• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Interval Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Jambu Air Madu Deli Hijau (Sygizium samarangense )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Interval Penyiraman Terhadap Pertumbuhan Bibit Jambu Air Madu Deli Hijau (Sygizium samarangense )"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

BAPPENAS. 2000. Jambu Air. Sistem Informasi Manajemen Pembangunan Di Pedesaan. Jakarta

Buckman. O. H. dan N. C. Brady. 1982. Ilmu Tanah Bharatara. Karya Aksara. Jakarta.

Fitter,A.H dan R.K.M. Hay. 1991. Dasar Dasar Fisiologi Lingkungan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Hal 156-157

Gardner, F.P, Pearce, R.B dan Mitchell, R.L. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit UI Press. Jakarta.Hal 189-190

Gusmailina, G. Pari., dan S. Komarayati. 2002. Aplikasi Arang Kulit Kayu Sebagai Campuran Media Tumbuh Anakan Eucalyptus urophylla dan Acasia mangium. Buletin Penelitian Hasil Hutan, Bogor. Hal 166-168

Haryati. 2003. Pengaruh Cekaman Air Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum. Skripsi Universitas Sumatera Utara, Medan.

Haryanto, P. 2000. Jambu Air, Jenis, Perbanyakan, dan Perawatan. Kanisius. Yogyakarta.

Hartawan, R., 2008. Variabilitas Pertumbuhan Bibit Jambu Air. Asal Benih Unggul dan Liar. Jurnal Media Akademik. 2(1) : 34-43.

Hartus, T. 2002. Berkebun Hidroponik Secara Murah. Penebar Swadaya. Jakarta. Hansen, V. E, O. W. Israelson, G. E. Stringham. 1992. Dasar-Dasar dan Praktek

Irigasi, Edisi Keempat. Erlangga, Jakarta.

Islami, T. 1997. Hubungan Tanah, Air dan Tanaman. IKIP Semarang Press. Semarang.

Kramer, P. J. 1977. Plant and Soil Water Relationship. Mc. Graw Hill Pub. Co. London.

Lakitan, B. 1993. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada. Hal 43.

Michelina, V.A. and J.S. BOYER. 1982. Complete Turgor Maintenance at Low Water Potentials in the Elongating Region of Maize Leaves. Plant Physiol. 69: 1145-1149

Nyakpa, M. Y, A. M, Lubis, M. A. Pulungan, A. G. Amrah, A. Munawar, G. B. Hong danN. Hakim., 1991. Kesuburan Tanah. IPB Press. Bandung.

Pari, G. 2002. Industri Pengolahan Kayu Teknologi Alternatif Pemanfaatan Limbah. Makalah Falsafah Sains Program Pasca Sarjana IPB, Bogor.

(2)

Peter, T., D. Padmavathi., R.J. Sajini and Sarala, A. 2011. Syzygium Samarangense: A Review On Morphology, Phytochemistry & Pharmacological Aspects. Asian J. of Biochemical and Pharmaceutical Research 1(4):155-163.

Rukmana, R. 1997. Jambu Air (Tabulampot). Kanisius. Yogyakarta.

Sanchez, P.A. 1992. Sifat dan Pengelolaan Tanah Tropika Jilid 1. ITB Bandung. Bandung.

Tim Penulis Kanisius. 1994. Budidaya Tanaman Jambu Air. Kanisius. Yogyakarta.

UPT. BPSB. 2012. Usulan Pendaftaran Varietas Jambu Air Madu Deli (Asal Kota Binjai ). Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Medan

Referensi

Dokumen terkait

Walaupun secara statistik tidak berpengaruh nyata, perlakuan pemberian pupuk kandang sapi menunjukkan jumlah bunga per tangkai yang lebih banyak yaitu 3.92 tangkai

PERTUMBUHAN SETEK JAMBU AIR DELI HIJAU ( Syzygium samarangense (Blume) Merr. & Perry) DENGAN BAHAN TANAM DAN PEMBERIAN IBA ( Indole Butyric Acid) YANG

Peneliti : Arnold Simatupang, Sangkot Situmorang, Rumontam, Hotman Silalahi, Sugeng Prasetyo, M. Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih IV Dinas Pertanian Provinsi

Komposisi media tanam campuran antara tanah, pupuk kandang, arang sekam dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif, yakni tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang dan

Berdasarkan hasil penelitian pada pengaruh faktor tunggal bahwa variabel panjang tunas, luas daun, panjang akar, jumlah akar, dan berat kering akar menunjukkan hasil

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik diperkaya berpengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah daun dan jumlah cabang primer, tetapi tidak

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik diperkaya berpengaruh nyata terhadap pertambahan jumlah daun dan jumlah cabang primer, tetapi tidak

Komposisi media tanam campuran antara tanah, pupuk kandang, arang sekam dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif, yakni tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang dan