch.
5) Panduan Pembelajaran Siswa (Judul: Panduan Pembelajaran Siswa oleh MGMP PJOK SMP/MTs).
G. Sumber Belajar
a. Buku Guru Mata Pelajaran PJOK kelas 9Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2018.
b. Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga,dan Kesehatankelas IX, Buku PJOK lain yang relevan, internet, narasumber, lingkungan sekitar, dan sumber lain yang relevan
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 40 menit ) Waktu
Kegiatan Pendahuluan Guru :
Orientasi(Menunjukkan sikap disiplin sebelum memulai proses pembelajaran,
menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianut (Karakter) serta membiasakan membaca dan memaknai (Literasi)).
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, pada kelas VIII
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
10 menit
Apabila materi/tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran. Kegiatan Inti Sintak Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Stimulation (stimullasi/ pemberian rangsangan)
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian(Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam mengamati
permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
pada topic
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan alat)/Berpikir kritis dan bekerjasama
(4C) dalam mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
Menayangkan gambar/foto tentang Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Mengamati Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam
mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
Peserta didik bersama kelompoknya melakukan pengamatandari permasalahan yang ada di buku paket berkaitan dengan materi Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung),(Literasi)
Peserta didik diminta membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Mendengar
Peserta didik diminta mendengarkan pemberian materi oleh guruyang berkaitan dengan
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
100 menit
Menyimak,Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam
mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
Peserta didik diminta menyimak penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai :
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Problem statemen (pertanyaan/ identifikasi masalah)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajarBerpikir kritis dan kreatif (4C) dengan sikap jujur , disiplin,
serta tanggung jawab dan kerja sama yang tingi (Karakter)
Peserta didik diminta mendiskusikan hasil pengamatannya dan mencatat fakta-fakta yang ditemukan, serta menjawab pertanyaanberdasarkan hasil pengamatan yang ada pada buku paket;
Pendidik memfasilitasi peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang
dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami berdasarkan hasil pengamatan dari buku paket yang didiskusikan bersama kelompoknya;
Mengajukan pertanyaan tentang : Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
yang tidak dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Sebutkan salah satu bentuk latihan kekuatan otot perut ?
Data collection (pengumpula n
data)
Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi(Berpikir kritis,
kreatif, bekerjasama dan saling berkomunikasi dalam kelompok (4C), dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab dan pantang menyerah (Karakter),literasi (membaca)yang dapat mendukung jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, baik dari buku paket maupun sumber lain seperti internet; melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian, Wawancara dengan nara sumber Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Membaca sumber lain selain buku teks,
Peserta didik diminta mengeksplor pengetahuannya dengan membaca buku referensi tentang
Mempresentasikan ulang
Aktivitas:(Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif,
berkomunikasi dan bekerjasama (4C),)
Peserta didik dibimbing untuk melakukan Aktivitas 5.1 Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Gambar 5.1 Latihan Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
MendiskusikanBerpikir kritis, kreatif, bekerjasama dan saling
berkomunikasi dalam kelompok (4C), dengan rasa ingin tahu dan pantang menyerah (Karakter)
Mengulang
Saling tukar informasi tentang : Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat. Data
processing (pengolahan Data)
Pendidik mendorong agar peserta didik secara aktif terlibat dalam diskusi kelompok serta saling bantu untuk menyelesaikan masalah(Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif,
berkomunikasi dan bekerjasama (4C),)
Selama peserta didik bekerja di dalam kelompok, pendidik memperhatikan dan mendorong semua peserta didik untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng jauh pekerjaannya dan bertanya (Nilai Karakter: rasa ingin tahu, jujur,
tanggung jawab, percaya diri dan pantang menyerah)apabila ada yang belum dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami, bila diperlukan pendidik memberikan bantuan secara klasikal.
Berdiskusi tentang data :
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya. Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Verification (pembuktian)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan :
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio (menarik kesimpulan)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.
Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
Latihan kekuatan otot perut (sit-up)
Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa.
Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah.
10 menit
Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
Memfasilitasi dalam menemukan kesimpulan sementara berdasarkan hasil temuan tentang konsep pertidaksamaan rasional dan irasional, melalui reviu indikator yang hendak dicapai.
Memberikan tugas kepada peserta didik, dan mengingatkan peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dibahas dipertemuan berikutnya maupun mempersiapkan diri menghadapi tes/ evaluasi akhir di pertemuan berikutnya Memberi salam.
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 40 menit ) Wakt
u Kegiatan Pendahuluan
Guru :
Orientasi(Menunjukkan sikap disiplin sebelum memulai proses pembelajaran,
menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianut (Karakter) serta membiasakan membaca dan memaknai (Literasi)).
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, pada kelas VIII
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi/tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung Pembagian kelompok belajar
Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
10 menit
Sintak Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Stimulation (stimullasi/ pemberian rangsangan)
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian(Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam mengamati
permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
pada topic
Latihan kekuatan otot kedua lengan
dengan cara :
Melihat (tanpa atau dengan alat)/Berpikir kritis dan bekerjasama
(4C) dalam mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
Menayangkan gambar/foto tentang Latihan kekuatan otot kedua lengan
Mengamati Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam
mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
Peserta didik bersama kelompoknya melakukan pengamatandari permasalahan yang ada di buku paket berkaitan dengan materi Membaca (dilakukan di rumah sebelum kegiatan pembelajaran
berlangsung),(Literasi)
Peserta didik diminta membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Mendengar
Peserta didik diminta mendengarkan pemberian materi oleh guruyang berkaitan dengan
Gerakan Jalan Cepat Menangkap Bola
Menyimak,Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam
mengamati permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan pantang menyerah (Karakter)
Peserta didik diminta menyimak penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai :
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Problem statemen (pertanyaan/ identifikasi masalah)
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajarBerpikir kritis dan kreatif (4C) dengan sikap jujur , disiplin,
serta tanggung jawab dan kerja sama yang tingi (Karakter)
Peserta didik diminta mendiskusikan hasil pengamatannya dan mencatat fakta-fakta yang ditemukan, serta menjawab pertanyaanberdasarkan hasil pengamatan yang ada pada buku paket;
Pendidik memfasilitasi peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami
berdasarkan hasil pengamatan dari buku paket yang didiskusikan bersama kelompoknya;
Mengajukan pertanyaan tentang : Latihan kekuatan otot kedua lengan
yang tidak dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya : Jelaskan cara melakuakn Latihan kekuatan otot-otot lengan
? Data collection (pengumpula n data)
Peserta didik mengumpulkan berbagai informasi(Berpikir kritis,
kreatif, bekerjasama dan saling berkomunikasi dalam kelompok (4C), dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab dan pantang menyerah (Karakter),literasi (membaca)yang dapat mendukung jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, baik dari buku paket maupun sumber lain seperti internet; melalui kegiatan:
Mengamati obyek/kejadian, Wawancara dengan nara sumber Mengumpulkan informasi
Mengumpulkan data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Membaca sumber lain selain buku teks,
Peserta didik diminta mengeksplor pengetahuannya dengan membaca buku referensi tentang
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Mempresentasikan ulang
Aktivitas:(Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif,
berkomunikasi dan bekerjasama (4C),)
Peserta didik dibimbing untuk melakukan Aktivitas 5.2 & 5.3 Latihan kekuatan otot kedua lengan .
Gambar 5.3 Latihan kekuatan otot pingang
MendiskusikanBerpikir kritis, kreatif, bekerjasama dan saling
berkomunikasi dalam kelompok (4C), dengan rasa ingin tahu dan pantang menyerah (Karakter)
Mengulang
Saling tukar informasi tentang : Latihan kekuatan otot kedua lengan
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat. Data
processing (pengolahan Data)
Pendidik mendorong agar peserta didik secara aktif terlibat dalam diskusi kelompok serta saling bantu untuk menyelesaikan masalah(Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif,
berkomunikasi dan bekerjasama (4C),)
Selama peserta didik bekerja di dalam kelompok, pendidik memperhatikan dan mendorong semua peserta didik untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng jauh pekerjaannya dan bertanya (Nilai Karakter: rasa ingin tahu, jujur,
tanggung jawab, percaya diri dan pantang menyerah)apabila ada yang belum dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami, bila diperlukan pendidik memberikan bantuan secara klasikal.
Berdiskusi tentang data :
Latihan kekuatan otot kedua lengan
yang sudah dikumpulkan / terangkum dalam kegiatan sebelumnya. Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
Pesertadidik mengerjakan beberapa soal mengenai Latihan kekuatan otot kedua lengan
Verification (pembuktian)
Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam membuktikan : Latihan kekuatan otot kedua lengan
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalizatio (menarik kesimpulan)
Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.
Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang
Latihan kekuatan otot kedua lengan
Menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
Bertanya tentang hal yang belum dPendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatanhami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa.
Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup Peserta didik :
Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Mengagendakan pekerjaan rumah.
Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
10 menit
I. Penilaian Hasil Pembelajaran 1. Penilaian Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap
No Nama Siswa Aspek Perilaku yang Dinilai Jumla h Skor Skor Sikap Kode Nilai BS JJ TJ DS 1 … 75 75 50 75 275 68,75 C 2 … ... ... ... ... ... ... ... Keterangan : • BS : Bekerja Sama • JJ : Jujur • TJ : Tanggun Jawab • DS : Disiplin Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria: 100 = Sangat Baik
75 = Baik 50 = Cukup 25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75 4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai - Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, Guru :
Memfasilitasi dalam menemukan kesimpulan sementara berdasarkan hasil temuan tentang konsep pertidaksamaan rasional dan irasional, melalui reviu indikator yang hendak dicapai.
Memberikan tugas kepada peserta didik, dan mengingatkan peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dibahas dipertemuan berikutnya maupun
mempersiapkan diri menghadapi tes/ evaluasi akhir di pertemuan berikutnya Memberi salam.
singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor Skor Sikap Kode Nilai 1
Selama diskusi, saya ikut serta mengusulkan ide/gagasan.
50
250 62,50 C 2
Ketika kami berdiskusi, setiap anggota mendapatkan
kesempatan untuk berbicara.
50
3
Saya ikut serta dalam membuat kesimpulan hasil diskusi kelompok.
50
4 ... 100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50 4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya:
Nama yang diamati : ………...
Pengamat : ………...
No Pernyataan Ya Tidak Jumlah
Skor
Skor Sikap
Kode Nilai
1 Mau menerima pendapat
teman. 100
450 90,00 SB 2 Memberikan solusi terhadap
permasalahan. 100
3 Memaksakan pendapat sendiri
kepada anggota kelompok. 100 4 Marah saat diberi kritik. 100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00 4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)
- Penilaian Sikap- Jurnal
Lembar Penilaian Sikap - Jurnal Nama Siswa :………..
Kelas :…………..……
No. Hari/Tanggal Sikap/Perilaku Keterangan Positif Negatif 1 2 3 4 5 ... Kesimpulan : ……… Penilaian Sikap - Jurnal
Nama Peserta Didik : …………...……..
Kelas : …………...……..
Aspek yang diamati : …………...……..
No Hari/tanggal Kejadian Keterangan / Tindak Lanjut 1 2 3 4 5 ….
Nilai jurnal menggunakan skala Sangat Baik (SB)= 100, Baik (B) = 75, Cukup (C) = 50, dan Kurang (K) = 25
2. Penilaian Pengetahuan
a. Teknik Penilaian: Ujian Tulis
b. Instrumen Penilaian dan Pedoman Penskoran Soal ujian tulis
Nama : ………
Kelas : ………
No. Aspek dan Soal Uji Tulis Jawaban
1 Fakta
a Sebutkan macam-macam bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan.
b.Sebutkan macam-macam bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan.
2 Konsep
a.Jelaskan macam-macam bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan.
b.Jelaskan macam-macam bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan.
3 Prosedur
a.Jelaskan cara melakukan macam-macam bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan.
b.Jelaskan cara melakukan macam-macam bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan.
c. Pedoman penskoran Skor maksimum: 12
Setiap soal yang dijawab peserta didik dengan benar, mendapatkan skor 3. Penskoran untuk seluruh butir soal
(1) Skor 3, jika jenis disebut secara lengkap.
(2) Skor 2, jika jenis disebut secara kurang lengkap. (3) Skor 1, jika jenis disebut tidak lengkap.
3. Penilaian Keterampilan
a. Lembar pengamatan proses latihan bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan
1) Teknik penilaian
Uji unjuk kerja oleh rekan sejawat (dalam sirkuit training) 2) Bentuk Instrumen dan instrumen
Peserta didik diminta untuk melakukan latihan bentuk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan yang dilakukan berpasangan, berkelompok dalam bentuk sirkuit training.
Nama : ………..
Kelas : ………..
Petugas Pengamatan : ………..
a) Petunjuk Penilaian
Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan gerak dasar yang diharapkan.
b) Rubrik Penilaian Gerak
No Indikator Penilaian Hasil Penilaian Baik (3) Cukup (2) Kurang (1) 1 Sikap awalan melakukan gerakan
2 Sikap pelaksanaan melakukan gerakan 3 Sikap akhir melakukan gerakan
Skor Maksimal (9) 3) Penskoran
(1) Sikap awal Skor baik jika: (1) sikap baring terlentang
(2) kedua lutut ditekuk dan dirapatkan
(3) kedua tangan menopang leher bagian belakang
Skor cukup jika: hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar. Skor kurang jika: hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar. (2) Sikap pelaksanaan
Skor baik jika:
(1) angkat badan ke atas sampai mencium lutut
(2) kemudian turunkan lagi badan sampai posisi berbaring (3) kedua tangan tetap memegang leher
(4) pandangan mata tetap ke atas
Skor cukup jika: hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor kurang jika: hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar. (3) Sikap akhir Skor Baik jika:
(1) posisi badan tidur terlentang dan tetap rileks
(2) kedua tangan tetap memegang leher bagian belakang (3) kedua tungkai diluruskan dan dibuka selebar bahu
Skor cukup jika: hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar. Skor kurang jika: hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar. 4) Pengolahan skor
b. Lembar pengamatan penilaian hasil latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan.
1) Penilaian hasil gerak latihan kekuatan a) Tahap pelaksanaan pengukuran
Penilaian hasil/produk latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan keterampilan yang dilakukan peserta didik selama 30 detik setiap butir tes dengan cara:
(1) Mula-mula peserta didik tidur terlentang dengan kedua tangan menempel pada leher.
(2) Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” peserta didik mulai melakukan latihan kekuatan, kelenturan,keseimbangan, kelincahan, dan daya tahan yang dilakukan selama 30 detik per butir tes.
(3) Petugas menghitung ulangan yang dapat dilakukan oleh peserta didik.
(4) Jumlah ulangan yang dilakukan dengan benar memenuhi persyaratan dihitung untuk diberikan skor.
b) Konversi ketepatan dan kecepatan melakukan gerakan dengan skor Kriteria penilaian tes kebugaran jasmani peserta didik Putera SMP
Lari 60 m Gantung/ Angkat Tubuh Baring Duduk Loncat Tegak Lari 1.200 m Predikat Nilai Klasifikasi Nilai …… ≥ 7.2 dtk …… ≥ 19 kali …… ≥ 41 kali …… ≥ 73 …… ≥ 3.14 mnt 86 - 100 Sangat Baik 7.3 – 8.3 dtk 14 – 18 kali 30 – 40 kali 60 – 72 3.15 – 4.25 mnt 71 - 85 Baik 8.4 – 9.6 dtk 9 – 13 kali 21 – 29 kali 50 – 59 4.26 – 5.12 mnt 56 - 70 Cukup ... ≤11.0 dtk ... ≤ 8 kali ... ≤ 20 kali ... ≤ 49 ... ≤ 5.13 mnt ... ≤ 55 Kurang
Kriteria penilaian tes kebugaran jasmani peserta didik Puteri SMP Lari 60 m Gantung/ Angkat Tubuh Baring Duduk Loncat Tegak Lari 1.200 m Predikat Nilai Klasifikasi Nilai …… ≥ 8.4 dtk …… ≥ 41 kali …… ≥ 28kali …… ≥ 50 …… ≥ 3.52 mnt 86 - 100 Sangat Baik 8.5 – 9.8 dtk 22 - 40 kali 20 – 28 kali 39 – 49 3.53 – 4.56 mnt 71 - 85 Baik 9.9 – 11.4 10 – 21 kali 10 – 19 kali 31 – 38 4.57 – 5.58 56 - 70 Cukup
dtk mnt ... ≤ 11.5 dtk ... ≤ 9 kali ... ≤ 9 kali ... ≤ 30 ... ≤ 5.59 mnt ... ≤ 55 Kurang 4. Instrumen Remedial
Remedial dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik, nilai yang dicapai tidak memenuhi KB (Ketuntasan Belajar) yang telah ditentukan. Berikut contoh format remedial.
No Siswa
Target
KI Aspek Materi Indikator KBM Bentuk
Remedial Nilai Ket KD Awal Remedial 1 2 3 4 5 dst .
Keterangan Orang Tua Siswa:
5. Instrumen Pengayaan
Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik, nilai yang dicapai melampaui KB (Ketuntasan Belajar. Berikut contoh format pengayaan.
No Siswa
Target
KI Aspek Materi Indikator KBM Bentuk
Remedial Nilai Ket KD Awal Remedial 1 2 3 4 5
dst.
Keterangan Orang Tua Siswa:
Mengetahui, Tayan Hulu,13 Oktober 2020
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PJOK
S.ANTON PRASTIONO, S.Pd KRISTIANUS EKO DAPIT,S.Pd
NIP.19700831 199512 1 002
Catatan Kepala Sekolah
... ... ... ...