• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh waktu tahan pack carburizing dan penggunaan media quenching cane molasses terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja karbon rendah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Pengaruh waktu tahan pack carburizing dan penggunaan media quenching cane molasses terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja karbon rendah"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Bahan yang digunakan (a) arang kayu jati, (b) serbuk tulang sapi, (c) cane molasses  Tabel 1
Gambar 3. Pengaruh holding time dan media pendingin terhadap nilai kekerasan. TP: tanpa perlakuan, H2, H4, H6:
Gambar 4. Pengaruh holding time dan media pendingin terhadap ketangguhan impak
Gambar 5. Struktur mikro dengan holding time 2 jam dengan quenching cane molasses 10%, 20%, 30% (a) bagian  permukaan, (b) bagian samping
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pembahasan karakter bahan, struktur mikro, perlakuan panas dan sifat mekanik yang diujikan adalah uji kekerasan dan uji tarik pada permukaan Cane cutter blade

Pembahasan karakter bahan, struktur mikro, perlakuan panas dan sifat mekanik yang diujikan adalah uji kekerasan dan uji tarik pada permukaan Cane cutter blade

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek lingkungan pantai pada spesimen yang sudah mendapat perlakuan panas quenching terhadap laju korosi,

No.. Pada proses carburizing dengan meterial tanpa media arang dengan waktu penahan 2 jam nilai kekerasan nya sebesar 200,541 VHN. Apabila di bandingkan nilai kekerasan

Sesuai dengan data pada Tabel 5 tersebut, baja ini memiliki nilai kekerasan awal sebelum mengalami perlakuan panas sebesar 288 kg/mm 2 ini terbaca pada spesimen

Gambar 5 (e-f) menunjukkan perbedaan kekerasan yang terjadi pada Spesimen 3, pasca proses quenching (e) dan pasca proses tempering (f) dengan nilai kekerasan mengalami

Penelitian ini memiliki tujuan menentukan harga kekuatan tarik, kekerasan, analisa struktur mikro pada proses pack carburizing variasi temperatur dan holding time, dan

Spesimen B dengan perlakuan panas selama 20 menit memiliki nilai kekerasan tertinggi 53 HRC pada bagian terdekat dengan quenching kemudian mengalami penurunan