• Tidak ada hasil yang ditemukan

Petrogenesis Batuan Metamorf di Perbukitan Jiwo Barat, Bayat, Klaten, Jawa Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Petrogenesis Batuan Metamorf di Perbukitan Jiwo Barat, Bayat, Klaten, Jawa Tengah"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.   Peta lokasi dan lintasan penelitian yang meliputi daerah Perbukitan Jiwo Barat, Bayat,  Klaten, Jawa Tengah
Gambar  2.  Rombakan  sekis  menyisip  dalam  bidang perlapisan batugamping pada singkapan  di Tegalsalam (STA 50)
Gambar  4.  Struktur  schystosic  yang  menerus  dengan  komposisi  muskovit  (Mus),  biotit  (Bio),  klorit  (Chl),  dan  plagioklas  (Plag)  pada  conto batuan BM II
Gambar  6.  Komposisi  penyusun  serpentinit  terdiri dari serpentin (Serp) dalam massa dasar  talc.

Referensi

Dokumen terkait

tsanyak ahli geologi yang melaku- kan penelitian di daerah Bayat, antara la- in: Bothe (1929), membuat stratigrafi da- erah Perbukitan Jiwo serta mengusulkan nama

Lempung di Perbukitan Jiwo tersusun oleh mineral kaolinit dan smektit, dan mempunyai sifat fisik yang memenuhi persyaratan untuk dijadikan sebagai bahan baku

Bukit Cangkring tersusun atas batuan beku lava andesit bertekstur porfiritik dan memiliki struktur sheeting joint , massif, dan vesikuler serta memiliki komposisi mineral

Hal-hal yang menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan pelamparan zona sesar, jenis sesar, dan karakteristiknya pada daerah penelitian, serta menentukan gaya pembentuk

Singkapan batuan beku berstruktur kekar tiang ini memiliki warna abu-abu hingga kehitaman dengan kondisi litologi terhindar dari pelapukan (Gambar 6). Struktur batuan yang

Penggalian di lereng timur Gunung Pendul semakin jelas menunjukkan bahwa batuan beku di Perbukitan Jiwo Timur ini bukan merupakan tubuh intrusi, tetapi merupakan batuan beku

Perbukitan Jiwo di Bayat, Klaten, merupakan suatu inlier dari batuan Pra-Tersier dan Tersier di sekitar endapan Kuarter. Perbukitan Jiwo tersebut mempunyai kondisi geologi

Uji batuan di laboratorium penting untuk memahami sifat fisik, mekanik, dan kondisi batuan, serta jenis mineral