• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN ARSITEKTUR SEBAGI BAGIAN DARI SUATU PROSES

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANCANGAN ARSITEKTUR SEBAGI BAGIAN DARI SUATU PROSES"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL MEI 1991 11

PERANCANGAN ARSITEKTUR SEBAGI BAGIAN DARI

SUATU PROSES

Oleh : Ir. Edy Purwanto

PENGANTAR

Banyak mahasiswa arsitektur yang mengalami kesulitan dalam menuangkan ide-ide desai dalam tugas perancangan

arsitektur.

Kesulitan tersebut muncul manakala mahasiswa dihadapkan pada penjabaran konsep-konsep perancangan, karena

bagaimanapun juga keberhasilan dari suatu produk tugas perancangan

arsitektur sangat tergantung kepada bagaimana seseorang

mahasiswa dapat menjabarkan

konsep-konsep

perancangan sampai akhirnya dapat dituangkan dalam sketsa-sketsa ide dalam suatu proses yang sistematis dan berurutan.

Pada saat mahasiswa baru saja menerima penjelasan dari dosen mata kuliah perancangan arsitektur mengenai tugas yang harus dikerjakannya,

adalah melakukan inventarisasi

pentahapan-pentahapan

pekerjaan yang harus

ia lakukan.

Pentahapan-pentahapan yang dimaksud adalah

pemrograman,

perencanaan dan perancangan.

Pemrograman terutama berkaitan dengan pemahaman permasalahan yang tertuang dalam TOR (Term of Reference), pengumpulan data penunjang apabila jadwal waktu pengerjaan tugas. Pada tahapan perencanaan,

(2)

konsep-MODUL MEI 1991 12 konsep, dimana

konsep-konsep

tersebut sebagi ungkapan bahasa arsitektur.

Sedangkan tahapan perancangan

merupakan tindak lanjut dari tahapan perencanaan dimana sketsa-sketsa ide mulai ditampilkan dalm wujud tiga dimensional yang mengandung unsure informative,

bermakna dan dapat dimengerti.

TAHAPAN

PEMROGRAMAN

Pemrograman biasanya dimulai dengan cara membaca TOR secara berulang sampai mengerti betul apa yang

dinginkan oleh dosen sebagai penberi tugas, para mahasiswa

memperhatikan dengan seksama hal-hal yang menjadi tuntutan TOR, bilamana perlu diadakan konsultasi awal agar kesalah-pahaman pengertian

tidak terjadi. Pemahaman dalam

membaca TOR sangat diperlukan oleh mahasiswa, karena akan memudahkan

mahasiswa untuk segera memulai pekerjaan berikutnya yaitu melakukan studi-studi sebgai referensi.

Adakalanya

mahasiswa dituntut

untuk melakukan suatu studi apakah itu kepustakaan maupun studi lapangan. Apabila Perpustakaan

menyimpan tugas dapat menggunakan tugas tersebut hanya

sebagai bahan pembanding

(komparatif) agar tugas yang ia buat menjadi lebih baik dan lebih sempurna. Namun demikian apabila Perpustakaan tidak menyimpan cukup data, maka mahasiswa harus mencari jalan untuk dapat

mengumpulkannya. Tergantung kepada jenis data yang diperlukan,

(3)

MODUL MEI 1991 13 dapat dilakukan

dengan berbagai cara

yang berlainan seperti misalnya melakukan studi kasus, survai lapangan atau melakukan

eksperimen-eksperimen. Studi-studi tersebut sangat diperlukan kaitannya dengan

pengumpulan

informasi dan pendataan untuk dapat memudahkan dalam persiapan

memulai tahapan perencanaan.

Hal yang tidak kalah pentingnya untuk menunjang tahapan

pemrograman adalah dengan mengatur jadwal waktu yang lebih terperinci agar proses pembuatan tugas tersebut dapat diselesaikan dan diakhiri tepat pada waktunya. Banyak para mahasiswa yang melakukan aistensi tidak terprogram dengan baik dan

terencana sehingga terdapat bagian-bagian waktu yang sangat sibuk karena harus bersamaan waktunya dengan pengerjaan tugas-tugas yang lain. Pengaturan jadwal waktu yang efektif adalah dengan melakukan

Referensi

Dokumen terkait

Pengaturan tata letak yang terkoordinir dan terencana baik akan dapat mengurangi waktu tunggu ( delay ) yang berlebihan. 3) Mengurangi proses pemindahan bahan (

Mekar Armada Jaya diketahui: (1) standar waktu pengerjaan body pada bagian main assy big bus adalah 8 hari, (2) aktivitas-aktivitas yang dilakukan pada bagian

b) Fase (phase), adalah bagian dari suatu siklus yang dialokasikan untuk kombinasi pergerakan secara bersamaan. c) Waktu Hijau Efektif, adalah periode waktu hijau

Benda kerja yang akan dibentuk sesuai dengan gambar benda kerja dimulai dari proses pengerjaan kasar (roughing) sampai pengerjaan halus (finishing).. Tabel 4.2 Prosedur

Ketujuh mahasiswa jurusan fashion design yang disurvei sepakat mengakui bahwa diperlukan pengaturan waktu pada setiap proses pengerjaan tugas akhir dengan mengerahkan daya

Kegiatan di luar kelas (browsing Internet, studi mandiri, dan pengerjaan tugas kelompok) dilaksanakan dengan waktu yang lebih bebas, namun tetap dalam jadwal

Dengan adanya proses pemesinan yang lain , sebenarnya proses sekrap ini adalah proses yang paling tidak efisien (waktu yang diperlukan lama) dan kurang efektif (hanya untuk

Menurut jadwal syuting yang telah dibuat, tersedia 2 minggu waktu pengerjaan untuk proses pengambilan video iklan dengan proses ini adalah pengambilan atau