PANDUAN PRAKTIKUM
Akademi Keperawatan Al Ikhlas Cisarua Bogor
Jl. Hankam desa Jogjogan kecamatan Cisarua Kabupaten
Bogor Telp/fax 0251. 8252780
Penyusun :
BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
KEPERAWATAN ANAK I
Penyusun :
Mei Vita Cahya Ningsih, S.Kep.,Ns
Akademi Keperawatan Al Ikhlas Cisarua Bogor
Yayasan Raudhatul Muta’alimin
Modul Keperawatan Anak I
i
BIODATA MAHASISWA
NAMA : ……… NIM : ……… ALAMAT : ……… NO TELP : ………Akademi Keperawatan Al Ikhlas Cisarua Bogor
Yayasan Raudhatul Muta’alimin
Tahun Akademik 2015-2016
Modul Keperawatan Anak I
ii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan karunia-Nya kepada kami sehingga buku panduan praktikum Keperawatan anak 1 ini dapat diterbitkan sebagai alat untuk membantu mahasiswa Akademi Keperawatan Al Ikhlas Cisarua dalam meningkatkan ketrampilan praktek keperawatan anak1.
Kami menyadari bahwa Ilmu keperawatan berkembang sangat pesat dan buku panduan praktikum ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu,dengan kerendahan hati kami mengharapkan pembaca/pengguna buku ini selalu menyesuaikan dengan perkembangan ilmu yang ada dengan selalu membaca berbagai buku lainya dan tidak selalu terpaku pada buku petunjuk praktikum ini..
Tak ada gading yang retak, saran dan masukan yang ditunjukan untuk penyempurnaan buku panduan praktikum ini sangat kami harapkan, Semoga buku panduan praktikum ini dapat bermanfaat dan membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Modul Keperawatan Anak I
iii
DAFTAR ISI
BIODATA... i
KATA PENGANTAR... ii
DAFTAR ISI... iii
KEGIATAN BELAJAR PRAKTIKUM... 1
SILABUS... 3
ANTROPOMETRI………... 6
MEMANDIKAN BAYI DAN MEMEBRIKAN KEHANGATAN…... 8
PERAWATAN TALI PUSAT... 10
TEKNIK MENYUSUI………... 12 DDST………... . 15 TERAPI BERMAIN……….. 17 IMUNISASI……….. 19 DAFTAR PUSTAKA... 21
Modul Keperawatan Anak I
1
Kegiatan Belajar Praktikum / Laboratorium Keperawatan anak 1
A. Deskripsi Mata Ajar
Mata Kuliah ini membahas tentang konsep keperawatan anak. Konsep keperawatan keperawatan anak, masalah keperawatan anak dalam rentang sehat jiwa sampai gangguan keperawatan anak dan penekanannya pada upaya pencegahan primer, sekunder dan tertier keperawatan anak. Ditujukan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan keperawatan anak dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan melalui komunikasi terapeutik serta menggunakan barbagai terapi modalitas keperawatan keperawatan anak.
Pengalaman belajar diperoleh melalui pengalaman belajar ceramah, penelaahan kasus, simulasi, role play, praktik laboratorium, praktek klinik, praktek lapangan dan penugasan perorangan maupun kelompok untuk meninggkatkan pemahaman dan ketrampilan klinis mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan keperawatan anak ditatanan pelayanan kesehatan.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini, mahasiswa kompeten dalam:
1. Memahami konsep dasar keperawatan anak
2. Memahami konsep pertumbuhan dan perkembangan anak
3. Memahami konsep perkembangan keluarga
4. Memahami konsep hospitalisasi
5. Memahami konsep bermain sebagai intervensi keperawatan anak
6. Memahami sistem perlindungan anak di indonesia
7. Memahami masalah-masalah kesehatan yang lazim terjadi pada anak
8. Memahami konsep asuhan keperawatan pada anak sehat 9. Memahami konsep asuhan keperawatan pada anak sakit 10. Memahami konsep asuhan keperawatan bayi resiko tinggi
11. Mengkaji status kesehatan anak
12. Merumuskan diagnosa keperawatan yang dapat terjadi pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi
13. Merencanakan tindakan keperawatan pada anak sehat, sakit dan bayi resiko tinggi
14. Melakukan tindakan khusus pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi:
Bimbingan antipasi (anticipatory guidance)
Aplikasi pendidikan kesehatan pada anak dan orang tua
Tindakan hasil kolaborasi pemberian imunisasi
Bermain sebagai intervensi keperawatan
Pencegahan infeksi silang
Modul Keperawatan Anak I
2
15. Mengevaluasi asuhan keperawatan pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi
16. Mendokumentasikan asuhan keperawatan pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi
C. Tujuan Khusus
Mahasiswa diharapkan dapat mempraktekan ketrampilan : 1. Antropometri
2. Memandikan bayi dan pemberian kehangatan 3. Perawatan tali pusat
4. Pemberian imunisasi 5. Teknik menyusui 6. DDST 7. Terapi Bermain D. Pelaksanaan Praktikum Sesuai jadwal E. Metode Evaluasi
1. Sikap dan penampilan : 10 %
2. Pretes : 10 %
3. Ujian Praktek Intensif : 80 %
NILAI BATAS LULUS / NBL PRAKTIKUM PKKDM ADALAH : 75
F. Pembimbing Praktikum
Mei Vita Cahya Ningsih, S.Kep.,Ns
G. Tata Tertib
1. Kehadiran praktikum 100% 2. Menggunakan seragam lengkap 3. Mengenakan jas laboratorium
4. Mengganti apabila menghilangkan, merusak alat laboratorium 5. Mahasiswa menyiapkan alat sehari sebelum pelaksanaan perasat 6. Mahasiswa wajib memiliki buku modul keperawatan anak
Modul Keperawatan Anak I
3
SILABUS
Nama Mata Kuliah : Keperawatan Anak I
Kode Mata Kuliah : WAT 3.03
Jumlah SKS : 4 SKS
Prasyarat : Psikologi, Sosiologi, KDK, KDM, KMB I, KMB II
Penempatan : Semester IV
Koordinator Mata Kuliah : Mei Vita Cahya Ningsih, S.Kep.,Ns. Nama Dosen : Mei Vita Cahya Ningsih, S.Kep.,Ns.
A. DESKRIPSI MATA AJAR
Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar keperawatan anak, masalah kesehatan yang lazim terjadi pada anak dalamhubungan dengan keluarga dan pemecahannya dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Penekanan asuhan keperawatan ditujukan pada upaya pemeliharaan dan pemulihan kesehatan dalamkkonteks keluarga. Proses belajar mengajar dilaksanakan dengan metode ceramah,penuguasan, praktikum dilaboratorium secara individu maupun kelompok.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini, mahasiswa kompeten dalam: 1. Memahami konsep dasar keperawatan anak
2. Memahami konsep pertumbuhan dan perkembangan anak 3. Memahami konsep perkembangan keluarga
4. Memahami konsep hospitalisasi
5. Memahami konsep bermain sebagai intervensi keperawatan anak 6. Memahami sistem perlindungan anak di indonesia
7. Memahami masalah-masalah kesehatan yang lazim terjadi pada anak 8. Memahami konsep asuhan keperawatan pada anak sehat
9. Memahami konsep asuhan keperawatan pada anak sakit 10. Memahami konsep asuhan keperawatan bayi resiko tinggi 11. Mengkaji status kesehatan anak
12. Merumuskan diagnosa keperawatan yang dapat terjadi pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi
13. Merencanakan tindakan keperawatan pada anak sehat, sakit dan bayi resiko tinggi 14. Melakukan tindakan khusus pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi:
a. Bimbingan antipasi (anticipatory guidance)
b. Aplikasi pendidikan kesehatan pada anak dan orang tua c. Tindakan hasil kolaborasi pemberian imunisasi
d. Bermain sebagai intervensi keperawatan e. Pencegahan infeksi silang
f. Perawatan bayi dengan foto terapi
g. Mengevaluasi asuhan keperawatan pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi
15. Mendokumentasikan asuhan keperawatan pada anak sehat, anak sakit dan bayi resiko tinggi
C. Jadwal Perkuliahan
No Pertemuan/Tanggal/jam Waktu Pokok Bahasan/Sub pokok
Bahasan Metode/Media Pengajar
1 2 1/1 Feb.2016/13.00-15.30 WIB 2/3 Feb.2016/08.00-10.30 WIB 150’ 150’ Konsepdasarkeperawatananak : Perspektifkeperawatanan ak Pendekatan family centered care Atraumatic care Pertumbuhandanperkem bangananak Imunisasi Ceramah, Diskusi/LCD Ceramah,Diskus i/LCD Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya
Modul Keperawatan Anak I
4
3 4 5 6 7 8 3/10 Feb.2016/08.00-10.30 WIB 4/15 Feb.2016/13.00-15.30 WIB 5/17 Feb.2016/08.00-10.30 WIB 6/21 Mar.2016/13.00-15.30 WIB 7/23 Mar 2016/08.00-10.30 WIB 8/28 Mar 2016/13.00-15.30 WIB 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ Bimbinganantisipasi (anticipatory guidance) Konsepbermainsebagaiin tervensikeperawatananak Pencegahaninfeksisilang Konsepaskeppadaanakse hat System perlindungananakIndone sia Konsephospitalisasi Masalah-masalahkesehatan yang lazimterjadipadaanak Konsepaskeppadaanaksakit Kelainan congenital (ASD, VSD) Peyakit non infeksi (anemia, Penyakitinfeksi (hepatitis,sindromnefroti k) Penyakittumbuhkemban g (Autis, kesulitanbelajar,) Kelainan genetic (syndrome down) KonsepAsuhanKeperawa tanpadabayiresikotinggi Asuhankeperawatanpada bayi premature &postmature Asuhankeperawatanpada bayidenganberatbadanla hirrendah Asuhankeperawatanbayi denganhiperbilirubin
Askep klien dengan:
atresia ani, Megakolon Thalasemia, Ceramah,Diskus i/LCD Ceramah,Diskus i/LCD Ceramah,Diskus i/LCD Ceramah,Diskus i/LCD Ceramah,Diskus i/LCD Ceramah,Diskus i/LCD Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns Mei Vita Cahya Ningsih.,S, Kep.Ns
Modul Keperawatan Anak I
5
Hemophilia, Leukemia TBC, Morbili, Varisela 1/22 Feb 2016/13.00-15.30 WIB 2/24 Feb 2016/08.00-15.30 WIB 3/29 Feb 2016/13.00-15.30 WIB 4/2 Maret 2016/08.00-10.30 WIB 5/7 Maret 2016/13.00-15.30 WIB 6/14 Maret 2016/13.00-15.30 WIB 7/16 Maret 2016/13.00-15.30 WIB 8/21 Maret 2016/13.00-15.30 WIB 9/30 Maret 2016/08.00-10.30 WIB 10/4 April 2016/13.00-15.30 WIB 11/6 April 2016/08.00-10.30 WIB 12/11 April 2016/13.00-15.30 WIB 13/13 April 2016/08.00-10.30 WIB 14/18 April 2016/13.00-15.30 WIB 15/20 April 2016/08.00-10.30 WIB 16/25 April 2016/13.00-15.30 WIB 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ 150’ Antropometri AntropometriMemandikan Bayi dan pemberian kehangatan
Memandikan Bayi dan pemberian kehangatan
Perawatan tali pusat Perawatan Tali Pusat Pemberian Imunisasi Pemberian Imunisasi Teknik menyusui Teknik Menyusui DDST DDST Terapi bermain Terapi Bermain Responsi Materi Responsi Praktikum P R A K T I K U M MV Cisarua, 7 Januari 2016 Koordinator Mata Ajar Kep.Anak I
Mei Vita Cahya Ningsih, S.Kep.,Ns
Mengetahui/Menyetujui, Pembantu Direktur Bid. Akademik,
Niken Andalasari, S.Kep.,Ns
Mengesahkan Direktur,
Modul Keperawatan Anak I
6
Antropometri A. Pengertian
Antropometri pada anak adalah pengukuran yang dilakukan untuk mengethaui ukuran-ukuran fisik seorang anak dengan menggunakan alat ukur tertentu, seperti timbangan, meeteran (pita pengukur badan)
B. Macam Antropometri
1. Pengukuran Berat Badan 2. Tinggi badan (panjang badan) 3. Lingkar kepala
4. Lingkar lengan atas 5. Lingkar dada 6. Lingkar paha
C. Tujuan Komunikasi terapeutik
Untuk mengetahui pertumbuhan anak
Untuk mengetahui kelainan fisik yang dapat dilihat dari pengukuran antropometri
Hasil antropometri dapat menjadi salah satu indikator adanya penyakit pada anak
Mengidentifikasi status gizi pada anak
D. Alat dan Bahan yang digunakan : Timbangan
Meteran/pita ukur
Buku catatan kecil
Modul Keperawatan Anak I
7
FORMAT PENILAIAN KETERAMPILAN ANTROPOMETRI
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Memulai komunikas dengan cara yang baik
8 Cek kebenaran alat yang akan digunakan sesuai dengan fungsinya
9 Melakukan pengukuran antropometri secara benar dengan berurutan
10 Mencatat setiap setelah melakukan satu pengukuran Tahap terminasi
11 Akhiri dan simpulkan kegiatan 12 Evaluasi perasaan klien
13 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 14 Bereskan alat
15 Cuci tangan Dokumentasi
16 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/16)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
8
MEMANDIKAN BAYI DAN PEMBERIAN KEHANGATAN
A. Pengertian
Memandikakn bayi adalah kegiatan yang dilakukan untuk membersihkan area permukaan bayi mulai dari kepala sampai dengan kaki dengan menggunakan air hangat.
Pemberian kehangatan bayi adalah tindakan yang dilakukan pada bayi dengan memberikan baju dan kain penutup pada permukan badan bayi sehingga bayi tidak merasakan kedinginan.
B. Manfaat
Memandikan bayi :
Membersihkan area permukaan bayi
Mencegah terjadinya infeksi
Memberikan kenyamanan Pemberian kehangatan:
Mencegah terjadinya hipotermi
Memberikan kenyamanan
C. CARA KERJA
Memandikan bayi :
Pilih ruangan dengan suhu yang tidak terlalu dingin dan terlalu panas
Siapkan handuk, popok bersih, kain bersih,serta pakaian bersih bayi,waslap dan kapas
Sediakan bak dengan air secukupnya dan menggunakan air hangat dengan temperatur 37-38OC
Jangan campur air dengan cairan apapun
Ukur suhu tubuh bayi dan suhu air di bak mandi
Pegang bayi dengan menggunakan tangan kiri dan jari-jari memegang kepala bayi
Mulai dengan membersihkan area mata dari ujung mata kearah luar
Bersihkan kepala sampai dengan kaki serta bagian terakhir adalah organ genetalia
Bilas bayi dengan menggunakan waslap kemudian masukkan bayi kedalam bak dengan terus di pegang untuk menghindari bayi tergelincir
Angkat bayi kemudian letakkan diatas handuk mandi kemudian tepuk-tepuk dengan halus untuk mengeringkan bayi
Pemberian kehanganat :
Setelah memandikan bayi selesai pakaikan pakaian yang bersih yang telah disediakan
Jika udara dingin boleh menggunakan minyak telon di bagian perut dan punggung bayi
Bungkus bayi dengan menggunakan kain halus dengan rapi
Gunakan topi pelindung di bagian kepala
Modul Keperawatan Anak I
9
Bak mandi Handuk Popok bersih Kain bersih Pakaian bayi Waslap Kapas Termometer Tempat pakaian kotor
FORMAT PENILAIAN KETRAMPILAN
MEMANDIKAN BAYI DAN PEMBERIAN KEHANGATAN
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Cek suhu bayi dan air bak mandi
8 Memandikan bayi dengan cara yang benar
9 Memberi kehangatan pada bayi dengan cara yang benar 10 Berkomunikasi dengan bayi
Tahap terminasi
11 Akhiri dan simpulkan kegiatan 12 Evaluasi perasaan klien
13 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 14 Bereskan alat
15 Cuci tangan Dokumentasi
16 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/16)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
10
PERAWATAN TALI PUSAT A. Pengertian
Bayi lahir dengan tali plasenta yang masih menyatu dengan bagian tubuh bayi, potongan tali plasenta tersebut akan mengering dengan sendirinya dikarenakan kematian jaringan.
Perawatan tali pusat penting sekali untuk mencegah infeksi terhadap si bayi tersebut, karena infeksi yang terjadi akibat pemotongan tali plasenta dan perawatan tali pusat yang tidak baik akan menyebabkan kematian pada bayi.
Perawatan tali pusat adalah langkah aseptik yang digunakan untuk merawatan potongan tali plasenta yang masih menyatu dengan tubuh bayi sehingga akan menghindarkan terjadinya infeksi pada bayi.
B. Jenis perawatan tali pusat Terbuka
Tertutup
C. Cara Kerja
Cuci tangan dengan menggunakan sabun
Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
Bersihkan tali pusat mulai dari pangkal keujung sebanyak tiga kali atau sesuai dengan kondisi
Oleskan dengan menggunakan ASI ibu
Biarkan terbuka/jangan dibungkus menggunakan kassa
D. Alat dan Bahan yang digunakan : Kassa
Kapas
Air hangat bersih
Modul Keperawatan Anak I
11
FORMAT PENILAIAN KETRAMPILAN PERAWATAN TALI PUSAT
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang Dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Membuka area kain/baju yg menutupi area tali pusat 8 Observasi keadaan tali pusat/lihat adanya tanda-tanda infeksi 9 Melakukan perawatan tali pusat dengan cara yang benar 10 Menutup kembali kain/pakaian bayi
11 Membawa klien kepada orang tua/Ibu bayi Tahap terminasi
12 Akhiri dan simpulkan kegiatan 13 Evaluasi perasaan klien
14 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 15 Bereskan alat
16 Cuci tangan Dokumentasi
17 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/17)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
12
TEKNIK MENYUSUI A. Pengertian
Cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi dan bayi dengan benar. Memberikan ASI dengan suasana yang santai bagi ibu dan bayi, buat kondisi ibu senyaman mungkin. Selama beberapa minggu pertama bayi perlu diberikan ASI setiap 2-3 jam sekali. Menjelang akhir minggu ke enam sebagian besar kebutuhan bayi akan ASI setiap 4 jam sekali
B. Posisi menyusui Posisi dekapan
Posisi football hold
Posisi berbaring
C. Manfaat menyusui dengan benar : Puting susu tidak lecet
Perlekatan menyusu pada bayi kuat
Bayi menjadi tenang
Tidak terjadi gumoh
D. Tanda bayi menyusu dengan benar : Bayi tampak tenag
Badan bayi menempel pada perut ibu
Mulut bayi terbuka dengan lebar
Dagu bayi menempel pada payudara ibu
Sebagian areola masuk kedalam mulut bayi, areola bawah masuk lebih banyak
Bayi nampak menghisap kuat dengan irama perlahan
Puting susu tidak terasa nyeri
Kepala bayi agak menengadah
E. Tanda bayi mendapat ASI dalam jumlah cukup: Bayi akan terlihat puas setelah menyusu
Bayi terlihat sehat dibuktikakn dengan berat badan bayi naik setelah 2 minggu pertama (100-200gr setiap minggunya)
Bayi akan BAK 6-8 kali sehari dan BAB 2 hari sekali berwarna kuning
F. Langkah-langkah mengajarkan teknik menyusui dengan benar : Cuci tangan
Menjelaskan maksud dan tujuan pendidikan kesehatan
Ibu duduk atau berbaring dengan santai
Modul Keperawatan Anak I
13
Sebelum menyusui ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada puting dan sekitar areola
Mengajari ibu untuk melakukan proses menyusui dengan teknik yang benar.
Setelah selesai menyusui ajarkan ibu untuk melepas isapan bayi dengan cara yang benar
Ajarkan ibu untuk menyendawakan bayi dengan benar
G. Alat dan Bahan : Lembar balik
Pantom bayi
Kursi
Modul Keperawatan Anak I
14
FORMAT PENILAIAN KETRAMPILAN PENKES TEKNIK MENYUSUI
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Ibu duduk atau berbaring dengan santai
8 Mempersilahkan ibu membuka pakaian bagian atas 9 Sebelum menyusui ASI dikeluarkan sedikit kemudian
dioleskan pada puting dan sekitar areola
10 Mengajari ibu untuk melakukan proses menyusui dengan teknik yang benar
11 Setelah selesai menyusui ajarkan ibu untuk melepas isapan bayi dengan cara yang benar
12 Ajarkan ibu untuk menyendawakan bayi dengan benar Tahap terminasi
13 Akhiri dan simpulkan kegiatan 14 Evaluasi perasaan klien
15 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 16 Bereskan alat
17 Cuci tangan Dokumentasi
18 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/18)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
15
DDST
A. Pengertian
DDST adalah salah satu dari metode skrining terhadap kelainan perkembangan pada anak, tes ini bukanlah tes diagnostik atau tes IQ. DDST memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk metode skrining yang baik.
B. Sektor Perkembangan Personal sosial
Gerakan motorik halus (fine motor adaptive)
Bahasa (language)
Motorik kasar (Gross motor)
C. Alat dan Bahan yang digunakan : Lembar DDST
Mainan anak sesuai tahap kembang
Modul Keperawatan Anak I
16
FORMAT PENILAIAN KETRAMPILAN DDST
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Bina hubungan saling percaya dengan anak 8 Ajak anak bermain sesuai tahap kembangnya 9 Nilai DDST pada anak dengan benar
10 Berikan kesimpulan hasil dari skrining DDST Tahap terminasi
11 Akhiri dan simpulkan kegiatan 12 Evaluasi perasaan klien
13 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 14 Bereskan alat
15 Cuci tangan Dokumentasi
16 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/16)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
17
TERAPI BERMAIN D. Pengertian
Bermain merupakan kegiatan sukarela yang dilakukan anak-anak untukmendapatkan kesenangannya sendiri, bermain merupakan bagian dari kehidupan anak-anak, bermain dapat meningkatkan kecerdasan anak di semua aspek.
E. Fungsi bermain
Mengembangkan Personal sosial
Melatih Gerakan motorik halus (fine motor adaptive)
Mampu berkomunikasi dengan baik
Melatih Motorik kasar (Gross motor)
Mengurangi efek hospitalisasi
F. Alat dan Bahan yang digunakan : Proposal Terapi bermain
Modul Keperawatan Anak I
18
FORMAT PENILAIAN KETRAMPILAN TERAPI BERMAIN
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Bina hubungan saling percaya dengan anak 8 Ajak anak bermain sesuai tahap kembangnya Tahap terminasi
11 Akhiri dan simpulkan kegiatan 12 Evaluasi perasaan klien
13 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 14 Bereskan alat
15 Cuci tangan Dokumentasi
16 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/16)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
19
IMUNISASI A. Pengertian
Imunisasi adalah pemberian kekebalan secara aktif yang di masukan kedalam tubuh manusia (kuman dilemahkan atau toxin) UNTUK MENCEGAH PENYAKIT yang sesuai.
B. Tujuan imunisasi :
Memberikan kekebalan tubuh
Menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)
C. Alat dan Bahan yang digunakan : Spuit 1 cc
vaksin
air hangat
Modul Keperawatan Anak I
20
FORMAT PENILAIAN KETRAMPILAN PSIKOFARMAKA
Nama Mahasiswa : ... NIM : ...
No Aspek Yang dinilai Pelaksanaan
Ya Tidak Tahap Preinteraksi 1 Verifikasi order 2 Menyiapkan Alat 3 Cuci Tangan Tahap Oreintasi 4 Berikan salam
5 Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan 6 Menjaga privasi
Tahap kerja
7 Bina hubungan saling percaya dengan anak 8 Lakukan pemberian imunisasi dengan benar Tahap terminasi
9 Akhiri dan simpulkan kegiatan 10 Evaluasi perasaan klien
11 Kontrak untuk kegiatan selanjutnya 12 Bereskan alat
13 Cuci tangan Dokumentasi
14 Catat tindakan dan respon klien
Keterangan :
Beri tanda √ pada kolom pelaksanaan
Nilai = (jumlah “ya”/14)X100
Cisarua,...2016 Penguji
Modul Keperawatan Anak I
21
DAFTAR PUSTAKA
Drake, et.al., Gray Dasar-Dasar Anatomi, Singapore : Elsevier Singapore Pte Ltd
Marcdante,Karen J, et.al, Nelson Ilmu Kesehatran Anak Essensial Edisi keenam, Singapore : Elsevier Singapore Pte Ltd
Sukarni, M (1994). Kesehatan Keluarga dan lingkungan. Yogyakarta : Kanisius
Nurjannah, Intansari (2004). Pedoman Penanganan Pada Gangguan Jiwa. Yogyakarta : MocoMedia
Nurjannah, Intansari (2006). Pedoman Penanganan Pada Pasien Halusinasi. Yogyakarta : MocoMedia
Nurjanah, Intansari (2006). Pedoman Penanganan Pada Pasien Agresi. Yogyakarta : MocoMedia
Potter, P (1998). Fundamental of Nursing. Philadelphia : Lippincott Stuart, Gail W (2007). Buku Saku Keperawatan anak. Jakarta : EGC