Aplikasi Herbisida Berbahan Aktif Campuran Atrazin-Mesotrion dan Paraquat dalam Pengendalian Gulma pada Pertanaman Jagung (Zea mays L.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis herbisida campuran glifosat, mesotrion dan metolaklor yang efektif dalam mengendalikan gulma pada tanaman jagung (Zea mays L.)
Hasil analisis penggunaan herbisida nikosulfuron terhadap biomassa gulma pada 3 minggu setelah aplikasi (msa) dan 6 minggu setelah aplikasi (msa) menunjukkanperlakuan
Selektifitas Herbisida selektif (Gulma berdaun lebar dan teki ) Waktu Aplikasi Pada saat gulma belum tumbuh/gulma baru tumbuh
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat campuran herbisida berbahan aktif Atrazin 500 g/L dan Mesotrion 50 g/L terhadap beberapa jenis gulma
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berbagai dosis herbisida campuran Topramezon dan Atrazin dalam mengendalikan gulma terhadap gulma dan
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan herbisida campuran glifosat dan triklopir dengan berbagai dosis dapat mengendalikan dan menekan pertumbuhan gulma
Pengaruh pengendalian gulma aplikasi herbisida berbahan aktif campuran bentazon dan MCPA ditunjukkan dengan rendahnya bobot kering biomassa dan jumlah gulma pada
Sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Umiyati et al., 2020 campuran Bentazon dan MCPA dapat mengendalikan gulma berdaun lebar dan teki, serta hal tersebut membuktikan bahwa