• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KAUSALITAS PENERIMAAN PAJAK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DI KOTA TEBING TINGGI DENGAN METODE GRANGER CAUSALITY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS KAUSALITAS PENERIMAAN PAJAK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DI KOTA TEBING TINGGI DENGAN METODE GRANGER CAUSALITY"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas Sumatera Utara Fakultas Ekonomi

Medan

ANALISIS KAUSALITAS PENERIMAAN PAJAK DAN

PENGELUARAN PEMERINTAH DI KOTA TEBING TINGGI

DENGAN METODE GRANGER CAUSALITY

SKRIPSI Diajukan Oleh:

SITI ZAKIYAH BARUS (040501039)

EKONOMI PEMBANGUNAN

Guna memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana ekonomi

Medan 2008

(2)

ABSTRACT

Target of this research is to analyse causality between tax income and government expenditure in Tebing Tinggi Include from 1983 until 2007. This research use method of Granger Causality Test and Kointegrasi to see relation direction and long-range balance between tax income ( Tx) and expenditure government ( G) in Tebing Tinggi.

The unit roots test result that both tax income (Tx) and government expenditure data ware stationary at the first difference process. The cointegration test result that is has long term relationship between tax income (Tx) and government expenditure (G). Result of research indicate that there are feedback tax income with government expenditure in long longer lag lengths in Tebing Tinggi.

Keywords: tax income, government expenditure, cointegration and granger causality

(3)

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kausalitas Penerimaan Pajak Dan Pengeluaran Pemerintah di kota Tebing Tinggi dengan menggunakan data runtun waktu dari tahun 1983 sampai dengan tahun 2007. Penelitian ini menggunakan metode Granger Causality Test dan Kointegrasi untuk melihat arah hubungan dan keseimbangan jangka panjang antara penerimaan pajak (Tx) dengan pengeluaran pemerintah (G) di kota Tebing Tinggi.

Hasil uji akar-akar unit memperlihatkan bahwa data penerimaan pajak (Tx) dan pengeluaran pemerintah (G) stasioner pada derajat pertama (first difference). Uji kointegrasi menunjukkan bahwa teerdapat keseimbangan hubungan jangka panjang antara penerimaan pajak (Tx) dan pengeluaran pemerintah (G). Sedangkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan timbal balik (feedback) antara penerimaan pajak (Tx) dengan pengeluaran pemerintah (G) di kota Tebing Tinggi.

Kata kunci : penerimaan pajak, pengeluaran pemerintah, kointegrasi, dan granger causality

(4)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah subhanahu wa ta’ala atas limpahan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Dan shalawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada Rasulullah shalallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga beliau, sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau hingga hari akhir.

Skripsi yang berjudul “Analisis Kausalitas Penerimaan Pajak Dan Pengeluaran Pemerintah di Kota Tebing Tinggi dengan Metode Granger Causality” ditujukan sebagai salah satu syarat dalam rangka meraih gelar Sarjana Ekonomi dari program pendidikan Strata-1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

Sebagaimana ada pepatah yang berbunyi “Tak ada gading yang tak retak” sehingga penulispun menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini tentu belum sempurna. Karena penulis hanyalah manusia yang tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan oleh karena itu penulis mohon maaf dan berharap dalam kesempatan lain akan lebih baik lagi.

Dalam penulisan skripsi ini penulis banyak mendapatkan bantuan serta dorongan dari pihak lain. Dalam kesempatan ini dengan segala kerendahan hati, penulis ucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

(5)

2. Bapak Wahyu Ario Pratomo, SE, M.Ec sebagai Ketua Departemen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

3. Bapak Paidi Hidayat, SE, MSi sebagai dosen pembimbing penulis yang telah meluangkan waktu dalam memberikan masukan, saran, dan bimbingan yang baik mulai dari awal penulisan hingga selesainya skripsi ini.

4. Bapak Drs.Jonathan Sinuhaji, MSi sebagai dosen wali penulis yang telah memberikan bimbingan selama masa perkuliahan penulis.

5. Bapak Dr.lig.rer.reg.Sirojuzilam, SE, MSi dan Bapak Rahmat Sumanjaya, CAE, MSi sebagai dosen pembanding yang telah banyak memberikan masukan kepada penulis.

6. Seluruh staf pengajar dan staf administrasi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara khususnya Departemen Ekonomi Pembangunan.

7. Untuk orang tua penulis yang sangat penulis cintai (N. Hikmah Barus) dan (Magdalena Tobing). Juga kepada Iting tercinta; Karo dan Bulang G; Alm. Bulang Barus dan Almh. Tudung; Mami, mama dan keluarga; bi Uda, pak Tengah dan keluarga; kak Hidayah, bang Yusren dan keluarga; bang Buyung, kak Fudhoh dan keluarga di Demak serta Habib yang sangat penulis sayangi. Dan untuk semua keluarga di Beganding dan dimanapun berada, penulis mengucapkan terimakasih untuk dukungan doa, dorongan serta semangat kepada penulis dalam penyelesaian kuliah dan skripsi ini.

(6)

8. Untuk seluruh keluarga besar Sembiring Gurukinayan, terkhusus nenek biring, dan buat buk Inun serta buk Parni yang telah mendidik dan menyayangi penulis mulai dari awal perkuliahan.

9. Khusus buat sahabat-sahabat penulis (Ami, Vina, Choi, Ida, Era, Lisbet, Masni, Maida, Yuli, Yati, Rahmadsyah dan terkhusus buat Muhammad Adinata S), buat sepupu penulis Wana, Mitha, kak Rosa, kak Fiti, yang selalu memberikan semangat dan dukungan kepada penulis. Juga buat abang-abang penulis yang ada di pasar satu padang bulan (bang Edi, bang Heru, mas Tri, bang Adi) yang selalu siap memberi masukan serta nasehatnya kepada penulis. Dan semua pihak yang telah ataupun yang pernah membantu dalam penyelesaian skripsi ini, penulis ucapkan terima kasih. Semoga skripsi ini menjadi kado terindah buat semua pihak.

Akhir kata, kiranya Allah membalas segala kebaikan dan pengorbanan yang diberikan kepada penulis. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca.

Medan, Mei 2008 Penulis

(7)

DAFTAR ISI

ABSTRACT ... i

ABSTRAK ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

DAFTAR SINGKATAN ... xii

BAB I . PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

1.2. Perumusan Masalah ... 7

1.3. Hipotesis ... 7

1.4. Tujuan dan Manfaat penelitian... 7

1.4.1. Tujuan Penelitian ... 7

1.4.2. Manfaat Penelitian ... 8

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kebijakan Fiskal Pemerintah ... 9

2.2. Komponen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ... 9

2.2.1. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 Tahun 2002 ... 10

(8)

2.3. Penerimaan Pajak ... 12

2.3.1. Defenisi Penerimaan Pajak ... 12

2.3.2. Elemen-elemen Pendapatan Asli Daerah ... 13

2.4. Pengeluaran Pemerintah ... 14

2.4.1. Pengeluaran Rutin ... 15

2.4.2. Pengeluaran Pembangunan ... 16

2.5. Prinsip-prinsip Perpajakan ... 18

2.5.1. Insidens Pajak Anggaran Berimbang (Balanced- Budget Incidence)... 19

2.5.2. Insidens Pajak Diferensial (Differential Incidence) ... 20

2.5.3. Insidens Pajak Absolut (Absolute Incidence) ... 21

2.6. Teori Pengeluaran Pemerintah ... 21

2.6.1. Pengeluaran Pemerintah Versi Keynes ... 21

2.6.2. Pembangunan dan Perkembangan Pengeluaran Pemerintah ... 23

2.6.3. Hukum Wagner ... 24

2.6.4. Teori Peacock dan Wiseman ... 26

2.7. Penelitian Sebelumnya ... 29

BAB III. METODE PENELITIAN 3.1. Ruang Lingkup Penelitian ... 32

(9)

3.3. Metode Analisis ... 32

3.3.1. Uji akar unit (Unit root test) ... 33

3.3.2. Uji Kointegrasi (Cointegration test) ... 33

3.3.3. Uji Granger Causality ... 34

3.4. Defenisi Operasional ... 36

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Kondisi Perekonomian Daerah kota Tebing Tinggi ... 38

4.2. Penerimaan Pajak ... 42

4.2.1. Perkembangan Penerimaan Pajak Daerah ... 42

4.3. Perkembangan Pengeluaran Pemerintah ... 49

4.4. Hasil Uji Akar- akar Unit (Unit Root Test) ... 54

4.5. Hasil Uji Kointegrasi ... 55

4.6. Hasil Estimasi Uji Kausalitas Granger ... 56

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan ... 58

5.2. Saran ... 59 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(10)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman Tabel 1. : Distribusi Persentase PDRB Kota Tebing Tinggi

menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku ... 39 Tabel 2. : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2003 ... 42 Tabel 3. : Pertumbuhan Penerimaan Pajak kota Tebing Tinggi

1983-2007 ... 45 Tabel 4 : Kontribusi Penerimaan Pajak Terhadap Pendapatan Asli

daerah (PAD) Kota Tebing Tinggi 1985-2007 ... 48 Tabel 5. : Pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah kota Tebing Tinggi

1983-2007...51 Tabel 6. : Perubahan Persentase Kontribusi Pengeluaran Pembangunan Pemerintah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sebelum dan Setelah Desentralisasi (1985-2006)... 52 Tabel 7. : Hasil Uji Akar-Akar Unit (Unit Root Test) dan Derajat

Integrasi... 55 Tabel 8. : Hasil Estimasi Uji Kointegrasi... 55 Tabel 9. : Hasil Uji Kausalitas Granger ... 56

(11)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

Gambar 1. : Insidens Pajak Anggaran Berimbang ... 19

Gambar 2. : Pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah Menurut Wagner ... 26

Gambar 3. : Teori Peacock dan wiseman ... 28

Gambar 4. : Perkembangan pengeluaran pemerintah ... 30

Gambar 5. : PDRB Kota Tebing Tinggi 2000-2004 ... 38

Gambar 6. : Pertumbuhan Penerimaan Pajak Daerah kota Tebing Tinggi Tahun 1983-2007 ... 44

Gambar 7. : Kontribusi Penerimaan Pajak Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Tebing Tinggi Tahun 1985-2007...47

Gambar 8. : Pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah Kota Tebing Tinggi Tahun 1983-2007 ... 50

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul

Lampiran I : Penerimaan Pajak dan Pengeluaran Pemerintah kota Tebing Tinggi Tahun 1983-2007 (juta rupiah)

Lampiran II : Pertumbuhan Penerimaan Pajak kota Tebing Tinggi (1983-2007) Lampiran III : Pertumbuhan Pengeluaran Pemerintah kota Tebing Tinggi

(1983-2007)

Lampiran IV : Hasil Uji Akar Unit untuk Penerimaan Pajak (Tx) di kota Tebing Tinggi

Lampiran V : Hasil Uji Akar Unit untuk Pengeluaran Pemerintah (G) di kota Tebing Tinggi

Lampiran VI : Hasil Uji kointegrasi

Lampiran VII : Hasil Uji Kausalitas Granger

(13)

DAFTAR SINGKATAN

ADF : Augmented Dickey Fuller ADHK : Atas Dasar Harga Konstan APC : Average Propensity to Consume

APBD : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBN : Anggaran Pendapatan Belanja Negara BPS : Badan Pusat Statistik

DAU : Dana Alokasi Umum

EG : Engle Granger

GNP : Gross National Product PAD : Pendapatan Asli Daerah PAT : Perubahan Anggaran Tahunan PDB : Product Domestik Bruto

PDRB : Produk Domestik Regional Bruto PP : Phillip-Perron

PPh : Pajak Pertambahan Hasil PPN : Pajak Pertambahan Nilai

PPNBM : Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor PTPN : Perseroan Terbatas Perkebunan Nasional

RAPBD : Realisasi Anggran Pendapatan dan Belanja Derah Tr : Transfer Pemerintah

Tx : Pajak

UKM : Usaha Kecil Menengah

UU : Undang-undang

Referensi

Dokumen terkait

Dalam 7 tahun terakhir (2005-2011) perkembangan penerimaan bukan pajak yang berasal dari penerimaan pembiayaan rata-rata pertumbuhan setiap tahunnya sebesar 11,4 persen

Daerah sesuai Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Dinas Pendapatan Kota adalah Dinas Pendapatan Kota Tebing Tinggi. Pajak Hotel yang selanjutnya disebut pajak adalah pajak

Menurut hasil penelitian yang dilakukan Wijayanti tahun 2008 berjudul “Analisis Kausalitas antara Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia tahun

Results of Granger causality test indicated that there is unidirectional causal from government expenditure to government revenue (higher government expenditure leads to increase

Teori mereka didasarkan pada suatu pandangan bahwa pemerintah senantiasa berusaha untuk memperbesar pengeluaran sedangkan masyarakat tidak suka membayar pajak yang

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Sinha ( 1998 ) dengan menggunakan uji kointegrasi menemukan adanya hubungan jangka panjang antara pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan

Bagi Pemerintah Kabupaten Demak, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi sejauh mana penerimaan pajak daerah dan pengeluaran pemerintah daerah

Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel Dan Restoran, Retribusi Pelayanan Kesehatan, Pengeluaran Pemerintah Daerah secara simultan terhadap pendapatan asli daerah (X 1,. X 2 ,X 3