• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMAKAIAN JILBAB DALAM DUNIA PENDIDIKAN TAHUN 1982-1991 Repository - UNAIR REPOSITORY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMAKAIAN JILBAB DALAM DUNIA PENDIDIKAN TAHUN 1982-1991 Repository - UNAIR REPOSITORY"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

HALAMAN MOTTO

MENOLONGLAH TANPA PAMRIH

TANPA HARUS MEMINTA BALASAN

ATAUPUN HARUS SESUAI

EKSPEKTASI

BERBAGILAH BERSAMA TEMAN

TERBAIKMU JANGAN JADI ORANG

KIKIR LANTARAN TEMAN ADALAH

(6)

HALAMAN PERSEMBAHAN

KUPERSEMBAHKAN SKRIPSI INI UNTUK KEDUA

ORANG TUAKU BESERTA KELUARGA YANG

SELALU MENDAMPINGI DAN MENDUKUNGKU

TERUTAMA DOANYA YANG TIADA PUTUS

MENYERTAIKU

(7)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur Alhamdulilah saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang

telah melimpahkan rahmat dan berkah-NYA sehingga saya bisa menyelesaikan

penulisan skripsi ini yang berjudul “Kebijakan Pemerintah Tentang Pemakaian Jilbab Dalam Dunia Pendidikan Tahun 1982-1991”. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk melengkapi tugas akhir sebagai salah satu syarat memperoleh

gelar kesarjanaan dalam bidang Ilmu Sejarah pada Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Airlangga.

Penulis menyadai bahwa terselesaikannya penulisan skripsi ini tidal

pernah lepas dari bantuan serta dukungan, baik moril maupun materiil yang

diberikan oleh berbagai pihak selama menempuh studi. Oleh karena itu, dalam

kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya

kepada:

1. Kedua Orang Tua Bapak H. Mohamad Asnawi dan Ibu Hj. Rahayu

yang selalu berusaha memberikan yang terbaik, serta yang

mengajarkan arti pentingnya hidup dalam mendidik dengan

sebaik-baiknya. Semoga kelak saya dapat membahagiakan keduanya,

“Allahumma firli waliwalidyna, warhamhumma kamma robbayani

soghiro” Amin.

2. Kakak tercinta Lilik Astutik, salah satu orang yang paling berjasa

dalam kehidupan saya, yang senantiasa membantuku, menemaniku,

dan memotivasiku dalam susah maupun duka dalam mengerjakan

skripsi ini, beliau juga berperan aktif dalam mengajarkan arti hidup

kepada saya, semoga kelak saya dapat membahagiakan kamu mbak.

3. Keponakan tersayang, Satriya Manggala Liastra, orang yang

memberikan banyak warna di tengah keluarga saya. Semoga kelak

(8)

4. Kakak ipar, Marwan Ranuwisastra, terima kasih banyak mas atas

motivasinya selama ini, semoga kelak saya dapat memberikan

kontribusi terbaik bagi kamu mas.

5. Ibu Diah Ariani Arimbi Ph.D. selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Airlangga.

6. Bapak Gayung Kasuma S.S., M.Hum., selaku Kepala Program Studi

Ilmu Sejarah sekaligus dosen pembimbing yang telah berperan besar

dalam mengarahkan dan membimbing skripsi hingga selesai, terima

kasih telah menjadi orang yang paling sabar dan palin baik selama

kuliah di Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Airlangga.

7. Bapak Pradhipta Niwandhono S.S., M.Hum., selaku dosen wali, terima

kasih telah membimbing penulis selama kuliah di Program Studi Ilmu

Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga.

8. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya penulis ucapkan kepada

seluruh dosen Departemen Ilmu Sejarah Universitas Airlangga

Surabaya yang dengan ikhlas membimbing mahasiswanya, khususnya

kepada penulis dalam mempelajari khazanah historis, Bapak Edy Budi

Santoso, S.S, M.A, Bapak La Ode Rabani, S.S., M. Hum, Bapak Johny

A. Khusyairi, M. Si., M.A. Ibu Eni Sugiarti S.S., M. Hum, Bapak

Samidi, S.S., M.A Ibu Mordiati, S.S., M. Hum, Bapak Sarkawi B

Husain, S.S, M. Hum., Bapak Drs. Sukaryanto, M.Si, Bapak Drs.

Muryadi, M. IP, Ibu Shinta Devi S.S., M.A., Bapak Ikhsan Rosyid S.S,

M.A., Bapak Arya W Wirayuda S. Hum., M.A, dan Dr. Purnawan

Basundoro M.Hum.

9. Terima kasih kepada staf Tata Usaha Prodi Ilmu Sejarah, Chacha yang

senantiasa memberikan informasi selama bimbingan skripsi.

10.Narasumber yang sudi penulis wawancarai, Ibu Hayatin Nufuz, Ibu

Rini Ambarsari, Ibu Nurul, Ibu Isma, Ibu Lia, dan Bapak Abdul Muis,

(9)

telah memberikan banyak keterangan serta kesempatan baik waktu

maupun tempat.

11.Sahabat-sahabat terbaikku Yerri Riyant A, Ardiansyah Dwi Z,

Lexycaldo, Benjo, Wisnu, Nugrahan, “akhire aku lulus rek masio

suwi”, terima kasih telah menjadi sahabat yang baik dalam kehidupan saya semasa kuliah. Semoga kalian semua sukses.

12.Sahabat-sahabat kontrakan Alquds, Alqosam, dan Griya Madani,

brother Fathir, brother Risky, brother Bustomi “Menggugat” Nuring,

Yanuar, Bagus, Mas Ken, Mas Heri, Mas Brian, Mas Indra, Mas Budi,

Mas Dibyo, Mas Heru selaku sesepuh SKI dan KAMMI, dan juga

kepada Ustadz Sukron terima kasih banyak nggih ustadz atas

bimbingan rohani serta wawancara nipun.

13.Teman-teman Sejarah angkatan 2009 yang saya cintai dan saya

banggakan, Kanda Amrizal (Seno alias Ones Tambun), terima kasih

sudah menemani saya selama mengerjakan skripsi ini, Sang

“Pembebas” Van Der Venter Dziky Zulkarnaen suwun banget zik,

sepurane pisan nek selama skripsi iki aku sering ngrepoti awakmu, sering ngengger ndek omahmu, semoga lekas menyusul zik, Yeni mantan terindahku Kanda Mahmud Sany dan Anwar Syarif terima

kasih atas petuah-petuah dan saran bijaknya, Ahmad Kaji Chusnuddin,

ndang lulus ji ojok mbonek ae., Ahmad Baihaqi, Yoeka, Prima, Aben, Sahlin, Frendy Wijanarko, Subandi Rianto yang sudah rela saya utangi

selama nyari data di Yogyakarta, Hilmi, Angga, Jap, Eko, Jack, Feri,

Ainur, Nailin, Santi, Iva, Adhisty, Belinda, Satria, Mat Lauhil, Aji,

Mira, Yeni, Ulwi, Fitri dll, terima kasih telah menjadi partner yang

hebat bagi saya selama kuliah di Sejarah, semoga kelak bisa melihat

kalian sukses.

14.Senior-senior yang hebat, Auliya Urokhim “Mbah Kobhit”, Mas

Mawardi, Mas Makrus, yang sudi direpoti penulis atas sharing data serta menghantarkan cari data di Pusat Informasi Kompas, dan

(10)

Taufan Wirid, Otong Yanuar, Dayat, Heffriyan, Nilzam, Bayu, Mas

Latif, Devana, Mas Agam, Widi dll, semoga kalian menjadi orang

yang sukses.

15.Adik-adik angkatan Tegar, Silvy, Chumy, Fifi, Eza, Aizza, Aditya

Ndoweh, Bayu Bolang, Alex, Ajeng, Maria, Winny, serta Korps HMI

Ilmu Budaya Irfan, Faiz, Rixvan, Maman, Umam, dan Ridho.

16.Kawan-kawan rumah Tomi, Erlangga, Arif (Bocah Gila), Sumar (Kak

Mar), Dedek (Agra), Dayat, Andik, Congek, Cak Amma, aku lulus

akhire walaupun pupuk bawang.

17.Kawan-kawan KKN-BBM Angkatan ke-47, Achid, Rio Duana, Wiku,

Rosa, Manuel, Chimori (cilik), terima kasih telah menjadi rekan

sekaligus keluarga yang baik selama hidup di Desa Wonogoro

Probolinggo, semoga kalian sukses ke depannya.

Penulis menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari kata sempurna baik

dalam tataran metodologi maupun substansi. Oleh karena itu, dengan segala

kerendahan hati penulis akan menerima segala saran dan kritik yang dapat

memperbaiki kekurangan yang ada. Semoga karya sederhana ini dapat bermanfaat

dan menambah pengetahuan kepada semua khalayak masyarakat mengenai

perkembangan kebijakan pemakain jilbab dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Surabaya, 19 Januari 2016

(11)
(12)

ABSTRACT

Muslim dress Shariah compliance by covering the entire body except hands face feet are religious orders that must be practiced by Muslim women. This fashion as penutu genitalia or better known as the veil or hijab. Headscarf or hijab has been known throughout the archipelago around the year 1400 or (14 century). Hijab is the real identity of Muslim Indonesia since centuries ago. The hijab is a refinement of a hood placed over his head. The hijab is not an Arab cultural heritage such as the assumption is that we've been hearing. Evident from, paintings, photographs or reliefs that tell a national hero as well as the queen of the kingdom of the archipelago that has been put on the veil.

In the development of the use of the veil have ups and downs, depending on its rulers. As happened in the 1980s. Ban on wearing headscarves occurred. The Government issued Decree 052 provides a new use of a school uniform policy, which is essentially the use of school uniforms should be in accordance with the school for violating gets tough sanctions and encouraged to move in or out of school. Including users veil or headscarf. A lot of resistance and struggle of Muslim women who oppose this rule.

The government fears the existence of political Islam who want to change the Indonesia of the Pancasila state into an Islamic state to make the government issued various rules which ban or restrict cornered or Muslims in Indonesia. The existence of Islamic ideology is considered harmful to national stability. But along with the passage of time all the more aware of the issues that take advantage of national unity. Hijab clad only formality that does not need to worry or suspicion of endangering State and divisive national unity. Finally the veil received formal legitimacy of the government, as evidenced by the issuance of Decree 100.

(13)

DAFTAR ISI

SampulDepan ... i

PrasyaratGelar ... ii

PersetujuanPembimbingSkripsi ... iii

PengesahanDewanPengujiSkripsi ... iv

Halaman Motto... v

HalamanPersembahan ... vi

Kata Pengantar ... vii

Pernyataan ... viii

Abstrak ... xi

HalamanDaftar Isi ... xii

Halaman Daftar Gambar……….xiii

HalamanDaftarLampiran... xv

HalamanDaftarIstilah ... xvi

HalamanDaftarSingkatan ... xvii

BAB I PENDAHULUAN A.LatarBelakang Masalah ... 1

B.RumusanMasalah ... 10

C.TujuandanManfaat ... 10

D.RuangLingkupPenelitian ... 11

E. KerangkaKonseptual ... 13

F. SumberdanMetodePenelitian ... 16

G.TinjauanPustaka ... 18

H.SistematikaPenulisan ... 21

BAB II PERKEMBANGAN JILBAB DI INDONESIA A.AsalUsulJilbab ... 23

(14)

BAB III KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PEMAKAIAN JILBAB DAN DILEMAPELARANGAN

A.Penggunaan Jilbab di Sekolah ... 45

B.Keluarnya Kebijakan Pemerintah SK 052/C/Kep/D.1982 ... 49

C.Bentuk Pelarangan Hijab ... 54

D.Upaya Penyelesaian Permasalahan Jilbab ... 60

BAB IV DINAMIKA PERKEMBANGAN JILBAB TAHUN 1982-1991 A.KerudungdanKesadaranBeragama ... 67

B.JilbabDalamRuangSosial ... 69

C.JilbabDalamSebuahAlasandanPeristiwa ... 71

BAB V KESIMPULAN ... 82

DAFTAR PUSTAKA ... 85

(15)

DAFTAR GAMBAR

Gambar1:PotretPerempuanGerakanPaderi ... 31

Gambar2 :PenggunaanJilbabPadaMasyarakatMinangkabau ... 31

Gambar3 :PotretBuyaHamkaBersamaIstriSitiRahamBerjilbab ... 33

Gambar4 :SalahSatuIklanKerudung di MajalahMingguanMuhammadiyah... 35

Gambar5 :ModelKudungRangkajoRasuna Said ... 37

Gambar6 :SusunanKongresPerempuan Indonesia Tahun 1928 ... 40

(16)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran1-17:Arsip SK 052/C/Kep/D/1982 ... 92

Lampiran2 Asas Tunggal Akhirnya Halal ... 109

Lampiran 3PeraturanTentangJilbabDitandatanganiPekanDepan ... 110

Lampiran 4 BiarkanMerekaBerkerudung Dan MerekaBerjilbab ... 111

Lampiran5 TerdakwaPersoalkan TKW Dan Jilbab ... 112

Lampiran6 JilbabBagiWanita Muslim PerluKesepakatanUlama ... 113

Lampiran7 KilasBalik 1983 ... 114

Lampiran8 Oh Kerudung ... 115

Lampiran9 MenghiasPenutupPerhiasanWanita ... 116

Lampiran10Tahun Dialog ... 117

Lampiran11 CurhatSiswiPelaranganJilbab ... 118

Lampiran12 KerudungdanKesadaranBerbangsa ... 119

Lampiran13 KalahPrestasiPosisiPemakaiJilbabTerpojok ... 120

(17)

DAFTAR ISTILAH

Abayah : Busana wanita muslim berbentuk seperti jubah lengan panjang

Burqu’ : Sebuah pakaian yang membungkus seluruh tubuh

Burnus : Pakaian luar yang dilengkapi dengan penutup kepala mirip jubah

Galibiyah : Busana muslim yang dikepang

Gargush : Hijab yang dihias dengan mahkota

Gina’ : Hijab yang diputar kayak sanggul

Hayik : Busana mirip jilbab orang India

Habarah : Hijab yang dipakai oleh orang-orang Mesir

Izar : Jilbab model orang barat

Jellabah : Jubah yang panjang yang berkerudung

Khimar : Penutup aurat bagian atas hingga menutup dada

Litsma : Hijab model orang Turki

Milayyah : Busana mirip orang Hindustan yang menutupi tubuh

Mungub : Hijab model kerudung jaman lama

Tarbiyah : Pendidikan agama

Takziyah : Berkunjung kepada orang yang meninggal

Tarhah : Busana wanita yang memiliki ukuran panjang

Tif’eret : Jilbab dengan terusan long dress Yashmik : Jilbab model orang Eskimo

(18)

DAFTAR SINGKATAN

DIRJEN DIKDASMEN : Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah

DEPDIKBUD : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan

DPR : Dewan Perwakilan Rakyat

HMI : Himpunan Mahasiswa Islam

IAIN : Institut Agama Islam Negeri

IIUM : Internasional Islamic University Malaysia

KAMMI : Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia

KTP : Kartu Tanda Penduduk

LBH : Lembaga Bantuan Hukum

MUI : Majelis Ulama Indonesia

ORBA : Orde Baru

PSPI : Pusat Studi Peradaban Islam

PPP : Partai Persatuan Pembangunan

PSPI : Pusat Studi Peradaban Islam

SK : Surat Keputusan

SLTA : Sekolah Lanjutan Tingkat Atas

SAW : Sallallahu Alaihi Wassalam

UKMKI : Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam

(19)

Referensi

Dokumen terkait