Kerangka Acuan Bok Pembangunan 2018

20 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN

UPT PUSKESMAS PEMBANGUNAN

UPT PUSKESMAS PEMBANGUNAN

JL. Raya Pembangunan N0.216 Kel.Sukagalih Kec. Tarogong Kidul Kab. Garut JL. Raya Pembangunan N0.216 Kel.Sukagalih Kec. Tarogong Kidul Kab. Garut

Tlp. (0262) 231661

Tlp. (0262) 231661 EE-ma-maiil : l : upuptdtdpepemmbbangunan@gangunan@gmmail.ail.cocomm

KERANGKA KERANGKA ACUAN ACUAN KEGIATAN KEGIATAN (KAK) (KAK)

SWAKELOLA ANGGARAN BANTUAN

SWAKELOLA ANGGARAN BANTUAN OPERASIONALOPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DI UPT PUSKESMAS

KESEHATAN (BOK) DI UPT PUSKESMAS PEMBANGUNAN

PEMBANGUNAN No. Dokumen

No. Dokumen :: 001/KAK/PKM.PMB/XI/2017001/KAK/PKM.PMB/XI/2017 No. Revisi

No. Revisi :: -- Tanggal T

 Tanggal Terbiterbit :: 22 Nopember 201722 Nopember 2017

A.

A. PPEENNDDAAHUHUL 

UUAANN

Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan dan/ atau serangkaian Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan dan/ atau serangkaian kegiatan

kegiatan yang yang dilakukan dilakukan secara secara terpadu, terpadu, terintegrasi terintegrasi dandan berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan derajat berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit dan pemulihan kesehatan oleh kesehatan, pengobatan penyakit dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah dan/ atau masyarakat.

pemerintah dan/ atau masyarakat.

Puskesmas mempunyai hubungan koordinatif, kooperatif dan Puskesmas mempunyai hubungan koordinatif, kooperatif dan fungsional dengan sarana pelayanan kesehatan lain. Puskesmas wajib fungsional dengan sarana pelayanan kesehatan lain. Puskesmas wajib berpartisipasi dalam penanggulangan bencana, wabah penyakit, berpartisipasi dalam penanggulangan bencana, wabah penyakit, pelaporan penyakit menular dan penyakit lain yang ditetapkan oleh pelaporan penyakit menular dan penyakit lain yang ditetapkan oleh tingkat nasional dan daerah serta dalam melaksanakan program tingkat nasional dan daerah serta dalam melaksanakan program prioritas

prioritas pemerintahpemerintah..

Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, diselenggarakan upaya kesehatan perorangan (UKP) dan tingginya, diselenggarakan upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM), dengan pendekatan promotif, upaya kesehatan masyarakat (UKM), dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif secara terpadu, menyeluruh, dan preventif, kuratif dan rehabilitatif secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan.

berkesinambungan.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, mengamanatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai salah satu sumber mengamanatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai salah satu sumber pembiayaan bagi daerah dalam pelaksanaan desentralisasi, diantaranya pembiayaan bagi daerah dalam pelaksanaan desentralisasi, diantaranya untuk meningkatkan pembangunan kesehatan, sehingga Pemerintah untuk meningkatkan pembangunan kesehatan, sehingga Pemerintah

(2)

baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dapat menyediakan baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dapat menyediakan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau dan berkualitas.

pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau dan berkualitas.

B.

B. LATARLATAR BBEEL L AAKKAANNGG

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Adalah bantuan dana dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Adalah bantuan dana dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam membantu pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam membantu pemerintahan kabupaten dan pemerintahan kota melaksanakan pemerintahan kabupaten dan pemerintahan kota melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan dengan meningkatkan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Upaya dengan meningkatkan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam menyelenggarakan Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan promotif dan preventif. BOK diarahkan untuk pelayanan kesehatan promotif dan preventif. BOK diarahkan untuk mendekatkan petugas kesehatan kepada masyarakat dan mendekatkan petugas kesehatan kepada masyarakat dan memberdayakan masyarakat melalui mobilisasi kader kesehatan untuk memberdayakan masyarakat melalui mobilisasi kader kesehatan untuk berperan aktif dalam pembangunan kesehatan.

berperan aktif dalam pembangunan kesehatan.

Penyediaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas Penyediaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas dalam melakukan berbagai upaya kesehatan yang bersifat promotif dan dalam melakukan berbagai upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah preventif, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah dalam upaya kesehatan. Puskesmas Pembangunan sebagai Unit dalam upaya kesehatan. Puskesmas Pembangunan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mempunyai Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mempunyai fungsi yang amat strategis karena berada di ujung tombak pelayanan fungsi yang amat strategis karena berada di ujung tombak pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya secara proaktif dan responsive.

kesehatan di wilayah kerjanya secara proaktif dan responsive. UPT Pukesmas Pembangunan

UPT Pukesmas Pembangunan sseebba

ag

gaai salah satu pemanfaat dani salah satu pemanfaat dan

penyelenggaran kegiatan yang didanai oleh BOK

penyelenggaran kegiatan yang didanai oleh BOK perlu menetapkanperlu menetapkan Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) Swakelola Anggaran Bantuan Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) Swakelola Anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di UPT Puskesmas Pembangunan

Operasional Kesehatan (BOK) di UPT Puskesmas Pembangunan..

C.

C. TUJUAN UMUM DAN TUJUANTUJUAN UMUM DAN TUJUAN KKHHUSUSUSUS 1.

1. TTuu j juuanan umum umum

Mendukung dalam penyediaan dana pembangunan bidang Mendukung dalam penyediaan dana pembangunan bidang kesehatan untuk mencapai target prioritas nasional bidang kesehatan kesehatan untuk mencapai target prioritas nasional bidang kesehatan  yang

 yang   bersifat bersifat promotif promotif dan dan preventif preventif di di UPT UPT    PuskesmasPuskesmas Pembangunan.

(3)

2. Tu juan khusus

a. Mendukung penyediaan dana pada kegiatan Upaya Kesehatan

Masyarakat (UKM) Esensial  yang  bersifat promotif dan preventif

di U P T Puskes

m

as Pembangunan.

b. Mendukung penyediaan dana pada kegiatan Upaya Kesehatan

Masyarakat (UKM) Pengembangan  yang  bersifat promotif dan

preventif di U P T Puskes

m

as Pembangunan

c. Mendukung penyediaan dana pada kegiatan Manajemen dan

Operasional di U P T Puskes

m

as Pembangunan.

D. DASAR HUKUM

1. UU No 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara

2. UU No 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan  Tanggung Jawab Keuangan Negara

3. UU No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 4. UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

5. UU No 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

6. UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

7. UU No 10 Tahun 2010 tentang APBN Tahun Anggaran 2011

8. PP No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota

9. PP No 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah

10. PP No. 7 tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan 11. Perpres No 24 Tahun 2010 tentang Pembentukan dan Organisasi

Kementerian Negara

12. Perpres No 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010

 – 

 2014

13. Peraturan Presiden No 29 tahun 2010 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2011

14. Permenkes No 210/Menkes/Per/I/2010 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Kesehatan Tahun 2011

(4)

15. Peraturan Menteri Keuangan No.156/PMK.07/2008 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan 16. Peraturan Menteri Keuangan No. 100/PMK.02/2011 tentang Standar

Biaya tahun 2011.

17. Peraturan Menteri Keuangan No. 248/PMK.07/2010 tentang Perubahan Atas PMK No. 156/PMK.07/2008 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan .

18. SK Menkes No. 1752/MENKES/SK/XII/2010 tentang Pelimpahan Wewenang Penetapan Pejabat yang diberi wewenang dan tanggungjawab untuk atas nama Menteri Kesehatan selaku Pengguna Anggaran/Barang dalam pengelolaan anggaran Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan di tingkat Kab/Kota TA. 2011, yaitu Bupati/Walikota Kepala Daerah Kab/kota untuk atas nama Menteri Kesehatan RI selaku pengguna anggaran/Barang menandatangani SK penetapan pejabat pengelola anggaran Kementerian Kesehatan di tingkat Kab/Kota.

E. TARGET / SASARAN

 Target/ sasaran yang ingin dicapai dalam pengadaan pekerjaan swakelola Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di UPT Puskesmas Pembangunan adalah masyarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas Pembangunan

F. NAMA ORGANISASI PENGADAAN BARANG/JASA

Nama organisasi yang melaksanakan pengadaan pekerjaan swakelola UPT Puskesmas Pembangunan :

1. K/L/D/I : Pemerintah Kabupaten Garut

2. Satker/SKPD : Dinas Kesehatan, UPT Puskesmas Pembangunan 3. PPK : dr.Hj.Sri Cahyatiningsih

(5)

G. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA

Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai pengadaan pekerjaan swakelola dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Keehatan (BOK)

Pagu Biaya/anggaran BOK di UPT Puskesmas Pembangunan sebesar Rp. 485.753.000,- ( Empat Ratus Delapan Puluh Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Rupiah) Berdasarkan SK kepala Dinas No...

H. RUANG LINGKUP, LOKASI PEKERJAAN, FASILITAS PENUNJANG 1. Ruang lingkup/batasan lingkup pengadaan pekerjaan swakelola

Ruang lingkup/batasan lingkup pengadaan pekerjaan swakelola anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun Anggaran 2018 UPT Puskesmas Pembangunan sebagai berikut :

a. Penggunaan Dana BOK

Dana BOK yang diterima dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan promotif dan preventif serta kegiatan-kegiatan dukungan manajemen yang meliputi:

1) Rincian Kegiatan Pemanfaatan BOK di UPT Puskesmas Pembangunan

No Upaya Kesehatan  Jenis Pelayanan  Jenis Kegiatan 1 Upaya Kesehatan

Ibu

1 Pelayanan antenatal/ ANC

1 Pendataan sasaran (TERPADU) 2 Pelayanan antenatal

3 Pemberian PMT bumil 4 Pelaksanaan Program

Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) 5 Pemantauan bumi risiko tinggi 6 Pelaksanaan kelas ibu

7 Kemitraan bidan dukun

8 Kunjungan rumah PUS yang tidak ber-KB atau drop out 

9 Pelacakan kasus kematian ibu termasuk otopsi verbal

10 Pembinaan pelayanan kesehatan ibu

11 Pembinaan UKBM 2 Pelayanan

ibu nifas

1 Pelayanan nifas termasuk KB 2 Pemantauan kesehatan ibu nifas

(6)

2 Upaya Kesehatan Neonatus dan Bayi 1 Pelayanan kesehatan neonatus 1 Pemeriksaan neonatus

2 Pemantauan kesehatan neonatus termasuk neonatus risiko tinggi 3 Pelacakan kematian neonatal

termasuk otopsi verbal 4 Kunjungan rumah tindak

lanjut Screening Hipothyroid Kongenital (SHK)

2 Pelayanan kesehatan bayi

1 Pemantauan kesehatan bayi (pengukuran pertumbuhan, pemantauan perkembangan, pemberian vitamin A, imunisasi dasar lengkap)

2 Kunjungan

rumah/pendampingan

3 Pemantauan bayi risiko tinggi 3 Upaya Kesehatan

Anak Balita dan Pra Sekolah

Pelayanan

kesehatan anak balita dan pra sekolah

1 Pemantauan kesehatan balita termasuk balita risiko tinggi 2 Pelacakan kematian balita

termasuk otopsi verbal

3 Pemantauan kesehatan balita 4 Surveilans dan pelacakan gizi

buruk 5 Pemberian PMT Penyuluhan/PMT Pemulihan 6 Pembinaan Posyandu 4 Upaya Kesehatan Anak Usia Pelayanan kesehatan anak

1 Pembinaan usia sekolah, UKS/dokter kecil

No Upaya Kesehatan Sekolah dan

Remaja

Pelayanan

institusi dan non institusi

2 Penjaringan peserta didik (kelas 1, 7, 10)

3 Pemeriksaan berkala peserta didik 4 Pemberian TTD untuk remaja

5 Bulan imunisasi anak sekolah 6 Pembinaan kesehatan di

panti/LKSA/karang

taruna rema a di tem at ibadah 7 Penemuan kasus

1 Pendataan sasaran (TERPADU) 5 Imunisasi 1 Imunisasi dasar, imunisasi dasar lengkap termasuk introduksi

2 Advokasi, sosialisasi dan koordinasi:

a. Advokasi/sosialisasi/lokakarya dengan lintas program dan lintas sektor terkait program imunisasi

(7)

vaksin baru 3 KIE

Media KIE sederhana;

pencetakan leaflet, poster, flyer, spanduk, banner

4 Pemberdayaan masyarakat

forum komunikasi imunisasi dan masyarakat peduli imunisasi 5 Pelayanan imunisasi termasuk

sweeping imunisasi dan DOFU (Drop Out Follow Up) 

6 Distribusi sarana dan prasarana pelayanan imunisasi (vaksin, ADS dan safety box )

1 Pendataan sasaran

a. Surveilans KIPI (Kejadian Ikutan Paska Imunisasi) 2 Imunisasi lanjutan: DPT-HB-Hib, campak, BIAS (campak, DT,  Td) dan TT 

2 Peningkatan kapasitas kader imunisasi

3 Advokasi, sosialisasi dan koordinasi

4 KIE

Media KIE sederhana; pencetakan 5 Pemberdayaan masyarakat

forum komunikasi imunisasi dan masyarakat peduli imunisasi

6 Pelayanan imunisasi

7 Distribusi sarana dan prasarana 1 Pendataan sasaran

a. Surveilans KIPI (Kejadian Ikutan Pasa Imunisasi) b.Validasi data hasil cakupan imunisasi 3 Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN), crash program, backlog  fighting , dan imunisasi dalam rangka

2 Peningkatan kapasitas kader

3 Advokasi, sosialisasi dan 4 KIE

Media KIE sederhana; pencetakan leaflet, poster, flyer, spanduk, 5 Pemberdayaan masyarakat

(8)

penanganan KLB (Outbreak  Respon  Immunization  /ORI) 6 Pelayanan imunisasi

7 Distribusi sarana dan prasarana pelayanan imunisasi (vaksin, ADS dan safety box , tinta)

1 Penyuluhan, orientasi, sosialisasi, kesehatan reproduksi termasuk keluarga berencana 6 Upaya Kesehatan Usia Reproduksi Pelayanan kesehatan usia reproduksi 2 Pembinaan

3 Pendampingan kasus korban 4 Pemeriksaan IVA

1 Pendataan pra lansia dan lansia 7 Upaya Kesehatan

Lanjut Usia

Pelayanan kesehatan lanjut usia

2 Pembinaan dan Pelayanan lanjut 3 Pemantauan lansia resiko tinggi

1 Inspeksi kesehatan lingkungan 8 Upaya Kesehatan

Lingkungan

Pelayanan Kesehatan Lingkungan

2 Pemeriksaan kualitas air minum, makanan, udara dan bangunan. Pemeriksaan terdiri dari

pengambilan sampel

3 Orientasi natural leader, STBM, penjamah makanan dan

kader kesling lainnya

4 Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan STBM,

implementasi HSP di rumah tangga dan sekolah, rencana pengamanan air minum di komunal, MPAPHAST di komunitas pasar rakyat, sekolah dan hotel serta bentuk

pemberdayaan masayarakat lainnya 5 Pembinaan paska pemberdayaan

termasuk verifikasi desa yang melaksanakan STBM, desa SBS dan

 TTU, TPM yang memenuhi syarat 1 Penyegaran/refreshing,

orientasi kader kesehatan dalam upaya kesehatan secara terpadu 9 Upaya Promosi Kesehatan Pelayanan promosi kesehatan 2 Penyuluhan kelompok,

penyuluhan massal tentang program kesehatan

(9)

3 Survei mawas diri,

musyawarah masyarakat desa

4 Advokasi tingkat desa, kecamatan bidang kesehatan 5 Penggerakan keluarga/masyarakat untuk 6 Pembinaan/pendampingan masyarakat, kelompok masyarakat 7 Penggalangan dukungan masyarakat, lintas

sektor, dunia usaha

1 Sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat dan

pemangku kepentingan lainnya 10 Upaya Pencegahan dan pengendalian Penyakit Menular Langsung (antara lain: TB, HIV/AIDS, IMS, Hepatitis, Diare, Tipoid, ISPA/Pneumonia, Kusta, Frambusia, dll) 1 Pencegahan dan pengendalian penyaki

2 Orientasi kepada kader kesehatan

1 Penemuan kasus secara dini 2 Penemuan

dan

pencegahan dini

secara aktif 

2 Pelacakan kasus kontak 3 Pemberian obat pencegahan 4 Kunjungan rumah untuk follow 

up tata laksana

5 Pengambilan dan pengiriman spesimen 6 Pendampingan

7 Deteksi dini HIV/AIDS, TB, 8 Pendataan sasaran

1 Verifikasi dugaan KLB 3 SKD KLB 2 Penanggulangan KLB

3 Pengambilan dan pengiriman 4 Mapping masalah

1 Sosialisasi dan Penyuluhan 11 Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (antara 1 Pencegahan dan pengendalian penyakit

2 Orientasi kepada kader kesehatan

1 Penemuan kasus secara

dini/penyelidikan epidemiologi (termasukMass Blood Survey  lain: Malaria, DBD, Chikungunya,  Japanese enchepalophaty, 2 Penemuan dan pencegahan dini secara aktif 

2 Pelacakan kasus kontak

(10)

Filariasis, Schistosomiasis, kecacingan, Rabies, Antrax, Flu burung, Leptospirosis, Pes, Taeniasis, F.Buski, penyakit zoonosa lainnya, dll)

4 Kunjungan rumah untuk follow  up tata laksana

5 Pengambilan dan pengiriman spesimen (termasuk sediaan 6 Pendampingan

7 Sweeping dan Skrining pada ibu 8 Pendataan sasaran

1 Penanganan kejadian ikutan 3 SKD KLB 2 Verifikasi rumor dugaan

KLB

3 Penggulangan KLB

4 Pengambilan dan pengiriman 5 maping masalah Distribusi kelambu 4 Pencegahan faktor risiko penularan penyakit

1 pemberian obat pencegahan (individu atau masal), termasuk BELKAGA 12 Pengendalian Vektor 1 Pemetaan dan deteksi vektor

2 Kunjungan rumah untuk

 follow up tata laksana

3 Pengambilan dan pengiriman spesimen (termasuk 1 Pendampingan 2 Intervensi pengendalian vektor terpadu

2 Sweeping dan Skrining pada ibu 3 Pendataan sasaran

No Upaya Kesehatan  Jenis Pelayanan  Jenis Kegiatan

4 Penganganan kejadian ikutan akibat pemberian obat

pencegahan masal filariasis 5 Sosialisasi/penyuluhan

kepada masyarakat

6 pembentukan dan pelatihan kader

7 Pemantauan dan pengendalian vektor

(11)

13 Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular 1 Pencegahan dan pengendalian

1 Penyuluhan dan sosialisasi penyakit tidak menular kepada masyarakat dan pemangku kepentingan

2 Penguatan forum komunikasi masyarakat desa/keluarahan 3 Orientasi kepada kader kesehatan 2 Deteksi dini

dan tindak lanjut dini

1 Pengukuran dan pemeriksaan faktor risiko penyakit tidak menular di posbindu PTM 2 Kunjungan rumah

3 Pendampingan

4 Surveilans penyakit tidak menular di masyarakat

3 Upaya berhenti merokok

Pemantauan penerapan Kawasan  Tanpa Rokok di sekolah

14 Surveilans dan Respon KLB 1 Surveilans penyakit dan masalah kesehatan dalam rangka kewaspadaan dini KLB

1 Surveilans rutin PD3I tertentu (campak, difteri, pertusis, TN) 2 Pengambilan dan pengiriman

spesimen

3 Verifikasi rumor masalah kesehatan

4 Pencatatan dan pelaporan serta analisis data

5 Surveilans berbasis kejadian (penyakit infeksi emerging , dll) 2 Penyelidikan

epidemiologi KLB

1 Pertemuan koordinasi 2 Pelaksanaan penyelidikan 3 Evaluasi hasil penyelidikan

epidemiologi 4 Diseminasi informasi 3 Pengendalian KLB penyakit, situasi khusus dan bencana 1 Surveilans kontak

2 Pengendalian faktor risiko pada situasi khusus dan dampak bencana

3 Komunikasi risiko pengendalian KLB dan dampak bencana

15 Upaya Kesehatan  Jiwa

1 Pencegahan masalah keswa

1 Deteksi dini masalah keswa dan napza antara lain: gangguan depresi dan cemas, gangguan dan napza psikotik, penyalahgunaan napza

(alkohol dan zat psikoaktif

lainnya), ide/pikiran bunuh diri, masalah keswa lainnya

(12)

2 Sosialisasi dan penyuluhan KIE keswa dan napza pada

masyarakat dan pemangku

kepentingan tentang antara lain: gangguan depresi dan cemas, gangguan psikotik,

penyalahgunaan napza (alkohol dan zat psikoaktif lainnya), pencegahan pemasungan, pencegahan bunuh diri 2 Pengendalian

masalah keswa dan napza

1 Pendampingan penderita

gangguan jiwa dan napza antara lain: gangguan depresi dan

cemas, gangguan psikotik,

penyalahgunaan napza (alkohol dan zat psikoaktif lainnya),dan masalah keswa lainnya

2 Kegiatan dalam rangka bebas pasung dan pencegahan bunuh diri antara lain:

a. Sweeping /pencarian kasus

b. Penemuan kasus secara dini,

konseling, pemberian obat dan pencegahan kekambuhan

dalam bentuk pendampingan dan kunjungan rumah

16 Upaya Kesehatan

Lainnya

1 Pelayanan kesehatan kerja

1 Pendataan sasaran (TERPADU) 2 Pemeriksaan tempat kerja

dan pekerja

3 Pembinaan dan pemantauan kesehatan kerja

4 Sosialisasi, orientasi kesehatan Kerja

2 Pelayanan kesehatan tradisional

1 Pembinaan dan pemantauan kesehatan tradisional

2 Sosialisasi, orientasi kesehatan tradisional alternatif dan

komplementer 3 Pelayanan

kesehatan olahraga

1 Pemeriksaan kebugaran

2 Pembinaan kesehatan olahraga 3 Sosialisasi, orientasi kesehatan

olaharga 4 Pelayanan kesehatan lainnya termasuk lokal spesifik

(13)

2) Rincian Kegiatan Pemanfaatan BOK untuk Dukungan Manajemen ( perencanaan, penggerakan pelaksanaan dan penilaian ) di Puskesmas Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut.

No Kegiatan  Jenis Kegiatan

1 Manajemen Puskesmas 1 Penyusunan perencanaan

puskesmas/penyusunan POA

2 Lokakarya mini puskesmas

bulanan/tribulanan

3 Evaluasi/Penilaian kinerja

4 Rapat-rapat lintas program dan lintas sektoral

2 Penyediaan Bahan

Habis Pakai

1 Pembelian ATK

2 Fotocopy/penggandaan form keluarga sehat

3 Konsultasi, Pembinaan

 Teknis

1 Konsultasi ke kabupaten/kota

2 Pembinaan teknis ke jaringan, jejaring,UKBM,

institusi

4 Sistem Informasi 1 Penggandaan laporan

2 Pengiriman laporan

3. Rincian Kegiatan Pemanfaatan BOK Untuk Dukungan Manajemen

No Kegiatan  Jenis Kegiatan

1. Pengelolaan Keuangan

Satuan Kerja di

kabupaten/kota dan Puskesmas

1 Honor satker termasuk pengelola keuangan

Puskesmas sesuai peraturan yang berlaku

2 Dukungan administrasi antara lain ATK,

Penggandaan

2 Pembinaan

Administrasi

1 Rapat-rapat, pertemuan

koordinasi,sosialisasi, perencanaan, monitoring dan evaluasi

2 Pembinaan administrasi tata kelola keuangan

Puskesmas

(14)

b. Pemanfaatan Dana BOK

Dana BOK yang tersedia disetiap jenjang dapat dimanfaatkan untuk membiayai setiap kegiatan yang tercakup dalam menu kegiatan disetiap fasilitas pelayanan kesehatan yang menerima alokasi dana BOK, meliputi:

a.  Transport lokal dalam wilayah desa, kecamatan, kabupaten/kota bagi petugas kesehatan, lintas sektor termasuk kader;

b. Perjalanan dinas atau transport PNS dan non PNS dengan ketentuan sesuai Perbup No. 900/Kep.675-Dalbang/2017 tentang Standar Satuan Harga Belanja Pegawai/Jasa Untuk Belanja Daerah Kabupaten Garut Tahun 2018

c. Pembelian barang pakai habis;

d. Belanja bahan/material untuk mendukung pelayanan promotif dan preventif antara lain penggandaan media, reagen, rapid tes/tes cepat, bahan PMT penyuluhan dan pemulihan berbahan lokal;

e. Belanja cetak dan penggandaan; f. Belanja makanan dan minuman;

g. Penyelenggaraan rapat-rapat, sosialisasi,pertemuan; h. Honorarium non PNS;

2. Lokasi pekerjaan swakelola yang akan dilaksanakan

Lokasi pekerjaan kegiatan swakelola BOK di laksanakan di wilayah kerja UPT Puskesms Pembangunan terdiri dari 3 Kelurahan dan 1 Desa ( Kel.Sukagalih, Kel.Sukajaya, Kel.Sukakarya Desa Mekargalih), 64 Posyandu, 19 SD/MI, 6 SMP/Mts, 2 SMA, 4 Pondok Pesantren

3. Fasilitas Penunjang

Fasilitas yang tersedia di UPT Puskesmas Pembangunan : a. Motor Yamaha Vega 1 buah

b. Kendaraan Ambulance / Pusling 2 buah c. Peralatan Komputer 10 buah

d. Laptop 6 buah e. Infocus 1 buah

(15)

I. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN

 Jangka waktu pelaksanaan swakelola kegiatan yang didanai oleh BOK di UPT Puskesmas Pembangunan adalah untuk Tahun Anggaran 2018, terhitung sejak 01 Januari 2018 sampai dengan 31 Desember 2018.

J. TENAGA KERJA DAN/ ATAU SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN (SDMK) YANG TERSEDIA DI UPT PUSKESMAS PEMBANGUNAN

Kegiatan swakelola yang di danai oleh BOK di UPT Puskesmas Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul dilaksanakan oleh Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) yang berjumlah 52 orang, terdiri dari :

NO JENIS TENAGA STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH PNS PTT TKK NON PNS BLUD MAGANG/ SUKWAN 1 Kepala UPT Puskesmas 1 1 2 Ka Subag TU 1 1 3 Dokter Umum 1 1 4 Dokter Gigi 0 0 5 Apoteker 0 1 1 6 Asisten Apoteker 2 2 7 Perawat 7 1 0 6 13 8 Perawat Gigi 1 1 1 3 9 Bidan 11 1 3 15 10 Sanitarian 0 0 11 Nutrisionis 1 1 12 Promkes 1 1 13 Pranata Labolatorium 1 2 3 14  Tenaga Rekam Medis 0 15 Bendahara Penerimaan Pembantu (Akutansi) 1 1 16 Bendahara 0 0

(16)

NO JENIS TENAGA STATUS KEPEGAWAIAN JUMLAH PNS PTT TKK NON PNS BLUD MAGANG/ SUKWAN Pengeluaran Pembantu (Akutansi)

17 Juru Bayar / Kasir 0 1 1

18 Perkam Medis 1 1 19 Pengadministrasi Umum 1 5 6 20 Pranata Komputer 0 21 Inventaris Barang 1 1 22 Pengelola Barang Milik Negara 0 23 Pengemudi 0 0 24 Pramu Husada 0 JUMLAH TOTAL 26 1 4 0 21 52

K. KELUARAN/PRODUK YANG DIHASILKAN

Keluaran/produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengadaan pekerjaan swakelola kegiatan yang didanai Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) UPT Puskesmas Pembangunan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan dengan meningkatkan kinerja Puskesmas dan jaringannya serta Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan promotif dan preventif sesuai dengan Permenkes no 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

(17)

 JENIS LAYANAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN DI KABUPATEN GARUT

NO JENIS LAYANANDASAR MUTU LAYANANDASAR

PENERIMA LAYANAN DASAR PERNYATAAN STANDAR TARGET 1 Pelayanan

kesehatan ibu hamil

Sesuai standar

pelayanan antenatal.

Ibu hamil. Setiap ibu hamil mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar. 100 % 2 Pelayanan kesehatan ibu bersalin Sesuai standar pelayanan persalinan.

Ibu bersalin. Setiap ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar. 100 % 3 Pelayanan

kesehatan bayi baru lahir

Sesuai standar

pelayanan kesehatan bayi baru lahir.

Bayi baru lahir. Setiap bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. 100 % 4 Pelayanan kesehatan balita Sesuai standar pelayanan kesehatan balita.

Balita. Setiap balita mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. 100 % 5 Pelayanan

kesehatan pada usia pendidikan dasar

Sesuai standar skrining kesehatan usia pendidikan dasar.

Anak pada usia pendidikan dasar.

Setiap anak pada usia pendidikan dasar mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar. 100 % 6 Pelayanan

kesehatan pada usia produktif  Sesuai standar skrining kesehatan usia produktif. Warga Negara Indonesia usia 15 s.d. 59 tahun.

Setiap warga negara Indonesia usia 15 s.d. 59 tahun

mendapatkan

100 %

7 Pelayanan

kesehatan pada usia lanjut Sesuai standar skrining kesehatan usia lanjut. Warga Negara Indonesia usia 60 tahun ke atas.

Setiap warga negara Indonesia usia 60 tahun ke atas mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar. 100 % 8 Pelayanan kesehatan penderita hipertensi Sesuai standar pelayanan kesehatan penderita hipertensi. Penderita hipertensi. Setiap penderita hipertensi mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. 100 %

(18)

NO JENIS LAYANANDASAR MUTU LAYANANDASAR PENERIMA LAYANAN DASAR PERNYATAAN STANDAR TARGET 9 Pelayanan kesehatan penderita Diabetes Melitus Sesuai standar pelayanan kesehatan penderita Diabetes Melitus. Penderita Diabetes Melitus. Setiap penderita Diabetes Melitus mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. 100 % 10 Pelayanan Kesehatan orang dengan gangguan  jiwa berat Sesuai standar pelayanan kesehatan  jiwa. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat.

Setiap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. 100 % 11 Pelayanan kesehatan orang dengan TB Sesuai standar pelayanan kesehatan  TB. Orang dengan  TB.

Setiap orang dengan  TB mendapatkan pelayanan TB sesuai standar. 100 % 12 Pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi HIV Sesuai standar mendapatkan pemeriksaan HIV. Orang berisiko terinfeksi HIV (ibu hamil, pasien TB, pasien IMS, waria/transgend er, pengguna napza, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan) .

Setiap orang berisiko terinfeksi HIV (ibu hamil, pasien TB, pasien IMS,

waria/transgender, pengguna napza, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan) mendapatkan pemeriksaan HIV sesuai standar. 100

(19)

No Kegiatan

Okt Nop Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des

1

Penyusunan perencanaan Usulan Program/Unit di puskesmas

2 Veripikasi rencana Usulan Kegiatan (RUK) 2017

3 Rencana Kegiatan Anggaran

(RKA)

4 Entri RKA menjadi DPA 5 Rencana Pelaksanaan Kegiatan

(RPK) tahun 2018 6 Menyusun POA Tahunan 7 Menyusun POA bulanan 8 Pelaksanaan kegiatan

9 Laporan Pelaksanaan Kegiatan (SPJ )

10 Realisasi Anggaran BOK  TA.2018

11 Evaluasi hasil kegiatan BOK2018 12 Perencanaan Usulan Kegiatanuntuk tahun 2018 13 Rencana Pelaksanaan Kegiatan(RPK) tahun 2019

(20)

Evaluasi proses dilakukan pada s

a

at kegiatan masih be

r

 jalan  untuk

melihat kekurangan  y ang ada dan agar dapat segera diatas

i

. Pelaporan

kegiatan dilakukan setelah selesai melakukan kegi

a

tan.

N. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI KEGIATAN Dokumentasi yang diperlukan dalam kegiatan ini adalah:

1. Hasil identifikasi dan analisis kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap kegiatan UKM.

2. Rencana usulan kegiatan Pus

k

esmas.

Pelaporan kegiatan ini dilakukan ketika telah selesai melakukan Kegiatan.

O. PENUTUP

Demikian kerangka acuan ini dibuat sebagai bahan acuan dalam kegiatan Identifikasi kebutuhan masyarakat terhadap program kesehatan.

Garut, 22 Nopember 2017

KPA UPT Puskesmas Pembangunan Kecamatan Tarogong Kidul

Kabupaten Garut

dr.Hj.SRI CAHYATININGSIH

Pembina IV.b

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :