ANALISA KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT Analisa Karakteristik Marshall Pada Campuran Asphalt Concrete-Binder Course ( AC-BC ) Menggunakan Limbah Beton Sebagai Coarse Aagregat.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penggunaan agregat kasar bentuk bulat mempengaruhi karakteristik marshall campuran aspal beton yaitu menyebabkan nilai stabilitas marshall semakin menurun sampai 527,86 kg, nilai
Berdasarkan KAO kemudian membuat Marshall spesimen untuk pengujian Tahap II menggunakan batuan alami sebagai pengganti sebagian agregat kasar dengan variasi 10%
Berdasarkan KAO kemudian membuat Marshall spesimen untuk pengujian Tahap II menggunakan batuan alami sebagai pengganti sebagian agregat kasar dengan variasi 10%
Hasil dari pengujian sifat-sifat fisik atau karakteristik agregat kasar, agregat halus, dan filler yang digunakan dalam campuran seperti terlihat pada Tabel 5
Beton aspal adalah tipe campuran pada lapisan penutup kontruksi perkerasan jalan yang mempunyai nilai struktural dengan kualitas yang tinggi, terdiri atas
Berdasarkan latar belakang diatas, maka timbul rumusan masalah yang akan diteliti yaitu bagaimanakah Pengaruh limbah beton sebagai pengganti agregat kasar pada
Rekomendasi penelitian sebelumnya Ryan Ahadi Juzar dan Trian Ilham Rahmadani (2018) cangkang kelapa sawit digunakan sebagai substitusi agregat halus dengan variasi
Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan karakteristik agregat alami dan limbah beton sesuai dengan standar pengujian yang ditetapkan, mengetahui karakteristik Marshall,