PENGENALAN HERBISIDA (Laporan Praktikum Ilmu Dan Teknik Pengendalian Gulma) Oleh Yudi Des Yulian
Teks penuh
Dokumen terkait
Hal ini disebabkan karena terjadi pertumbuhan gulma baru (new-growth) pada petak herbisida isopropilamina glifosat. Bobot Kering Gulma Golongan Teki. Sementara pada
Amonium glufosinat merupakan herbisida pasca tumbuh bersifat kontak non selektif (Tomlin, 1997) berspektrum luas yang digunakan untuk mengendalikan gulma pada lahan yang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) herbisida 2,4-D pada semua taraf dosis yang diuji mampu menekan bobot kering gulma total, bobot kering gulma daun lebar dan teki, tetapi
yaitu jenis herbisida yang diaplikasikan pada lahan pertanian setelah tanaman ditanam tetapi sebelum tanaman dan gulma tumbuh atau muncul di lahan tersebut, dengan tujuan untuk
Sehingga herbisida dengan bahan aktif 2,4 – D Dimetil Amina efektif untuk mengendalikan gulma berdaun lebar, dan gulma golongan rumput tidak bisa untuk menekan pertumbuhan khususnya
Sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Umiyati et al., 2020 campuran Bentazon dan MCPA dapat mengendalikan gulma berdaun lebar dan teki, serta hal tersebut membuktikan bahwa
Daftar Gulma Perkebunan dan Gulma Tanaman Pangan yang Menjadi Target Pengujian No Jenis Rumput Jenis Teki Jenis Daun Lebar 1 Paspalum cunjugatum Cyperus brevifolius Clidemia
Untuk memberantas gulma pengganggu tanaman perlu diperhatikan bahan aktif yang terdapat pada herbisida tersebut, misalnya dengan penggunaan herbisida yang memiliki senyawa kimia