• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) (Study Kasus Pada Pembangunan Gedung SMA Eben Haezar)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Manajemen Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) (Study Kasus Pada Pembangunan Gedung SMA Eben Haezar)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Tingkatan risiko menurut AS/NZS 4360:2004
Gambar 1. Bagan Proses Manajemen Risiko  Sumber : Australia/ New Zealand Standard
Gambar 2. Alur Metode Penelitian
Tabel 3. Variabel-variabel Risiko
+3

Referensi

Dokumen terkait

Untuk menghindari terjadinya risiko rendah, sedang maupun tinggi di lapangan, sebaiknya pekerja lebih memperhatikan lingkungan sekitar, membaca rambu-rambu yang ada

Untuk variabel material terjatuh dari ketinggian dan menimpa pekerja dengan level risiko yang sangat tinggi (Very High Risk), yaitu dengan cara administratif

Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi bahaya K3, penilaian risiko K3 serta bagaimana pengendalian terhadap risiko K3 yang ada pada struktur bawah dan

risikomasukdalamkategori High (H), 15 risikomasukdalamkategori Moderate (M), dan 35 risikomasukdalamkategori Low (L).Dan pengendalian yang harus dilakukan adalah

Berdasarkan hasil penilaian indeks risiko menggunakan NHS Highland dapat dilihat bahwa terdapat 5 potensi risiko dalam kategori high risk , yaitu masing-masing pada

Level risiko kecelakaan kerja No Pekerjaan Yang Berisiko Variabel Nilai Risiko Level Risiko 1 Lifting bahan konstruksimenggunakan catrol Tali catrol putus 178.35 Substansial 2

3.6 Desain Penelitian Gambar 3.2 Bagan Alur Penelitian Rumusan Masalah  Studi literature  Jurnal  Observasi pengamatan kegiatan yang menimbulkan risiko K3 di lapangan 

1 Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 pada Pembangunan Gedung Puskesmas Juanda Kota Samarinda Khairunisa1*, Santi Yatnikasari2 ¹Mahasiswa Program Studi S1