• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

22 BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian

3.1.1 Pengertian Metode Penelitian

Sanusi (2012: 28) berpendapat bahwa metode penelitian adalah proses berpikir dari mulai menemukan, memilih dan merumusakan masalah penelitian, mengkaji kepustakaan, mengumpulkan data, menganalisis data, serta menginterpretasikan hasil sampai pada penarikan kesimpulan. Selain itu metode penelitian adalah suatu prosedur dan alat untuk melakukan penelitian secara berurutan (Nazir, 1988: 52). Sedangkan menurut Djarwanto (2000: 5), metode penelitian merupakan kegiatan teratur, terencana, dan sistematis dalam mencari jawaban atas suatu masalah.

3.2 Desain Penelitian

Desain penelitian merupakan perencanaan penelitian dan memahami bentuk hubungan antara variabel yang diteliti (Anggoro, 2010: 17). Kuncoro (2009: 10-17) berpendapat bahwa klasifikasi penelitian menurut metode dapat dikategorikan beberapa macam, yaitu:

1. Penelitian Historis

Penelitian historis meliputi kegiatan penyelidikan, pemahaman, dan penjelasan keadaan yang telah lalu. Tujuan penelitian ini adalah untuk

(2)

23 menarik kesimpulan mengenai sebab-sebab, dampak dari kejadian yang telah lalu sehingga dipergunakan untuk menjelaskan kejadian sekarang dan akan datang.

2. Penelitian Deskriptif

Penelitian ini meliputi pengumpulan data untuk diuji hipotesis secara sistematis tentang informasi ilmiah yang berasal dari objek atau subjek penelitian. Data deskriptif ini dikumpulkan melalui daftar pertanyaan dalam survei, wawancara, ataupun observasi.

3. Penelitian Korelasional

Penelitian korelasional dirancang untuk meneliti bagaimana kemungkinan hubungan yang terjadi antara variabel dengan memperhatikan besaran koefisien kolerasi.

4. Penelitian Kausal Komparatif dan Eksperimental

Penelitian kausalitas digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel atau menunjuk arah masalah sebab-akibat. Dalam penelitian eksperimental peneliti mengendalikan setidaknya satu variabel bebas dengan mengamati akibat yang terjadi pada variabel terikat.

Penelitian tugas akhir ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif meliputi penilaian sikap atau pendapat individu, organisasi berdasarkan fakta-fakta yang sebagaimana adanya. Peneliti mendeskripsikan suatu keadaan perusahaan produk barecore yaitu PT Hasil Albizia Nusantara dalam kegiatan ekspor. Perusahaan menggunakan jasa freight forwarding dalam melaksanakan kegiatan ekspor. Data

(3)

24 deskriptif dikumpulkan melalui daftar pertanyaan wawancara, observasi serta pengamatan langsung saat magang di PT Hasil Albizia Nusantara. Jenis penelitian deskriptif yang dilakukan ini berupa studi kasus, yaitu melibatkan peneliti untuk melakukan penyelidikan yang lebih dalam dan memeriksa secara menyeluruh terhadap tingkahlaku seseorang individu (Sevilla, 1993: 73).

3.3 Data Penelitian 3.3.1 Jenis Data

Menurut Sanusi (2012, 103) jenis data merupakan data macam apa yang harus dikumpulkan dalam penelitian. Penulisan tugas akhir menggunakan jenis data kualitatif, yaitu data yang tidak dapat diukur dalam skala numerik. Namun data kualitatif umumnya dikuantitatifkan agar dapat diproses lanjut, dengan cara mengklasifikasikan dalam bentuk kategori termasuk data nominal.

3.3.2 Sumber Data

Sumber data adalah sumber dari mana data berasal. Menurut Sanusi (2012: 104) data dibedakan menjadi 2 golongan , yaitu:

a. Data Primer

Data yang pertama kali dicatat dan dikumpulkan oleh peneliti, dan memperolehnya dengan melakukan survei lapangan yang menggunakan semua metode pengumpulan data orisinal.

(4)

25 pihak PT Hasil Albizia Nusantara yaitu staf, karyawan dan pimpinan perusahaan.

b. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang sudah tersedia dan dikumpulkan oleh pihak lain. Peneliti langsung memanfaatkan data tersebut menurut kebutuhannya. Data sekunder yang tersedia di lokasi penelitian disebut dengan data sekunder internal, sedangkan data yang tersedia di luar lokasi penelitian disebut dengan data sekunder eksternal.

Data pendukung yang diperoleh dari sumber lain yang berkaitan dengan penelitian, data ini diperoleh dari buku maupun sumber bacaan lain yaitu buku Seluk Beluk Perdagangan Luar Negeri, buku Shipping, buku Dasar-Dasar Ekspor Impor, buku Aspek dan Prosedur Ekspor Impor, dan dari tugas akhir terdahulu.

3.4 Teknik Pengumpulan Data

Menurut Sanusi (2012: 105-114), pengumpulan data dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:

a. Metode Wawancara

Pengertian metode wawancara adalah metode untuk menggali informasi menggunakan pertanyaan secara lisan yang relevan dengan tujuan penelitian yang diperoleh pada responden. Wawancara dalam suatu penelitian yang bertujuan mengumpulkan keterangan dan informasi untuk

(5)

26 keperluan penelitian. Teknik bertanya dalam wawancara dibagi ke dalam dua golongan besar yaitu:

1. Wawancara Terstuktur

Wawancara terstruktur menggunakan suatu daftar pertanyaan tertulis yang telah direncaakan dan disusun sebelumnya disertai alternatif jawabannya. Peneliti dapat menggunakan alat bantu lain seperti gambar atau tape recorder agar wawancara berjalan dengan lancar.

2. Wawancara Tidak Terstruktur

Wawancara tidak terstruktur peneliti bebas dalam melakukan tanya jawab, tanpa terikat dengan pedoman wawancara. Wawancara ini menuntut kesabaran peneliti, pemahaman akan situasi, dan kondisi responden.

Peneliti menggunakan metode wawancara terstruktur dengan tanya jawab secara langsung kepada staf bagian ekspor dan pimpinan, pada saat magang yang dilaksanakan dari tanggal 1 Februari – 26 Maret 2016 di PT Hasil Albizia Nusantara. Peneliti juga menggunakan alat bantu tape recorder dalam wawancara berlangsung. Informasi yang diperoleh diantaranya sejarah perusahaan, struktur organisasi, tujuan perusahaan, jenis produk, proses produk, volume penjualan dan ekspor, pemasaran produk.

(6)

27 diantaranya:

a) Kapan berdirinya PT HAN?

b) Bagaimana sistem kepegawaian di PT HAN, yang menyangkut tenaga kerja, jam kerja dan pengupahan?

c) Apa saja tujuan didirikan PT HAN?

d) Berapa besar UMK (Upah Minimun Kabupaten) yang digunakan PT HAN pada sistem pengupahan?

e) Alasan mengapa PT HAN dalam penanganan dokumen memilih jasa freight forwarding PT Mitra Kargo Indonesia?

f) Mengapa tidak merekrut karyawan yang sudah ahli dalam ekspor impor?

g) Kelebihan dan kelemahan menggunakan jasa PT Mitra Kargo Indonesia?

h) Menurut bapak Pur, lebih efisien mana antara menggunakan jasa freight forwarding dengan jasa karyawan?

i) Membayar jasa freight forwarding dalam satu transaksi langsung dibayar atau menungggu beberapa transaksi?

j) Berapa membayar jasa freight forwarding satu kali transaksi?

k) Berapa jumlah tenaga kerja yang menangani dokumentasi kegiatan ekspor?

l) Bagaimana prosedur ekspor yang memakai L/C negara tujuan Shandong, China dan dokumen yang dibutuhkan apa saja?

(7)

28 m) Berapa hari penanganan dokumen ekspor dapat diselesaikan, apabila

menggunakan jasa freight forwarding? b. Metode Observasi

Observasi merupakan suatu cara pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap suatu obyek dalam suatu periode tertentu dan mengadakan pencatatan secara sistematis yang diamati. Pengumpulan data dengan metode ini melakukan pengamatan langsung dan ikut terlibat dalam kegiatan yang dilakukan PT Hasil Albizia Nusantara, kegiatan tersebut diantaranya ikut langsung mengamati proses kegiatan stuffing, pembuatan dokumen ekspor dan input data bahan baku. c. Metode Dokumentasi

Metode dokumentasi dilakukan untuk mengumpulkan data sekunder dari berbagai sumber, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Peneliti tinggal menyalin sesuai dengan kebutuhan. Metode ini mendapatkan beberapa dokumen-dokumen ekspor seperti Sales Contract, Letter Of Credit (L/C), Invoice, Packing List, Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dan Kriteria Pemilahan Bahan Baku. Selain itu mendapatkan buku maupun sumber bacaan lain yaitu buku Seluk Beluk Perdagangan Luar Negeri, buku Shipping, buku Dasar-Dasar Ekspor Impor, buku Aspek dan Prosedur Ekspor Impor, dan tugas akhir terdahulu.

3.5 Teknik Analisis Data

Teknik analisis data adalah mendeskripsikan teknik analisis yang digunakan oleh peneliti untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan,

(8)

29 termasuk pengujiannya (Sanusi, 2012: 115). Selain itu menurut Anggoro (2010: 38), analisis data merupakan bagian kegiatan penelitian yang sangat penting, setelah peneliti mengumpulkan data, selanjutnya mengorganisasikan dan melakukan analisis data untuk mencapai tujuan penelitian yang telah ditetapkan.

Penelitian kualitatif biasanya tidak secara tertulis menyebutkan metode analisisnya, karena tidak ada suatu prosedur yang baku seperti halnya pada penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif menggunakan analisis induktif yaitu suatu proses pemahaman yang didasarkan pada data dan fakta dari lapangan, kemudian mencoba menganalisis ke dalam beberapa kategori atau mencocokkan dengan teori yang ada (Anggoro, 2010: 38).

Menurut Satori dan Komariah (2014), langkah-langkah yang dilakukan peneliti untuk analisis data dalam penelitian kualitatif diantaranya:

1. Penentuan topik dan fokus penelitian

Topik yang penulis teliti berkaitan dengan efisiensi menggunakan jasa freight forwarding. Penulis mengambil tema ini karena penulis ingin mengetahui apa saja alasan lebih efisien menggunakan jasa freight forwarding dalam menangani dokumen ekspor. Serta, penulis memfokuskan penelitian yaitu PT Hasil Albizia Nusantara lebih efisien menggunakan jasa freight forwarding daripada jasa karyawan bidnag ekspor impor.

2. Survey dan Studi Pustaka

(9)

30 fokus yang penulis pilih ada di lapangan. Studi pustaka yang penulis jadikan referensi yaitu buku, website resmi, dan jurnal.

3. Pengembangan Instrumen

Instrumen pada penelitian kualitatif adalah dilakukan peneliti sendiri dengan melakukan pengumpulan data dan langsung ke lapangan untuk menggali informasi yang dibutuhkan.

4. Pengumpulan Data

Penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan cara wawancara, dokumentasi serta observasi langsung di PT HAN.

5. Berada di Lapangan

Penulis melakukan pengecekan data dari berbagai sumber yang penulis dapatkan dengan cara bertanya kepada bagian ekspor dan direktur PT HAN.

6. Pengolahan Data a. Reduksi Data

Proses pemilihan data dan penyaringan data yang penulis anggap data relevan dan menyangkut dengan tema penulis. Data yang penulis dapatkan antara lain dokumen ekspor seperti invoice, packing list, PEB, NPE, kriteriaa pemilahan bahan baku.

b. Display Data

Penulis mendeskripsikan sekumpulan informasi, memberikan kesimpulan, dan pengambilan tindakan. Penulis menyajikan data dalam bentuk teks dan bersifat deskriptif kualitatif

(10)

31 c. Verifikasi dan Penegasan Kesimpulan

Kegiatan ini adalahn kegiatan akhir dari analisis data berupa kesimpulan kegitan dan menemukan menemukan maka data yang dikumpulkan.

7. Deskripsi, Pembahasan dan Kesimpulan

a. Mendeskripsikan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, menjawab pertanyaan penelirian sesuai dengan data di perusahan

b. Pembahasn hasil penelitianbertujuan untuk menjelaskan perihal modifikasi teori atau menyusun teori baru.

c. Menyimpulkan data-data penelitian yang telah diproses sebelumnya menjadi lebih jelas dan rinci.

8. Laporan Penelitian

Isi laporan akan mengungkap hasil yang tertulis dalam laporan, sesuai dengan tujuan penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

Secara garis besar, target pemakai pada Library and bar hotel resort The Sanchaya adalah dewasa dan merupakan turis mancanegara yang dapat dibedakan antara Tamu

Untuk membuat objek pada WebGL, yang pertama kali dilakukan adalah dengan menentukan vertex dari objek dan disimpan pada sebuah array. Lalu dengan menggunakan

Penelitian penilaian mengenai pengembangan instrumen telah dilakukan sebelumnya oleh Romika Rahayu di SMP Negeri Kota Semarang (2016) dari kegiatan pra

• Secara prinsip: tiap atom yang berbeda secara kimia di dalam molekul akan memiliki frekuensi absorpsi (resonansi) jika inti berada dalam momen magnet.. • Bidang analitik

Untuk memberikan layanan pendidikan terhadap anak-anak TKI, pemerintah Indonesia melalui Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (P2TK Dikdas)

jumlah sampel yang diuji, maka dapat dihitung tingkat cemaran Salmonella sp berdasarkan jumal sampel yang diuji adalah jumlah sampel positif dibandingkan total sampel adalah 20% yang

dimana disesi ini terapis akan menggali seluruh informasi dari klien tentang keluhan, efek, dampak dan hal-hal lain yang membuat klien mengalami gangguan

Pada Foto hasil Elektroforesis polyacrilamide terlihat bahwa jarak antara Band – Band DNA sangat dekat.Hal tersebut dapat disebabkan karena waktu yang digunakan untuk