• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gerry Hariara Gorby 2120110120017 BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gerry Hariara Gorby 2120110120017 BAB V"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

TASPEN TOWER OFFICE

Gerry Hariara Gorby – 21020110120017 81 BAB V

KESIMPULAN, BATASAN, DAN ANGGAPAN

1.1.Kesimpulan

Berdasarkan dari pembahasan bab-bab sebelumnya, dapat dimbil beberapa kesimpulan sebagai dasar pokok landasan perancangan dan pere a aa Taspen Tower Office di Semarang , yaitu:

1. Sebuah kebutuhan primer suatu perkantoran yang mengurusi kepentingan banyak orang

mempunyai tempat yang representatif untuk para customer PT. Taspen (Persero) .

2. Bangunan pelayanan publik yang sudah beropersai selama 25 tahun dirasa cukup untuk

dilakukanya revitalisasi bangunan tersebut.

3. Jumlah pengunjung PT. Taspen yang memiliki trend terus meningkat, menguatkan alasan

perlunya tata ruang kantor yang baru agar dapat mengakomodasi aktivitas pelayanan publik

yang lebih baik.

4. Semakin berkembangnya kota semarang, tentu berdampak bagi kantor cabang utama PT.

Taspen yang terletak di kota semarang, dan peningkatan jumlah karyawan pun tidak bisa

dihindarkan, maka dari itu alasan untuk me-redesain kantor Taspen cabang utama semarang

ini sangat diperlukan.

5. Dengan penerapan kaidah teori teori yang semestinya untuk bangunan kantor maka

diharapkan dampak negatif yang ditimbulkan dari pengembangan kawasan ini dapat

diminimalisir sekaligus mempercantik wajah kota dengan fasad bangunan post modern.

6. Semakin berkembangnya ekonomi kota semarang, tentu berdampak bagi perusahaan

perusahaan yang ingin ber investasi di kota semarang ini sehingga di butuhkan sebuah kantor

sebagai tempat untuk mengurus seluruh urusan administrasi dari perusahaan perusahaan

tersebut.

1.2.BATASAN

Dala pere a aa Taspen Tower Office di Semarnag agar li gkup ahasa tidak terlalu luas, maka diperlukan batasan-batasan untuk mendapatkan hasil yang baik, yaitu:

1. Kegiatan utama pada Kantor Cabang Utama Semarang adalah melayani para pensiunan PNS yang ingin mengurus setiap claim dan mengambil gaji pensiunan mereka.

2. Kantor Cabang Utama Semarang Taspen ini nantinya tidak hanya diperuntukkan untuk Taspen saja tetapi juga diperuntukan untuk kantor sewa.

3. Perencanaan Taspen Tower Office dengan penekanan desain Post Modern Architecture di

(2)

TASPEN TOWER OFFICE

Gerry Hariara Gorby – 21020110120017 82 4. Besaran kebutuhan ruang hasil studi banding dan wawancara dengan pihak KCU DKI dan KCU Semarang digunakan sebagai acuan dalam perancangan, yang nantinya mengacu pada standarisasi yang dikeluarkan oleh pihak taspen dan standarisasi Neufert.

5. Perencanaan dan perancangan hanya menitikberatkan pada aspek-aspek arsitektural, untuk masalah pendanaan dan perawatan bangunan tidak termasuk dalam lingkup pembahasan.

1.3.ANGGAPAN

1. Permasalahan status tanah, lokasi dan tapak terpilih dianggap dapat diatasi dan siap pakai 2. System jaringan insfrastruktur pada lokasi perencanaan dianggap sudah memadai dan dapat

mengantisiapasi berdiriya bangunan.

3. Kondisi daya dukung tanah dianggap memenuhi persyaratan.

Referensi

Dokumen terkait

5.2.10 Pendekatan Standar Kebutuhan Besaran Ruang ...60. BAB VIPROGRAM PERENCANAAN DAN

Pendekatan perencanaan dan perancangan menghasilkan program ruang dan persyaratan - prsyaratan desain dari segi kinerja , teknis, kontekstual, dan arsitektural yang nantinya

Cara menghitung kapasitas dan kebutuhan besaran ruang pada galeri yaitu dengan melakukan studi banding pada galeri lukisan dan melakukan perhitungan studi ruang

Pendekatan perencanaan dan perancangan menghasilkan program ruang dan persyaratan-persyaratan desain dari segi kinerja, teknis, kontekstual dan arsitektural

menjadi acuan dalam perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak Kot a Semarang. Kelompok Ruang Pelayanan Medis5. 1. Rehabilit asi M

Studi banding dan acuan ruangan serta kurikulum yang digunakan dalam perancangan Semarang Fashion School ini adalah ESMOD International Fashion Institute – Jakarta,

Pada perancangan furnitur dan aksesoris interior ini, baik fungsi maupun bentuk yang diangkat mengacu kepada faktor yaitu kebutuhan pengguna pada ruang diskusi,

Dilihat dari aktivitas pengguna Rafting Centre maka perancangan bangunan ini menyediakan ruang sesuai dengan kebutuhan para pengguna serta beberapa bangunan