• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Tingkat Efisiensi Antara Bank Umum Syariah Dengan Bank Umum Convensional Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (Dea)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Tingkat Efisiensi Antara Bank Umum Syariah Dengan Bank Umum Convensional Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (Dea)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

ANALISIS TINGKAT EFISIENSI ANTARA BANK UMUM SYARIAH DENGAN BANK UMUM CONVENSIONAL MENGGUNAKAN METODE

DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)

OLEH

BERKAT SARTIKA SINURAT 110501084

PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN DEPARTEMEN EKONOMI PEMBANGUNAN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

(2)

LEMBAR PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya

bahwa skripsi yang berjudul “Analisis Tingkat Efisiensi Antara Bank Umum

Syariah Dengan Bank Umum Konvensional menggunakan Metode Data

Envelopment Analysis (DEA) adalah benar hasil karya tulis saya sendiri yang

disusun sebagai tugas akademik guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada

Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

Bagian atau data tertentu yang saya peroleh dari perusahaan atau lembaga.

Dan/atau saya kutip dari hasil karya orang lain telah mendapat izin. Dan/atau

dituliskan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah dan etika

penulisan ilmiah.

Apabila di kemudian hari ditemukan adanya kecurangan dan plagiat dalam

skripsi ini. Saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Medan, Januari 2015

(3)

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat efisiensi antara Bank Umum Konvensional (BUK) dengan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode 2008-2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan mengambil 10 sampel BUK dan 5 sampel BUS. Pengukuran efisiensi dalam penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan intermediasi. Variabel input yang digunakan dalam penelitian ini adalah total aset, simpanan, dan biaya tenaga kerja sementara variabel outputnya adalah kredit atau pembiayaan dan laba operasional.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan tingkat efisiensi antara Bank Umum Konvensional (BUK) dan Bank Umum Syariah (BUS). Dimana pencapaian rata-rata tingkat efisiensi BUK pada tahun 2008 sebesar 94,16 persen sementara BUS hanya 72,12 persen. Pada tahun 2009 tingkat efisiensi BUK mencapai 94,77 persen sementara BUS mencapai 83,38 persen. Pada tahun 2010 tingkat efisiensi BUK mencapai 98,22 persen sementara BUS mencapai 85,24 persen. pada tahun 2011 efisiensi BUK mencapai 97,01 persen sementara BUS mencapai 82,92 persen. pada tahun 2012 efisiensi BUK mencapai 98,63 persen sementara BUS mencapai 88,90 persen. dan pada tahun 2013 efisiensi BUK mencapai 97,93 persen dan BUS mencapai 88,94 persen. dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa bank yang lebih efisien dalam adalah Bank Umum Konvensional (BUK).

(4)

ABSTRACT

The aim of this research is to measure efficiency berween Islamic Commercial Bank (ICB) and Conventional Commercial Bank (CCB) in Indonesia during the period 2008-2013. The data which in used in this research is a secondary data. Collected from financial statements issued by Bank Indonesia.

The sampling technique is used in this research is purposive sampling with taking foreign 5 samples of Islamic Commercial Bank (ICB) and 10 samples of Conventional Commercial Bank (CCB). Efficiency measurements in this research using the method of Data Envelopment Analysis (DEA) with the Intermediary Approach. Input variables used in the study are assets, saving, and labour cost. While the output variables are credit and operating profit.

The results of this study showed that the difference between the level of efficiency of Islamic Commercial Bank (ICB) and Conventional Commercial Bank (CCB). Where the average achievement level of efficiensi CCB in 2008 amounted to 94,16 percent while only 72,12 percent ICB. In 2009 the rate reached 94,77 percent CCB efficiency while ICB reached 83,38 percent. In 2010 BBC efficiency level reached 98,22 percent while ICB reached 85,24 percent. In 2011 reached 97,01 percent efficiency CCB while ICB reached 82,92 percent. In 2012 reached 98,63 percent efficiency CCB while ICB reached 88,90 percent and in 2013 reached 97,93 percent efficiency CCB and ICB reached 88,94 percent. Of these explanations can be concluded that the bank is more efficient in its performance is Conventional Commercial Bank (CCB).

(5)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa

atas rahmat dan karunianya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul

“Analisis Tingkat Efisiensi Antara Bank Syariah Dengan Bank Konvensional

Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis (DEA)”. Skripsi ini disusun

untuk memenuhi persyaratan menyelesaikan program Sarjana (S1) jurusan

Ekonomi Pembangunan Universitas Sumatera Utara.

Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, sangatlah

sulit untuk menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan

terima kasih kepada :

1. Teristimewa untuk kedua orang tua saya, Ayahanda dan Ibunda tercinta

yang telah memberi dukungan baik moril maupun materil serta doa yang

tiada henti-hentinya kepada penulis dan segenap keluarga, saudara-saudara

dan teman-teman yang telah memberi semangat kepada penulis dalam

menyelesaikan skripsi ini.

2. Bapak Prof. Dr. Azar Maksum, M.Ec., Ac., Ak., CA sebagai Dekan

Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

3. Bapak Wahyu Ario Pratomo, S.E, M.Ec selaku Ketua Departemen

Ekonomi Pembangunan dan Bapak Drs. Syahrir Hakim Nasution, M.Si

selaku Sekretaris Departemen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi

(6)

4. Bapak Irsyad Lubis, S.E, M.Soc.Sc, Ph.D selaku Ketua Program Studi S1

Ekonomi Pembangunan dan selaku dosen penasihat akademik dan Bapak

Paidi Hidayat, S.E, M.Si selaku Sekretaris Program Studi S1 Ekonomi

Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.

5. Bapak Syarief Fauzie, SE, M.Ak, Ak sebagai Dosen Pembimbing yang

telah banyak memberikan arahan dan bimbingan sehingga skripsi ini dapat

terselesaikan.

6. Bapak Haroni Doli Hamoraon Ritonga, SE, M.Si sebagai dosen penguji I

dan Ibu Inggrita Gusti Sari NST, SE, M.Si sebagai dosen penguji II.

7. Seluruh Staff Pengajar dan Staff Administrasi Fakultas Ekonomi USU

yang selama ini telah mendidik dan membimbing penulis dengan baik.

Penulis menyadari sepenuhnya skripsi ini masih memiliki kekurangan

maupun keterbatasan dalam penyusunannya. Oleh karena itu, saran dan kritik

diharapakan oleh penulis guna memperbaiki kekurangan yang ada. Semoga

skripsi ini bisa bermanfaat, serta dapat menambah ilmu pengetahuan kita semua.

Medan, Januari 2015

(7)

DAFTAR ISI

2.2. Pengertian Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah ... 15

2.2.1. Pengertian Bank Umum Konvensional ... 15

2.2.2. Pengertian Bank Umum Syariah ... 16

2.2.3. Karateristik Bank Umum Syariah ... 18

2.3. Perbandingan Antara Bank Umum Konvensional dengan Bank Umum Syariah ... 18

2.3.1. Bank Umum Konvensional ... 18

2.3.2. Bank Umum Syariah ... 19

(8)

3.3. Jenis Variabel penelitian... 41

3.4. Definisi Operasional ... 41

3.5. Populasi dan Sampel ... 42

3.6. Metode Pengumpulan Data... 44

3.7. Teknik Analisis Data ... 45

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 48

4.1. Hasil Pengolahan Data Envelopment Analysis (DEA) . 48 4.2. Hasil Analisis Data dan Interpretasi Hasil Data ... 52

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 88

5.1. Kesimpulan ... 88

5.2. Saran ... 91

DAFTAR PUSTAKA ... 92

(9)
(10)

DAFTAR GAMBAR

Referensi

Dokumen terkait

MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (STUDI PADA BANK MEGA SYARIAH, BANK MUAMALAT INDONESIA, BANK BNI SYARIAH DAN BANK SYARIAH MANDIRI TAHUN

Dari uraian tersebut, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah. bagaimana tingkat efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa perbedaan tingkat efisiensi Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional, dengan menggunakan data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.. Teknik pengambilan sampel yang

Hamid Habbe dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh rasio kesehatan bank terhadap kinerja keuangan bank umum syariah dan bank konvensional di Indonesia, penelitian yang

Sampel dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah berskala nasional yang terdaftar di Bank Indonesia pada tahun pengamatan, yaitu pada Kuartal I Tahun 2013 sampai

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkandan mengetahui kinerja perbankan syariah di Indonesia khususnya Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) pada

Sumber : Data sekunder yang diolah menggunakan software data envelopment analysis (DEA), 2014 Lampiran 13 Target Efisiensi Input Dan Output Bank Umum Konvensional Devisa