31 Metodologi
3.1 Metodologi
Perancangan aplikasi database dengan konsep Electronic Data Interchange (EDI) ini menggunakan Waterfall Model karena sistem yang dibuat tidak berskala besar. Ada 5 tahap perancangan pada Waterfall Model, yaitu Communication, Planning, Modeling, Construction, dan Deployment.
Pada tahap Communication dilakukan observasi dan wawancara kepada user terkait dengan keinginan user yang akan dijadikan sebagai user requirements.
Setelah tahap Communication, dilanjutkan dengan tahap Planning.
Pada tahap ini dibuat kerangka pekerjaan software developer meliputi langkah-langkah yang akan dilakukan oleh software developer, sumber daya yang digunakan, produk yang dihasilkan berupa aplikasi, dan jadwal kerja.
Kemudian dilanjutkan dengan tahap Modeling. Pada tahap ini dilakukan perancangan sistem berupa UML, perancangan basis data, dan perancangan tampilan layar. Setelah tahap Modeling, akan dilanjutkan ke tahap Construction. Pada tahap ini dilakukan pengerjaan aplikasi berdasarkan user requirements dan dilakukan testing pada saat aplikasi sudah selesai dibuat.
Tahap yang terakhir adalah tahap Deployment. Pada tahap ini, aplikasi yang sudah jadi diberikan kepada user dan digunakan oleh user. User memberikan feedback kepada software developer berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh user.
3.2 Analisis Masalah
3.2.1 Analisis Sistem yang Berjalan
PT. Mayora Indah, Tbk. menerima pesanan produk dari perusahaan lain. Sistem yang sedang berjalan saat ini adalah PT.
Mayora menyimpan data faktur pesanan yang dikirim oleh perusahaan
lain secara manual. Berikut adalah diagram dari sistem pesanan pembelian yang berjalan saat ini:
BPMN Business Process Model
SAP SystemValue Added NetworkOrder Section
Start
Login isSuccessLogin
No Get Daily Form
Yes
Print Form
Download Form
Read Form
Input to SAP isSuccessInput No
Finish Yes
Gambar 3.1
Gambar Proses Bisnis Sistem Input Purchase Order
Gambar di atas merupakan diagram proses input sistem pesanan pembelian dari PT. Mayora Indah, Tbk. yang berjalan saat ini. Berikut penjelasan mengenai skenario proses bisnis yang terjadi di lapangan:
1. Proses input data dilakukan setiap hari oleh para Order Section.
2. Order Section akan masuk ke web value added network / third party vendor portal.
3. Order Section mengunduh Purchase Order dari pelanggan dalam format PDF (Portable Document Format).
4. Order Section mencetak Purchase Order yang telah diunduh.
5. Order Section melakukan input data manual lewat sistem SAP (System Analysis and Program) perusahaan.
6. Sistem SAP akan mengecek data yang telah dimasukkan oleh Order Section.
7. Sistem SAP akan mengeluarkan Sales Order untuk diteruskan ke bagian approval finance.
8. Order Section mencetak Sales Order yang telah dikeluarkan oleh sistem SAP.
3.2.2 Analisis Kebutuhan User
Berdasarkan pengamatan di lapangan dan komunikasi dengan stakeholder di perusahaan, maka ada beberapa permasalahan yang dihadapi saat ini. Beberapa permasalahan yang didapatkan dari hasil komunikasi dengan stakeholder adalah:
1. Terjadinya banyak kesalahan ketika melakukan proses input data.
2. Proses input data yang terlalu lama dikarenakan harus melakukan input data secara manual.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, terdapat satu permasalahan yang memiliki dampak cukup berat terhadap sistem pesanan pembelian. Permasalahan itu adalah kesalahan ketika karyawan melakukan proses input data.
Contoh dari kasus di atas adalah sebagai berikut:
1. Karyawan akan mendapat banyak form untuk melakukan input data pesanan pembelian dari perusahaan lain.
2. Karyawan harus melakukan input data dengan cepat karena banyaknya pesanan pembelian yang harus diproses.
3. Kemungkinan terjadi kesalahan dalam proses input data yang mengakibatkan kesalahan dalam pengiriman barang.
3.2.3 Identifikasi Masalah
Berdasarkan pertanyaan yang diberikan kepada chief finance, masalah yang dihadapi oleh PT. Mayora Indah, Tbk. adalah kinerja proses input purchase order yang cukup lama karena membutuhkan waktu 3-5 menit untuk melakukan 1 purchase order. Terdapat karyawan dengan jumlah 15 dari seluruh cabang di Indonesia untuk melakukan proses input. Sudah lebih dari 15 tahun proses yang sedang berjalan saat ini dilakukan, sehingga saat ini dibutuhkan program untuk melakukan proses input purchase order secara otomatis dari form purchase order yang diberikan oleh client.
Aplikasi diharapkan dapat mempercepat proses input dan menanggulangi kesalahan dalam proses input.
3.2.4 Usulan Pemecahan Masalah
Berdasarkan analisis dari identifikasi masalah, PT. Mayora Indah, Tbk. membutuhkan perubahan dalam sistem dikarenakan adanya kendala-kendala dari sistem yang sedang berjalan saat ini.
Sistem ini akan digunakan oleh para order section dalam mengerjakan proses input purchase order. Sistem berbasiskan pada desktop dan digunakan pada sistem operasi Linux. Sistem ini dinamakan Mayora Modern Trade System (MAMOTS).
MAMOTS menjadi aplikasi utama dalam sistem usulan ini dan akan menunjang kebutuhan order section dalam melakukan proses input. Fungsi-fungsi utama yang terdapat dalam aplikasi MAMOTS adalah sebagai berikut:
1. User dapat login dan logout.
2. Memasukkan data purchase order ke dalam MAMOTS yang kemudian diolah untuk disimpan ke dalam database.
3. Melihat hasil purchase order yang telah disimpan yang kemudian dapat dimasukkan ke sistem SAP.
4. Menutup purchase order yang telah dimasukkan ke sistem SAP.
5. Menambah item baru untuk dimasukkan ke dalam database.
3.3 Perancangan
3.3.1 Perancangan Use Case Diagram
Perancangan Use Case Diagram memfokuskan pada proses utama yang terjadi pada aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS).
Berikut adalah Use Case Diagram aplikasi MAMOTS:
uc UseCase
Si stem M AMOT S pada PT . Mayora Indah, T bk.
Order Section
Chief Finance
Memasukkan Purchase Order
M enampilkan Purchase Order
M enampilkan Daftar Item
Menutup Purchase Order
M enampilkan DocNo
M emasukkan Purchase Order ke
SAP
M emasukkan Item
«extend» Baru
«extend»
«include»
Gambar 3.2
Gambar Perancangan Use Case Diagram Aplikasi MAMOTS
3.3.2 Perancangan Activity Diagram
3.3.2.1 Perancangan Activity Diagram Input Purchase Order
Berikut adalah gambar perancangan diagram dari aktivitas Input Purchase Order:
act Import Activ ity
Mamots System Order Section
Start
Login
isSuccessful
Open Mamots Window Open form Show PO
Import PO
Show PO data
Submit
Show DocNo isPOExist
Finish Finish
[No]
[Yes]
[No]
[Yes]
Gambar 3.3
Gambar Perancangan Activity Diagram Input Purchase Order
Gambar di atas menggambarkan aktivitas dari proses Input Purchase Order pada aplikasi MAMOTS yang dilakukan oleh Order Section. Proses ini dilakukan setiap Order Section ingin memasukkan Purchase Order. Berikut adalah skenario dari aktivitas diatas:
1. Order Section pertama-tama akan melakukan Login terhadap sistem MAMOTS.
2. Jika tidak berhasil masuk, Order Section harus kembali Login.
3. Ketika berhasil masuk, Order Section akan membuka Form Import PO.
4. Sistem akan menampilkan Form Import PO.
5. Order Section akan memasukkan data Purchase Order lewat aplikasi MAMOTS.
6. Order Section akan menekan tombol submit.
7. Jika Purchase Order sudah ada sebelumnya, sistem akan memberi warning dan transaksi selesai.
8. Jika Purchase Order belum ada, data Purchase Order akan langsung masuk ke dalam database, dan sistem akan secara otomatis memunculkan DocNo.
3.3.2.2 Perancangan Activity Diagram Menampilkan Purchase Order
act Show Activ ity
Oracle DB M amots System
Chief Finance
Start
Login
isSuccessful
Open M amots Window Open form Close PO
Load Data PO
Choose PO
Submit to SAP
Update Status SAP Update No SAP
Load data PO
Finish [Yes]
[No]
Gambar 3.4
Gambar Perancangan Activity Diagram Menampilkan Purchase Order Gambar di atas menggambarkan aktivitas dari proses Menampilkan Purchase Order pada aplikasi MAMOTS yang dilakukan oleh Order Section. Proses ini dilakukan setiap Order Section ingin memasukkan Purchase Order ke SAP.
Berikut adalah skenario dari aktivitas diatas:
1. Order Section pertama-tama akan melakukan Login terhadap sistem MAMOTS.
2. Jika tidak berhasil masuk, Order Section harus kembali Login.
3. Ketika berhasil masuk, Order Section akan membuka Form Show PO.
4. Sistem akan menampilkan Form Show PO sekaligus menampilkan daftar Purchase Order yang terdapat pada database.
5. Order Section akan memilih Purchase Order yang diinginkan untuk dimasukkan ke SAP (System Analysis and Program).
6. Order Section akan melakukan submit Purchase Order yang dipilih dan sistem akan mengeluarkan nomor SAP yang kemudian disimpan ke dalam database.
9. Oracle Database akan mengubah nomor SAP yang baru didapat dan mengubah status SAP sehingga membuktikan bahwa Purchase Order telah di proses.
10. Sistem akan memuat kembali data yang ada dalam database.
3.3.2.3 Perancangan Activity Diagram Menutup Purchase Order
act Deployment Model
Mamots System Chief Finance
Start
Login
isSuccessful
Open Mamots Window Open form Close PO
Show data PO
Choose PO
Finish Close PO
Reload PO
[No]
[Yes]
Gambar 3.5
Gambar Perancangan Activity Diagram Menutup Purchase Order
Gambar di atas menggambarkan aktivitas dari proses Menutup Purchase Order pada aplikasi MAMOTS yang dilakukan oleh Chief Finance. Proses ini dilakukan setiap
Chief Finance ingin menutup Purchase Order. Berikut adalah skenario dari aktivitas diatas:
1. Chief Finance pertama-tama akan melakukan Login terhadap sistem MAMOTS.
2. Jika tidak berhasil masuk, Chief Finance harus kembali Login.
3. Ketika berhasil masuk, Chief Finance akan membuka Form Close PO dan sistem MAMOTS akan memuat data PO yang ada di database.
4. Chief Finance akan memilih PO yang akan ditutup.
5. Chief Finance akan menutup PO sesuai dengan PO yang dipilih.
6. Sistem akan memuat ulang PO yang ada di database.
3.3.2.4 Perancangan Activity Diagram Menampilkan Daftar Barang
act M appingSKU Activ ity
M amots System Order Section
Start
Login
isSuccessful
Open M amots Window Open form Show PO
Load Item List Choose Client
Brow se Excel
Show Excel Item List Add Row
Insert Item
Sav e
Confirmation
Show Item List
[No]
[Yes]
Gambar 3.6
Gambar Perancangan Activity Diagram Menampilkan Daftar Barang
Gambar di atas menggambarkan aktivitas dari proses Menampilkan Daftar Barang pada aplikasi MAMOTS yang dilakukan oleh Order Section. Proses ini dilakukan setiap Order Section ingin memasukkan atau menambah daftar barang ke database. Berikut adalah skenario dari aktivitas diatas: Sistem akan menampilkan Form Mapping SKU.
1. Order Section pertama-tama akan melakukan Login terhadap sistem MAMOTS.
2. Jika tidak berhasil masuk, Order Section harus kembali Login.
3. Ketika berhasil masuk, Order Section akan membuka Form Mapping SKU.
4. Order Section akan memilih client / company dan sistem akan secara otomatis memuat daftar barang yang telah terdaftar dalam database.
5. Order Section dapat memasukkan daftar barang dengan dua cara, yaitu dengan memasukkan barang secara manual dan dengan memasukkan barang dengan menggunakan file excel yang di-upload ke sistem MAMOTS.
6. Order Section akan menyimpan daftar barang yang telah di daftarkan.
7. Sistem akan memberikan konfirmasi bahwa barang berhasil dimasukkan ke database.
8. Sistem akan menampilkan daftar barang beserta daftar barang yang telah didaftarkan.
3.3.3 Perancangan Class Diagram
Berikut adalah Class Diagram aplikasi MAMOTS :
class classdiagram
T_EDI_PO
- DeliveryDate - DocNo - NoSAP - PODate - PONumber - ProcessBy - ProcessDate - StatusSAP
+ getDel iveryDate() : Date + getDocno() : Stri ng + getNoSAP() : String + getPODate() : Date + getPONumber() : String + getProcessBy() : String + getProcessDate() : Date + getStatusSAP() : String + setDeliveryDate(Date) : void + setDocno(Stri ng) : void + setNoSAP(String) : voi d + setPODate(Date) : void + setPONumber(String) : void + setProcessBy(String) : void + setProcessDate(Date) : voi d + setStatusSAP(String) : void
D_EDI_PO - Bonus - DeliveryStatus - Di scount1 - Di scount2 - Di scount3 - Di scount4 - Quantity
+ getBonus() : String + getDel iveryStatus() : String + getDiscount1() : String + getDiscount2() : String + getDiscount3() : String + getDiscount4() : String + getQuantity() : Integer + setBonus(String) : void + setDeliveryStatus(String) : void + setDiscount1(String) : void + setDiscount2(String) : void + setDiscount3(String) : void + setDiscount4(String) : void + setQuanti ty(Integer) : void
ITEM - AmountperPack - Barcode - ItemCodeIBN - ItemNameIBN
+ getAmountperPack() : Integer + getBarcode() : Stri ng + getItemCodeIBN() : String + getItemNameIBN() : String + setAmountperpack(Integer) : void + setBarcode(String) : void + setItemcodeibn(String) : void + setItemnameIBN(String) : void
M_MAPPING_SKU - ItemCodeCustomer - ItemNameCustomer - QuantityConvert - UnitPriceCustomer
+ getItemCodeCustomer() : String + getItemNameCustomer() : String + getQuantityConvert() : Integer + getUnitPriceCustomer() : Double + setItemCodeCustomer(String) : void + setItemnamecustomer(String) : void + setQuantityConvert(Integer) : void + setUni tPriceCustomer(Double) : void
M_PRICELIST - EndPeriod - StartPeriod - UnitPriceIBN
+ getEndPeriod() : Date + getStartPeriod() : Date + getUnitPriceIBN() : Date + setEndPeriod(Date) : void + setStartPeriod(Date) : void + setUnitPriceIBN(Double) : void
M_PAYER_EDI
- isActive - PayerCode - PayerName
+ getIsActive() : Boolean + getPayerCode() : String + getPayerName() : Stri ng + setIsActive(Boolean) : voi d + setPayerCode(String) : void + setPayerName(Stri ng) : voi d M_CUSTOMER_EDI
- StoreCode - StoreName
+ getStoreCode() : String + getStoreName() : String + setStoreCode(String) : void + setStoreName(String) : voi d M_GROUP_CUSTOMER
- CustomerCode - CustomerName
+ getCustomerCode() : Integer + getCustomerName() : String + setCustomerCode(Integer) : void + setCustomerName(String) : void has
has
purchased by
has paid by
has has
determine the price determine
item code
1..1 1..*
1..* 1..1
1..1
1..*
1..*
1..1
1..1
1..1
1..1 1..*
1..*
1..1
1..1 1..*
1..1 1..*
Gambar 3.7
Gambar Perancangan Class Diagram Aplikasi MAMOTS
3.3.4 Perancangan Sequence Diagram
Berikut adalah rancangan sequence diagram berdasarkan aktivitas yang ada pada aplikasi MAMOTS:
3.3.4.1 Perancangan Sequence Diagram Input Purchase Order
sd Import Sequence
Order Section
Mamots System Oracle DB
alt [isPOExist]
[else]
End Process End Process
End Process End Process
login Username
& password()
cek Usernam e & Password()
Show Mamots Window()
Open form Im port PO()
Show form Im port PO()
Import PO()
Show PO()
Submit PO()
Check PO isExist()
PO already Exist()
Show Message Box PO already exist()
Insert PO into DB()
Update Item Code()
Update Unit Price()
generate DocNo() give DocNo()
Show DocNo()
Gambar 3.8
Gambar Perancangan Sequence Diagram Input Purchase Order
3.3.4.2 Perancangan Sequence Diagram Menampilkan Purchase Order
sd Show Sequence
Order Section
Mamots System Oracle DB
End Process End Process
login Username & password()
cek Username & Password()
Show Mamots Window()
Open form Show PO()
Request Data PO()
Load Data Show form Show PO() PO()
Choose PO()
Submit to SAP()
Update Status SAP()
Update No SAP() Confirmation()
Request data PO()
Load data PO() Show data PO()
Gambar 3.9
Gambar Perancangan Sequence Diagram Menampilkan Purchase Order
3.3.4.3 Perancangan Sequence Diagram Menutup Purchase Order
sd CloseSequence
Chief Finance
Mamots System Oracle DB
End Process End Process
Login username & password()
Cek username
& password() Show Mamots Window()
Open form Close PO()
Show Form Close PO()
Request Data PO()
Load Data PO()
Show Data PO()
Choose PO() Close PO()
Update Status SAP() Confirmation()
Request Data PO()
Load Data PO()
Show Data PO()
Gambar 3.10
Gambar Perancangan Sequence Diagram Menutup Purchase Order
3.3.4.4 Perancangan Sequence Diagram Menampilkan Daftar Barang
sd MappingSKU Sequence
Order Section
Mamots System Oracle DB
opt
[Import from Excel]
[Import manual ]
End Process End Process
login Username & password()
cek Usernam e & Password()
Show Mam ots Window()
Open form Item Li st()
Choose cl ient Carefour()
Request Data Item()
Load Item()
Show form Item Li st()
Upl oad Excel fi le()
Show Excel Item Li st()
Add Row item()
Insert Item Code, Item Name, Quanti ty()
Save item()
Save Item i nto DB()
Confi rmati on()
Show Item List()
Gambar 3.11
Gambar Perancangan Sequence Diagram Menampilkan Daftar Barang
3.3.5 Perancangan Basis Data
Perancangan basis data dalam sistem usulan yang akan dibuat adalah basis data dari aplikasi MAMOTS. Berikut adalah gambar ERD dari aplkasi MAMOTS:
T_EDI_PO DocNo PK
PONumber
PODate
DeliveryDate
ProcessDate NoSAP StatusSAP
ProcessBy CustomerCode FK
D_EDI_PO DocNo PK FK
ItemCodeIBN PK FK
Quantity
Discount1
Discount2
Discount3
Discount4
Bonus
ITEM ItemCodeIBN PK
ItemNameIBN
Barcode
AmountperPack
DeliveryStatus 1..*
1..1
M_CUSTOMER_EDI StoreCode PK
M_GROUP_CUSTOMER CustomerCode PK
CustomerName
M_MAPPING_SKU
ItemCodeIBN FK
ItemCodeCustomer PK
CustomerCode FK
itemNameCustomer
QuantityConvert
M_PAYER_EDI PayerCode PK
PayerName
IsActive M_PRICELIST PayerCode PK FK
ItemCodeIBN PK FK
StartPeriod
EndPeriod
UnitPriceIBN 1..*
1..1
1..1
1..1
CustomerCode FK
StoreCode FK
1..1 1..*
1..*
1..1
1..1
1..*
1..1 1..*
1..*
1..1
1..1 1..*
UnitPriceCustomer
StoreName
Gambar 3.12
Gambar Entity Relationship Diagram MAMOTS
Diagram di atas menggambarkan relasi antar entitas yang terdapat pada basis data aplikasi MAMOTS. Berikut penjelasan dari masing-masing entitas:
Berikut ini adalah tabel penjelasan entitas T_EDI_PO:
Tabel 3.1
Tabel Penjelasan Entitas T_EDI_PO
Nama Field Tipe Data Deskripsi
DocNo VARCHAR(30) (PK) Diisi dengan format
<nomor urut>/<tipe
transaksi>/mm/yyyy/<kode pabrik>
CustomerCode INTEGER (FK) Diisi dengan kode customer
PoNumber VARCHAR(20) Diisi dengan kode
purchase order
PoDate DATE Diisi dengan tanggal
purchase order
DeliveryDate DATE Diisi dengan tanggal
pengiriman barang
StatusSAP CHAR(1) Diisi dengan status SAP
NoSAP VARCHAR(20) Diisi dengan nomor SAP
ProcessDate DATE Diisi dengan tanggal
proses purchase order
ProcessBy VARCHAR(20) Diisi dengan user yang
login
Berikut adalah gambar entitas T_EDI_PO:
T_EDI_PO
DocNo PK
PONumber PODate DeliveryDate
ProcessDate NoSAP StatusSAP
ProcessBy CustomerCode FK
Gambar 3.13
Gambar Entitas T_EDI_PO
Berikut adalah tabel penjelasan entitas D_EDI_PO:
Tabel 3.2
Tabel Penjelasan Entitas D_EDI_PO
Nama Field Tipe Data Deskripsi
Docno VARCHAR(30)
(PK1,FK1)
Diisi dengan format
<nomor urut>/<tipe
transaksi>/mm/yyyy/<kode pabrik>
ItemCodeIBN VARCHAR(20)
(PK2,FK2)
Diisi dengan kode barang ibn/mayora
Quantity INTEGER Diisi dengan kuantitas barang
Discount1 VARCHAR(10) Diisi dengan diskon
pertama
Discount2 VARCHAR(10) Diisi dengan diskon kedua
Discount3 VARCHAR(10) Diisi dengan diskon ketiga
Discount4 VARCHAR(10) Diisi dengan diskon
keempat
Bonus VARCHAR(20) Diisi dengan bonus
DeliveryStatus BOOLEAN Diisi dengan 0 atau 1
sebagai status pengiriman
Berikut adalah gambar entitas D_EDI_PO:
D_EDI_PO
DocNo PK
FK
ItemCodeIBN PK
FK
Quantity Discount1 Discount2 Discount3 Discount4 Bonus
DeliveryStatus
Gambar 3.14
Gambar Entitas D_EDI_PO
Berikut adalah tabel penjelasan entitas ITEM:
Tabel 3.3
Tabel Penjelasan Entitas ITEM
Nama Field Tipe Data Deskripsi
ItemCodeIBN VARCHAR(20) (PK) Diisi dengan kode barang ibn/mayora
ItemNameIBN VARCHAR(50) Diisi dengan nama barang ibn/mayora
Barcode VARCHAR(20) Diisi dengan kode barcode
AmountperPack INTEGER Diisi dengan jumlah per
pak
Berikut adalah gambar entitas ITEM:
ITEM
ItemCodeIBN PK
ItemNameIBN Barcode AmountperPack
Gambar 3.15 Gambar Entitas ITEM
Berikut adalah tabel penjelasan entitas M_MAPPING_SKU:
Tabel 3.4
Tabel Penjelasan Entitas M_MAPPING_SKU
Nama Field Tipe Data Deskripsi
ItemCodeCustomer VARCHAR(20) (PK) Diisi dengan kode barang customer
CustomerCode INTEGER (FK1) Diisi dengan kode customer
ItemCodeIBN VARCHAR(20) (FK1) Diisi dengan kode barang ibn/mayora
ItemNameCustomer VARCHAR(50) Diisi dengan nama barang customer
UnitPriceCustomer DOUBLE Diisi dengan harga
barang dari customer
QuantityConvert INTEGER Diisi dengan konversi
kuantitas dari masing- masing customer
Berikut adalah gambar entitas M_MAPPING_SKU:
M_MAPPING_SKU
ItemCodeIBN FK
ItemCodeCustomer PK
CustomerCode FK
itemNameCustomer
QuantityC onvert UnitPriceCustomer
Gambar 3.16
Gambar Entitas M_MAPPING_SKU
Berikut adalah tabel penjelasan entitas M_PRICELIST:
Tabel 3.5
Tabel Penjelasan Entitas M_PRICELIST
Nama Field Tipe Data Deskripsi
PayerCode VARCHAR(20)
(PK1,FK1)
Diisi dengan payercode
ItemCodeIBN VARCHAR(20)
(PK2,FK2)
Diisi dengan kode barang ibn/mayora
StartPeriod DATE Diisi dengan tanggal
mulai berlakunya harga barang ibn/mayora
EndPeriod DATE Diisi dengan tanggal
berakhir berlakunya
harga barang ibn/mayora
UnitPriceIBN DOUBLE Diisi dengan harga
barang dari ibn/mayora
Berikut adalah gambar entitas M_PRICELIST:
M_PRICELIST
PayerCode PK
FK
ItemCodeIBN PK
FK
StartPeriod EndPeriod
UnitPriceIBN
Gambar 3.17
Gambar Entitas M_PRICELIST
Berikut adalah tabel penjelasan entitas M_GROUPCUSTOMER:
Tabel 3.6
Tabel Penjelasan Entitas M_GROUPCUSTOMER
Nama Field Tipe Data Deskripsi
CustomerCode INTEGER (PK) Diisi dengan kode customer
CustomerName VARCHAR(20) Diisi dengan nama
customer
Berikut adalah gambar entitas M_GROUPCUSTOMER:
M_GROUP_CUSTOMER
CustomerCode PK
CustomerName
Gambar 3.18
Gambar Entitas M_ GROUPCUSTOMER
Berikut adalah tabel penjelasan entitas M_CUSTOMER_EDI:
Tabel 3.7
Tabel Penjelasan Entitas M_CUSTOMER_EDI
Nama Field Tipe Data Deskripsi
StoreCode VARCHAR(20) (PK) Diisi dengan storecode dari masing-masing customercode
CustomerCode INTEGER (FK) Diisi dengan kode customer
StoreName VARCHAR(30) Diisi dengan nama
cabang dari customer
Berikut adalah gambar entitas M_CUSTOMER_EDI:
M_CUSTOMER_EDI
StoreCode PK
CustomerCode FK
StoreName
Gambar 3.19
Gambar Entitas M_ CUSTOMER_EDI
Berikut adalah tabel penjelasan entitas M_PAYER_EDI:
Tabel 3.8
Tabel Penjelasan Entitas M_PAYER_EDI
Nama Field Tipe Data Deskripsi
PayerCode VARCHAR(20) (PK) Diisi dengan payercode dari masing-masing storecode
StoreCode VARCHAR(20) (FK) Diisi dengan storecode dari masing-masing customercode
PayerName VARCHAR(50) Diisi dengan payername
IsActive BOOLEAN Diisi dengan 0 atau 1
sebagai tanda aktifnya status payer
Berikut adalah gambar entitas M_PAYER_EDI:
M_PAYER_EDI
PayerCode PK
PayerName IsActive StoreCode FK
Gambar 3.20
Gambar Entitas M_ PAYER _EDI
3.3.6 Estimasi Kebutuhan Disk Space
Berikut adalah table estimasi disk space dari ERD aplikasi MAMOTS:
Tabel 3.9
Tabel Estimasi Disk Space Aplikasi MAMOTS Nama Entitas Nama Atribut Tipe Data Ukuran
(Byte)
Total Disk Space
per Entitas
T_EDI_PO Docno VARCHAR(30) 30 120
Byte CustomerCode INTEGER 8
PoNumber VARCHAR(20) 20
PoDate DATE 7
DeliveryDate DATE 7
StatusSAP CHAR(1) 1
NoSAP VARCHAR(20) 20
ProcessDate DATE 7
ProcessBy VARCHAR(20) 20
D_EDI_PO Docno VARCHAR(30) 30 119
Byte ItemCodeIBN VARCHAR(20) 20
Quantity INTEGER 8
Discount1 VARCHAR(10) 10 Discount2 VARCHAR(10) 10 Discount3 VARCHAR(10) 10 Discount4 VARCHAR(10) 10
Bonus VARCHAR(20) 20
DeliveryStatus BOOLEAN 1
ITEM ItemCodeIBN VARCHAR(20) 20 98 Byte
ItemNameIBN VARCHAR(50) 50 Barcode VARCHAR(20) 20 AmountperPack INTEGER 8
M_MAPPING_SKU ItemCodeCusto mer
VARCHAR(20) 20 114 Byte
CustomerCode INTEGER 8 ItemCodeIBN VARCHAR(20) 20 ItemNameCusto
mer
VARCHAR(50) 50
UnitPriceCusto mer
DOUBLE 8
QuantityConver t
INTEGER 8
M_PRICELIST PayerCode VARCHAR(20) 20 62 Byte
ItemCodeIBN VARCHAR(20) 20
StartPeriod DATE 7
EndPeriod DATE 7
UnitPriceIBN DOUBLE 8
M_GROUPCUSTOMER CustomerCode INTEGER 8 28 Byte
CustomerName VARCHAR(20) 20
M_CUSTOMER_EDI StoreCode VARCHAR(20) 20 58 Byte CustomerCode INTEGER 8
StoreName VARCHAR(30) 30
M_PAYER_EDI PayerCode VARCHAR(20) 20 91 Byte
StoreCode VARCHAR(20) 20 PayerName VARCHAR(50) 50
IsActive BOOLEAN 1
Tabel 3.10
Tabel Estimasi Disk Space Aplikasi MAMOTS per Tahun Nama Entitas Estimasi Disk Space per Tahun T_EDI_PO Total Disk Space yang dibutuhkan = 120 Byte
Transaksi per bulan = 6000 transaksi Total Disk Space per tahun = 120 * 6000 * 12 =
8640000 Byte / 8437.5 KByte
D_EDI_PO Total Disk Space yang dibutuhkan = 119 Byte Jumlah item per transaksi = 6 item Transaksi per bulan = 6000 transaksi
Total Disk Space per tahun = 119 * 6 * 6000 * 12 = 51408000 Byte / 50203.125 KByte
ITEM Total Disk Space yang dibutuhkan = 98 Byte Jumlah item baru per bulan = 5 item
Total Disk Space per tahun = 98 * 5 * 12 = 5880 Byte / 5.742 KByte
M_MAPPING_SKU Total Disk Space yang dibutuhkan = 114 Byte Jumlah item baru per bulan = 5 item
Total Disk Space per tahun = 114 * 5 * 12 = 6840 Byte / 6.68 KByte
M_PRICELIST Total Disk Space yang dibutuhkan = 62 Byte Jumlah item baru per bulan = 5 item
Total Disk Space per tahun = 62 * 5 * 12 = 3720 Byte / 3.63 KByte
M_GROUPCUSTOMER 28 Byte * 1 = 28 Byte / 0.027 Kbyte Total Disk Space yang dibutuhkan = 28 Byte Jumlah customer baru per tahun = 1 customer Total Disk Space per tahun = 28 * 1 = 28 Byte / 0.03
KByte
M_CUSTOMER_EDI Total Disk Space yang dibutuhkan = 58 Byte Jumlah customer baru per tahun = 1 customer Jumlah cabang customer per tahun = 3 cabang Total Disk Space per tahun = 58 * 1 * 3 = 174 Byte /
0.17 KByte
M_PAYER_EDI Total Disk Space yang dibutuhkan = 91 Byte Jumlah customer baru per tahun = 1 customer Jumlah cabang customer per tahun = 3 cabang Jumlah payer customer per tahun = 1 payer Total Disk Space per tahun = 91 * 1 * 3 * 1 = 273 Byte /
0.27 KByte
Tabel 3.11
Tabel Estimasi Total Disk Space Aplikasi MAMOTS per Tahun
Nama Entitas Estimasi Disk Space per Tahun
T_EDI_PO 8640000 Byte / 8437.5 KByte
D_EDI_PO 51408000 Byte / 50203.125 KByte
ITEM 5880 Byte / 5.742 KByte
M_MAPPING_SKU 6840 Byte / 6.68 KByte
M_PRICELIST 3720 Byte / 3.63 KByte
M_GROUPCUSTOMER 28 Byte / 0.03 KByte
M_CUSTOMER_EDI 174 Byte / 0.17 KByte
M_PAYER_EDI 273 Byte / 0.27 KByte
Total = 60064915 Byte / 58657.14 Kbyte / 57.28 MByte
3.4 Perancangan Layar Aplikasi
Berikut adalah rancangan dari Form Login dari perancangan aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.21
Rancangan Form Login Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari menu utama dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.22
Rancangan Menu Utama Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari Submenu File dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.23
Rancangan Submenu File Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari Submenu POEDI dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.24
Rancangan Submenu POEDI Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari Submenu Data-PO dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.25
Rancangan Submenu Data-PO Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari Form Import PO dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.26
Rancangan Form Import PO Aplikasi MAMOTS
Di dalam menu Show PO terdapat Tab Browse. Berikut adalah rancangan dari Form Show PO pada Tab Browse dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.27
Rancangan Form Show PO Tab Browse Aplikasi MAMOTS
Di dalam menu Show PO terdapat Tab Detail. Berikut adalah rancangan dari Form Show PO pada Tab Detail dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.28
Rancangan Form Show PO Tab Detail Aplikasi MAMOTS
Di dalam menu Show PO terdapat Tab Detail dan di dalam Tab Detail terdapat Tab Item. Berikut adalah rancangan dari Form Show PO Tab Item dari Tab Detail dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.29
Rancangan Form Show PO Tab Item Dari Tab Detail Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari Form Close PO dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.30
Rancangan Form Close PO Aplikasi MAMOTS
Berikut adalah rancangan dari Form Mapping Stock Keeping Unit (SKU) dari aplikasi Mayora Modern Trade System (MAMOTS):
Gambar 3.31
Rancangan Form Mapping SKU Aplikasi MAMOTS